
Mantap banget jawaban sekretaris Lita membuat pak Galu tidak merasa bersalah, karena pak galu pikir sekretaris Lita sedih karena perkataannya. Padahal sekretaris Lita diam karena memikirkan gadis yang perna bersama dengan pak Galu walaupun sudah sangat lama
Pak Galu langsung senyum mendengar jawab sekretaris Lita dan itu membuat pak Galu senang juga karena memang sekretaria Lita sangat nyaman kalau ada di samping pak Galu.
"Makasih Ya Lit kamu gadis yang sangat baik kamu memiliki hati yang lembut dan juga tidak sombong aku juga sangat senang kenal sama kamu Lit, karena kamu gadis yang sopan makasih juga karena kamu sudah mau temani aku malam ini sebenarnya aku pengen besok malam juga kamu ada bersama ku tapi sayangnya gak bisa karena kamu harus pergi keluar kota."
Akhirnya pak Galu dan sekretaris Lita kembali diam dan melanjutkan perjalanan mereka kembali ke rumah, pak Galu antar sekretaris Lita sampai di depan apertemen kalau pak Galu memang sudah punya rumah sendiri. Sudah pasti pak Galu persiapan semua untuk masa depan kalau sekretaris Lita masih dapat faslitas dari perusahaan karena belum punya rumah.
Sesampainya di depan apertemen pak Galu pamit dengan sekretaris Lita untuk melanjutkan perjalanannya pulang kerumah, karena sudah lama juga jadi pak Galu tidak mau nganggu sekretaris Lita lagi biar istirahat karena besok perjalanan jauh.
"Ok ya Lit makasih hadianya dan makasih juga sudah bersedia menemaniku tadi jaga kesehatan kamu selama disana ya jaga diri kamu baik-baik jika ada apa-apa boleh hubungi aku, kalau seandainya besok kamu tidak pergi bareng pak Aris biar aku saja yang antar ke bandara tapi sayangnya kamu pergi dengan pak Aris jadi maaf aku gak bisa antar. Tapi kalau nanti kamu pulang terus kamu mau di jemput kabarin ya aku akan menunggu kepulangan kamu, pasti aku kesepian karena kamu tidak ada disini satu minggu itu sangat lama."
__ADS_1
"Hehehe mas...kamu lucu banget sih lihat wajah kamu imuts banget kalau lagi sedih bukannya kasian tapi justru bikin katawa karena lucu. Iya maaf ya mas sebenarnya aku juga pengen berangkat sendiri tapi pak Aris katanya pergi barengan saja nanti di suruh pak sopir datang jemput padahal dari rumah pak bos agak lumayan jauh juga sih, nanti aku kabarin ya mas kalau aku pulang bisa di jemput sama mas, sekarang mas pulanglah sudah malam"
"selamat istirahat ya princess jangan lupa mimpi yang indah untuk aku haaha, sekarang kamu masuk dulu biar aku lihat kamu sudah aman baru aku pergi. Kalau kamu masih di luar mana tenang aku kalau nanti saat aku pergi tiba-tiba ada orang jahat menjahatin kamu disini aku menyesal seumur hidup karena meresa tidak bertanggung jawab sebagai laki-laki "
Sekretaris Lita mendengar perkataan pak Galu jadi tersenyum" iya bawell aku masuk dada......hati-hati" sekretaris Lita nurut saja dan masuk kedalam apertemen sambil mengelengkan kepala melihat perhatian pak Galu.
Setelah Pak Galu melihat kalau sekretaris Lita sudah masuk pak Galu juga langsung masuk kedalam mobilnya dan berlalu pergi meninggalkan apertemen, sedangkan sekretaris Lita memperhatikan pak Galu yang berlalu pergi sambil tersenyum bahagia.
