Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
374


__ADS_3

Pak Galu membawah sekretaris Lita ke rumahnya untuk nginap sementara waktu karena pak Galu takut sekretaris Lita kenapa-kenapa.


Awalnya sekretaris Lita tidak mau tapi akhirnya sekretaris Lita menerima tawaran pak Galu karena sekretaris Lita juga tidak mau gara-gara dia pak Galu jadi pikiran.


"Kasian mas Galu kalau aku ngotot tetap kembali ke apertemen nanti jadi beban pikirannya, selama aku di rumah sakit dia sudah bolak balik pulang kerja harus datang ke rumah sakit untuk menjanga ku seharusnya aku sangat bersyukur punya calon suami seperti mas Galu yang sangat mencintaiku.


Semoga kamu tidak perna berubah ya mas, aku mencintaimu mas kamu adalah pria yang berjasa dalam hidupku disaat aku tidak berdaya kamu adalah orang yang pertama yang memberikan pundakmu untuk aku bersandar bahkan aku dengar dari mulut pak Aris sendiri betapa hancurnya mas saat melihat aku terluka begitu dalam cintamu kepadaku mas, aku janji akan menjadi istri yang baik buat kamu mas" gumam sekretaris Lita dalam hati.


Pak Galu yang melihat sekretaris Lita terdiam dan wajahnya berubah senduh membuat pak Galu penasaran dan bertanya, karena pak Galu takut sekretaris Lita terpaksa nginap di rumahnya.


"Sayang, kamu kenapa kok kayak sedih begitu kamu tidak mau ya nginap di rumah mas, kalau tidak mau tidak apa-apa maafin mas ya sudah memaksa kamu untuk nginap di rumah, tapi perlu kamu tahu sayang mas sangat kuatir sama kamu makanya mas pengen kamu ikut ke rumah."


"Mas seharusnya Lita berterimakasih pada mas karena sudah mau menjadi calon suami yang baik buat Lita, mas tahu Lita sangat bahagia bahkan sangat bersyukur mengenal mas, maksih ya, sudah menjadi yang terbaik buat Lita, dengan senang hati Lita mau tinggal di rumah mas." Ujar sekretaris Lita


Pak Galu senang mendengarnya, memang tadi sekretaris Lita sudah bilang kalau tidak masalah tinggal di rumah pak Galu. Tapi karena setelah menjawab sekretaris Lita justru diam jadi pikir pak Galu sekretaris Lita terpaksa ternyata sekretaris Lita diam karena terharu.


Tidak lama kemudian mobil pak Galu membelok masuk kedalam rumah pak Galu, dan gerbang langsung di buka selama pak Galu pacaran dengan sekretaris Lita tidak perna sekali pun sekretaris Lita datang ke rumah pak Galu bukan karena tidak perna di ajak, sudah seringkali sekretaris Lita di ajak kerumah pak Galu tapi sekretaris Lita selalu menolak alasannya mereka belum menikah dan ini pertama kalinya sekretaris Lita di bawah oleh pak Galu ke rumahnya, sehingga satpam dan mbak-mbak yang kerja di rumah pak Galu terkejut.


Mereka tidak percaya saat bos mereka pulang ke rumah bawah pulang seorang gadis cantik tapi kelihatan sakit.

__ADS_1


"Armi...tolong siapkan kamar utama nona mau istirahat" ujar pak Galu tapi justru kedua mbak itu bengong sangking terkejutnya dengan kedatangan bidadari cantik yang dibawah oleh pak Galu.


" Armi, bibi Mina kenapa bengong disitu cepat bereskan kamar" sekali lagi pak Galu memanggil kedua wanita bedah usia itu. Membuat kedua wanita itu terkejut.


"Eh...apa Den"? Tanya bibi Mina.


Pak galu hanya geleng kepala sedangkan sekretaris Lita justru merasa lucu dengan kedua asisten rumah tanggah pak Galu.


