Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
195


__ADS_3

Surya sudah di bawah oleh petugas masuk kedalam mobil tidak lama mereka pergi meningglkan pengadilan, sedangkan Cessie dan yang lain keluar dari gedung pengadilan pas sampai diluar Cessie dipeluk sama kedua orang tuannya mereka memberikan kekuatan untuk putry mereka.


"Nak gimana perasaanmu sudah lega belum setelah lepas dari laki-laki itu, kamu harus sabar dan kuat ingat kamu tidak sendiri."


"Ibu tenang aja Cessie kuat kok dan Cessie bisa bernapas lega karena sekarang sudah tidak ada ikatan apapun lagi dengannya jadi Cessie sudah bebas bu."


Karena sudah selesai semuanya jadi saatnya mereka pulang, entah pulang ke rumah atau pulang ke kantor.


"Bu, ibu dan ayah langsung pulang kerumah atau kemana dulu, ini sudah siang juga kita belum pada makan semuakan gimana kalau kita makan aja dulu, nanti setelah itu baru terserah kalau mau pulang silakan atau mau kekantor juga silahkan." ujar Aris.


"Iya nak kamu benar lebih baik kita makan dulu karena sudah jam makan siang nih. Jangan sampai kita telat makan dan sakit" ujar bu Intan.


Akhirnya mereka pergi cari tempat untuk makan siang bersama, tadi waktu pas datang Cessie bersama pak Arya dan bu Intan tapi pas pergi cari makan Cessie sama dokter Julio karena, dokter Julio yang minta untuk Cessie ikut bersama dengannya.


Mereka masuk kedalam mobil masing-masing, Faya dengan Aris pak Arya dengan bu Intan sedangkan Cessie dengan dokter Julio.


Mereka sudah sepakat untuk mencari makan di restoran terdekat saja karena kalau pergi restoran Cessie agak sedikit jauh. Akhirnya mereka menemukan restoran yang tempatnya yang tidak jauh dari Kantor pengadilan. Mereka semua masuk ke dalam restoran dan mencari tempat duduk yang paling aman disana.


Mereka pesan makanan dengan keinginan mereka masing-masing tidak lama kemudian makanan yang mereka pesan datang dan mereka siap makan namun entah dari mana seorang anak gadis kecil berlari menghpiri Cessie yang lagi asyik makan.


"Tante Cessie....tante Cessie disini? Tanya gadis kecil itu sontak membuat semua menghentikan aktiftas makan mereka dan menoleh ke arah suarah itu.


"Hay....Dira sayang kamu kok disini, kamu datang kesini sama siapa ha, sudah makan belum mau makan bareng tante Cessie tidak."


"Dira datang sama ayah dan bunda tante, tapi tadi bunda ke toilet dan ayah ada duduk disana kebetulan Dira melihat tante Cessie makanya Dira kesini, tante makan aja soalnya Dira sudah kenyang."


"Anak gadis kecil siapa ini nak, lucu banget cantik lagi kamu kenal dia nak" tanya bu Intam


"Ini anak teman Cessie bu, waktu kami pergi kepantai kami ketemu dengan dia disana bersama dengan ayah dan susternya, tapi tadi katanya sama bundanya berarti istrinya Iksan sudah kembali ya dek." Tanya Aris.


"Tidak tahu juga kak, tapi setahu Cessie bunda yang di maksud Dira bukan istrinya Iksan tapi mbaknya Iksan. Selama ini mbaknya Iksan yang merawat Dira jadi memang Dira memanggil mbaknya itu bunda."

__ADS_1


"Memangnya ibu kandungnya kemana nak" tanya pak Arya


"Tidak tahu juga yah, tapi kata Iksan ibunya pergi meninggalkan mereka Dira masih delapan bulan."


"Aduh kasihan sekali ya anak cantik sekali"


Tidak lama kemudian muncul seorang perempuan cantik celingak-celinguk mencari kesana kemarih, tandanya ia mencari sesuatu. Tapi karena tidak kunjung ketemu akhirnya dia memanggil nama orang yang dia cari.


"Dira sayang, kamu dimana nak, Dira.."


Tak lama seorang pria tanpan ikut mencari.


