
Setelah pak arya sampai ternyata semua manejer dan para staff lain nya sudah berkumpul di ruang miting termasuk surya, tak lama lita datang dan menyampaikan ke pada pak arya kalau.
Sebentar lagi miting segera di mulai, sebenarnya bukan miting, karena pak arya hanya mau memperkenalkan cessie dan aris begitu juga pemecatan surya dan nadia cessie akan mecat surya dan nadia di depan mata semua karyawan. Jadi pak arya sengaja sampaikan ke lita kalau ada miting tapi diikut sertakan semua para staff di kantor
Tok tok tok!!
"Maaf pak, sebentar lagi miting akan segera dimulai semua manejer dan para staff semua sudah berkempul pak." ujar lita melaporkan.
"Baik lita, hayo kita masuk, pak arya dan lita segerah masuk ke ruang miting, saat pak arya dan lita masuk semua mata tertuju kepada mereka tak terkecuali surya, dalam hati, " putrynya pak arya mana kok gak masuk ke sini", surya duduknya sudah gak tenang seperti ada kegelisahaan, surya merasa kalau sesuatu akan terjadi.
"Selamat pagi semuanya" ucap pak arya memberikan salam untuk semua yang ada di ruangan itu.
"Selamat pagi juga pak arya." mereka semua kompak.
"Baiklah hari ini, kenapa saya memerintahkan agar semua manejar dan semua para staff di kantor ini berkumpul di ruangan ini karena ada hal penting yang akan saya sampaikan, yang pertama mulai hari ini saya akan di gantikan oleh putry saya sebagai direktur di perusahaan ini dan yang kedua, hari ini juga diantara posisi para manejer ada yang akan di gantikan oleh putra saya,"
"Karena ternyata tanpa kita duga ada oknum di perusahaan ini yang bermain jahat dan mereka mengelapkan dana perusahaan."
Semua orang yang ada di ruang sebagian sudah ketakutan, termasuk surya salah satunya karena ia pelaku utama dengan nadia.
Semua staff pada binggung kira-kira siapa yang berani berlaku jahat di perusahaan ini.
"Pak kalau ada staff seperti itu pecat aja terus masukan mereka ke penjara"
"Betul pak dari pada mereka merugikan perusahaan"
Deg deg
"Mampus aku, kalau berani saya ketahaun bisa tamat rewayatku gak mungkin saya di pecat kan dari sini saya dapat kerja dimana lagi" ujar surya.
"Baik saat ini saya akan panggilkan yang pertama adalah putra saya silakan masuk", lita segerah membuka pintu ruang miting dan tampak lah seorang pria muda dengan gagah berdiri di depan pintu, dengan stelan jas berwrna abu-abu tanpa ekspresi senyum melangkah masuk kedalam ruangan.
Semua bertepuk tangan menyambut kedatangan aris, namun berbedah dengan surya, yang sepertinya familiar dengan orang ini pikirnya diamana ya, saya ketemu orang ini kok kayak gak asing.
"Ha...bukankah ini laki-laki brengset yang membantu cessie waktu itu, atau aku yang salah lihat ya, ah gak mungkin dia, ini hanya kebetulan aja muka mereka mirip". Sekarang surya berperang dengan pikirannya sendiri
__ADS_1
Karena surya melamun teman yang ada di samping surya menyengol lengannya membuat surya kanget dan bersuara agak kencang.
"Apaan si ah biking kanget aja" ujar surya membuat semua orang memandangnya.
"Pak surya apa ada yang salah" tanya pak arya, pak arya sudah tahu surya saat ini lagi dalam mode keresahan.
"Ma maaf pak" ujar surya gugup.
"Jadi perkenalkan ini adalah putra saya Aris Armando. Mulai sekarang ia akan bekerja di sini."
"Dan ini saat yang penting saya akan panggilkan putry tercinta saya yang akan menjadi pemimpin di perusahaan ini, silakan masuk nak"
Lita melakukan hal yang sama ia segera membuka pintu karena sebelumnya pintu segerah di tutup kembali setelah aris masuk.
Berdiri lah seorang wanita cantik seperti bidadari yang tepat di depan pintu, bagi yang kursinya langsung menghadap ke pintu, mereka langsung melihat cessie namun bagi yang kursinya membelakagi pintu mereka belum bisa melihat cessie kecuwali cessie sudah sampai di depan baru mereka bisa melihat seperti aris.