"Bi tadi saya bilang tolong rapihkan kamar utama karena nona mau istirahat" ujar pak Galu sekali lagi.


"Oh itu toh Den....silahkan saja Den kamar sudah rapih tadi sudah di rapikan oleh Armi." Ujar bu Mina.


Setelah sampai didalam kamar dengan hati-hati sekretaris Lita di dudukan di pinggir tempat tidur.


"Sayang kamu langsung istirahat saja ya nanti jam jam enam makan Armi yang akan menyiapkan semua keperluan kamu kalau ada apa-apa bilang sama mas ya, mas akan tidur di kamar sebelah jadi kalau ada yang kamu butuhkan bilang saja."


"Makasih ya mas sudah mau membiarkan Lita nginap disini semoga tangan Lita cepat sembuh dan kepala Lita juga jangan seriing sakit biar bisa kembali ke apertemen Lita tidak mau ada fitna mas, biarpun ada bibi dan Armi tapi tidak sepantasnya Lita disini."


"Iya mas tahu atau bagaimana kalau sekarang juga kita nikah saja tinggal panggi penghulu dan lapor pak Rt nanti setelah kamu sehat dulu baru kita resepsi sayang kalau memang kamu berpikir begitu, mas takut kamu tidak nyaman kalau tidak sekarang besok bisa malam ini juga mas datangi pak Rt"

__ADS_1


Sekretaris Lita terkejut dan menatap pak Galu dengan tatapan tajam, sekretaris Lita sampai heran kenapa pak Galu pengen buru-buru menikah padahal semua sudah di rencanakan.


"Mas jangan bercanda deh mana bisa besok kita menikah alalagi sekarang, apa kata orang nanti semua orang berpikir yang tidak-tidak tentang hubungan kita mereka berpikir kalau kita sudah buat macam-macam ingat mas status kita berdua di perusahaan, sama-sama penting tahu sendiri mulut karyawan seperti apa nanti fitna bermunculan dari mana-mana."


"Hahaha...sayang ngapain kamu mendengar omongan orang tidak perlu menangapi mereka, selagi kita tidak melakukan kesalahan biarkan saja. Maksud mas kenapa pengen cepat nikah biar kamu disini juga tenang, kalau kita belum niksh mas yakin pikiran kamu tidak akan tenang sayang sedzngkan mas tidak mau jauh dari kamu"


Aduh bucin banget pak Galu jauh dari sekretaris Lita saja tidak bisa semakin hari pak Galu makin posesif mungkin karena sudah perna kehilangan sehingga pak Galu takut kalau sewaktu-waktu sekretaris Lita meninggalkannya.


Sekretaris Lita juga sangat mencintai pak Galu jadi manak mungkin sekretaris Lita pergi meninggalkan pak Galu.


"Mas tunggu nanti Lita pikirkan dulu malam ini nanti besok baru Lita beritahu mas apakah Lita setujuh atau tidak, atau bagaimana mas, mas tidak marah kan?"


"Tidak sayang mas tidak akan marah karena memang harus di pikirkan terlebih dulu setelah itu baru sayang putuskan, ya sudah mas keluar ya sini mas bantu biar kamu istirahat sayang kamu harus banyak istirahat agar kondisi kamu cepat pulih"


Pak Galu membantu sekretaris Lita untuk berbaring setelah itu pak Galu menyelimuti sekretaris Lita dan gegas keluar.


"Armi kalau nanti malam kamu tidur disini saja ya jagain nona nanti kalau ada apa-apa panggil saya saya." ujar pak Galu.


"Baik pak" ujar Armi.

__ADS_1


Pak Galu langsung keluar dan masuk kedalam kamar yang ada disebelah kamar sekretaris Lita dan membaringkan tubuhnya yang lelah diatas kasur empuk itu akhirnya tertidur karena memang selama sekretaris Lita di rumah sakit pak Galu kurang istirahat.


__ADS_2