Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
322


__ADS_3

Karena dokter Beatirx tahu kalau saat ini pak Arya dan bu Intan lagi panik sehingga dokter Beatrix mengajak kedua orang tua Cessie kedalam ruangan agar dokter Beatrix menyampaikan dengan bebas.


"Pak, bu. Ada baiknya kita bicaran ini di ruangan saya saja ada hal yang ingin mau saya sampaikan kepada pak dan ibu mengenai kondisini bu Cessie saat ini"


"Baik dok"


Kedua orang tua rentan itu pergi mengikuti dokter dengan perasaan yang tidak tenang, apalagi bu Intan tidak bisa di jelaskan seperti apa perasaannya setelah mebedengar penuturan dokter.


"Silakan duduk pak, bu."


"Apa yang terjadi kepada putry saya dok, kenapa putry saya bisa kritis begitu bukankah tadi kata dokter bayinya baik-baik saja tapi kenapa ibunya justri kritis."


Ada beberapa hal yang perlu ibu dan pak ketahui, soal apa yang dialami oleh bu Cessie saat ini dan apa penyebabnya. Uang membuat bu Cessie mengalami hebat karena bisa jadi bu Cessie mengalami beberapa hal seperti Plasenta Akreta.


1. Plasenta Akreta


Perdarahan berat pasca melahirkan bisa disebabkan oleh plasenta akreta. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah dan bagian lain dari plasenta tertanam terlalu dalam di dinding rahim. Plasenta bisa saja menempel sebagian, atau seluruhnya di dinding rahim ketika ibu telah melahirkan bayinya.


Nah, hal ini yang bisa menyebabkan perdarahan berat usai melahirkan. Menurut para ahli, plasenta akreta kemungkinan disebabkan oleh kelainan pada dinding rahim.



Retensio Plasenta


Retensio plasenta adalah kondisi di mana tertahannya jaringan plasenta atau janin (retensio plasenta) di dalam rahim. Kondisi yang juga disebut retensio plasenta ini bisa membuat pembuluh darah di rahim belum tertutup dengan benar, sehingga menyebabkan perdarahan berat pada ibu setelah melahirkan.



Masalah medis ini lebih mungkin terjadi ketika wanita melahirkan di usia kehamilan yang sangat dini, seperti kurang dari 24 minggu (kelahiran sangat prematur).



Masalah Pembekuan Darah


Gangguan koagulasi atau gangguan pembekuan juga bisa menjadi biang keladi dari perdarahan hebat pasca-lahir. Kondisi ini berhubungan dengan penyakit von Willebrand, atau penyakit bawaan di mana pengidapnya mengalami gangguan dalam proses pembekuan darah.



Selain itu, gangguan koagulasi juga berkaitan dengan hemofilia, dan idiopatik trombositopenia purpura. Idiopatik ini merupakan kelainan autoimun yang berdampak pada trombosit. Pengidapnya akan mudah mengalami memar atau berdarah, yang terjadi secara berlebihan.

__ADS_1


Di samping itu, komplikasi kehamilan seperti hipertensi dan preeklampsia gestasional bisa memengaruhi kemampuan darah untuk membeku. Komplikasi ini yang menyebabkan perdarahan berat pasca lahir.



Atonia Uteri


Pendarahan hebat pasca-lahir juga bisa disebabkan oleh hilangnya tonus otot rahim, sehingga tidak dapat berkontraksi dan menekan pembuluh serta mengurangi aliran darah. 



Kondisi ini membuat rahim tidak bisa berkontraksi dengan baik untuk mengeluarkan plasenta. Kata ahli, kondisi ini merupakan penyebab kebanyakan pendarahan hebat setelah melahirkan.


Dan masalah ini bisa menyebabkan kematian pada pasien.?


Pak Arya dan bu Intan saling pandang dalam diam sambil menukar pikiran masing-masing.


Pak Arya dan bu Intan yang mendengar syok apalagi bilang bisa menyebabkan kematian.


"Apa...dok, menyebabkan kematian"?


"Ibu tenang ya semua berserah pada Allah karena tidak ada yang mustahil bagi Allah."


"Benar bu, dokter Julio dinas hari ini, soal kenapa tidak kelihatan karena saat bu Cessie masuk kesini bertepatan juga dengan dokter Julio lagi di ruang operasi, dokter Julio lagi melakukan operasi tapi sepertinya sudah selesai sebenarnya jadwal saya dengan dokter Julio melakukan operasi itu. Tapi karena kebetulan ada pasien saya juga yang datang sehingga saya minta tolong dokter Andika untuk membantu dokter Julio mengantikan saya."


Mendengar penjelasan panjang lebar dari dokter Beatrix membuat bu Intan dan pak Arya hanya mangut-mangut saja, dan bu Intan paham sekarang kenapa dari tadi bu Intan telpon tapi tidak ada jawaban dari dokter Julio.


"Pantas saja dari tadi aku telpon nak Julio tidak angkat telpon ternyata dia lagi melakukan operasi." Bu Intan bergumam dalam hati.


