
Dokter Julio bertanya soal siapa nama gadis yang merental mobil itu. Karena dokter Julio curiga jika apa yang dia pikirkan benar karena ciri-ciri gadis tersebut hampir mirip dengan dokter Linda.
Pak polisi saling pandang karena pertanyaan dari dokter Julio. Mereka tidak percaya kalau mereka mendapatkan pertanyaan seperti itu.
"Maaf pak katanya gadis itu namnya Linda pak tapi mereka tidak tahu dia tinggal dimana" ujar pak polisi
"Apa......Linda?....yok pak Ikut saya kalau begitu saya tahu siapa orangnya, kurang ajar ternyata dia belum kapok juga sampai nekat banget mau mencelakai istri saya. Orangnya profesi sebagai seorang dokter pak dirumah sakit ini dan dia ada disini dia juga baru sampai sepertinya." ujar dokter Julio membuat pak polisi terkejut.
"Maksud kamu apa Julio? Linda yang teman dokter kamu itu yang sempat buat kacau di acara nikahan kalian itu.?" Tanya Aria.
"Iya kakak tadi dari ciri-cirinya parsis kayak dia ternyata namanya juga sama berarti dia, ayok kita seret ke kantor polisi jangan biarkan dia lolos takutnya dia lari." ujar dokter Julio.
Akhirnya dokter Julio dan polisi terus Aris dan pak Galu langsung menuju ke ruangan dokter Linda.
Sedangkan diruangan dokter Linda merayakan kemenangannya sendiri dengan santai sambil senyum-senyum karena dokter Linda berpikir tidak akan ada yang tahu kalau dokter Linda yang menabrak Cessie.
Dokter Linda menyediakan bekal untuk dokter Julio, sambil bicara sendiri." Hahah....mati kau perempuan sial akhirnya aku yang menang kamu sih masih ngotot mau nikahi dokter Julio, padahal dokter Julio itu milikku, aku harus cepat singkirkan kamu karena aku yakin dokter Julio berusaha untuk menyelamatkannya.
"Ini saatnya aku datang mendekati dokter Julio karena pasti dia lagi sedih, karena sebentar lagi istri kesayangannya itu meninggoi hahaahha....aku pura-pura datang untuk memberikan bekal dan menenangkan dokter Julio karena saat ini pasti dia sangat terpukul dan butuh sandaran.
Tunggu dulu..bagaimana dengan sekretarisnya ya, kelihatan mereka berdua terluka parah, aduh bagaimana kalau keluarganya menyelidiki kasus ini aku tidak mau masuk penjara aku, mau jadi suami direktur rumah sakit ini dokter Julio, lagian siapa suruh dia sok jadi pahlawan aku kan mau menabrak perempuan itu dia yang datang makanya aku tabrak mereka berdua "
Ternyata tanpa dokter Linda sadari dokter Julio dan pak polisi sudah mendengar semua gurauan dokter Linda, membuat dokter Julio mengepalkan tanganya.
"Ternyata benar perempuan licik ini yang sudah membuat istri saya seperti ini, baiklah mungkin kamu sudah bosan hidup bebas jadi biar aku kirim kamu ke penjara berani-beraninya dia menyentuh istriku."
__ADS_1
Tok...tok...tok!
Dokter Julio sengaja mengetuk pintu ruangan dokter Linda, sebenarnya terpaksa tapi mau bagaimana lagi. Dokter Linda terkejut karena takut orang yang diluar mendengar perkataannya
Dokter Linda gegas membuka pintu ruanganya betapa terkejut dan bahagianya melihat dokter Julio ada didepan matanya, dokter Linda berpikir ini kesempatan besar ini jadi mulai mengeluarkan aksinya.
"Eh...dokter Julio ada apa datang kesini tumben, oh ya. Dokter Julio tetap semangat ya walaupun istri dokter kecelakaan aku turut prihatin" ujar dokter Linda senyum.
"Dokter Linda tahu dari mana istri saya kecelakaan, sedangkan aku sebagai suaminya tidak tahu" tanya fokter Julio.
Sedangkan dokter Linda yang dapat pertanyaan tiba-tiba dari dokter Julio terkejut, dokter Linda tidak percaya kalau ia dapat pertanyaan seperti itu.
