
Sesuai dengan perintah dari pak arya, surya pergi menemui pak arya.
Tok tok tok!!!
"Masuk" suara pak arya terdengar dari dalam ruangan menyuruh surya untuk masuk. Sedangkan surya yang mendengar jantungnya bergetar hebat. Dengan berat hati surya mendorong pintunya. "Pagi bos," ujar surya menunduk kepala.
"Hmm silakan duduk" ujar pak arya mempersilahkan surya duduk. Setelah surya duduk pak arya langsung buka suara.
"Kamu tahu kenapa kamu di panggil kesini?" tanya pak arya, sedangkan surya hanya menjawab sekilas kalau ia gak tahu, kenapa ia di panggil.
"Gak tahu bos". Jawab surya
"Ok kalau begitu saya mau tanya, kenapa di dalam proposal ini beberapa bulan terakhir ini pengeluaran keuangan dari perusahaan agak lumayam besar, sedangkan gak ada aset baru yang masuk pengeluaran gak sesuai dengan pemasukan! apa kamu tahu sesuatu pak surya?" pak arya menekankan kata-katanya.
"Gak ada bos memang itu data semua sudah benar dan saya juga sudah cek semua sebelum saya berikan ke bos". Ujar surya.
Benar bagaimana, data ini gak valit dan saya akan audit segerah karena setelah ini bukan saya lagi yang pimpin perusahaan ini". Ujar pak arya.
"Loh memangnya kenapa bos, terus siapa yang memimpin perusahaan ini." tanya surya penasaran.
"putry saya satu-satunya yang akan memimpin perusahaan ini, karena dia pewaris tunggal jadi akan segerah saya bawa dia kesini, jadi nanti dia yang akan mencari tahu semua masalah yang terjadi di perusahaan ini ".ujar pak arya, seketika wajah surya memancarkan senyum.
"Yes...semoga dengan gantinya pemimpin perusahaan ini saya dan nadia bisa bebas dari audit, karena belum tentu anak pak arya bisa menangani perusahaan sebesar ini, atau kalau bisa saya aja dekatin anaknya pak arya biar aku tinggalkan nadia, hidup jadi enak." ujar dalam hati
Hadu....surya...surya belum kapok juga nich orang, jangan kamu pikir setelah pak arya di ganti jadi kamu aman surya, mala hidup kamu sperti neraka setelah kamu tahu siapa anak dari pemilik perusahaan itu.
"Memangnya putry bos sekarang ada dimana kok bos gak perna bawa dia keaini?" surya mulai cari tahu
"Oh iya putry saya sudah menika tapi karena suaminya bejat dan kurang ajar dia selingkuhin anak saya, sebenarnya saya sebagai seorang ayah pengen patahkan leher laki-laki gak berguna itu tapi anak saya mencegah, jadi sekarang mereka lagi dalam proses cerai." ujar pak arya geram melihat surya sok polos
__ADS_1
Deg deg deg!
"Kenpa kebetulan sekali ya aku tinggalkan cessie yang kurang ajar itu eh...tahu nya datang anak pemilik perusahaan besar ini, wah kebetulan banget atau jangan-jangan jodoh, ah aku manas-manasin bos biar anaknya cepat cerai dari laki-laki bejat itu." gumam dalam hati
"Ah bos, itu namanya laki-laki kurang ajar tuh, bos hajar aja kok tega-teganya nyakitin perempuan, anak pemilik perusahaan besar lagi, kalau seandainya itu saya bos, saya pasti sayang menyayanginya kerena tinggal duduk dapat uang. Itu udah gak benar bos kalau soal cerai saya mendukung bos, mendingan putry bos cepat cerai dari laki-laki penghianat itu." ujar surya namun pak arya menangapi dengan senyum getir.
"Ia memang itu yang harus di lakukan untuk laki-laki penghianat, tapi boleh saya tanya apa pak surya gak pernah seperti laki-laki bejat itu." ujar pak arya
Deg.......!
