
Selesai sudah acara besar Cessie dan dokter Julio meraka sudah sah jadi suami istri. Sudah dua minggu sudah mereka menjalini biduk rumah tanggah mereka, dan bahkan mereka juga sudah pulang bulan madu dari luar negeri.
Setelah Cessie dan dokter Julio menikah, mereka berdua sepakat untuk tinggal sendiri yaitu tinggal di rumah yang sudah dibeli oleh dokter Julio. Sebenarnya Cessie mengajak dokter Julio untuk tinggal di rumah lamanya waktu masih bersama dengan Surya, tapi dokter Julio menolak tinggal disana, bukan karena rumah bekas tinggal bersama mantan suami Cessie, tapi ada alasan tertentu salah satunya dokter Julio tidak mau jika suatu saat Surya keluar dari penjara dan datang mencari Cessie di rumahnya dan di rumah orang tua Cessie.
Dokter Julio tidak mau Abian sampai di culik oleh Surya, jadi setelah mereka pindah dokter Julio membuat penjanga,an ketat di rumahnya agar rumah itu aman dari jangkauan orang jahat seperti Surya. Dan juga ada pengawal jika Cessie bepergian. Kehidupan Cessie sangat beruba setelah menikah dengan dokter Julio makin bucin ( budak cinta) terhadap Cessie dan semakin romantis.
Setiap pagi dokter Julio selalu mengucapkan selamat pagi kepada istrinya dan mengecup keningnya. Sering sekali dokter Julio buat sarapan untuk istri tercintanya itu.
Wajah cantik Cessie semakin berserih dan juga makin cantik.
"Selamat pagi istri cantik mas, bangun yok sayang sarapan sudah siap loh. Bangun biar mandi dulu baru makan nanti kita berangkat kerja, Jadi setelah Cessie dan dokter Julio menikah setiap pagi dokter Julio tidak perna mengijinkan istrinya bawah mobil sendiri, mereka berangkat bareng kerja dokter Julio antar Cessie dulu baru pergi ke rumah sakit begitu pas pulang dokter Julio selalu jemput.
Semenjak dokter Julio menikah jadwal dari rumah sakit di kurangi jadi dokter Julio tidak bisa lembur malam lagi, hanya shif seperti biasa lagian dokter Julio direktur rumah sakit jadi dokter Julio tidak datang juga tinggal bilang ke dokter Beatrix dan dokter Andika untuk menangani semuanya.
"Mas, sudah bangun? Maaf Cessie bangun terlambat soalnya semalam mas ganas banget buat Cessie kecapean" ujar Cessie membuat dokter Julio terkekeh pasang wajah tak berdosa.
"Astaga makin imut kalau istriku ini marah, biarpun lelah tapi kamu begitu menikmati juga loh sayang, buktinya semalam minta nambah hehe" kini giliran cessie yang malu wajahnya bersemu merah.
__ADS_1
"Ehhh....bukan Cessie, tapi mas yang minta nambah" Cessie juga tidak mau kalah.
"Cupppp....Cepat mandi atau mas yang mandikan" tanpa menunggu jawaban dari Cessie, dokter Julio langsung mengendong Cessie ala bridal style dan membawahnya kedalam kamar mandi. Padahal dokter Julio sudah bangun dari tadi dan setelah selesai buat sarapan dokter Julio langsung mandi bahkan sudah selesai dari kamar putrannya.
"Mas, turunkan Cessie, mas banyak modus nanti bukannya mandi justru minta yang lain" ujar Cessie.
"Tidak apa-apa dong sayang biar kita cepat dapat adiknya Abian hehehe" dokter Julio dengan penuh hati-hati menurunkan Cessie.
"Sayang mandi ya mas tunggu diluar, kalau mas ikut mandi bisa jadi hari ini mas batal melakukan operasi" ujar dokter Julio.
Dokter Julio langsung keluar dari kamar mandi dan menunggu Cessie, sedangkan setelah dokter Julio keluar Cessie langsung masuk kedalam bathtub dan mandi hampir lima belas menit Cessie mandi akhirnya selesai juga dan keluar dari kamar mandi.