"E....eh..aku. ." ujar dokter Linda terbata-bata akhirnya dokter Julio langsung menyelah, saat dokter Julio melihat kalau dokter Linda sudah mulai ketakutan.
"Aku....aku kenap? dokter Linda bicara yang jelas kenapa dokter Linda seperti ketakutan begitu apakah dokter Linda mengetahui sesuatu, tentang kecelakaan yang menimpah istriku dan sekretarisnya" pinta dokter Julio.
"Iya kalau memang dokter Linda tidak tahu apa-apa, terus tahu dari mana kalau istri saya kecelakaan? sedangkan saya saja tidak tahu, ingat ruangan dokter itu jauh dari loby rumah sakit jadi aku tahu dokter Linda dari baru sampai, dan tadi saya tidak menuduh dokter Linda tapi kenapa dokter Linda begitu marah dan kelihatan panik tambah ketakutan begitu."
"Dokter Linda maaf saya kesini mau berikam kamu sesuatu soalnya saya tahu kamu sangat terobsesi denganku dan aku juga baru menyadari kalau ternyata aku mencintaimu ini kesempatan untuk kita bersama maukah kamu menjadi istriku" ujar dokter Julio.
"Apa...saya tidak salah dengar dok mau melamar saya jadi istri dokter Julio ternyata tidak sia-sia aku menabrak istri dokter Julio, ternyata dokter Julio juga mencintaiku." sangking senangnya dokter Linda lupa kalau dia sudah masuk dalam jebakan dokter Julio.
Ternyata dokter Julio hanya menjebak dokter Linda saja akhirnya tanpa sadar dokter Linda mengakui kalau dia yang menabrak Cessie.
Plakkkkkk.!
__ADS_1
Satu tamparan tepat di pipi dokter Linda membuat dokter Linda terkejut dengan reaksi Dokter Julio, karena selama ini dokter Julio terlihat sangat baik dan ramah tapi kali ini ada sisi berbeda dari dokter Julio.
"Dokter Julio apa-apa ini menapar saya salah saya apa" tanya dokter Linda lupa dengan ucapannya barusan.
"Hahaha....kamu tidak tahu apa salah kamu kan dokter Linda biar saya perjelan kamu tunggu saja."
"Masuk" ujar dokter Julio pintu langsung terbuka dan nampaklah dua orang polisi bersama Aris dan pak Galu."
Betapa terkejutnya dokter Linda melihat polisi yang sudah berdiri dihadapannya, dokter Linda baru menyadari kalau ternyata dokter Julio hanya menjebaknya.
"Loh...ada apa ini kok ada polisi disini" ?tanya dokter Linda panik.
"Maaf dokter Linda anda kami tangkap dengan tuduhan melakukan tabrak lari terhadap ibu Cessie dan Ibu Lita" ujar seorang polisi.
"Tidak pak polisi jangan sembarangan menuduh, saya tidak melakukan apa-apa say tidak mau ikut ke kantor polisi enak saja. Dokter Julio tolong saya,saya tidak berbuat apa-apa" dokter Linda memohon tadi tidak di gubris sama sekali oleh dokter Julio justru dokter Julio menatap tajak ke arah Dokter Linda.
Aris yang melihat Linda mendekat dan melayangkan satu tamparan ke pipi dokter Julio sams seperti dokter Julio.
Plakkkk.!
"Saya tidak perna kasar sama orang apalagi perempuan, kamu adalah wanita kedua yang aku pukul, kamu tahu wanita pertama aku pukul sampai dia keguguran dan sampai operasi pengangkatam rahim, karena berani menyakiti adim kesayangku karena dia jadi duri dalam rumah tanggah adikku akhirnya sekarang dia sudah mendekam di penjara.
Dan hari ini tanganku kembali menghajar seorang wanita rendahan sepertimu, malu dengan gelarmu dokter Linda sekarang juga kamu harus ikut ke kantor polisi atau saya kirim kamu ke IGD, ingat lawanmu jauh lebih berkualitas dari pada kamu."
Pak polisi bawah dia, ke kantor polisi, jangan sampai dia lebas."
__ADS_1
"Jangan aku mohon lepaskan aku dokter Julio tolong aku jangan bawah aku ke kantor polisi aku sangat mencintaimu dokter Julio." teriak dokter Linda.