
Sekarang Surya sudah masuk sampai di dalam ruang Sidang, pada saat Surya Hendak ke depan ia gak sejaga melihat Cessie yang duduk tak jauh dari situ bersama kedua orang tuanya, Aris beserta Faya, tapi karena Surya masih mementingkan egonya ketimbang minta maaf, jadi ia hanya melirik Cessie dan keluarganya dengan Sinis
"Lihat aja nanti kalau aku keluar penjara nanti akan ku buat perhitungan sama kalian semua termasuk kamu perempuan egois, lagian hukuman aku berapa tahun juga palinga satu dua tahu." gumam Surya dalam hati, ia berpikir kalau hukumannya akan ringan padahal Surya gak tahu kalau hukumannya akan membuatnya menghabiskan sebagian umurnya di dalam penjara.
Setelah Surya sudah duduk di depan dan semua berkasnya sudah lengkap akhirnya sidang dimulai awalnya sidang lancar-lancar aja tapi pada saat pembacaan putusan dan fonis berapa tahun terhadap Surya, Surya langsung terkejut, Surya benar-benar gak percaya kalau ternyata tuntutan penjaranya lebih dari lima tahu. membuatnya syok.
Padahal belum selesai sidang Surya langsung bangkit dari duduknya dan berlarih menuju ke depan Cessie dan orang tuanya ia tersungkur di lantai, Surya memengan kaki Cessie dan memohon, namun gak sedikit pun di gubris oleh Cessie.
"Sayang Cess tolong maafkan mas, tolong cabut laporan kamu dan semua berakhir, kamu gak mau kan nanti anak kita lahir gak punya ayah, dan kena gunjingan karena di kira ayahnya seorang nara pidana, tolong Cess pikirkan lagi sebelum kamu mengambil keputusan takut nanti kamu akan menyesal karna kamu penjarakan aku disini. Kasian anak kita Cess."
Cessie menarik napas dalam baru berkata lirih" jangan kamu perna mengajariku, untuk menarik kembali keputusan ini, karena sebelum aku melangkah sudah sejauh ini, aku sudah pikirkan dengan matang, dan maksud apa dengan anak kita, sejak kapan kamu mengakui kalau kamu meliliki anak dari ku, ingat ya Surya sampai kapan pun aku gak akan memaafkan kamu jadi jangan kamu menjadikan anak ku sebagai suatu alat untuk melepaskan kamu dari kebejatan kamu."
"Dan tadi kamu bilang, anak lahir tanpa ayah, he bajingan, apa pernah kamu berpikir pada saat kamu main dengan perempuan gatal itu kamu pernah berpikir gak kalau seandainya anak yang gak kamu akui ini tahu seperti apa bejatnya kamu, jadi lebih baik dia lahir tanpa seorang ayah tapi mendapatkan kasih sayang yang penuh bahagia, dari pada ia mengetahui kalau ia lahir dan punya ayah tapi kelakukan bejat seperti kamu."
__ADS_1
"Aku lebih suka anakku gak kenal kamu seumur hidupnya dari pada, anakku tahu kalau ayahnya adalah seorang bajingan yang gak patut di contoh, jadi ingat baik-baik barang yang sudah aku buang, gak akan aku pungut kembali, karena itu akan hanya menjadi kotoran yang membawa penyakit dalam hidupku."
" Dan kamu, sudah aku buang jadi gak mungkin aku sudih lagi untuk kembali bersama kamu, sekarang kamu nikmati, apa yang sudah kamu perbuat, semua bukti penghianatan kamu masih ada, atau kamu mau aku sekalian laporkan juga kasus perselingkuhan kamu agar kamu mendapatkan hukuman yang lebih berat, masih mendingan aku gak laporkan kamu soal kasus perselingkuhan kamu, membiarkan kamu bersama perempuan gila itu ."
"Cess tolonglah kamu harusnya jangan jadi ibu yang egois, kamu harus pikirkan kebahagiaan anak kita nanti kalau dia tahu kamu tegah penjarakan ayahnya pasti dia sangat sedih dan membenci kamu."
