
Mereka bertiga ayah, anak dan ibunya terkejut dengan jawaban Cessie. Padahal tadi ada sedikit kekecewaan dalam hati mereka, karena pikirnya Cessie tidak menerima lamaran mereka lantaran pembicaraan Cessie langsung di potong oleh mereka.
"Benar nak kamu terimah lamaran ayah dan ibu untuk Julio, kamu tidak bercandakan nak?" tanya bu Rina bahagia ada binar bahagia terpancar di wajah wanita paru baya itu.
"Tidak bu, Cessie serius karena selama ini kak Julio yang selalu ada untukku, dalam masa-masa sulit yang Cessie hadapi."
Sedangkan dokter Julio sudah lompat-lompat kegirangan sangking bahagianya dia sudah tidak peduli orang tuanya ada. Tapi dokter Julio langsung memeluk Cessie sontak membuat Cessie kanget dan malu karena ada orang Tua dokter Julio.
"Kak kita tidak sendirian disini loh ada ayah dan ibu juga bikin malu aja deh"
"Tidak masalah nak anggap aja ibu dan ayah tidak ada disini haha"
Perkataan ayahnya Dokter Julio makin membuat Cessie malu.
"Ok baiklah nak, karena kamu sudah menerima lamaran dari ayah dan ibu, jadi kami berdua punya hadia untukmu, ini dari kami bukan dari Julio. Terserah dia mau hadiain kamu apa yang penting hadia dari ayah dan ibu kamu harus terimah, memang ini harganya tidak seberapa tapi ini ayah dan ibu beli khusus untuk menantu yang kami pilih."
Bu Rina mengeluarkan kotak dari dalam tas kotak berwarna merah maron berbentuk love dan di ikat pita itu sangat indah. Bu Rina membukanya dan mengeluarkan isinya betapa terkejutnya Cessie melihat apa yang menjadi hadia untuk Cessie dari kedua orang tua dokter Julio.
Sebuah kalung indah bermata biru, memang bukan harga kisaran sembilan ratus jutaan, membuat Cessie melongo.
"Apa bu....ibu ini benaran untuk Cessie.. Kenapa ibu melakukan ini, Cessie tidak butuh ini bu, cukup ibu dan ayah menyayangi Cessie aja sudah lebih dari cukup, Cessie tidak butuh hadia mahal."
"Sayang, ibu dan ayah sudah berusaha untuk memberikan hadia buat calon mantu, terimahlah sebelum kami datang melamar kamu langsung ke orang tua kamu."
__ADS_1
"Makasih banyak ya bu, ayah, Cessie sangat bahagia sekali hari ini, sudah mendapat restu dari ibu dan ayah saja itu suatu kebahagiaan untuk Cessie bu"
"Sini sayang ibu yang pasangkan karena ini hadia dari ibu dan ayah jado harus di tuntaskan"
Bu Rina bangkit dari duduknya dan melangkah mendekati Cessie dengan lembut bu Rina pasangkan kalung cantik itu pas dileher Cessie.
"Ya ampun sayang cantik sekali kamu pakai kalung ini."
"Iya bu, makasih banyak ayah, ibu."
"Ok karena sudah selesai saatnya kita makan karena waktu terus berjalan, nanti kalau kamu telat antar pulang anak orang nanti mas Arya dan Intan pecat kamu jadi menantu hahaha"
"Ah ibu ngejek aja deh. Julio yakin om dan tante pasti dengan senang hati menerima Julio sebagai mantu ganteng dan tanpan haahah"
"Ia bu, kak Julio sering curi anak gadis orang hahaha"
Tak lama makanan datang dan dengan cekatan, seorang pelayan menyiapkan semua makanan yang sudah dipesan diatas meja.
"Silakan menikmati pak, buk."
