Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
222


__ADS_3

Pak Galu bicara dalam hati ia sangat bahagia karena sekretaris Lita menerima ajakannya untuk makan malam bersama, jelas pak Galu bahagia karena walaupun mereka tidak dekat dulu namun semenjak pertemuan pertama mereka di perusahaan pas meeting disitu pak Galu sudah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan sekretatis Lita hanya saja tidak ada waktu untuk mereka bertemu, pernah juga diam-diam pak Galu mangambil nomor hp sekretaris Lita dan mengirim pesan tapi sayangnya tangapan sekretaris Lita biasa aja.


Akhirnya waktu yang di tunggu-tunggu datang juga pak Galu menunggu sekretaris Lita sampai pulang baru ia mengajaknya langsung.


Setelah sekretaris Lita setuju pak Galu janji akan jemput sekretaris Lita ke tempat tinggalnya.


"Sekretaris Lita maaf boleh saya tahu sekarang sekretaris Lita tinggal dimana, biar nanti jam tuju saya akan jemput." tanya pak Galu


"Bagaimana kalau pak Galu tidak perlu menjemput saya, kita ketemu saja di tempat pertemuan kita nanti, pak Galu tinggal bilang saja dimana tempatnya"


"Sekretaris Lita saya yang mengajak sekretaris Lita makan malam diluar, jadi yang jelas jika terjadi sesuatu saya juga yang akan bertanggung jawab, jadi maaf sekretaris Lita saya tidak setuju jika sekretaris Lita datang sendiri, saya harus jemput kalau tidak saya sebagai laki-laki itu seolah merendahkan harga diri saya karena membiarkan gadis cantik seperti sekretaris Lita jalan sendiri malam-malam lagi"


Mendengar gombalan dari pak Galu membuat sekretaris Lita tersipu malu sembari betkata lirih "Gombal"


"Hahaha....mana ada gombal...saya serius, yuk kita pulang nanti saya jemput oke"


Akhirny sekretaris Lita memberikan alamat tempat tinggalnya ke pak Galu, agar nanti malam bisa jemput sekretaris Lita.


Pak Galu dan Lita pulang ke tempat tinggal masing-masing, sebenarnya tadi pak Galu juga menawarkan diri untuk antar pulang sekretaris Lita tapi sekretaris Lita menolak, apalagi nanti malam pak Galu datang jemputnya, kalau sekretaris Lita pulang di antar sama pak Galu terus mobil sekretaris Lita gimana siapa yang bawah pulang, dan besok datang ke kantor naik apa. Makanya sekretaris Lita menolak.


Akhirnya pak Galu mengalah dan mereka pulang dengan naik mobil masing-masing sepanjang jalan pulang ke rumah pak Galu sangat bahagia pak Galu tidak berhenti tersenyum.

__ADS_1


Kalau sekretaris Lita justru justru merasa gugup karena di ajak oleh manajer Galu. Namun ia juga senang pak Gula datang pas momen hatinya lagi gunda gulanan ada yang datang mengobatinya.


Kalau sekretaris Lita dengan pak Galu bersihtengang. Bedah lagi dengan Cessie yang baru saja sampai di rumah, ternyata di ruang tengah sudah ada pak Arya dan bu Intan.


Cessie dan Aris langsung mencium punggung tangan kedua orang tuanya dan mereka juga ikut duduk di diatas sifa.


"Bagaimana dengan kerjaan kalian nak semua lancar bukan"? Tanya pak Arya.


"Syukur ayah semuanya Lancar"Jawab Aris dan Cessie.


"Ayah, ibu ada yang mau Cessie sampaikan" ujar Cessie


"Jadi begini ayah,ibu."


Cessie menceritakan semua tentang permintaan Iksan tergadapnya, karena itu adalah permintaan Dira jadi Cessie sekalian minta ijin juga namun jika pak Arya dan bu Intan tidak mengijinkan Cessie juga tidak akan memaksa.