Pertanyaan pak arya seolah suatu tamparan keras untuk surya, seketika seperti sebuah jarum yang menusuk di uluh hati surya, namun dengan cepat-cepat ia menepis itu semua karena takut pak arya curiga.
"Ah bo, bos...bisa aja saya bukan tipe laki-laki penghianat seperti itu, saya sayang sama istri saya walaupun belum hamil dan memberikan saya anak." ujar surya.
"Berarti sekarang rumah tangga pak surya baik-baik aja, kan" tanya pak arya lagi.
"Ah i, iya ba, baik aja bos". Ujar surya
Itu peluang besar bagi surya untuk mendekatinya, tapi di sisi lain kok kebetulan ya dia bermasalah dengan cessie dan muncul putry dari pemilik perusahaan. Apa ini secara kebetulan atau apa?, surya juga gak tahu.
"Ah bod**h amat mau dia siapa yang penting saya dekatin biar bisa hidup enak tak perlu melihat status, kalau begini mah, mendingan saya benaran cerai aja dari cessie." ujar surya
Hahah surya...kamu belum tahu kalau perkataan pak arya tadi itu untuk kamu, dan yang mengantikan posisi pak arya adalah mantan istri kamu, jadi siap-siap lah.
******
Kembali ke tempat cessie setelah mereka selesai masak, cessie dan mbak eva mandi dulu sesudah itu baru mereka sarapan bersama hari ini hanya empat orang di meja makan, namun yang dua orang adalah pengawal pribadi cessie beserta temannya.
Hari ini di meja makan benar-benar hening gak ada pertengkaran sama sekali seperti pagi sebelumnya, yaitu sebelum makan selalu ada dramatis yang di lakukan oleh bu ayu dan sinta.
__ADS_1
Namun kali ini gak ada lagi drama dan pertengkaran, membuat rumah menjadi sepih tapi juga tenang dan adem.
Setelah selesai makan aris langsung pamit karena setelah ia mandi ia akan kembali ke rumah cessie lagi.
Aris dan indra temannya pergi sedangkan mbak eva dan cessie masih di meja makan, mereka lagi asyik ngobrol, dan cessie nanya jam berapa mbak eva akan pulang".
"Mbak jam berapa mbak pulang," tanya cessie
"Rencana sebentar lagi cess biar sampai di sana agak siang, karena nanti ke runah sakit lagi" jawab mbak eva sendu
"Memangnya mbak sudah siapkan semua bawaan mbak"? Tanya cessie.
"Sudah cess semua sudah siap tinggal berangkat aja, soalnya mbak juga pake pakian ini aja gak ganti lagi, mbak mau pesan taksi untuk antar ke terminal biar mbak naik bus aja." ujar mbak eva
"Gak usa pesan taksi mbak, biar saya antar aja lagian dari sini ke terminal hanya dua puluh menit tuh, yauda mbak ambil barangnya saya naik sebentar ke atas."ujar cessie
cessie berjalan pergi sedangkan mbak eva masih duduk di tempat, ia masih memikirkan, masalah rumah tangga adiknya, kenapa mamanya yang menghancurka rumah tangga anaknya sendiri.
Padahal cessie perempuan yang sangat baik dan royal, tapi surya mala gelap mata dan menghancurkan semuanya.
Tak lama cessie kembali turun dari atas dengan tas kecil ada di lengannya dan juga ada dua paper bad di tangannya, pas cessie sampai di meja ia mendapati mbak eva masih duduk di situ tapi melamun.
"Mbak..."panggil cessie sambil tangannya menepuk pundak mbak eva, membuat mbak eva kanget.
"Astaga cess kapan kamu datang, bikin kanget mbak aja." ujar mbak eva
"Lagian mbak dari tadi saya lihat melamun si ada apa mbak".tanya cessie.
"Gak ada apa-apa cess." jawab mbak eva.
__ADS_1
Lantas cessie menyodorkan dua paper bad tadi ke mbak eva, "Mbak ini untuk mbak maaf hanya ini yang bisa cessie berikan sebagai kenangan agar mbak selalu ingat cessie