
Sedangkan di tempat lain tepatnya di kantor Arya grup! Seorang wanit cantik dengan penampilan elengan dan anggun lagi duduk di kursi kebesarannya, sekarang perutnya sudah agak sedikit membuncit dan auranya makin mempesona
Tak sedikit ia menarik simpati dengan banyak laki-laki, ia adalah Cessie yang saat ini ada beesanding di atas kursi kebesarannya sambil mengelus perutnya, aura bahagia dan senyum manisnya, ya memang Cessie wanita yang memiliki sikap manis.
Semua karyawan di kantornya selalu mengangguminya. Semenjak selesai mediasi, sekarang tinggal tunggu sidang keputusan dari hakim tiga hari lagi akan di gelar di gedung pengadilan agama.
Cessie berusaha berbicara dengan bayi yang masih ada dalam kandungannya, karena, itu adalah saran dari dokter agar sering-sering berbicara dengan bayi, karena biarpun ia masih dalam rahim, bayi itu akan merasakan dan mendengar. Sehingga Cessie sering sekali melakukan itu.
"Nak...jika nanti kamu sudah lahir dan tumbuh menjadi besar, tolong hargailah perempuan seperti kamu menghargai ibu. Jika suatu saat nanti kamu sudah dewasa dan sudah menikah, sayangilah istrimu sama seperti kamu menyayangi ibu, jangan perna sekalipun kamu menyakiti hatinya."
Cessie bicara sendiri sambil mengelus perutnya sambil tersenyum." Nak ibu sudah gak sabar menanti kehadiranmu, nanti kalau kamu besar jadilah laki-laki yang kuat. Dan jangan pernah mengikuti jejak ayah kamu.
Jadi begini ya ada sedikit bocoran, kalau ternyata anaknya Cessie seorang laki-laki waktu berapa hari sebelum Mediasi Cessie sudah USG, karena perintah dari dokter Julio. Jadi Cessie sudah mengetahui kalau ternyata anak yang di kandung adalah bayi laki-laki, tapi adakalahnya USG juga salah sih banyak juga kejadian didunia nyata, pas USG katanya bayi perempuan. Namun pas lahir yang keluar laki-laki ajaib bukan?
Mungkin ada rekomendasi dari para pembaca setia untuk jenis kela**in anak Cessie boleh juga hahaha....
Karena sebentar lagi Cessie akan mengikuti rapat dengan seluruh direksi di ruang rapat, namun masih satu jam lagi jadi Cessie memanfaatkan waktu satu jam itu untuk,
menyelesaikan pekerjaannya karena kalau duduk terlalu lama di kursi bokongnya panas mungkin efek karena hamil.
Cessie sibuk pandangi leptopnya tiba-tiba Hpnya berdering, Cessie langsung menaikan kedua alisnya pas melihat nomor baru, loh nomor baru siapa ini? pikirnya, dari pada penasaran mendingan angkat aja.
Pas Cessie angkat begini ternyata ada suara berat seorang laki-laki yang sangat Cessie kenal, siapa lagi kalau bukan Surya, ternyata Surya telpon dari lapas ia meminjam telpon lapas.
__ADS_1
"Hallo siapa ini" padahal Cessie sudah tahu tapi pura-pura saja."
"Hallo Cessie sayang, kamu lagi ngapain, pasti sibuk dikantor ya? cobak kamu gak masukin aku ke penjara dan aku yang mengantikan posisi kamu pasti hidup kamu enak tinggal duduk dan terimah bersih, ini kamu justru masukin aku kepenjara sih."
"Kamu ada perlu apa telpon aku, kalau gak ada keperluan lagi sudah aku matikan soalnya aku mual dengar suara kamu, mungkin ini keinginan bayiku karena jijik mendengar suara kamu"
Seketika Surya terdiam mendengar perkataan Cessie, yang mengatakan ia mual karena mendengar suara Surya, padahal Cessie hanya pura-pura agar Surya langsung marah dan matikan telpon, namun bukanya matikan justru Surya mala tersenyum entah apa yang ia pikirkan.