"Wah cantik sekali putry pak direktur" ujar staff A
"Waduh cantik dan agun sekali, cobak putri pak direktur jadi istri saya pasti bahagia sekali."
"Waduh laki-laki gak tahu bersyukur ya seperti itu sudah punya istri kaya rasa cantik lagi mala disia-siain".
Surya yang didekat situ mendengar semua bisikan dari karyawan. Dalam hati ia berucap" gapapa lah biar putry pak direktur cerai dengan suaminya biar saya yang mendekatinya."
Cessie melangkah masuk kedalam ruangan dengan aggun dan berwibawa. Pas surya melihat dari belakangnya dia langsung berpikir kok kayak kenal gaya jalan dan postur tubuhnya sama seperti cessie ya."
"Ah bod**h kau surya mana mungkin itu cessie, gak mumgkin orang sukses seperti lak arya memiliki seorang putry seperti cessie mimpi. Mungkin hanya postur tubuhnya aja yang hampir sama,"
Biarpun surya sudah menepis semua praduganya, tapi saat ini perasaannya sudah gak tenang begitu juga nadia yang dari tadi ada disitu dia santai aja.
"Saat cessie sampai di depan dan berbalik seketikan surya spontan berteriak cessie.........ngapain kamu disini" uacap surya tampa sadar karena sangking kangetnya ia tiba-tiba aja berkata seperti itu membuat semua orang yang ada di dalam ruangan terkejut mendegar ucapat surya.
"Pak surya kenal anak pak direktur" tanya temannya yang ada di sampingnya, karena surya berpikir ini kesempatan untuk mengambil hati cessie dan menunjukan ke semua orangnya ada di ruangan itu kalau ia sebenarnya suaminya cessie.
Karena kebetulan temannya bertanya jadi biar sekalian ia menjawab. "Iya jelas saya kenal lah dia kan istri saya." ujar surya dengan bangga membyat semua yang ada di ruangan semakin terkejut.
__ADS_1
"Oh jadi yang di maksud pak direktur anaknya mau cerai dengan laki-laki gak berguna itu pak surya".
Seketika muka surya merah panda, ia gak percaya kalau temannya bisa berkata begitu
Namun cessie masih santai walaupun dia sudah muak lihat surya. Karena pak arya melihat semua pada kanget dengan pengakuan surya ia langsung mengalihkan perhatian semua orang yang ada di ruangan itu
" Semuanya tenang ya , saya perkenalkan ini putry saya cessie Hawaria yang akan mengantikan saya sebagai direktur disini, dan soal pengakuan dari pak surya manejer keuangan biar putry saya yang menjelaskan semuanya, agar kalian semua gak salah paham."
"kali ini wajah surya berbinar karena ia berpikir kalau cessie akan memperkenalkan ia sebagai suaminya, sedangkan nadia yang duduk di kursi sudah mulai gak tenang detak jantungmya juga sangat gak aman.
Sekarang ada kegelisahan di dalam diri kedua orang itu, ada perasaan takut.
"Salamat pagi semuanya terimah kasih karena semua para staff disini menyambut kedatangan saya, dan kak saya dengan baik jadi, dinisi saya akan meluruskan semua kesalah paham tadi soal pengakuan dari pak surya menejer ke uangan di perusahaan ini, kalau saya ini adalah........."
Perkataan cesse sengaja ia biarkan terjedah cessie mau nelihat seperti apa reaksi surya. Dan memang ia melihat surya senyum bahagia karena pikirnya sebentar lagi ai akan jadi orang kaya.
"Sebenarnya pak surya adalah...mantan suami saya"
Deg deg deg
Pengakuang cessie membuat wajah surya awalnya berbinar sekarang pucat pasih dan kelihatan amara di dalam hatinya.
******
Hallo para para pembaca setia maaf ya, kalau
kalian kecewa karena katanya muter-muter,
gapapa itu penilaian dari kalian semua.
Tapi disini saya mau bilang kalau, segala.
sesuatu itu butuh proses kak.
Jangan lupa like dan komen ya kak tunggu.
__ADS_1
satu bab lagi surya dan nadia di tendang