
Sekretaris Lita benar-benar menolak pemberian makanan dari Aris menurut sekretaris Lita tidak perlu menerima pemberian Aris lebih baik. Dari pada sakit hati karena berpikir perhatian dari Aris itu karena mencintainya ternyata dianggap hanya sebatas rekan kerja.
Itu sangat menyakitkan lagian sekretaris Lita juga sudah dapat kiriman makanan dan pak Galu. Jadi sayang kalau makanan dari Aris di terimah tapi gak di makan bisa mubazir jadi lebih baik berikan saja mas pengantar makanan itu.
Setelah mas itu pergi sekretaris Lita kembali masuk kedalam ruangan dan melanjutkan acara makannya. Dalam hati sekretaris Lita apa maksud dan tujuan Aris kembali mengirim makanan untuknya, seandainya pak Galu tidak mengirimkan sekretaris Lita makanan, sekretaris Lita memang sudah bulat untuk tidak akan menerimah pemberian dari Aris apapun itu.
Karena menurut sekretaris Lita perempuan itu harus punya harga diri, jangan mau di perdaya oleh laki-laki karena mentang-mentang dia tahu kalau perempuan itu menyukainya jadi berlaku semena-mena.
Sedangkan tanpa sekretaris Lita sadari dari balik pintu ada seorabg pria berdiri di disitu dan mendengar semua perkataan sekretaris Lita yang menolak makanan darinya. Tapi pria itu tidak berani keluar takut ketahuan kalau ia lagi ngintip.
Aris merasakan sakit sekali hatinya melihat sekretaris Lita tidak mau menerima pemberiannya itu, sesak didada itu yang Aris rasakan. Baru ditolak makanan aja kamu sakit Ris terus bagaimana dengan perasaannya yang kamu permainkan rasanya seperti nano-nano atau sakit tertusuk setibu belati menembus jantung.
Kamu gimana sih pak Aris saat sekretaris Lita mulai jatuh cinta sama kamu karena kamu sering berikan perhatian kepadanya, justru kamu mempersiapkan pernikahan kamu dengan perempuan lain dan berkata kalau kamu tidak ada rasa dengan sekretaris Lita. Giliran sekarang sekretaris Lita cuek dan menolak pemberian kamu justru kamu merasa tersakiti.
Kamu jangan egois sebagsi laki-laki jangan karena kamu tahu kalau sekrrtaris Lita menyukaimu jadi suka-suka kamu ya Aris mempernainkan perasaan sekretaris Lita. Dengan memberikan perhatian palsu kamu dan setelah itu kamu menyakiti hatinya.
Sekretaris Lita itu pintar jadi dia bisa memposisikan dirinya apalagi dia sudah tahu kalau Aris tidak mencintainya, biarpun awalnya memang sakit kali hatinya dan sampai menangis tapi setelah itu sekretaris Lita bertekab untuk tidak mau diperdaya lagi oleh perhatian palsu dari Aris.
Sekarang sekretaris Lita sudah di perhatikan oleh seorang pria tanpan yang diam-diam ia benar-benar menaruh hati kepada sekretaris Lita, jadi sekarang sekretaris Lita sudah tidak peduli lagi dengan Aris.
Aris duduk dan termenung di meja kerjanya rasanya sakit ternyata, padahal dia selalu berkata kalau dirinya tidak mencintai sekretaris Lita namun kenapa pada saat Aris melihat sekretaris Lita menjauh darinya justru merasa sakit hati dan di cuekin.
"Kenapa dengan perasaan saya, saya memang tidak mencintai sekretaris Lita makanya saya melamar Faya menjadi calon istri saya, walaupun saya tahu sekretaris Lita mencintaiku dan selalu mencuri perhatianku tapi membuat saya tidak suka. Tapi kenapa saat dia cuek dan tidak menerima pemberian dariku hatiku sakit sekali rasanya tidak bisa menerima sikap cuek dan penolakan darinya"
__ADS_1
"Apakah tanpa saya sadari kalau saya mencintainya, oh...tidak mungkin saya mencintai sekretaris Lita memang sih sekretaris Lita cantik dan sopan tapi entah kenapa saya tidak tertarik dengannya, nah justru dia ingin menjauh dari saya, jusrtu saya tang tidak bisa menerima hal itu. Apakah benar yang di katakan adik Cessie kalau ternyata tanpa sadar saya sudah mencintai sekretaris Lita tapi saya saja yang tidak mau mengakui" gumam Aris dalam hati
"Tapi kalau benar saya mencintai sekretaris Lita terus cinta saya ke Faya selama ini cinta apa, atau hanya obsesi saja, tidak mungkin hanya obsesi saja secarakan saya memang mencinta Faya mungkin cinta ke sekretaris Lita yang obsesi"
" Tapi memangnya saya merasakan perasaan yang berbedah antara Faya dan sekretaris Lita, tadi saja Faya pergi saya hanya merasa kuwatir tapi tidak sampai sesakit ini saat dapat penolakan dari sekretaris Lita."