"Hahaha aku egois kamu bilang? seharusnya kamu ngaca, kata-kata itu yang seharusnya pantas untuk kamu, yang egois itu kamu, dan seharusnya kamu itu sadar kalau nanti orang yang pantas di membenci anak aku itu kamu, yang seorang bajingan, kalau seandainya anak aku tumbuh besar dan tahu kelakuan bejat kamu."
"Tidak Cessie kamu yang egois kamu berani memisahkan aku dari anakku dan kamu masukan aku kedalam penjara agar kamu bebaskan? Dengan laki-laki lain, pasti ia akan membelah ayahnya karena aku gak salah aku sangat menyayanginya, dan apa yang sudah aku lakukan dulu bisa kamu lupakan dan kita mulai hidup baru, dan jangan perna mengatakan hal itu kepada dia."
"Hahaha... Kamu bilang apa tadi sayang padanya, aku rasa daya ingat kamu masih stabilkan ya, gak amnesia kamu kan, bagaimana kalau rekamam diveo ini aku tunjukan ke anakku pada saat sudah besar, dan mendengarkan sendiri pengakuan kamu kalau kamu jijik dan gak ingin mengakuinya sebagai anak kamu."
"Aku heran sebanyak apa urat malu kamu ya sampai gak ada habisnya, He...dengar laki-laki bejat gak ada satu orang pun yang mau memisahkan anak dari ayahnya, apalagi aku, aku bukan wanita egois sepertimu yang hanya mementingkan hawa nafsu kamu sampai lupa diri, bukankah kamu sendiri yang melakukan itu kenapa kamu membalikan fakta dan kenapa kamu gak mau anak aku tahu kalau kamu bejat, kamu malu atau kamu takut, tahu berbuat jahat tapi gak mau beritahu anakku."
__ADS_1
"Jangan Cessie aku mohon lepaskan aku, aku janji akan beruba dan aku janji akan meninggalkan Nadia demi kamu, aku tahu kamu itu masih cinta sama aku tapi kamu malu mengatakannya kan."
Cessie yang mendengar semua penuturan Surya rasanya mual dan pengen muntah. Ia heran dengan laki-laki yang ada di depannya ini kenapa, gak ada urat malunya ya, Cessie sangkin jijiknya sama Surya ia gak mau Surya sanpai menyenty kakinya.
"Muakkkk....mau muntah aku dengan omong kosongmu, cara membual dan cara mencari simpati kamu sangat murahan, maaf aku gak akan terpengaruh dengan semua omong kosong kamu itu mendingan kamu menikmati saja dan ingat satu hal".
" Kamu itu hanya bagsikan debuh yang menpel di baju ku ini, jadi sekali aku kebas debuh itu akan hilang dari baju walapun masih ada bekasnya tapi aku pastikan debuh itu akan aku cucih sampai bersih..begitu juga kamu sekarang kamu bukan siapa-siapanya aku jadi pergilah dari sini"
Bu Ayu yang melihat anaknya di perlakukan oleh Cessie seperti itu, bu Ayu langsung marah dan lari menghampiri Cessie" he...wanita mandul berani sekali kamu memperlakukan anak saya seperti itu, perempuan rendahan seperti kamu berani sekali ya, pantas aja anak saya oergi dari kamu karena kamu wanita jahat dan durhaka sama suami sendiri."
Biarpun bu Ayu maki Cessie begitu tapi Cessie masih tenang karena ia tahu bu Ayu lagi mengalami ngangguan jiwa, tapi yang membuat Cessie heran kok bisa tiba-tiba sadar dengan apa yang ia bicarakan tapi ada kalahnya gak nyambung.
Mbak Eva yang melihat bu Ayu begitu ia langsung menghampirinya dan hendak mau menyeretnya keluar namun bu Ayu menolak, mala bu Ayu mencaci maki mbak Eva karena berani sekali mbak Eva menyuruhnya keluar dari ruang sidang, hampir sedikit bu Ayu melayangkan tamparan ke pipi mbak Eva untung dengan sigap mas Bram mencegahnya.
__ADS_1