
Surya mengangkat mukanya dan menatapi laki-laki itu sembari berkata." Seharusnya saya yang bertanya sama anda, siapa anda berani berada di rumah saya, ini kan rumah saya jadi saya berhak disini, sedangkan anda siapa, berani melarang saya masuk jangan anda macam-macam sama saya kalau gak kamu tahu akibatnya".ujar surya sombong
"Apa? Anda pemilik rumah ini, gak salah ya, karena pemilik rumah ini lah yang mengutus saya untuk menjaga rumah ini, dari manusia serahkan jadi gak ada satu pun manusia yang bisa masuk kesini kalau tidak ada ijin dari bos saya." ujar pria asing itu.
Mendengar pernyataan laki-laki itu surya terkejut, ternyata cessie gak main-main mengusirnya, bahkan ia berani mempekerjakan orang untuk menjaga rumahnya.
"Hahaha, anda gak usa membual saya suami dari pemilik rumah ini nama saya surya, saya mau ketemu dengan istri saya, masa gak boleh, istri saya didalam kan awas saya mau masuk." ujar surya masih kekeuh dengan pendiriannya untuk bertemu cessie.
Ternyata besar juga nyali si surya ini, tapi gak ada urat malunya juga sampai bohong kalau ia masih suaminya cessie.
"Suami? Maaf mau anda suami bos saya atau siapanya saya tetap tak mengijinkan anda masuk, karena pemilik rumah ini juga kebetulan gak ada, ia ada keluar jadi anda gak bisa masuk, lagia bos saya gak perna bilang kalau ia punya suami." ujar Krisna
"Apa cessie gak ada di rumah memangnya kemana orangnya kok gak ada". Tanya surya
"Kata anda tadi kalau anda suaminya pemilik rumah ini, kok ane ya kenapa anda gak tahu kemana istri anda, sekarang saya minta anda pergi dari sini". Ujar krisna
"He anda gak usa ngatur saya, saya tetap masuk saya mau ketemu sama istri saya, tapi kalau dia gak ada juga gapapa saya mau masuk ambil barang di dalam jangan anda menghalangi saya." ujar surya
Surya memang keras kepala sudah di peringatin juga gak mau dengar, ia berusaha menerobos masuk, akhirnya di hajar sama krisna , jadi laki-laki ngeyel si...tahu rasa.
Bukkkkk.
"Argh....kurang ajar berani sekali kamu memukul saya awas ya saya akan kasih tahu bos kamu biar kamu di pecat, ".surya berusaha untuk menghindar tapi gak bisa karena gerakan krisna sangat cepat, akhirnya surya kena hajar pas di pipi
"Silakan saja kalau kamu berani, silakan pergi dari sini atau saya akan membuat kamu babak belur" ujar krisna membuat surya jadi takut, padahan sebelum kenah hajar sombong kali
Karena surya takut ia di hajar sama laki-laki itu akhirnya ia pergi, tapi surya surya merutuki cessie.
__ADS_1
"Dasar wanita menyebalkan sialan, berani sekali dia membayar orang untuk menjaga rumah itu, tapi....tunggu dulu..kira-kira cessie dapat uang dari mana ya, bisa bayar orang itu? dan tadi katanya ia gak ada di rumah? Atau jangan-jangan benar kata mama, kalau selama ini cessie itu simpanan pria hidung belang, makanya banyak uangnya. Ihhhh sangat menjijikan.
"Ah tapi gak mungkin lah orang selama ini cessie gak perna keluar malam, jangankan malam siang aja jarang, mana mungkin ia bisa ketemu laki-laki lain, ah pusing, sudah gak ketemu dia mala kena pukul lagi sial." umpet surya
Sekarang pikiran surya lagi berkecamuk, surya lagi berdiri di pinggir jalan untuk menunggu taksi agar ia langsung ke kantor karena surya yakin pasti nadia sudah lebih duluan ke kantor.
*****
Sedangkan sekarang di meja makan keluarga pak arya lagi sarapan bersama, tiba-tiba hp pak arya berdering.
Drttttttt drtttttt.
Pak arya lihat nama yang menelpon itu, dan langsung di angkat" Hallo ada apa" tanya pak arya.
"Maaf bos ini, mau lapor tadi ada seorang laki-laki datang kesini bos, ia memaksa masuk dan mengaku kalau ia suaminya nona cessie bos, tapi saya gak ijinkan masuk, namun karena ia memaksa saya pukul dia satu kali bos" ujar krisna
"Siapa namanya" tanya pak arya
"Ok bagus, kalau nanti ia datang lagi dan memaksa untuk masuk, hajar aja sampai babak belur." jawab pak arya
"Baik Bos" ucap krisna
Pada akhirnya panggilan terputus sedangkan, setelah pak arya matikan hp ia menarik napas panjang, membuat ketiga orang itu binggung dan bertanya-tanya.
"Pah ada apa kok kayak ada masalah, telpon dari siapa pah" tanya bu intan lembut." tanya bu intan
"Itu tadi telpon dari penjanga rumah cessie ia melaporkan kalau tadi surya datang kesana dan ngaku sebagai suami cessie, ia memaksa masuk jadi Krisna hajar dia satu kali." jawab pak arya
__ADS_1
"Ha, penjaga jadi ayah mengirim orang untuk menjaga rumah cessie" tanya cessie heran
"Iya nak maaf ya ayah gak bilang sama kamu, ayah kuatir terjadi apa-apa jadi ayah sengaja mengirim krisna untuk menjaga rumah kamu, namun ternyata surya datang kesana." ujar pak arya
"Bagus ayah cessie juga setuju, kenapa gak hajar sampai babak belur aja." ujar cessie setujuh
"Surya orangnya nekat nak jadi mendingan sementara waktu kamu disini aja dulu."
"Iya ayah.
Setelah mereka selesai makan akhirnya mereka berempat masuk kedalam mobil dan menuju ke kantor. Sepanjang perjalanan, mereka bercerita banyak hal, apa lagi bu intan ia senang sudah berkumpul dengan anaknya jadi kelihatan sekali kebahagiaan itu terpancar.
Biasanya pak arya yang menyetir mobilnya namun kali ini aris yang ambil ahli, karena bu intan gak mau duduk di depan, ia mau duduk dekat putry nya jadi bu intan dan cessie duduk di kursi belakang sedangkan aris dan pak arya duduk di depan.
"Nak semoga kita sampai di kantor sebelum surya datang agar ia gak melihat kamu sebelum ayah perkenalkan kalian berdua."
"Sepertinya kita nyampe duluan ayah, tapi bisa jadi gundiknya sudah duluan datang" ujar cessie
"Semoga ia gak melihat kita"
Mobil mereka melaju di jalan raya..sekitar satu jam akhirnya mereka sampai di loby perusahaan, mereka langsung keluar dan pak arya meminta satpam untuk parkirkan mobilny.
Mereka berempat melangkah masuk kedalam lift sedangkan banyak pasang mata yang memandang mereka.
"Wah siapa itu jangan-jangan anaknya pak direktur karena saya dengar hari ini, pak direktur memperkenalkan anaknya."
"Ah, masa sih kalau benar kira-kira anak pak direktur yang mana ya, perempuan atau laki-laki"
__ADS_1
"Gak tahu juga si, tapi baik cowok maupun cewek sama-sama cantik dan ganteng, apa lagi cewek angun banget ya ampun".
Tiba-tiba surya muncul dan ia mendengar kalau putry direktur sudah datang, diam-diam ia tersenyum. Sebentar lagi ia akan jatuh ke pelukanku setelah itu saya akan membuang cessie dan nadia.