
Permintaan pak Arya dan bu Intan sangat mengejutkan bagi Cessie dan dokter Julio, bagaimana tidak Cessie dan dokter Julio sepakat untuk tidak memiliki anak lagi cukup Abian dan Aziza saja sehingga Cessie tidak mau hamil lagi sekarang justru orang tua meminta nambah cucu lagi kalau Abian dan Aziza keluar negeri.
"Ayah, ibu jangan seperti itu Abian harus keluar negeri karena mengambil S2 disana begitu juga Aziza, itu permintaan mereka jadi Cessie dan mas tidak bisa menolak. Kami sebagai orang tua yang baik harus mengikuti apa yang anak-anak inginkan selagi permintaan mereka baik kami tidak keberatan ayah, ibu" ujar Cessie.
"Memangnya di negara ini tidak ada kampus yang berkualitas nak, sehingga mereka harus sampai ke luar negeri kalau sudah sampai disitu siapa yang mengurus mereka, memang ada keluarga disana tapi mereka punya kesibukan masing-masing jadi belum tentu mereka perhatikan kedua cucu ibu." Ujar bu Intan.
Bu Intan kuatir jika kedua cucu kesayangannya tidak di perhatikan dan sampai sakit, dasar orang tua kadang kuatir berlebihan Abian dan Aziza sudah dewasa jadi mereka bisa menjaga diri sendiri, tidak perlu kuatir akan diri mereka.
"Bukan begitu bu, banyak sekolah kualitas dan terbaik di negara kita hanya saja biar mereka pergi agar mereka belajar mandiri, kalau soal tidak ada yang mengurus mereka itu ibu tidak perlu takut karena di penginapan mereka nanti Cessie sudah siapkan suster untuk mereka mengurus semua keperluan mereka, Abian dan Aziza hanya tahu belajar saja lagian Aziza masih satu tahun lagi disini kalau Abian baru sudah mempersiapkan diri untuk berangkat Abian cucu ibu adalah anak yang mandiri bu jadi jangan kuatir.
Cessie yakin mereka berdua pasti bisa kalau soal cucu, masih ada anak-anak kakak Aris dan mbak Faya. Lagian sudah zaman moderen jadi kalau ibu kangen dengan kedua cucu ibu tinggal video call aja biar langsung lihat wajah mereka, jadi apa yang ibu dan ayah takutkan kalau ayah libur tinggal datangi mereka itu aja jadi ayah dan ibu tolong jangan tahan keinginan mereka, Cessie takut mereka kecewa dan pada akhirnya tidak melanjutkan studi mereka bu, yah." Ujar Cessie.
"Semua cucu-cucu ibu sayang, baik itu cucu disini dan di rumah kakak kamu hanya saja ibu mau tidak ada yang jauh dari kita, tapi tidak apa-apa kalau memang itu adalah pilihan mereka ayah dangan ibu setujuh saja, tapi menurut ibu sebaiknya ceritakan masa lalu kamu ke Abian nak biar cucu ibu tahu walaupun ibu yakin pasti sangat menyakitkan tapi ibu yakin Abian cucu yang baik jadi dia bisa menerimah."
__ADS_1
Karena mereka keasyikan ngobrol mereka tidak menyadari kalau sudah sore dan ternyata Abian dan Aziza sudah pulang, mereka mendengar pembicaraan Cessie dan bu Intan walaupun tidak semua tapi Abian dan Aziza mendengar bukannya marah justru mereka tersenyum karena kakek dan neneknya sangat menyayangin mereka.
"Kakek, nenek...! Sudah lama disini kenapa tidak bilang kalau kakek dan nenek mau datang biar Abian dan Aziza langsung jemput saja." ujar Abian dan Aziza hampir bersamaan sambil mendekati mereka semua dan mencium tangan mereka bahkan bu Intan dan pak Arya memeluk kedua cucunya.
