Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
290


__ADS_3

Sekretaris Lita merasakan sesak di dadanya karena ia menangis sudah berusaha maksimal untuk memenangkan proyek, namun bukannya sekretaris Lita mendapatkan pujian atau kembanggaan justru sekretaris Lita di rendahkan oleh Aris perempuan siapa yang tidak sakit hati, sekertaris Lita sudah nekat untuk pulang besok apapun yang terjadi sekretaris Lita sudah gak mau tahu lagi soal urusan dengan proyek dan perusahaan karena sekretaris Lita sudah siap untuk resign dari perusahaan itu.


"Ternyata seperti itu sifat asli seorang pak Aris aku menyesal perna jatuh cinta dengannya untung sekarang cinta itu sudah mati kalau gak aku bisa menyesal seumur hidup, pokoknya besok pagi jam enam aku harus pergi dari hotel dan pulang untuk apa aku disini hanya mendapatkan caci maki. Aku juga pernah meninggalkan pak Arya tapi justru aku dapat pujian memang aku lakukan itu bukan karena ingin di puji melainkan aku lakukan karena profesioal, ini bukannya bersyukur karena sudah menang tender justru aku di caci maki"


Sekretaris Lita akhirnya sampai juga di hotel sekretaris Lita turun dari mobil dan gegas masuk kedalam karena baru selesai menangis jadi matanya agak sedikit bengkak makanya sekretaris Lita sengaja menunduk, agar tidak ada yang menyadari kalau dirinya baru selesai menangis.


Sekretaris Lita masuk kedalam lift dan tidak lama Lift terbuka sekretaris Lita jalan terburu-buru mau masuk kedalam kamar namun tiba-tiba ada yang mencekal tangan sekretaris Lita, membuat sekretaris Lita terkejut dan mendongkak melihat siapa yang lancang memengang tangannya ternyata Aris.


Dengan kekuatan super sekali hentakkan tangan Aris sehingga lepas dari pergelangan tangan sekretaris Lita.


Sekretaris Lita menatap mata Aris dengan tajam sembari berkata" pak Aris yang terhornat tolong jaga sopan santun jangan sembarangan menyentuh saya, untuk apa anda berdiri di depan kamar tidur saya tolong bergeserlah karena saya lelah jadi jangan menganggu saya."


" Oh ya satu lagi makasih ya atas perkataan anda tadi kalau saya sekretaris yang tidak berguna mungkin saya tidak perna berhasil dalam menangani suatu proyek, tapi karena memang saya berguna makanya tadi juga saya menang tender proyek besar itu tapi sayang ada orang yang tidak tahu berterimah kasih sehingga perjuanganku di anggap tidak berguna, kalau memang pak Aris berguna tunjukan saja besok anda sendiri yang datang ke lokasih proyek, maaf mulai dari sekarang saya bukan bagian dari perusahaan Arya grup lagi saya mengundurkan diri".


"Jadi besok saya akan pulang anda bisa cari sekretaris baru yang menurut anda berguna" kata-kata sekretaris Lita bagaikan ribuan belati yang menghujani jantung Aris rasanya sakit sekali tapi tidak berdarah.

__ADS_1


Aris masih berdiri mematung di depan pintu sekretaris Lita dari tadi Aris belum mengeluarkan sepata katapun Aris sudah mulai sadar karena perkataannya sudah menyakiti perasaan sekretaris Lita, Aris mau berteriak minta maaf tapi bibirnya kelu susa sekali mengucapkan.


"Ma..maafkan perkataan saya sekretaris Lita saya tidak bermaksud menyakiti hatimu tapi saya panik makanya saya tidak sadar mengeluarkan kata-kata itu tolong maafkan saya sekretaris Lita. Saya harap sekretaris Lita kembali mempertimbangkan kepulangan besok dan tolong jangan resign saya benar- benar minta maaf"


"Tolong maafkan saya, jangan pergi saya kuatir berlebihan sama kamu karena sudah jam segini kamu belum pulang saya telpon berulang kali kamu juga tidak angkat membuat aku takut terjadi sesuatu sama kamu, makanya setelah kamu angkat saya jadi emosi sehingga saya menyakiti perasaanmu, tolong maafkan kita datang kesini bersama jadi pulang juga harus bersama kita berdua harus pergi cek proyek itu karena kerja keras mu sehingga kamu menang jadi jangan aku yang menanganinya".


