Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
193


__ADS_3

Setelah mendapatkan tempat parkir pak Arya memakirkan mobilya dan turun dari dalam mobil, ternyata pak Rendy juga sudah ada disana menunggu kedatangan Cessie dan kedua orang tuanya tak lama kemudia Aris dan Faya datang namun ruangannya belum di buka jadi mereka masih menunggu diluar.


"Hay Cess...gimana amankan? harus kuat ya Cess kita semua ada disini untukmu jadi kamu tenang dan menghadapi semuanya dengan kebesaran hati, kamu harus kuat ini mungkin jalan terbaik untukmu."


"Kamu tenang aja Fay aku sudah melangkah sejauh ini masa ini tinggal selangkah lagi masa aku harus down. Tidak mungkin dong Fay, aku ini kuat aku tidak selemah itu"


"Cessie yang ku kenal adalah Cessie yang kuat dan hebat. Menang kalau seandainya aku di posisi kamu sangat berat bagiku Cess tapi aku yakini temanku ini adalah teman yang hebat."


"Iya bawel aku sekuat baja jadi tidak akan ambruk tenang aja walaupun aku ambruk masih banyak penolongku disini."


Keluarga dari Cessie semua sudah berkumpul di depan kantor pengadilan agama tinggal menunggu pintu dibuka berarti mereka langsung masuk, namun tiba-tiba ada sebuah mobil berbelok masuk ke parkiran pengadilan.


Ternyata mobil itu adalah mobil polisi mereka semua saling pandang pada saat mereka melihat mobil polisi, tapi mereka tetap berdiri di posisi masing-masing. Setelah mobil tahanan polisi berhenti kekuarlah dua orang polisi setelah itu baru diikuti oleh seorang pria yang sangat Cessie kenal ya dia Surya ternyata hari ini Surya menenpati janjinya bahwa ia akan datang.


Cessie melihat kondisi Surya yang sangat berantakan langsung membekap mulutnya, sebenarnya Cessie sedikit ada rasa kasian di hatinya tapi mengingat kembali kelakukannya Cessie kembali sadar. Bahwa memang itu pantas untuk Surya bukan hanya penampilan yang berantakan tapi juga wajahnya lembam seperti bekas pukulan. Padahal baru tiga hari tidak ketemu sama Cessie sekarang ketemu lagi sudah kayak perkedel hahah.


Setelah Surya turun dari mobil dan melihat rombongan Cessie berdiri tidak jauh dari sana, Surya pergi menghampiri mereka, terkususnya Surya menghampiri Cessie dan membuang senyum.


"Hay Cess..baru tiga hari tidak ketemu sama kamu aja aku kangen seperti sudah balasan tahu tidak ketemu, kamu apa kabar istriku, kamu sekarang makin cantik dan makin seksi mungkin karena kamu lagi mengandung anak kita hehehe" ujar Surya terkekeh.


Sedangkan Cessie hanya membuang muka Cessie geram melihat kelakuan Surya yang sok perhatian. Ada perasaan jijik dalam hati Cessie


"Cess sebelum kita masuk kedalam aku ingatkan sekali lagi aku akan berjuang untuk mempertahankan pernikahan kita karena anak yang ada dalam kandungan kamu."


Tak lama setelah itu ruang sidang dibuka dan semua orang masuk kedalam termasuk Cessie dan Surya.

__ADS_1


Sekarang baik Cessie maupun Surya sudah duduk di atas kursi mereka dan yang lain duduk di belakang karena sebentar lagi sidang akan dibuka. Sekarang semua sudah ada didalam ruang sidsng dan sidang sudah di buka oleh pak hakim.


Tok tok tok!


Akhirnya sidang resmi di bukan.


"Ibu Cessie sehat hari ini"?


"Sehat yang mulia"


"Pak Surya Sehat hari ini"?


"Sehat yang mulia"


Pak hakim bertanya tentang kondisi kesehatan kedua belah pihak pengunggat dan tergunggat.