Karena Cessie sudah tidak mau seperti yang dulu lagi, karena melawan orang tua dan tidak mendengar apa kata orang tua akhirnya hancur pernikahan pertamannya.


Setelah mendengar penjelasan Cessie pak Arya dan bu Intan masih diam mereka tidak langsung menjawab karena ini agak sedikit sulit, mau ijinkan juga mereka memikirkan perasaan dokter Julio tapi kalau tidak di ijinkan kasian anak kecil itu.


Setelah selesai mereka memikirkan cara yang baik akhirnya pak Arya berkata" bukannya ayah tidak mengijinkan hanya saja kamu yakin ini murni permintaan dari Dira anaknya Iksan? Kalau menurut ayah ini ada sesuatu yang direncanakan Iksan bisa jadi ini bukan murni permintaan anaknya, tapi juga ada sesuatu yang di rencanankan. Tapi tidak apa-apa kamu pergi aja dulu yang penting ijin sama Julio jangan berbohong. Kamu pergi dengan kakak kamu aja ayah ijinkan kamu pergi, bagaimana dengan ibu setujuh tidak" tanya pak Arya pada ibu intan.

__ADS_1


"Kayaknya ibu sependapat juga dengan ayah nak, undangan makan malam dari Iksan itu tidak murni atas permintaan anaknya tapi ada hal lain, namun kita sebagai manusia jangan berprasangka buruk terlebih dahulu terhadapa orang lain sebelum tahu yang sesunggunya, jadi menurut ibu memang kamu boleh pergi tapi ingat jaga wibawa dan jangan sampai kamu mengecewakan nak Julio."


"Iya yah, bu. Cessie tahu kok batasan Cessie juga tidak mau kak Julio salah paham jadi Cessie sudah minta ijin sebelum minta ijin sama ayah dan ibu, kalau ayah dan ibu tidak mengijinkan Cessie juga tidak mau pergi"


Sekarang Cessie sudah selesai minta ijin kepada kedua orang tuanya dan ia merasa lega walaupun Cessie juga masih memikirkan perkataan kedua orang tuannya dan kakaknya.


Namun bisa jadi perkataan mereka ada benarnya juga, kalah Iksan punya maksud tertentu mengundang Cessie makan malam bersama alasan karena permintaaan Dira.


"Sekarang pergi mandi dan bersiaplah nak biar cepat pergi kalian jangan pulang malam ya, ingat kondisi kamu lagi hamil tua, perut kamu makin membesar tuh. Sudah kayak pikul balon besar di perut kamu padahal cucu kesayangan ibu didalam hahaha" ujar bu Intan mengundang tawa yang lain.


"Iya nak benar kata ibumu jangan pulang larut malam karena kamu itu harus banyak istirahat, jangan lama-lama di luar nanti kamu sakit. Ingat jaga kondisi"


"Iya bu, yah. Nih Cessie mau mandi dan bersiap dulu"


Cessie dan Aris bergegas ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri dan akan bersiap untuk berangkat ke rumah Iksan.


Sedangkan tinggallah pak Arya dan bu Intan yang masih duduk di ruang tengah.


"Bu lihat putry kita, dia baru resmi cerai bahkan masih hamil besar tapi banyak laki-laki yang ngatri. Namun bukan itu yang ayah mau, karena siapapun yang dekat dengan putry kita dia harus benar-benar menerimannya dengan tulus hati, ayah tidak mau lagi dia mengalami sakit yang kedua kalinya cukup waktu sama Surya saja dia mengalami hal itu."


"Iya pah, ibu juga berpikir begitu, ibu rasa Iksan memiliki tujuan tertentu tapi saat ini pilihan ibu sudah jatuh kepada nak Julio, dia anak yang baik dan ibu yakin dia pasti bisa membahagiakan putry kita dan cucu kita, sekarang ini jika ada yang menyukai putry kita dia juga harus menerima keberadaan cucu kita walaupun pada akhirnya kita yang akan merawat cucu kita

__ADS_1


__ADS_2