Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
191


__ADS_3

Walaupun Bella sudah terpojok tapi dia masih tetap tenang, karena ia masih cari cara untuk mempermalukan Sinta karena Bella yakin Sinta tidak punya bukti apa-apa.


"Ah...aku tidak mau, kamu aja sendiri yang kasih bukti, kenapa sih kamu tidak mengakui kesalahan kamu aja, biar selesai ini kamu justru sengajakan buat seprti itu agar semua orang disini percaya sama kamu. Bahwa kamu adalah gadis yang baik padahal jahat, kenapa sih kamu selalu mencari kesalahanku."


"Bell, bukannya dari tadi pagi kamu yang selalu cari kesalahan Sinta, kamu sendiri yang bilang sama aku kalau Sinta menjelekan aku jadi kamu tidak mau aku berteman dengannya. Sekarang aku juga binggung lebih percaya sama kamu atau sama Sinta jadi begini aja biar aku tidak salah berteman dan aku tidak salah paham dengan kalian berdua, aku juga mendukung perkataan Sinta apa yang bisa membuat kami percaya sama kamu kalau tidak ada bukti Bell. Kalau kamu ke kantor polisi disana mereka butuh bukti bukan hanya omong kosong. Kamu buktikan dong kalau omongan kamu tadi pagi itu benar agar semua teman yang ada disini percaya sama kamu dan Sinta bisa keluar dari kontrakan malam ini juga."


"Tapi kalau kamu tidak punya bukti Bell dimanapun kamu lapor tidak ada yang percaya sama kamu"


"Memangnya kamu punya bukti Sinta, aku yakin kamu juga tidak punya bukti jadi tidak usa sok-soan"


"Hahaa mau aku punya bukti atau tidaknya itu bukan urusan kamu, yang aku minta, kamu buktikan dong perkataan kamu kalau aku memang yang menjelekan Melli jangan membuat fitnah palsumu itu, gimana ada bukti kah yang kamu miliki."


"Ya..tidak ada bukti cumankan memang seperti itu kenyataannya kalau kamu mamang bukan teman yang baik."


Bella merasa gugup dan ketakutan karena dia tahu pasti Sinta tidak akan diam saja. Karena Sinta melihat waktu semakin larut malam akhirnya Sinta ingin mengakhiri semua drama tentang Bella yang menfitnahnya.


"Karena kamu tidak mau bicara Bell, biar aku saja setelah ini terserah semua teman-teman yang ada disini yang menilai apakah aku yang salah atau memang semua ini hanya akal-akalan Bella dan rencana liciknya."


"Kamu...."

__ADS_1


"Diam kamu Bella, silakan Sinta" bentak teman kontrakan


Sinta mengumpulkan semua anak-anak kontrakan dan mulai membuka hpnya untuk memutar rekaman videonya waktu Bella menjelek-jelekan Melli.


"Aku punya sesuatu untuk kalian semua termasuk nona Bella yang terhormat semoga selepas ini anda sadar dan jangan perna melakukan kesalahan lagi. Didalam hp ini ada rekaman video tadi pagi saat Bella keluar dari kamar dan mengajak aku pergi disitu ada perdebatan antara kami berdua sebelum Melli datang kalian semua boleh melihat dan mendengar sendiri."


Mendengar itu semua orang yang ada disitu diam sedangkan Bella mulai berkeringat dingin, kedua tangannya sudah mulai tidak bisa diam dan Bella mengingit bibir bawahnya. Dalam video tadi semua anak kontrakan mereka mendengar dengan seksama, belum selesai juga ada yang sudah menatap sinis ke Bella yang berdiri tidak jauh dari situ.


Dalam rekaman video itu dengan jelas menunjukan kalau Bella sendiri yang menjelekan Melli dan mengajak Sinta pergi neninggalkan Melli , tapi Sinta tidak mau katanya lagi nunguin Melli namun Bella mengatakan kalau Melli bukan teman yang baik, jadi mendingan Sinta tidak perlu berteman dengannya.


