
Banyak pelajaran yang Surya dapatkan selama dipenjara karena Tejo teman yang baik, jadi dia selalu mengerti dengan kondisi Surya, kalau Tejo sering sekali di kunjungi oleh istri dan orang tuannya sehingga Tejo selalu terlihat bahagia walaupun dalam penjaran , tapi kalau Surya setelah kedatangan Sinta dan mbak Eva semenjak itu mereka tidak pernah datang lagi mungkin karena waktu itu Surya marah-marah sama mereka.
Tejo menepuk bahu Surya tandanya memberikan kekuatan untuk Surya agar tetap sangat menjalani hari-harinya dengan semangat kedepannya karena tidak lama lagi Tejo akan keluar, lagian dia pake obat terlarang itu karena terpengaruh oleh temannya, jadi kalau Tejo sudah keluar itu artinya Surya jadi kesepian karena teman-teman napi yang lain tidak seseru Tejo.
"Bro boleh kah kamu mendengar saranku, itupun kalau kamu mau tapi kalau kamu tidak mau juga tidak apa-apa"
Surya yang tengah melamun langsung menoleh dan menatap Tejo.
"Bilang aja Jo kalau itu hal yang baik menurut kamu, pasti aku akan berusaha untuk melakukannya."
"Tidak selamanya kita terus bersama disini bro karena hukuman kamu terlalu berat, semoga dengan kelakuan baik kamu disini kamu dapat remisi dan keluar secepatnya dari sini. Karena hukumanku hanya dua tahu lebih jadi yang jelas aku secepatnya keluar dari sini"
"Aku harap sama kamu, agar kamu bijak dalam berpikir, saat kamu keluar dari sini lebih baik kamu menjalani hidup kamu dengan baik saja dan berhenti menganggu mantan istri dan anak kamu, cukup kamu doakan mereka agar mereka bahagia".
"Semoga ada keajaiban agar kamu bisa bertemu dengan anak kamu dan tunjukan ke anak kamu kalau kamu bukan ayah yang buruk dan bisa beruba, karena kalau kamu ngotot aku takut mantan istri kamu makin membenci sama kamu dan kamu akan kehilangan anak kamu selamanya."
"Kalau soal mantan selingkuhan kamu biarkan saja begitu tidak perlu membalasnya, aku yakin dia akan mendapatkan karma dan apa yang sudah dia perbuat akan dia tanggung jawabkannya nanti, lagian biarpun dia menghilang suatu saat dia pasti akan muncul kembali karena dia juga ikut korupsikan sama kamu, jadi pasti saat ini dia dalam pencarian polisi. Kamu tidak perlu membalasnya. Itupun kalau kamu mau mendengar nasehatku bro karena disini orang yang pertama patut disalahkan adalah kamu.bukan mantan istri kamu"
"Tapi kan Jo..."
__ADS_1
"Pak Surya ada kunjungan untuk anda" ujar sipir
Belum selesai Surya berbicara datang seorang sipir dan memanggil Surya, katanya ada orang yang datang mengunjunginya.
"Surya binggung siapa ya kira-kira yang datang, tidak mungkin Sinta karena pasti dia masih marah pada Surya apalagi mbak Eva itu juga tidak mungkin, Cessie apalagi itu sangat tidak mungkin.
Tapi dari pada penasaran mendingan Surya ikut sipir aja, sedangkan Tejo menepuk bahu Surya dan memberikan semangat.
"Pergilah bro bisa jadi itu keluarga kamu yang datang mengunjungi kamu, tetap semangat jangan marah-marah sama mereka nanti mereka takut mengunjungimu." ujar Tejo tersenyum.
Akhirnya Surya hanya Senyum dan melangkah keluar meninggalkan Tejo yang masih duduk, setelah pintu sel di buka Surya di borgol dan di bawah ke ruang pengunjung.
Karena sebenarnya Surya juga rindu sama adiknya itu, biar bagaimana pun dari dulu Sinta selalu manja dengannya bahkan uang jajan aja dari Surya. Surya yang melihat kepedulian Sinta terhadapnya sangat terharu, dia pikir Sinta sudah tidak peduli lagi terhadapnya.