"Wah....ternyata kedua cucu nenek sudah pulang ya, nenek kangen banget sama kalian sudah lama tidak datang jadi nenek dan kakek yang datang kesini, sekarang mandi dulu biar segar karena ada yang ingin kakek, nenek, mami dan papi ingin bicarakan dengan kalian" ujar bu Intan.
"Hal penting kah nenek, mungkin adik yang mau mandi kalau Abian sudah bersih tadi Abian mandi di rumah sakit di ruangan Abian, jadi Abian tidak perlu mandi lagi kecuwali Adik yang sepertinya belum mandi" ujar Abian.
"Nek...memangnya hal penting apa yang ingin di bicarakan nek, sepertinya sangat serius." tanya Aziza.
"Nak..ada hal penting yang ingin papi dan mami sampaikan kepada kalian berdua terkhusus putra papi yang paling tanpan jadi bersihlan saja dulu badan kalian biar segar." ujar dokter Julio.
"Abian tahu apa yang ingin kalian bicarakan papi, mami, sejujurnya hati Abian sangat sakit bahkan Abian tidak iklas menerima kenyataan ini, jadi lebih baik tidak perlu lagi diceritakan karena Abian sudah tahu dari bibi Sinta, Abian tahu kenapa papi dan mami tidak mau memberitahu Abian karena papi dan mami tidal tegah bukan? Tapi kalian mau menutup kenyataan pahit ini sampai dimana pun suatu saat Abian akan tahu, buktinya sekarang Abian sudah tahu" gumam Abian dalam hati.
__ADS_1
"Ada apa nak, kenapa tiba-tiba wajah kamu begitu" tanya Cessie.
"Papi, mami, kakek dan Nenek. Abian minta maaf sebelumnya bukannya Abian lancang tapi Abian sudah tahu apa yang ingin kalian sampaikan jadi tidak perlu, yang sekarang Abian lihat kalau mami bahagia berarti Abian juga bahagia papi dan mami tidak perlu memikirkan perasaan Abian karena Abian sangat menyayangi papi dan maki, jadi lupakan masa lalu itu" ujar Abian membuat keempat orang tua itu saling pandang.
Sedangkan Aziza sudah tahu maksud dari perkataan Abian, Aziza langsung mengerti kalau perkataan Abian itu menyangkut siapa ayah kandungnya.
"Sayang apa yang kamu bicarakan papi dan mami tidak mengerti, mami dan papi lakukan sesuatu itu yang terbaik untuk kalian berdua nak jadi mami dan papi tidak ingin kedua anak-anak mami dan papi tidak mendapatkan kebahagiaan jadi kalau mami dan papi bahagia kalian juga bahagia" ujar Cessie.
Cessie belum paham dengan perkataan Abian sehingga Cessie bicara begitu hanya saja dokter Julio sudah mulai paham sedikit, dokter Julio curiga kalau Abian sudah tahu sesuatu.
"Nak dengarkan dulu apa yang akan kami sampaikan supaya kamu bisa paham, jangan bicara begitu karena papi tahu maksud kamu." ujar dokter Julio.
"Kalau begitu apa yang ingin papi dan mami sampaikan, sekarang sampaikan saja Abian ingin mendengar juga." ujar Abian.
__ADS_1
Cessie dan dokter Julio diam tapi mereka menarik napas dengan kasar sulit sekali untuk menyampaikan hal itu, tapi pada akhirnya Cessie mulai menceritakan semua kepada Abian dari aeal sampai akhir hanya saja Abian tidak terkejut sama sekali Abian santai saja namun dengan mimik wajah yang berbedah.
"Nak ada sesutu yang sudah lama mami sembunyikan dari kamu, jadi sekarang papi dan mami ingin jujur dengan kami tapi sebelum itu mami dan papi mohon jangan marah maafkan papi dan mami kamu sayang kami tidak bermaksid menyakiti hati kamu tapi kami tidak mau kamu sakit hati" ujar Cessie