Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
417.


__ADS_3

Sinta yang lagi sedih tiba-tiba Sinta ingat dengan Cessie yang belum di hubungi.


"Mas sudah hubungi mbak Cessie belum soal mas Surya, mau bagaimana pun Abian tetap anak kandung mas Surya siapa tahu ini adalah akhir dari pertemuam mereka mas, sekarang Sinta sudah pasra. Tolong hubungi mas Julio ya mas" Ujar Sinta.


Sedangkan di tempat Cessie, setelah Cessie dapat nasihat dari pak Arya, Cessie inisiatif untuk datang ke kamar Abian dan meminta maaf atas sikapnya, Cessie juga sudah berjanji tidak akan memaksa Abian untuk menerimah Surya sebagai ayah biologisnya, biarkan saja waktu yang mengatur semuanya karena suatu saat nanti Abian akan mengerti dan memaafkan Surya.


Tok..tok....tok....!


"Anak mami , boleh kah mami masuk? tolong buka pintu sayang mami ingin bicara, maafin mami ya sayang mami sudah salah" ujar Cessie.


Sebenarnya Abian anak yang baik jadi dia tidak ingin mami nya sedih, akhirnya Abian membuka pintunya untuk Cessie dan dokter Julio tapi Abian tidak bicara apapun, dan langsung kembali duduk di kursinya dan kembali melanjutkan pekerjaan.


"Untuk apa mami dan papi kesini lagi? Mami dan papi ingin memaksa Abian lagi kah? Untuk menerimah laki-laki bajingan itu sebagai ayah kandung Abian begitu kah! Mih?...laki-laki itu tidak pantas menjadi ayah Abian mih, hanya laki-laki bajingan yang tidak mengakui anak kandungnya sendiri dan menuduh istrinya selingkuh sehingga mengandung anak haram, kalau seandainya papi tidak menyayangi Abian terus Abian di suruh memilih antara laki-laki itu atau tidak punya ayah, Abian lebih memilih tidak punya ayah sekalian dari pada punya ayah biadab kayak laki-laki itu.


Selama ini Abian hanya mempunyai satu ayah yaitu papi Julio yang menyayangi Abian memperhatikan Abian dan menjaga Abian, sebenarnya Abian tidak ingin mengetahui masa lalu Abian yang buruk itu, tapi kebetulan Abian mendengar obrolan papi dan mami waktu itu sehingga Abian cari tahu, tapi ternyata dengan adanya Abian mengetahui semua itu sangat menyakitkan bagi Abian, jadi Abian mohon tolong jangan perna membahas hal itu lagi."

__ADS_1


" Bukannya Abian tidak ingin memaafkannya tapi mungkin belum waktunya, Abian masih ingin menata hati Abian agar lebih kuat dan belajar menerimah semua kepahitan ini. Tapi satu hal yang ingin Abian tanyakan khusus untuk papi, apakah kalau suatu saat nanti Abian memaafkan laki-laki itu, apakah papi masih menyayangi Abian seperti dulu dan sekarang ini?"


Abian bicara dengan sura bergetar karena menaham rasa sakit dan air matanya, tapi parcuma tetap lolos begitu saja, Abian tidak bisa menahan kekecewaannya terhadap Surya yang memaksa untuk memanggilnya seorang ayah, sebenarnya Surya lakukan itu karena Surya merasa waktunya di dunia sudah tidak lama lagi, jadi Surya ingin di sisa hidupnya dia luangkan waktu untuk menebus semua dosa dan kesalahan nya terhadap Abian, tapi sayang semuanya sudah terlambat sekarang Surya sudah kritis di rumah sakit biarpun Surya nanti sadar, mungkin itu hanya di berikan waktu untuk mengakui semua kesalahannya terhadap putranya.