Sangking paniknya biasanya Aris memanggil sekretaris Lita dengan sebutan sekretaris Lita sekarang sudah ganti jadi kamu dan aku makanya Aris jangan enosi berlebihan.


"Maaf saya sudah gak bisa cukup kata-kata anda tadi membuat hatiku sakit, biar saya beritahu anda jika saya ini sekretaris jahat saya sudah menjatuhkan nama baik anda di depan pak Bambang, karena tadi anda juga ditanyain sama pak Bambang tapi saya memberitahu beliau bahwa anda lagi sakit jadi anda tidak bisa ikut"


"Sekarang pak Aris menyingkirlah dari depan kamar saya karena saya lelah jadi saya mau istirahat tolong jangan nganggu saya, saya mohon dengan sangat jangan mempersulit saya disini saya capek"


"Tidak sekretaris Lita kalau sekretaris Lita tidak mau memaafkan saya, saya tidak akan pergi dari sini saya akan berdiri disini sampai sekretaris Lita memaafkan saya, dan sekrrtaris Lita menemani saya besok ke lokasih proyek. Saya minta maaf sekretaris Lita maafkan saya atas perkataan saya yang sudah menyakiti perasaan sekretaris Lita"


"Saya sudah bilang minggir"

__ADS_1


Bukkkkk...brakkkkkk.!


Sekretaris Lita nendorong Aris setelah itu membanting pintu kamar hotel sekretaris Lita sudah masuk kedalam kamar hotel dan langsung mengunci pintunya....Aris berusaha bangkit dan mengetuk pintu kamar sekretaris Lita tapi sama sekali gak di gubris dari dalam.


Justru sekretaris Lita melemparkan tasnya di atas tempat tidur dan gegas masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya lagi padahal tadi pergi sudah mandi tapi karena sekretaris Lita merasa gerah jadi sekretaris Lita mandi lagi.


Sekretaris Lita merendamkan tubuhnya didalam bakhtub hampir tiga puluh menit aduh sebentar lagi sekretaris Lita bisa masuk angin karena merendam air di tengah malam.


Sedangkan Aris sudah putus asa dari tadi Aris mengetok pintu tapi sama sekali tidak di respon oleh sekretaris Lita, karena memang sekretaris Lita sudah berketab kalau dia akan mengubdurkan diri dari perusahaan Arya grup.


Sekretaris Lita akan kembali bekerja di perusahaan itu jika tidak menjadi sekretaris Aris lagi kalau masih lebih baik sekretaris Lita melamar kerja di perusahaan Lain dan buka usaha sendiri saja lagian tabungannya juga sudah tebal.


"Aku sudah sabar menghadapi tingka kamu yang konyol itu tapi aku masih bisa menahan diri, tadi kali ini mendengar semua kata-kata kamu yang begitu tajam merendahkanku, aku bukan perempuan yang lemah jadi seenaknya kamu memperlakukan aku sesukamu, aku akan tunjukan kekamu kalau aku bisa memengang setiap perkataanku"


"Kamu jangan berpikir bawah kamu itu anak bos jadi saya takut untuk apa saya takut dengan orang yang sama sekali tidak tahu menghargai, memangnya kinerjanya sebaik apa sehingga ia berani merendahkan aku seperti itu enak saja pikir aku menuruti permintaanmu maaf."

__ADS_1


Usai sekretaris Lita mandi dan ganti pakian sekretaris Lita membereskan semua barang-barangnya karena tadi waktu dalam perjalanan ke kamar horel sekretaris Lita sudah mesan tiket jam delapan pagi jadi rencana sekretaris Lita jam enam sudah check out dari hotel.


__ADS_2