"Bagaimana aku tidak nyaman dan bahagia mas kamu memperlakukam aku seperti gadis yang sangat istimewa semoga perhatian kamu ini tidak melukai hatiku mas tapi memang perhatian karena cinta karena jujur aku juga sudah nyaman sama kamu mas aku janji aku akan menjaga diriku untuk mu mas. Sebenarnya aku juga tidak nyaman pergi bersama dengan pak Aris tapi ini tuntutan pekerjaan jadi harus profesional dalam bekerja jangan campur aduk masalah pribadi dengan masalah pekerjaan ."
"Kira-kira apa lagi yang masih kurang, perasaan semua sudah aku siapkan deh tidak ada lagi yang kurang saatnya istirahat karena besok harus bangun pagi."
__ADS_1
Sekretaris Lita langsung membaringkan tubuhnya yang lelah diatas ranjang dan tidak lama kemudian sekretaris Lita tertidur. Sedangkan pak Galu masih dalam perjalanan pulang ke rumahnya, namun sepanjang perjalanan pak Galu senyum-senyum sendiri dan yang jelas pak Galu sangat bahagia karena sudah mendapatkan hadia terbaik dari wanita istimewanya, sebenarnya kalau soal jam tangan pak Galu juga bisa beli sendiri tapi masalahnya siapa dulu yang memberikannya orang special sehingga membuat pak Galu sangat bahagia.
"Lit kamu tahu betapa bahagiannya aku mengenal kamu, kamu adalah bunga tidurku kamu selalu hadir disetiap mimpiku padahal kita belum ada hubungan apa-apa. Tapi kamu tenang saja setelah kamu balik dari luar kota aku akan melamarmu, mau kamu menerima atau gaknya yang penting aku sudah utarakan niak baikku untuk melamar kamu menjadi istriku, aku tidak mau kamu menjadi pacarku tapi aku mau kamu secepatnya menjadi istriku yang sah."
"Aku sudah perna tersakiti oleh seorang wanita dia adalah cinta pertamaku aku sudah persiapkan semuanya rencana aku mau menikahinya namun aku harus menerima kenyataan pahit setelah tahu dia lari keluar negeri memang sih katanya dia pergi melanjutkan studinya disana tapi setidaknya kasih kabar ini tidak sama sekali sudah hampir lima tahun dia pergi sampai sekarang aku tidak pernah tahu dimana rimbahnya"
"Namum menurutku saat dia pergi meninggalkanku hari itu juga aku memutuskan untuk melupakannya biarpun aku sangat menderita saat itu, tapi mulai dari hari itu juga aku tidak perna tertarik dengan wanita siapapun biarpun banyak sekali wanita mendekatiku tapi tidak ada seorangpun yang berhasil meluluhkan hatiku".
"Tapi saat aku ketemu dengan kamu di ruang meeting hatiku menghangat dan ingin mengenal mu lebih dalam lagi jadi aku berharap kamu cinta pertama dan terakhirku jangan perna pergi meninggalkan aku, karena mungkin dulu perempuan itu melihat aku dari harta karena aku hanya staf rendahan makanya dia pergi meninggalkanku tapi sekarang aku sudah jadi seorang manajer aku akan berikan kebahagiaan untukmu."
Ternyata begitu ya cerita kelamnya pak Galu sehingga pak Galu jadi milih-milih gadis bukan karena lihat cantik atau mapan tapi karena pak Galu sudah perna mengalami patah hati sama juga seperti yang di alami oleh sekretaris Lita.
__ADS_1
Sabar ya pak Galu mungkin perempuan itu bukan jodoh kamu, tapi sekarang pak Galu sudah menemukan pujaan hatinya yang perna mengalani hal sama juga dengan pak Galu Tuhan sudah menyediahkan jodoh masing-masing semoga pak Galu dan sekretaris Lita bahagia dan sampai menikah.
Sebenarnya pak Galu tidak tenang membiarkan sekretaris Lita pergi dengan pak Aris tapi pak Galu juga tidak bisa berbuat apa-apa sehingga pak Galu biarkan saja sekretaris Lita pergi asal sekretaris Lita bisa menjaga diri.