"Pak Surya tadi anda bilang kalau anda tidak menerima jika ibu Cessie menceraikan anda apakah anda memiliki alasan yang kuat kenapa anda tidak bisa menerima."?


"Ya yang mulia yang pertama karena saya masih mencintai istri saya, yang kedua istri saya lagi mengandung anak saya yang mulia."


"Ok baiklah, kalau begitu ibu Cessie apa penyebabnya membuat bu Cessie ingin bercerai dengan pak Surya."


"banyak hal yang mulia yang pertama ia selingkuh pada saat saya hamil anak ini. Yang kedua dia tidak mengakui anak yang saya kandung adalah anaknya. Dan yang ketiga sudah hampir satu tahu lebih saya tidak di nafkahi yang mulia apakah masih layak untuk di pertahankan."


Belum pak hakim berbicara Surya sudah memotong pembicaraan Cessie.

__ADS_1


"Maaf yang mulia istri saya istri saya bohong saya tidak perna selingkuh darinya yang mulia, justru dia yang selingkuh dibelakang saya. Jadi saya pikir anak yang dia kandung itu adalah anak dari selingkuhannya yang mulia." ujar Surya tapi langsung dibantah oleh Cessie.


"Tidak Yang mulia dia yang pembohong, saya tidak perna selingkuh dengan siapapun, kalau memang benar saya yang singkuh kenapa bukan dia yang menceraikan saya yang mulia, melainkan saya sendiri yang menceraikannya".


"Baiklah ibu Cessie apakah anda mempunyai bukti jika suami anda perna berselingku dan tidak memberikan anda nafkah."


Bagus pak hakim mempertanyakan soal bukti, memang sih Surya belum kapok apa dia lupa ya baru tiga hari yang lalu pas mediasi, sudah ditanyakan juga soal bukti itu sehingga ia kalah tapi masih aja cari masalah bukannya merendah diri biar Cessie memiliki belas kasihnya terhadapnya ini justru bikin emosi aja.


"Maaf yang mulia saya yakin istri saya tidak akan mengakui setiap kesalahannya. Jadi lebih baik batalkan saja sidang ini yang mulia tidak perlu di lanjutkan lagi biar nanti kami aja yang bicara baik-baik saya tidak mau mempermalukan istri saya dimuka umum yang mulia"


Perkataan Surya mengundang tawa pak hakim karena pak hakim merasa lucu dengan setiap ucapan yang keluar dari mulut Surya penuh kebohongan.


"Pak Surya tolong anda tenang saat ini saya bertanya pada bu Cessie bukan bertanya pada anda, sabar anda juga akan mendapatkan giliran."


Perkataan pak hakim membuat Surya dia seketika ia tidak tahu harus berbuat apa lagi, kalau dia kalah lagi kali ini artinya dia benar-benar sudah tidak punya harapan untuk bersama dengan Cessie lagi.


"Ibu Cessie apakah ada bukti, kalau ada boleh kita lihat"


Pak Rendy dengan singap menyerahkan bukti kepada pak hakim seperti foto dan juga rekaman suara, mereka melihat dengan teliti apakah semua bukti itu asli atau palsu seperti foto bisa saja di edit begitu juga video sehingga mereka harus teliti dengan benar.


Setelah bukti-bukti itu diserahkan oleh pak Rendy. Saatnya pal hakim bertanya pada Surya apakah Surya punya bukti kalau istrinya pernah selingkuh.


"Pak Surya, apakah anda memiliki bukti jika memang ibu Cessie memiliki pria lain diluaran sana, kalau ada anda bisa menunjukan bukti apa yang anda miliki"


"Maaf yang mulia saya tidak punya bukti apapun karena semua bukti itu ada di hp saya, sedangkan hp saya sudah tidak ada lagi tapi percaya yang mulia semua bukti yang diliki istri saya itu palsu.

__ADS_1


(Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda"


__ADS_2