Dokter Julio terkejut mendengar pertanyaan tiba-tiba dari Abian, padahal dokter Julio tidak perna terlintas di benaknya untuk tidak menyayangi Abian, karena justru dokter Julio menyayangi Abian makanya Cessie hanya melahirkan satu putry saja setelah menikah dengan dokter Julio. Itu yang di lakukan dokter Julio lantaram dokter Julio tidak mau Abian merasa di abaikan jika dokter Julio punya anak laki-laki dari Cessie lagi.


"Putra papi bicara apa ini, kasih sayang papi tidak akan berubah baik sekarang mau pun akan datang, baik kamu tidak mengenal ayah kandung kamu mau pun kamu mengenalnya, kamu tetap putra kesayangan papi nak, maafin papi ya tadi papi sudah menyakiti perasaan kamu. Tapi jujur papi tidak bermaksud apa-apa nak." dokter Julio memeluk Abian dengan erat, akhirnya Cessie juga ikut memeluk Abian dan menangis, karena tadi Cessie sudah menyakiti Abian dengan perkataannya, sedangkan aksi mereka di saksikan oleh Aziza yang masih terjaga dan mendengar Cessie dan dokter Julio ke kamar Abian akhirnya Aziza ngintip dari luar, Aziza terharu melihat Abian dan kedua orang tua nya.


"Kasian mas Abian, banyak sekali beban yang dia pikul padahal sekarang lagi sibuk dengan pekerjaannya" gumam Aziza dalam hati.


"Sayang tumben Iksan telpon jam segini ada apa ya, soalnya tidak biasa begini" ujar dokter Julio.


"Ya sudah mas cobak angkat aja dulu, biar kita semua dengar ada apa tumben telpon malam-malam" ujar Cessie, dokter Julio langsung mengangkat telpon dari Iksan.


"Hallo brow, ada apa telpon jam segeni tumben" tanya dokter Julio.

__ADS_1


"Iya brow maaf sudah menganggu, aku hanya kabarin aja brow kalau sekarang aku dan Sinta lagi di rumah sakit, Surya kritis brow lagi di UGD dan kata dokter mungkin kita hanya menunggu saja" ujar Iksan.


"Deg.....!" Abian yang mendengar kalau Surya kritis di rumah sakit tiba-tiba jantungnya berdegup kencang dan seolah-olah hatinya sakit dam sedih mendengar Surya kritis, tapi Abian hanya diam saja.


"Apa!...Surya kritis di rumah sakit? Sejak kapan kok baru kabarin brow" tanya dokter Julio.


"Maaf brow, kami juga baru dapat info dari petugas sekitar jam enam tadi, jadi kami langsung datang ke rumah sakit ternyata Surya sudaj di periksa oleh dokter katanya penyakit Surya sudah parah dan komplilasih, sekarang mbak Eva dan suaminya dalam perjalanan menujuh kesini juga. Boleh aku meminta sesuatu ini permohonan dari Sinta, tolong datang dengan Abian ya brow, siapa tahu ini pertemuan terakhir Abian dengam Surya, aku tahu pasti Abian masih membencinya tapi sekarang bukan waktunya lagi brow." Jelas Iksan.


Dokter Julio langsung menatap Abian tanpa suara, karena dokter Julio takut Abian kembali marah lantaran baru selesai berjanji dan saling memaafkan, jadi dokter Julio tidak mau menyakiti hati putra nya lagi, tapi dokter Julio tenang karena pembicaraannya didengar oleh Abian.


"Ok baik brow kami segerah kesana" ujar dokter Julio.


Baru saja Cessie ingin membuka suara untuk menanyakan apakah Abian ingin ikut ke rumah sakit atau tidak, Abian terlebih dahulu bicara karena Abian bisa membaca pikiran Cessie.


"Papi dan mami pergi saja, besok baru Abian datang karena banyak pekerjaan yang harus Abian lakukan, tapi tolong kabarin Abian jika terjadi sesuatu" ujar Abian

__ADS_1


__ADS_2