Karena Surya diam akhirnya Cessie matikan telponnya sepihak namun justru baru simpan hpnya mala hpnya kembali berbunyi, karena Cessie emosi ia tidak melihat lagi siapa yang telpon dan asal angkat aja, dengan emosi Cessie teriak.
"He mau apalagi sih kamu dariku bisa tidak jangan suka nganggu hidupku, aku muak dan jijik dengan kelakuan kamu, ingat ya sebentar lagi kita sudah resmi cerai. Dan satu lagi aku ingatkan kamu jangan harap anak ini akan ku kenalkan sama kamu karena sampai kapan pun aku gak sudi anakku kenal kamu"
Cessie bicara panjang lebar jadi ia tidak sedikitpun memberikan celah untuk orang yang di seberang bicara, tapi ternyata orang yang telpon hanya terkekeh mendengar omelan Cessie dari tadi tidak ada hentinya.
Cessie terperangah, kanget dengar suara dari seberang ia membuka mulutnya lebar. Astaga kenapa aku gak lihat dulu siapa yang telpon tadi, sial ternyata yang telpon kak Julio.
"Hallo nona Cessie siapa yang nona larang ketemu dengan anaknya, jawab dong kenapa diam aja, tadi aku dimarahin loh kok sekarang mala diam ada apa?"
"Kak Julio, maaf aku tadi pikir siapa yang telpon, soalnya aku tadi gak perhatikan siapa penelponnya, kakku yang paling tanpan, baik hati dan tidak sombong hahaha."
"Humm tadi marahin aku, sekarang baik-baikin aku, pokoknya aku tidak terimah harus ada syarat dariku baru aku terimah maaf,"
"Oh...jadi ceritanya ada maunya nih hanya alasan aja...ok lah apa yang kak ganteng mau, silakan katakan akan aku kabulkan itung-itung untuk permintaan maaf dari Cessie."
__ADS_1
"Nah gitu dong, malam ini jam tujuh aku jemput mau ngajak kamu makan malam diluar gimana bisa gak,? nanti aku ijin sama om dan tante giman mau gak."
"Ok deh kalau begitu kak, aku tunggu ya kak"
"Oh ya sudah makan belum? jangan lupa makan ya dan minum vitaminnya. Awas kalau lupa aku hukum kamu lagi"
Karena dokter Julio bilang kalau nanti Cessie gak makan ia kena hukum Cessie penasaran hukaman apa, Cessie sengaja tanya hukuman apa lagi yang akan dokter Julio berikan.
"Memangnya hukuman apalagi yang akan kak berikan untukku soalnya aku rasa sudah banyak hukuman yang kak kasih, gak capek ya kak"
"Ada hukuman special tapi aku tidak yakin kamu mau mendengarnya gak."
"Apa dulu belum bilang juga sudah tahu aku gak mau"
"Kalau kamu berani melakukan kesalahan lagi, aku langsung mendatangi om dan tante untuk meminta restu saat itu juga aku nikahin kamu, agar aku bisa pantau kamu satu kali dua puluh empat jam, agar bisa mengurangi keras kepala kamu itu."
Penuturan Dokter Julio membuat Cessie terkejut, tapi juga ada bahagia dalam hatinya mendengar jawaban dokter Julio. Entah kenapa Cessie merasa sangat nyaman.
"Ha.....kak jangan ane-ane deh, kak tahu sendiri sekarang ini proses ceraiku masih berjalan. Gak lucu aku nikah sedangkan aku masih istri orang, lagian sekarang aku juga masih ingin fokus dulu dengan anakku kalau dia suda lahir aku mau dia mendapatkan perhatian dan kasih sayang penuh biarpun tanpa ayah."
"Aku serius Cess aku tidak bercanda, aku mau jadi ayah yang baik buat anak yang kamu kandung, tapi tunggu aja dulu nanti kamu sudah resmi cerai dulu baru bisa dibicarakan
****
__ADS_1
Jangan lupa mampir kak( Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda)