Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
284


__ADS_3

Setelah Chiera pergi Mora gegas menemui pak Galu dengan santai kayak tidak terjadi apa-apa dengan Mora. Karena Mora sendiri sudah bilang kalau dia tidak akan mau lagi dengan pak Galu setelah tahu pak Galu sudah punya pacar.


"Parmisi pak...maaf bapak memanggil saya"? Tanya Mora.


"Iya Mora tolong periksa kembali proposal yang Mora kerjakan karena di proposal ada yang bedah dengan data yang saya punya, kamu kerja harus teliti karena kalau saya tanda tangan sedangkan masih ada kesalahan pada akhirnya saya juga yang kena".


"Baik pak maaf, saya parmisi dulu" ujar Mora


Mora keluar dari ruangan pak Galu dan langsung kembali mengerjakan proposalnya, sedangkan pak Galu kembali memeriksa berkas yang lain.


Waktu terus berlalu tidak sadar jam pulang sudah tiba semua para pekerja mempersiapkan barang-barang mereka dan bersiap kembali ke rumah mereka masing-masing sama hal yang di lakukan juga oleh pak Galu.....pak Galu membereskan meja kerjanya dengan rapi baru pak Galu gegas keluar rencana pak Galu langsung pulang ke rumah karena gak ada sekretaris Lita jadi malas singah kemana-mana.


"Pulang saja deh...wanitaku sedang tidak ada disini jadi malas kemana-mana tunggu saja dia pulang baru ngajak di jalan"


Pak Galu keluar dan langsung menuju ke mobilnya dan hendak mau pulang....namun tiba-tiba dapat telpon dari sekretaris Lita membuat pak Galu yang tadi merasa sangat lelah seketika hilang senyum mengembang di bibirnya.


"Tahu saja dia kalau aku lagi kangen dan membutuhkan perhatian"


"Hallo princess...."


"Hallo mas....sudah mau pulang kantor ya"?

__ADS_1


"Iya sayang kamu kan tahu jelas jam pulang kantor"?


"Iya justru karena aku tahu makanya aku telpon mas, hati-hati di jalan ya jangan ngebut kalau bawah mobil"


"Aduh....manis sekali calon istriku ini, perhatian kamu membuat aku tidak bisa tidur karena mikirin kamu, ingat jaga dirimu baik-baik karena tidak selamanya orang yang menurutmu baik itu betul-betul baik. Hati-hati dengan pak Aris apalagi kalian berdua masih singel."


"Iya mas doain ya malam ini jam tujuh kami akan bertemu dengan klien semoga kami menang tender ini dan aku cepat pulang"


"Baik princess, doaku menyertaimu " ujar pak Galu penuh ketulusan


"Baik mas aku matikan ya soalnya mau siap-siap dulu"


Akhirnya pak Galu dan sekretaris Lita mengakhiri percakapan mereka, sekretaris Lita mempersiapkan dirinya untuk nanti malam sedangkan pak Galu setelah selesai telpon dengan sekretaris Lita langsung dapat kekuatan super dan semangat 45.


"Bagaimana aku tidak jatuh cinta sama kamu, sikap kamu manis sekali. Bukam hanya baik tapi kamu sangat polos dan lembut hati, makasih ya karena kamu sudah hadir dan mengisi setiap kekosongan yang ada didalam relung hatiku."


Sepanjang perjalanan menuju ke rumah pak Galu selalu tersenyum dan sangat bahagia.


Akhirnya pak Galu sampai dirumah dan langsung masukan mobil kedalam garasi mobil. Pak Galu gegas naik ke lantai dua dan membersihkan diri karena pak Galu sudah terbiasa begitu dari dulu kalau pulang kerja langsung membersihkan diri dulu barulah melakukan hal yang lain yang penting sudah mandi dan segar.


Rencana pak Galu selesai mandi makan malam dulu baru duduk di gazebo untuk menikmati agin malam menanti sang pujaan pulang dari pertemuan rekan bisnisnya.

