
Sedangkan dokter julio memandang cessie dengan kasian, karena laki-laki bejat itu lebih peduli sama gundiknya dari pada istrinya yang lagi hamil.
"Kasian kamu cess, kamu lagi hamil tapi gak diketahui mantan suami kamu yang penghianat itu, tapi gapapa sekarang kamu lebih bahagia dengan hidup seperti ini setelah kamu memutuskan untuk meninggalkan laki-laki gak becus itu dengan keluarganya, itu adalah pilihan yang tepat." gumamnya dalam hati
Dokter julio yang sudah turun ia melarang cessie biar tetap didalam mobil saja, tapi memang cessie agak sedikit keras kepala ia gak mau turuti perkataan dokter julio, jadi cessie juga ikut turun, dan melangkah mendekati dokter julio dan pak penjul rujak.
"Pak rujaknya satu ya banyakin mangganya" ujar dokter julio
Pak penjual rujak senyum saat melihat cessie datang dan berdiri tepat di samping dokter julio sembari berkata," Wah ini istrinya mas ya cantik sekali mas, beruntung banget ya mas sudah dapat istri cantik, pasti si neng lagi hamil ya makanya ngidam. Tapi neng juga bersyukur bisa mendapatkan suami yang pengertian dan siap siaga begini, karena gak semua suami bersikap manis seperti ini sama istrinya.
Dokter julio dan cessie yang mendengar saling memandang dan melempar tersenyum satu sama lain , tapi senyum mereka berbeda ekspresi, kalau senyum dokter julio ia memancarkan senyum bahagia dan tulus, karena pak penjual rujak berpikir kalau cessie dengan dokter julio pasangan suami istri, dan dokter julio juga sangat berharap seperti itu.
Tapi berbedah dengan cessie, ia tersenyum ada bahagianya namun hanya sekilas sendangkan senyum pahit yang lebih dominan karena cessie mengigat, mantan suaminya yang gak tahu bertanggung jawab.
Cessie cepat-cepat ingin membantah dan mau meluruskan perkataan pak tukang rujak itu kalau mereka berdua bukan pasangan suami istri, namun baru juga cessie berucap, dokter julio sudah duluan mencegah, dan berkata dengan senyum kalau ia menyayangi istrinya.
__ADS_1
"Ia makasih pak, saya sangat menyayagi istri saya yang bukan hanya cantik dan baik hati, tapi juga sudah mau memberikan saya anak, makasih ya sayang kamu wanita yang baik saya akan berikan yang terbaik untuk kamu."
Dokter julio yang gak mau menyianyiakan kesempat itu ia langsung merangkul cessie dan secepat kilat dokter julio mendaratkan kecupan di keningnya, sontak membuat cessie membuka mata lebar dan melotot menatap dokter julio.
"Astaga ini anak berani-benarinya mengambil kesempatan dengan kondisi begini, awas ya kalau kita sudah sampai di monil baru tahu rasa." umpet cessie dalam hati sambil menatap dokter julio dengan tatap intimidasi. Membuat dokter julio seketika bergidik ngeri.
Namun dokter julio tetap tangan dan sembari terkekeh melihat cessie murka, tak lama pak penjual rujak selesai buat pesanan mereka, dokter julio menyodorkan selembar uang warna biru ke penjual rujak sembari berkat, "sisanya buat bapak aja, makasih pak rujaknya ujar dokter julio..
"Wah makasih ya mas neng, semoga rumah tanggah kalian langeng dan banyak rejeki" ujar pak penjual rujak tulus
"Argh.....aduh cess sakit tahu cubitan kamu, ampun tolong leparkan, kulit ku sudah terkelupas hahaha " ujar dokter julio meringis kesakitan dan geli.
"Makanya jadi orang itu jangan ngaur, ambil kesempatan lagi pakai cium segala, kalau di lihat orang yang kita kenal gimana nanti salah paham mereka, apa lagi di tempat umum kak gak malu begitu, untung bukan mantan suami ku yang lihat kalau gak ia bisa mengambil kesempatan di dalam polimik masalah kami dan ia bisa membalikkan fakta kalau aku yang selingkuh."
"Ia maaf, lagian memang salah kalau saya peluk sebagai kak. Seharusnya kamu yanh marahin pak penjual rujak tadi, dia yang menjodokan kita haha."
__ADS_1
"Salah pak penjual rujak lah siapa suruh dia mengatakan kalau kita suami istri, jadi saya hanya mau menunjukan kalau kita berdua suami istri takutnya pak penjual rujak bertanya lagi dimana suami kamu, kenapa ia gak menemani kamu, terus kamu jawab apa."
Cessie berpikir ada benarnya juga yang dikatakan oleh dokter julio, tapi bukan begitu juga caranya untuk ambil kesempatan, jadi Cessie tetap mengerutu sepanjang jalan namun itu membuat dokter julio bahagia, ia senyum-senyum sendiri seoalah-olah cubitan tadi gak ada sakitnya hilang seketika, pas melihat wajah cessie yang mengemaskan.
"Aduh cess bisa gak jangan buat muka kamu begitu, jangan sampai buat aku khilaf, kamu kenapa kalau cemberut gitu makin cantik banget sih, padahal kamu lagi hamil, memanh paling bodoh lah suami kamu itu cess, entah matanya terbuat dari apa jadi ia gak melihat kecantikan kamu." gumam dokter julio dalam hati.
Sedangkan aris dan faya yang masih setia di belakang terkejut dan membelalak mata mereka, pas melihat dokter julio gak segan untuk memeluk dan mencium cessie di tempat umum.
Aris yang melihat itu ada sedikit emosi dengan dokter julio, tapi ia ingat kembali waktu masih di pantai Dokter julio perna mengatakan jika ia akan menjaga cessie dengan sepenuh hati, jadi gak mungkin ia berlaku macam-macam sama cessie, setelah mengigat itu aris kembali tenang, karena ia percaya dokter julio punya alasan tersendiri melakukan hal itu.
Sedangkan faya yang melihat hanya tersenyum, ia berpikir semoga dokter julio bisa membahagaiakan sahabat baiknya itu ke depannya, karena dari pandangan faya dokter julio adalah laki-laki yang baik dan sangat menyayangi cessie.
Faya melirik ekor matanya ke aris yang sekarang duduk di sampingnya sambil mengemudi, dan lantas berkata lirih". Mas jagan emosi, dokter julio itu baik jadi dia tahu batas, lagian cessie dia sudah lama kenal dengan dokter julio, jadi gak mungkin dokter julio menyakitinya, saya lihat dokter julio sangat menyayangi cessie kalau aku di suruh memilih cowok untuk cessie mendingan dokter julio aja, ia adalah dokter punya rumah sakat tersendiri lagi."
aris menoleh ke sampingnya dan memandang faya sambil berkata" iya saya tahu makanya saya diam saja, karena dokter julio kelihatan ia sangat menyayangi cessie, semoga setelah ia resmi cerai dengan laki-laki bejat itu cessie bahagia".
__ADS_1
"Amin...semoga mas soalnya kasian sama cessie sudah banyak tekanan yang ia alami. Jadi jangan sampai nanti cessie menikah lagi tapi masih salah memilih pasangan, tapi sekarang kita tak perlu kuatir mas karena dokter julio pasti menjaga cessie dengan baik.