Pelayan itu keluar dari ruangan dan berlalu pergi sedangkan Cessie dan keluarga dokter Julio, langsung menyantap makanan yang sudah ada, Cessie ambilkan makanan untuk dokter Julio tapi mala ditolak dan Dokter Julio yang mengambilkan makanan untuk Cessie.
Hal itu membuat ibu dan ayah dokter Julio senang dan senyum-senyum mereka. Karena sebentar lagi mereka akan punya menantu cantik seperti Cessie. Walaupun bukan seorang gadis lagi tapi itu tidak masalah bagi kedua orang tua dokter Julio, karena mereka tahu rumah tangga Cessie yang pertaman hancur bukan karena kesalahan Cessie melainkan murni kesalahan mantan suaminya.
__ADS_1
"Nak makan yang banyak ingat kamu tidak sendiri yang makan makanan itu, tapi ada dua orang, ibu hamil itu banyak makan makanan yang bergizi biar anaknya sehat."
"Iya bu makasih, ibu juga harus banyak makan biar ibu sehat, ayah juga harus banyak makan, kalau kak Julio tidak perlu di kasih tahu juga pasti lahap sampai makanan habis tak tersisah Hahaha" ujar Cessie terkekeh sedangkan dokter Julio hanya cengegesan."
Setelah selesai makan akhirnya orang tua dokter Julio pamit pulang duluan dan tidak lupa mereka titip salam untuk orang tua Cessie. Karena sudah malam jadi kedua orang Tua dokter Julio langsung pulang.
"Sayang ibu dan ayah pulang dulu ya, hati-hati kalau pulang dan jangan lupa salam untuk besan ibu, sering-seringlah main kerumah kalau ada waktu, pintu rumah ibu terbuka lebar untukmu"
"Baik bu makasih ibu dan ayah hati-hati kalau pulang, nanti Cessie sampaikan salam untuk ibu, ayah dirumah, sekali lagi makasih untuk semuanya ibu, ayah."
"Sama-sama sayang"
Setelah berpamitan bu Rina dan suaminya keluar dari ruangan dan gegas pergi menuju ke parkiran, sampai di parkiran mereka masuk kedalam mobil dan berlalu pergi meninggalkan restoran. Sedangkan tinggal Cessie dan dokter Julio yang masih ada didalam ruang itu saling pandangan, Cessie masih belum percaya kalau ia sudah menerima cinta dokter Julio.
"Kak benarkah ini kak sudah melamar aku sebagai pacar, aku sampai sekarang masih belum percaya, memang kita sudah jadian tapi harapaku kak pria pertama dan yang terakhir dalam hidupku. Walaupun saat ini kita belum ada ikatan yang sah. Tapi semoga kak tidak mengecewakan aku"
"Sayang kamu bicara apa, kalau aku tidak menyayangi kamu tidak mungkin aku meminta orang tuaku datang kesini untuk ketemu sama kamu sayang, lagian ibu dan ayah juga tidak keberatan saat aku menyampaikan keinginanku untuk melamar kamu, pecaya sama aku seumur hidupku aku menyayangi kamu."
"Aku janji tidak akan menyakiti kamu dan tidak akan mengecewakan kamu sayang, tapi sayang juga janji ya sama aku, kalau sayang tidak akan meninggalkan aku , aku sangat mencintaimu"
"Aku janji sama kamu kak, aku tidak akan meninggalkan kak dan tidak akan mengecewakan kak. Asal kak sabar menungguku kak sampai aku selesai melahirkan, karena ini butuh jangkah waktu yang lama kak, namun jika suatu saat kak sudah tidak sabar menungguku, aku iklas kak memilih yang lain tidak apa-apa."
"Tidak aku tidak akan mencari yang lain, sudah sekian lama aku menunggumu masa sekarang sudah didepan mata aku membiarkan kamu pergi. Tidak mungkin sayang , aku akan mengikatmu dengan cinta dan kasih sayangku sehingga kamu tidak akan lari dariku hahaha"
__ADS_1