__ADS_1


Sedangkan di luar kota disebuah kamar hotel sekretaris Lita sudah selesai bersiap dan hanya menunggu Aris yang belum kunjung keluar dari kamar hotel, membuat sekretaris Lita kesal sendiri karena sekarang sudah setegah tujuh mereka belum jalan sedangkan dalam perjanjian jam tujuh pas mereka sudah sampai di tempat janjian mereka.


"Pak Aris kemana sih sudah mau jam setegah tujuh sedangkan kesana memakan waktu hampir setegah jam semoga gak macet. Atau pak Aris Lagi tidur ya kalau berani lagi tidur aku tidak segan pergi meninggslkannya, jangankan pak Aris. Pak Arya yang notabene adalah bos besar saja aku perna meninggalkannya dan pergi sendiri menangani proyek apalagi dia. Jangan sampai hal itu terulang."


"Tapi waktu itu pak Arya tidak salah juga karena kebetulan pak Arya sakit kepala jadi minum obat tahunya ketiduran, tapi bukannya pak Arya marah sama saya justru berterimah kasih karena aku bisa memenangkan proyek itu padahal aku bersaing dengan perusahaan besar semua juga."


Sekretaris Lita menunggu hampir dua puluh Menit tapi Aris tidak kunjung keluar padahal sekitar jam empat sekretaris Lita masih mengingatkan Aris soal nanti malam namun entah kenapa Aris tidak keluar.


Karena sekretaris Lita marah akhirnya sekretaris Lita turun dari lift dan gegas keluar, sekretaris berpikir kalau naik mobil pasti terlambat karena tinggal dua puluh menit lagi jam tujuh, terpaksa sekretaris Lita menyuruh sopir mengantarnya dengan naik motor biar cepat sampai jangan karena gara-gara Aris perjalanan mereka sia-sia dan proyek besar jatuh ke tangan orang lain.


Setelah sekretaris Lita sampai di loby hotel sekretaris Lita langsung memintan sang sopir untuk mengantarnya dengan motor pak satpam.


"Pak tolong jangan antar saya pake mobil karena saya sudah terlambat pak tolong pake motor saja biar kita bisa sampai dengam cepat tolong ya pak"


"Ah...baik mbak saya antar pakek motor saja," akhirnya sekretaris Lita di antar oleh pak sopir pakek motor, sekretaris Lita sudah tidak pedulu nanti rambutnya berantakan atau apalah itu yang penting dia sampai.


Sedangkan didalam kamar hotel Aris baru saja membuka mata namun dia pikir masih jam lima padahal sudah mau jam tujuh , jadi Aris masih enak dengan bantal gulingnya namun tiba-tiba Aris ingat dengan klien yang akan mereka temui malan ini jam tujuh.


"Hmmm enak sekali badan ini, mandi dulu ah nanti selesai mandi baru hubungi sekretaris Lita sudah siap belum awas saja kalau dia belum siap, disuruh pesan kamar didekat sini biar aku bangunin mala gak mau dasar"?


Aris gegas kedalam kamar mandi dan membersihkan diri hampir tiga puluh menit Aris merendam didalam bahktub, setelah merasa puas barulah Aris keluar dari dalam kamar mandi. Bodohnya kenapa gak lihat jam dulu sudah jam berapa ini dia justru santai sekali.

__ADS_1


Aria keluar dari dalam kamar mandi dan menganti pakiannya setelah sudah rapih barulah Aris mengambil hpnya untuk berencana menghubungi sekretaris Lita tapi betapa terkejutnya ia melihat sudah jam berapa.


Sangking terkejutnya hp Aris sampai jatuh, Aris langsung menyambar kembali hpnya dan menghubungi sekretaris Lita tapi sayang tidak ada respon sama sekali dari sekretaris Lita hal itu makin membuat Aris frustasi.


__ADS_2