"Terus kapan saya bisa masuk kedalam dokter untuk jenguk putry saya. Saya juga pengen tahu bagaimana kondisi putry saya" dengan senyum rama dokter Beatrix berkata" sekarang juga sudah bisa masuk bu, hanya saja tolong jangan sampai menganggu pasien dan hanya satu orang yang masuk bisa gantian nanti."


Mendengar itu bu Intan dan pak Arya gegas keluar dari ruangan dokter Beatrix dan hendak masuk kedalam.


"Ibu duluan saja nanti setelah itu baru papa masuk ya, ingat pesan dokter bu jangan sampai putri kita tenganggu setelah selesai baru kita jenguk cucuk kita."


Bu Intan langsung masuk kedalam ruangan dan untuk melihat kondisi Cessie.


Sedangkan di rumah sakit yang sama tapi ruangan yang berbedah seorang dokter tanpan baru saja selesai opersai, dan keluar dari ruangannya memang operasinya berjalan dengan baik dan pasien dan selamat hanya saja pikiran dokter tanpan tidak menentu.


"Suster pindahakan pasiennya ke ruangannya ya saya pergi dulu biar dokter Andika saja yang ikut dengan suster"

__ADS_1


" Baik dok."


Baru saja dokter Julio melangkah keluar ruangan tidak sengaja mendengar pembicaraan dua orang suster kebetulan lewat depan ruangan.


"Kasian loh pasien tadi sudah melahirkan prematur ibunya juga kritis karena ia mengalami pendarahan hebat, untung juga darah yang dimiliki pasien banyak stok di rumah sakit jadi dokter Beatrik langsung menanganinya, aku kasihan melihat kedua orang tuannya begitu kuatir"


"Iya saya juga tadi melihat betapa ibu itu berjuang biarpun kesakitan tapi dia berjuang untuk melahirkan putranya yang sangat tanpan, tapi setelah selesai dia menyentuh bayinya langsung pingsan dan sekarang kritis di IGD kalau gak salah itu putry tunggal seorang pengusaha kaya loh saya tahu sih namanya tapi lupa"


"Deg......." dokter Julio yang mendengar pembicaraan kedua suster itu merasa jantungnya berdengup dengan kencang, siapa ya pasien yang di tangani dokter Beatrix bukankah di daftar dokter Beatrik ibu hamil tujuh bulan keatas tidak ada hanya satu orang kalau yang lain


Kalau di Daftarku yang banyak atau jangan-jangan itu pasien saya, tapi tidak masalah kalau memang sudah di tangani dokter Beatrix kasian ibunya. Aku harus menemui dokter Beatrik aku mau tahu siapa pasien itu.


Dokter Julio langsung pergi sebelum pergi ketemu dengan dokter Beatrik, dokter Julio. Berencana ke ruangannya dulu untuk cek hpnya.


Namun langkahnya terhenti saat ada yang tiba-tiba memanggilnya.


"Dokter Julio....dokter..." dokter Julio berhenti dan menoleh ke arah suara seketika dokter Julio memutar kedua bolah matanya saat melihat siapa yang memanggilnya padahal ia terburu-buru.


"Eh..dokter Linda, ada apa dokter Linda? memanggil saya soalnya saya buru-buru, apa ada yang bisa saya bantu"?


"Hmmm....tidak ada apa-apa dokter Julio, aku hanya ingin memberikan ini untuk dokter Julio. Karena aku tahu dokter Julio baru selesai melakukan operasi jadi menguras tenangan, biar dokter Julio makan diruangan ini cake buatan aku sendiri loh dok buat khusus untuk dokter Julio."


Astaga ternyata dokter Julio belum lepas dari sih dokter ular ini masih saja berusaha mendekati dokter Julio.


"Dokter Linda, sudah berapa kali saya bilang sama dokter jangan repot-repot karena calon istri saya juga sudah menyediakan bekal yang enak untuk saya bawah. Jadi dokter Linda lebih baik kasih ke dokter yang lain saja yang tidak ada bekel."


Walaupun dokter Julio sudah bicara begitu, dokter Linda masih ngotot untuk berikan cake itu kepada dokter Julio membuat dokter julio makin kesal. Kebetulan dokter Julio melihat kedua suster kembali lewat depan mereka akhirnya dokter Julio mengambil cake itu dan memberikan kepada kedua suster itu.


Membuat dokter Linda kesal sedangkan kedua suster itu justru senang karena mendapat cake dari dokter Julio.


"Suster belum sarapan, kan? Ini untuk suster saja kebetulan saya juga bawa di ruangan jadi takut gak kemakan mubazir nanti kasian dokter Linda sudah cape-cape buatnya"


"Benaran dok...wah..enak banget cakenya makasih dokter Julio, dokter Linda cakenya"


Kedua suster itu dengan antusias pergi ke ruangan untuk makan cake itu, karena kebetulan sudah selesai shift mereka jadi mereka juga sidah mau pulang.


"Capek juga ya sudah dari tadi malam ini sudah jam berapa untung besok baru kita masuk lagi kalau gak aku gak pulang lebih baik tidur dirumah sakit saja."


"Iya sama aku juga untung ya kita belum punya pasangan jadi masih bebas kalau gak pulang harus urus ini, urus itu."

__ADS_1


__ADS_2