Melihat itu semua teman yang ada di kontrakan emosi melihat sifat jahat Bella, mereka tidak sengan-sengan mengatai Bella dan meneriakin Bella .


"Iya aku setuju mendingan kamu laporkan aja Sinta atas pencemaran nama baik, perempuan ini harus di kasih pelajaran biar kedepannya jangan menyebarkan virus iri hati dan fitnah disini."


"Mendingan laporkan dan juga usir aja dia dari sini. Eh aku mah ogah berteman dengan orang seperti dia."


Banyak sekali gunjingan-ngunjingan yang dilontarkan oleh teman-teman yang ada disitu membuat Bella benar-benar panik. Ia tidak menyangka kalau Sinta punya bukti yang kuat membuat Bella pucat pasih.


"Aduh gimana nih, aku tidak mau masuk penjara...tidak .ini tidak boleh terjadi aku harus cari cara agar aku jangan diusir dari sini dan aku tidak di laporkan." gumam Bella dalam hati.

__ADS_1


Melli yang melihat Bella ketakutan mulai buka suara karena Melli tahu kalau memang Bella salah jadi tidak perlu dibelah.


"Bell apa yang mau kamu jelaskan tentang rekaman tadi, coba kamu jelaskan padaku Bell apa salahku sama kamu, selama ini aku tidak pernah loh melakukan kesalahan sama kamu, kok bisa-bisanya kamu menjelekanku dan setelah itu kamu justru menfitnah Sinta maksud kamu apa ha."


Melli yang dikenal lembut dan polos sekarang ia berani membentak Bella sangking emosinya, memang Melli awalnya juga agak sedikit ragu dengan semua perkataan Bella.


"Bell sekarang juga aku minta sama kamu harus minta maaf sama Sinta, atau kamu dilaporkan kepolisi, kamu tinggal pilih salah satu. Dan jangan pernah mengulagi


kembali perbuatan kamu, takutnya nanti kamu justru dihajar oleh masa."


"Mell a, aku minta maaf sama kamu karena aku iri melihat kamu memiliki banyak teman sedangkan aku tidak, maafkan aku ya Mell aku salah, aku janji tidak akan mengulangi lagi perbuatanku dan untuk teman-teman semua maafkan kelakuanku tapi tolong jangan usir aku dari sini, aku sudah tidak punya tempat lagi, kalau aku di usir dari sini aku tinggal dimana"


"Bell selama ini kita teman baik aku tidak pernah sekalipun berpikir jahat tentang kamu, karena aku berteman dengan kamu itu tulus bukan hanya karena cari muka, jadi tolong jangan mengulangi kesalahan kamu ini sangat berbahaya kalau benaran Sinta laporkan kamu gimana, tadi pagi aku mendengar loh kamu menentang Sinta untuk lapor polisi apa kamu sudah siap"


Memang sih Bella sudah keterlaluan tapi baik Melli dan teman-teman yang lain masih punya hati belas kasihan terhadap Bella, sehingga mereka masih mengijikan Bella kembali tinggal di kontrakan itu dengan syarat Bella jangan pernah mengulangi kesalahannya. Dan harus meminta maaf kepada Sinta karena Bella sudah berani menfitnanya.


"Kamu sekarang minta maaf aja sama Sinta Bell, karena memang kesalahanmu fatal semoga Sinta tidak melaporkan kamu, kamu sih cari gara-gara aja. Jujur ya Bell untung bukan aku yang kamu jelek-jelekin kalau itu aku, akan aku pastikan malam ini kamu tidur di kanto polisi" ujar taman kontrakan


Sedangkan Bella sudah ketakutan melihat Sinta, Bella berjalan pelan mendekati Sinta, dan ingin meminta maaf karena sudah keterlalu menfitnahnya.

__ADS_1


"Sin...maafin aku ya, aku memang salah sudah menfitna kamu, tapi sebenarnya aku juga ingin menjadi teman kamu tapi karena aku lihat kamu lebih senang berteman dengan Melli dibandingkan aku maafin aku ya Sin"


__ADS_2