"Kemana mas Julio kok tidak ada dikamar apa mas Julio sudah turun kebawah? humm aku cepat ganti deh biar nyusul kebawah jangan sampai mas Julio kelamaan menunggu di bawah sudah masak masa nungguin lagi istri macam apa aku ini." Gumam Cessie dalam hati.
Setelah selesai bersiap Cessie langsung turun kebawah tapi sebelumnya, Cessie lihat dulu Abian ternyata Abian sudah bangun dan sudah rapi juga di mandikan sama suster.
Sebenarnya di rumah dokter Julio ada pelayan untuk bagian masak dan juga bersihkan rumah selain suster yang menjaga Abian, tapi karena dokter Julio ingin istrinya tahu betapa dokter Julio menyayanginya jadi dokter Julio pengen masak untuk Cessie.
__ADS_1
Setelah selesai ketemu dengan Abian, Cessie langsung turun kebawah dan menemui dokter Julio yang sudah menungguh.
Walaupun sudah jadi istri tapi setiap hari dokter Julio selalu terpanah dengan penampilan istrinya, yang menunrut dokter Julio Cessie semakin hari makin memukau cantiknya.
"Sayang kamu cantik sekali pengen mas kurung kamu di rumah saja, mas tidak iklas kamu di tatap pria hidung belang di luar sana." pinta dokter Julio.
"Mas, istrimu ini tidak kemana-mana Cessie tahu kalau Cessie sudah punya anak dan suami yang bukan hanya tanpan tapi juga sangat mencintai Cessie dan Abian. Cessie hanya pergi ke kantor untuk bekerja hanya itu mas" Cessie memberikan senyum manisnya kepada dokter Julio memeluk istrinya.
"Kamu dan Abian segalanya bagi mas sayang, kalian berdua tanggung jawab mas sekarang. Sebenarnya mas tidak mau kamu kerja lagi, penghasilan mas saja sudah lebih dari pada cukup, tapi mas tidak mau jadi suami yang egois mengekang istri, mas mau mengikuti semua kemauan kamu sayang asal itu membuat kamu bahagia. Lakukan lah tapi hanya satu yang mas minta dari kamu jangan perna pergi meninggalkan mas. Janjilah sama mas kita hidup berdampingan sampai maut menjemput kita."
"Mas Cessie sudah perna terlukah dan bahkan hampir terjatuh tapi untung Tuhan mengirimkan seorang penolong dan penguat datang untuk berikan kekuatan kepada Cessie dan Abian. Jadi untuk apalagi Cessie pergi meninggalkan orang yang sudah berjasa dalam hidup Cessie, justru Cessie jadi takut kalau mas yang tergodah dengan banyak wanita di luar sana"
Dokter Julio makin mengeratkan pelukannya dan mencium kening Cessie.
"Mas sudah janji sama Tuhan, jika tidak ada wanita lain selain kamu di hati mas percayalah sama mas, hanya kamu wanita terbaik yang sudah mengisi hati mas."
Setelah mereka berdua selesai romantis, akhirnya mereka sarapan. Setelah mereka sarapan Cessie dan dokter Julio pamit sama Abian dan mereka berdua berangkat ke kantor.
__ADS_1
"Putra papi, mami. Baik-baik di rumah ya sama suster biar papi dan mami pergi cari banyak uang untuk Abian bisa beli apa saja kalau sudah besar." ujar Dokter Julio akhirya mereka keluar dari rumah dan gegas ke garasi ambil mobil.
Dokter Julio membuka pintu mobil untuk istrinya, dokter Julio menghidupkan mesin mobinya dan menjalankannya keluar dari gerbang, dan berlalu pergi membelah jalan raya bersaingan dengan banyak kendaraan yang berlalu lalang lewat. Apalagi pagi pasti macet tidak ketulungan tapi mau bagaimana lagi namanya orang kerja harus sabar sampai tujuan.