Awalnya Aris yang hendak ke ruangan Cessie di urunkan karena sudah terlanjur mendengar percakapan sekretaris Lita, padahal tadi Aris Rencana makan bersama dengan Cessie.
"Bagaimana kalau saya keruangan Cessie dan bertanya-tanya tentang perasaan ini Cessie kan perempuan sehingga pasti dia tahu"
Aris mengambil makanan yang sudah di pesan gara-gara Aris telat antar makanan jadi Cessie telat makan heheh...Cess urus dulu kakak kamu yang agak sedikit palay boy itu sudah punya Faya juga masih nemikirkan yang lain.
Aris gegas ke ruangan Cessie dan langsung masuk kedalam membuat Cessie yang sibuk dengan leptopnya kaget karena Aris tidak mengetuk pintu, membuat Cessie mengerutu justru Aris cengegesan.
"Lagian kamu juga ane dik mana ada penjahat disini." ujar Aris
"Ya mana tahu aja kakak"
"Yuk kita makan udah lewat jam makan siang nih maaf tadi kakak ada sedikit sibuk makanya telat deh kesini" ya Aris telat karena sibuk mikirin penolakan dari sekretaris Lita.
"Memangnya kakak sibuk apa banyak kerjaan kakak ya" tanya Cessie
"Gak juga dik hanya ada kerjaan yang harus di selesaikan makanya lama, karena nanggung kalau di biarkan." jawab Aris
__ADS_1
"Yaudah kalau begitu kita makan aku juga sudah lapar kakak, aku dari tadi nungguin kakak datang karena tadi kakak bilang sudah pesan" ujar Cessie karena sudah lapar jadi Cessie gak mau menperpanjang pertanyaan.
Mereka berdu makan, Cessie makan dengan lahap karena semua makanan yang di pesan Aris adalah makanan kesukaan Cessie semua namun berbedah dengan Aris. Susa menelan makanan rasanya makanan itu keras seperti batu yang nyangkut di tengorokan tidak mau di telan.
Cessie yang perhatikan kakaknya yang seperti tidak semangat makan bertanya-tanya dalam hati apa yang terjadi kepada sang kakak, apakah kakaknya seperti ini karena kepergian Faya menjadi penyebabnya. Itu tidak mungkin karena saat ini Aris tidak memikirkan Faya di pikiran Aris hanya sekretaris Lita.
"Kakak kenapa makan gak semangat begitu ada apa dengan kakak boleh kok kakak cerita ke Cessie siapa tahu Cessie punya solusi yang baik untuk memecahkan masalah, lebih baik kakak makan saja dulu nanti setelah selesai makan baru kita bicarakan masalah yang kakak hadapi."
Aris menatap Cessie dengan tatapan penuh kasih sayang, dalam hati Aris bersyukur punya adik angkat yang baik dan pengertian sehingga Aris tidak mau menyakiti perasaan adiknya. Tapi memang lebih baik dia diskusikan dengan Cessie siapa tahu ada jalan keluar.
Mereka kembali menyantap makanan yang ada didepan mereka kali ini Aris lebih semangat makan, lagian memang Aris harus makan yang banyak jangan sampai sakit nanti bahaya.
Sekarang Aris mengesampingkan masalah tentang sekretaris Lita dulu biar ia makan akan memiliki tenanga untuk bicara dengan Cessie .
"Kakak habiskan makanan itu aku sudah sngat kenyang jangan sampai terbuang sayang nanti loh kakak, aku tahu kakak itu masih lapar tapi sok-sok, an makan sedikit. Ingat kakak harus jaga kesehatan karena sebentar lagi kakak akan menikah berapa hari lagi kakak pergi mengecek proyek itukan semoga cepat selesai."
"Ya ampun dik kamu ini ya, perut kakak mana sanggup menampung semua makanan ini dik, kita bagi aja napa dek seharunya bagi dua kamu sebagian dan kakak sebagian"
"Gak kakak aku tidak sanggup lagian kakak pesan banyak seharusnya kakak bagi sebagian untuk kasih ke sekretaris Lita mungkin sekretaris Lita belum makan."
"Deg....."
Jantung Aris tidak aman hanya karena Cessie menyebut nama sekretaris Lita.
__ADS_1