"Mbak Dira kemana, kok tidak ada disini sama mbak bukannya tadi mbak dengan dia ketoilet"


"Iya tapi pas mbak keluar Dira sudah tidak ada"


"San kamu cobak cari kesana deh...biar mbak ke depan siapa tahu ada disana" akhirnya Iksan kembali ke toilet mencari Dira disana sedangkan mbak Alana kedepan.


"Bunda...Dira disini. Maaf bunda tadi Dira keluar mau menemui ayah tapi pas diluar ketemu sama tante Cessie makanya Dira kesini tadi tante Cessie lagi makan tapi sudah selesai."


"Sayang kalau mau kemana itu bilang-bilang dong bikin bunda dan ayah panik tahu, maaf om tante, anak saya sudah menganggu acara makan kalian." ujar Mbak Alana.


Sedangkan yang lain hanya pasang senyum saja mendengar penuturan mbak Alana. Namun berbedah dengan bu Intan dengan senang hati menjawab.


"Tidak apa-apa nak, namanya juga anak kecil itu biasa, lagian tadi ditawarin makan tapi katanya sudah makan sama ayah dan bundanya"


"Ita tante tadi memang kami sudah makan, baik tante om dan semua kami kesana dulu"


Baru juga mbak Alana membalikan badan Iksan muncul, pas melihat Cessie senang hatinya, kok bisa kebetulan sekali mereka ketemu direstoran.


"Siang Tuan Arya nyonya Intan dan semuanya, maaf tadi acara makan kalian terganggu karena anak saya, oh ya kenalkan saya Iksan temannya Cessie ." tanya Iksan

__ADS_1


Memang pak Arya dan bu Intan tidak kenal dengan Iksan, karena dulu Iksan dan Cessie hanya sekedar teman tapi tidak seakrab seperti Cesssie dan dokter Julio.


"Tidak apa-apa nak" jawab pak Arya singkat.


"Hay Cessie apakabar sudah lama loh kita tidak ketemu, dokter Julio, Aris apa kabar semuanya kapan lagi kita pergi berlibur"


"Kabar baik kami semua San, kamu juga apa kabar" tanya Aris dan dokter Julio kompak.


"Kapan-kapan boleh San asal punya waktu dan kalau pergi dengan pasangan masing-masing lebih seru" ujar Aris


"Iya juga ya Ris, nih juga lagi cari mama baru untuk Dira sudah ada sih sebenarnya tapi belum melamar aja" ujar Iksan melirik Cessie namun Cessie sama sekali tidak meliriknya.


setelah mereka ngobrol-ngobrol tidak lama Iksan pamit pulang karena Dira sudah kelelahan dan tidur, Iksan dan mbak Alana mereka pamit dan pergi sedangkan tinggallah keluarga Cessie yang masih duduk di dalam restoran.


Padahal sudah jam satu tapi belum ada yang beranjak dari duduk mereka.


"Jadi kita disini aja atau gimana, masih ada lagi gak yang mau dibelih, kalau masih kita ke mall kalau tidak kita pulang aja atau kemana"? ujar pak Arya mengundang tawa semua orang yang ada disana.


Kalau kak Julio gimana, mau kembali ke rumah sakit atau pulang ke rumah" tanya Cessie


"Sebenarnya siang ini tidak ada tugas hanya periksa pasien aja tapi ada suster yang bisa menghandle, kalau sore jam lima baru ada operasi sesar, apa kamu ingin pergi kesuatu tempat biar saya antar" tanya dokter Julio.


"Tidak ada kak, kalau kak cape lebih baik kak pulang saja untuk istirahat sejenak karena sore operasi kan".


"Tidak masalah, kalau untukmu aku bisa melakukannya" jawab dokter Julio


"Gawat masih ada orang disini jangan pikir hanya kalian berdua ya dek haahah" ujar Aris sedangkan yang lain hanya terkekeh.


Padahal Cessie sudah melarang dokter Julio untuk antar pulang tapi dokter Julio tidak mengubrisnya. Pada akhirnya Cessie di antar pulang oleh dokter Julio kerumah, sedangkan Aris setelah antar Faya ke kantornya baru Aris melanjutkan perjalanannya ke kantor walaupun sudah setegah dua.


Sedangkan pak Arya dan bu Intan pergi cek butik bu Intan karena akhir-akhir ini bu Intan tidak perna pergi lagi ke butiknya.

__ADS_1


__ADS_2