Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
65:65 Surya Dan Nadia Di Pecat


__ADS_3

Surya sudah gak punya urat malu lagi melihat semua orang yang ada di ruang itu menatapnya, dengan berbagai ekspresi, ada yang mencemoonya, ada yang ikut prihatin dengan kelakuan surya, ada juga yang menatapnya dengan jijik. Tapi ia berteriak dan mengatakan kalau cessie itu masih istri sah nya, dan dengan bangganya ia memanggi cessie dengan kata manja.


"Sayang kok kamu tegah si berkata begitu, kita kan masih sah suami istri lagian salah saya apa, sampai kamu tegah mengatakan seperti itu."


"Biar saya jelaskan kepada kalian semua bahwa pak surya ini pintar, ia gak hanya cukup memilik satu istri tapi karena ia laki-laki yang serahkan jadi ia mau lebih. Dan kalian mau tahu siapa gundik nya"


Semua orang berseruh kalau merekah mau." oke kalau kalian mau wanita simpanan laki-laki bejat ini ada juga di ruangan yang sama dengan kita disini. bahkan kalian mau tahu saat ini pelakor itu sudah mengandung kalau gak salah sudah dua bulan. Apa kalian mau perusahaan ini reputasinya buruk karena manusia seperti ini yang kita pekerjakan di disini."


"Ayo bu, siapa perempuan itu biar kita seret dia keluar dari sini dan laki-laki seperti ini kita harus keluarkan dari perusahaan ini bu nanti reputasi rerusahaan kita jadi buruk"


Sedangkan nadia dan surya sudah gemetaran ketakutan, apa lagi nadia, ia gak menyangka kalau cessie berani mempermalukan dirinya dan surya di depan semua karyawan, hari ini tamat rewayat mereka pikirnya.


"Baik lah saya akan katakan siapa perempuan itu, perempuan itu adalah.......sekretarus nadia"


Deg deg deg..


Semua orang tercengang, mereka gak percaya dengan semua kenyataan bawa perempuan yang mereka kenal baik dan kalem ternyata seorang pelakor.


"Ha...benar? ternyata kecurigaan sebagian karyawan benar kalau selama ini, pak surya dan ibu nadia memang mereka selingkuh, karena mereka sering libur bareng dan makan siang bareng." kata seorang karyawan yang sering melihat surya dan nadia makan bersama.


"Ya ampun perempuan sangat menjijikan, mula polos tapi perempuan licik"


"Iya nih saya juga gak nyangka ternyata sekretaris pak surya wanita pengodah, bahkan sudah hamil, aduh gak malu apa, kasian orang tuanya"


"Wanita murah, cantinya di luar doang tapi dalam hati busuk."


Begitu banyak gunjingan dari para staff yang ada dalam ruangan itu, membuat nadia gak punya muka.


"Jadi saya putuskan mulai detik ini, saya cessie hawari direktur baru di perusahaan ini, secara langsung dan tak terhormat akan pecat pak surya dan sekretaris nadia, jadi sekarang boleh keluar dari ruangan ini dan silakan bereskan semua barang-barang kalian dan segera angkat kaki dari perusahaan ini, oh satu lagi, tunggu polisi datang ke rumah."

__ADS_1


Mendengar keputusan cessie, sontak surya bagun dan tersungkur di kaki cessie ia memohon dengan sangat agar cessie gak memecatnya.


"Cessie mas mohon, memang mas salah, tapi tolong maafkan mas, waktu itu perempuan licik itu yang mengoda mas, padahal mas gak mencintainya tolong cessie, kalau kamu pecat mas terus mertua kamu dengan adik ipar kamu makan apa."


"Mari kita bicarakan baik-baik mas gak mua cerai dari kamu, kalau kamu mau mas akan tinggalkan perempuan murahan ini sekarang juga."


"Ck, siapa yang anda maksud mertua? Maaf saya gak punya mertua yang licik, dan laki-laki licik seperti kamu, tak perlu di berikan kesempatan, mau anda tinggalkan perempua itu apa gak, itu bukan urusan saya lagi."


Mendengar itu nadia naik pitan ia bagun dan nelangkah maju ke depan surya yang masih berlutut di kaki cessie. Nadia melihat surya dengan tatapan nenjijikan.


Prakkkk!!


dasar laki-laki bangsat, apa kamu katakan barusan, saya yang merayu kamu? he dengar ya kamu sendiri yang mau sama saya karena itu atas ijin dari mama kamu sendiri, yang katanya pengen punya cucu dan kamu sendiri juga yang mengatakan kalau istri kamu kusut, jadi membuat kamu gak berselerah. Sekarang kamu mau mengkambing hitamkan saya.