"Sinta..kamu datang jengguk mas?" Surya tidak kuasa menahan tangisnya melihat Sinta adiknya yang sekarang sudah mandiri dan bisa mengurus dirinya sendiri, Surya lupa kalau tangannya ternyata di borgol ia hendak memeluk Sinta tapi tidak bisa akhirnya Sinta yang memeluknya dan menangis setelah selesai mereka berdua duduk.
"Mas apa kabar, mas sehatkan kenapa penampilan mas prihatin begini sih"? Sinta yang melihat kaknya dengan kondisi yang berantakan tak terurus merasa kasian tapi mau bagaimana lagi.
"Mas baik Sin, mas pikir kamu tidak mau datang melihat mas lagi, karena waktu itu mas egois seharusnya mas tidak marahin kamu dengan mbak Eva mas nyesal Sinta sampaikan maaf mas ya ke mbak Eva, makasih karena sudah berikan perawatan terbaik untuk ibu. Sekarang bagaimana kabar kamu dik, kamu juga sehat kan mas lihat kamu makin cantik. Dan seperti inilah kehidupan mas disini mau bagaimana lagi dik memang sudah seperti ini jalannya."
__ADS_1
" Jujur mas sebenarnya Sinta marah sama mas, bukan hanya karena kemarahan mas waktu itu tapi karena mas sendiri yang membuat diri mas sendiri hancur, sekarang mas harus iklas dalam menjalani ini semua, kalau soal ibu mas tenang aja karena ibu aman. Obatnya tidak pernah berhenti. Walaupun Sinta marah sama mas, tapi mau bagaimana lagi mas tetap lah kaknya Sinta jadi tidak mungkin Sinta lupa denganmu mas."
"Mas ada berapa orang di satu ruangan itu" tanya Sinta
"Delapan orang dik kenapa memangnya."
Sinta menyodorkan dua papar bag satu kue yang di beli dari toko kue dan satunya lagi nasi bungkus ada sepuluh didalam memang Sinta sengaja beli banyak karena Sinta Tahu pasti ada teman Surya didalam sel.
"Ini mas dalam papar bag yang satu itu ada sepuluh nasi bungkus bagilah dengan teman-teman mas, dan papar bag yang satu lagi ada kue dan roti didalam itu untuk mas makan lihatlah mas kurus dan perutnya makin buncit hehehw...." dasar Sinta dengan situasi seperti itu aja dia masih bercanda. Membuat Surya senyum melihat tingkah adiknya.
"Makasih ya dik kamu sudah perhatian sama mas, memangnya gaji kamu cukup ya dan sekarang kamu masih kerja di restoran itu atau kamu sudah pinda dik."
"Sama-sama mas, Sinta masih kerja di tempat lama dan Sinta juga sudah pindah kontrakan, selama ini gaji Sinta cukup mas , Sinta simpan uang Sinta sebagian karena Sinta mau kulia lagi mas, karena selama ini mbak Cessie sering kasih Sinta uang jadi gaji Sinta masih utuh." ujar Sinta membuat Surya kanget mendengar kalau Cessie sering berikan uang kepada Sinta.
"Apa kamu bilang Sin? Cessie sering berikan kamu uang, bukankah dia sudah tidak peduli sama keluarga kita"?
"Mas selama ini kita selalu berpikir jahat kepada mbak Cessie sehingga kita tidak pernah memandang kebaikannya, tapi sekarang Sinta sadar ternyata mbak Cessie adalah perempuan yang sempurna, kali ini Sinta yang akan memohon padamu mas, tolong jangan pernah menganggu kehidupan mbak Cessie lagi biarkan mbak Cessie bahagia dengan laki-laki pilihannya dan laki-laki yang mencintainya, cukup dia menderita waktu masih bersama dengan mas."
"Mbak Cessie itu sangat baik mas, jadi Sinta mohon setelah mas keluar jangan membuat masalah lagi"
__ADS_1