Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
291


__ADS_3

Sedangkan di tempat lain saat ini Cessie sudah bagun dari tadi dan rencana bersiap ke kantor namun perasaan Cessie gak enak jadi Cessie masih dalam posisi berbaring..karena memang hari ini jadwal periksa juga ke rumah sakit dan rencana setelah dari rumah sakit baru langsung ke kantor.


Karena dokter Julio sudah janji sama Cessie nanti dokter Julio akan jemput apalagi sekarang perut Cessie semakin membesar jadi susa beraktifitas, jalan saja susah itu yang membuat dokter Julio makin posesif dengan Cessie karena dokter Julio takut nanti terjadi sesuatu dengan Cessie sehingga dokter Julio menelpon Cessie untuk periksa ke dokter.


Pak Arya dan bu Intan juga sekarang sangat menjaga Cessie karena takut terjadi sesuatu dengan putrynya apalagi Cessie lagi mengandung cucu pertanya.


Pak Arya belum memberitahu bu Intan dan Cessie soal apa yang dilakukan oleh Aris di luar kota karena pak Arya masih menunggu penjelasan dari Aris dan sekretaris Lita, memang sih pak Arya senang karena proyek besar itu di menangkan oleh sekretaris Lita tapi seharusnya Aris juga turut hadir dalam pembahasan itu bukannya justru membuat malu.


Bu Intan dan pak Arya sekarang sudah duduk di ruang makan untuk menunggu putry cantiknya datang, tapi sayang sudah lima belas menit mereka menunggu Cessie gak kunjung datang. Hal itu membuat bu Intan kuatir dan hendak pergi ke kamar Cessie namun baru saja ingin beranjak Cessie muncul.


Ternyata biarpun Cessie gak enak badan tapi ia berusaha kuat agar nanti bisa ke rumah sakit karena setelah dari rumah sakit Cessie gak mau lagi ke kantor, Cessie sengaja mengajak Faya untuk bertemu kalau memang Faya sudah pulang tapi Cessie binggung kenapa sampai sekarang Faya belum ada kabar mana sang kakak sudah berangkat ke luar kota lagi.


"Humm aku nanti minta ijin sama ayah saja untuk tidak ke kantor aku mau bertemu dengan Faya dulu nanti aku hubungi Faya deh, kalau sudah pulang dari kampung pamannya, karena aku lihat kakak Aris agak plin-plan aku paling gak suka seorang laki-laki gak memiliki komitmen apalagi dia kakak ku sendiri. Aku tidak akan membiarkannya semakin jatuh dalam masalah hati, aku harus menyadarkannya sebelum terlambat."

__ADS_1


Akhirnya Cessie mandi dan setelah selesai ganti pakian Cessie langsung keluar menemui sang ayah dan ibunya untuk sarapan karena jam delapan dokter Julio datang jemput.


Bu Intan yang melihat putrinya datang dengan susa paya jalannya membuat bu Intan kasian tapi mau bagaimana lagi memang itu sudah resiko bagi seorang wanita. Bu Intan tersenyum melihat putrynya makin hari makin cantik.


"Selamat pagi ayah, ibu. Maaf Cessie baru turun soalnya tadi Cessie sudah bangun dari tadi tapi entah kenapa malas banget mandi hahaha"


"Pagi putry ayah, ibu bagaimana nak masih bisa kekantor ayah dan ibu Harap lebih baik kamu dirumah saja nak nanti ayah akan cari sekretaris baru" jawab pak Arya dan bu Intan.


"Iya bu rencana hari ini Cessie gak ikut ayah kekantor ya soalnya mas Julio telpon katanya nanti sebentar ia datang jemput Cessie untuk periksa kandungan aku ke dokter bu, yah. Terus selepas itu Cessie rencana mau ketemu dengan Faya entah Faya sudah pulang belum, semenjak Faya pergi belum ada kabar Cessie rencana mau hubungi dia nantinya"


Baiklah kalau begitu oh ya nak ayah lupa bilang ke kamu tapi ayah sudah bilang ke kakak kamu soal mencarikan satu sekretaris lagi, sekarang ayah mau tanya sama kamu nak kamu mau sekretaris Lita tetap menjadi sekretaris kamu atau ayah carikan baru untuk kamu dan sekretaris Lita kerja sama dengan kakak kamu"?


"Maaf ayah Cessie gak mau cari sekretaris baru karena Cessie suka dengan kinerja sekretaris Lita jadi Cessie mau sekretaris Lita tetap bersama Cessie sedangkan kakak Aris di carikan baru saja. Jangan sampai Sekretaris Lita keluar dari perusahan kita ayah dia gadis yang baik dan kinerjanya tidak diragukan lagi. Bila perlu tambahkan gajinya dan kalau nanti pas sekretaris Lita pulang dan memenangkan proyek besar itu Cessie rencana berikan sekretaris Lita hadia apertemen yang dia tinggal sekarang menjadi milik pribadinya. Dia sangat berjasa sudah dari dulu dia kerja sama ayah"

__ADS_1


Bahaya kalau berani sekretaris Lita benaran mengundurkan diri dari perusahaan Aris lah jadi sasaran amukan Cessie dan sang ayah..belum apa-apa saja Cessie sudah tegas apalagi nanti pas sekretaris Lita pulang dan memberikan surat pengunduran diri.


"Iya nak ayah juga berpikir begitu tapi kakak kamu maunya sama sekretaris Lita terus katanya kamu yang dicarikan sekretaris baru nak, kalian berdua harus ada yang mengalah dan ayah carikan kalian sekretaris baru, ayah juga sudah berencana memberikan hadia untuk sekretaris Lita tapi karena kamu sudah bilang seperti itu ya tidak apa-apa nak itu juga bagus."


"Gak ah aku gak mau punya sekretaris baru ayah...pokonya aku hanya mau sekretaris Lita karena yang baru belum tentu langsung mengerti apa yang kita ajarkan kalau yang baru harus ajarkan lagi ini dan itu jadi biar baru untuk kakak saja yang lama untuk aku saja ayah."


"Oh, ya. Ayah apakah sudah ada kabar dari kakak Aris soal proyek itu bukankah tadi malaam mereka sudah bertemu dengan klien nya? berarti mereka sudah dapat jawaban dong, Cessie sangat yakin ayah pasti mereka menang walaupun kakak Aris baru kali ini menangani proyek tapikan ada sekretaris Lita yang pintar jadi pasti mereka menang"


Pak Arya sudah tidak tahu harus berkata apa karena memang yang di katakan Cessie itu benar kalau proyek itu sudah di menangkan oleh perusahaan Arya grup tapi bukan Aris yang melakukan itu melainkan sekretaris Lita, pertanyaan Cessie membuat pak Arya binggung apakah pak Arya harus cerita kebenaran kepada istri dan anaknya atau tunggu saja aampai Aris pulang.


"Iya nak ayah sudah mendapatkan kabar kalau ternyata sekretaris Lita memenangkan proyek itu, karena pak Bambang yang menghubungi ayah semalam katanya sekretaris Lita sangat luar biasa namun mereka belum tanda tangan kontrak tunggu satu minggu dulu dari jangka waktu yang di sepakati oleh pak Bambang dan sekretaris Lita."


Pak Arya belum beritahu kalau Aris tidak ikut ke pertemuan itu hanya sekretaris Lita yang hadir jadi pak Bambang marah dan pak Bambang mau hanya sekretaris Lita yang bisa menangani proyek besar itu jangan orang lain

__ADS_1


__ADS_2