Bukkkkk!!!


"Argh...."!


Sedangkan surya masih betah di atas lantai.


"Tolong bangun pak surya saya merasa gak nyaman, lagian tak ada lagi yang mau di perbaiki karena kemarin saya sudah mengungat cerai kamu di pengadilan jadi kamu tinggal tunggu surat panggilan saja."


Perkataan cessie membuat surya benar-benar terkejut, ia gak menyangka ternyata cessie tak main-main dengan ancamannya untuk mengugat cerai."Gak aku gak bisa kehilangan cessie aku harus mendapatkan kembali, ini gak boleh terjadi


"Sayang kamu pasti bercanda kan bilang kalau kamu mengugat aku, kamu kan masih mencintai aku, tolong ya sayang cabut gugatan itu aku gak mau cerai dari kamu, pokoknya sampai kapan pun mas gak mau, kamu jangan egois bengitu cessie"


"Lagian ini masalah sepele bisa kita bicarakan dengan baik mas lakukan apa aja asal kamu gak ceraikan mas."


"Silakan keluar dari sini sekarang juga dan satu lagi semua masalah belum selesai sampai di sini, karena kamu juga ternyata diam-diam mengelapkan dana perusahaan, jadi mulai sekarang posisi kamu di gantikan oleh kak saya kak aris, silakan kamu keluar dari sini jangan membuat saya muak.."

__ADS_1


Namun bukannya pergi surya mala berali ke pak arya dan meminta maaf, karena selama ini ia gak tahu kalau cessie adalah putrynya pak arya, namun semuanya sudah terlambut.


"Pak maafkan saya, selama ini saya gak tahu kalau ternyata putry yang pak maksud adalah istri saya, saya mohon maaf pak ini hanya kesalah paham, biasa kalau membina rumah tangga itu pasti ada cobaan , tolong nasehati cessie agar ia gak menjadi istri durhaka."


Mendengar penuturan surya mala mengundang emosi pak arya, padahal dari tadi pak arya sudah berusaha agar jangan sampai ia mengotori tangannya itu.


Bukkk bukkkk!!!


"Apa kamu bilang ajarin putri saya, terus siapa lagi yang ajarin kamu, he dengar ya surya, kamu mau tahu gak kenapa setelah kamu menikah tiba-tiba jabatan kamu di naikan menjadi manejer keuang, saya lakukan itu agar kamu bisa menafkahi anak saya, dan gak akan kekurangan uang.


"Tapi apa yang kamu lakukan setelah kamu dinaikan menjadi menejer keuangan, kamu mala gak tahu diri dan gelap mata, kamu pikir jabatan kamu naik karena hasil kerja keras kamu. Jangan mimpi kinerje kamu sangat buruk, datang terlambat makan uang perusahaan lagi"


" Dan dengan serahkannya kamu mengabaikan putry saya, dan mala menghamili sekretaris kamu, sebenarnya saya sudah mengetahui penghianatan kamu sejak lama tapi saya diam saja, karena saya masih menunggu keputusan putry saya.


" Jadi sekarang kamu angkat kaki dari sini atau kamu di seret sama satpam, jangan sampai kamu lebih mengundang emosi saya, bisa-bisa kamu gak akan pulang ke rumah tapi ke rumah sakit."


Mendingan kamu pulang dan urus calon istri kamu yang lagi hamil itu. Surya yang mendengar itu emosi ia berusaha bagun dari bawah dan menatap cessie dengan tatapan tajam baru ia berkata


"Haahah, pak arya yang terhormat , anda mau tahu kenapa saya menghianati putry anda yang gak berguna ini, anda mau tahu kenapa? Karena anak anda ini mandul gak bisa berikan saya anak."


Aris yang dari tadi diam kali ini ai geram dengan ucapan surya tanpa aba-aba lagi


Bukkkk bukk prakkkk.


"Jaga mulut busuk kamu kalau kamu gak mau aku patahkan leher kamu nanti, berani sekali kamu menghina adik ku."


"Argh....." kurang aja berani sekali kamu memukul ku awas ya aku akan membalas kalian terutama kamu perempuan mandul.


Prakkk prakkkk.

__ADS_1


"Dasar laki-laki mulut busuk"


"Argh...." hari ini surya gak tahu berapa kali kena hajar, sudah dapat pecat sekarang babak belur lagi.


__ADS_2