Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
217


__ADS_3

Sedangkan cessie yang lagi sibuk dengan perkerjaannya, tiba-tiba ada ketukan pintu dari luar Cessie berpikir kalau itu bisa saja sekretaris Lita yang kembali datang, tapi mana mungkin itu sekretaris Lita yang masih setia dengan air matanya yang mengalir terus tanpa henti karena memikirkan Aris yang akan menikah sebenatar lagi.


Tok tok tok!


"Masuk" ujar cessie tapi ia tetap memperhatikan leptopnya dan dia tidak sadar jika sudah ada seorang pria yang gagah dan tanpan berdiri dihadapannya dengan senyum manisnya.


Ehmm...ehmmm.


Pria tersebut berdehem tapi parcuma Cessie sama sekali tidak terpancing akhirnya pria itu berjalan mendekat baru berkata dengan lirih.


"Sayang kamu tidak senang ya aku datang kesini, kenapa kamu cuek banget sama aku sih."


Perkataan pria tersebut berhasil membuat Cessie terkejut karena dia hafal betul dengan siapa pemilik suara itu , Cessie mendongkakan kepalanya dan betapa terkejutnya melihat dokter Julio sudah berdiri di depannya dengan senyum manisnya.


Ini baru pertama kali dokter Julio berkunjung ke kantor Cessie, dan dokter Julio sengaja tidak beritahu Cessie kalau hari ini dokter Julio datang untuk makan siang bersama dengan Cessie di kantor.


"Kak Julio, kapan datangnya kenapa kak tidak kabarin aku sih, tadi itu aku pikir sekretaris Lita yang mengetuk pintunya makanya aku biarkan saja, karena palingan dia mau antar laporan. Aku gak tahu kalau kak mau kesini"


"Iya aku sengaja tidak kabarin karena mau kasih kejutan untuk calon istriku yang cantik ini tahu-tahunya aku dicuekin aku pulang aja deh."


"Hehehe maaf kak, aku tidak tahu kalau kak yang datang, duduk dulu kak jangan berdiri terus begitu gak cape ya kak, belum puas berdiri di rumah sakit pas menanganin pasien jadi mau lanjut berdiri disini. Oh ya kak memangnya kak tidak ada pasien makanya kak datang kesini?" tanya Cessie


"Kalau soal pasien tetap ada hanya saja kita ada shift, jadi gapapa dong aku datang kesini mengunjungi calon iatriku dan bayiku, sekalian kita makan siang bersama" ujar dokter Julio.


"Oh ya kak, sekarang dokter Linda masih jadi dokter di rumah sakit kak? Atau sudah kemana"?

__ADS_1


"Kamu kenapa tanya dokter Linda sayang, apa ia menganggu kamu?" tanya dokter Julio


"Gak kak cuman nanya aja, kirain kak pecat dia lagi, kasian sebenarnya perempuan hanya berusaha. Tapi tergantung laki-lakinya kalau direspon juga ya sudah pasti kepincut tapi kalau tidak respon dan abaikan pasti dia berhenti mengejar."


"Dia sekarang masih kerja sebagai dokter di rumah sakit, selama ini aku tidak pernah merespon apapun darinya, bahkan kemarin aku tahu dia sengaja bawah makanan buat aku tapi aku kasih ke dokter beatrix, aku tidak mau menerima apa-apa darinya biar ia tidak berharap."


"Eh tadi kak datang ngomong apa sama resepsionis kok bisa dia loloskan kak kedalam sini, apalagi belum buat janji." tanya Cessie penasaran


"Hahaha aku, bilang aja kalau aku calon suamimu sayang, dan ia langsung mengijinkan aku naik"


Pengakuan dokter Julio membuat Cessie hanya geleng kepala, ia tidak percaya kalau dokter Julio seberani itu.


"Memangnya tadi kak masuk kesini tidak ketemu dengan kak Aris diluar atau lihat dia di ruangannya"? Tanya Cessie


"Gak ada, ruangannya juga tertutup mungkin ia turun kebawah beli makanan, inikan memang sudah jam makan siang, yuk matikan dulu leptop itu untuk istirahat sejenak dulu, isi perut ingat bayi yang dalam perut lagi kelaparan."


Cessie yang melihat makanan yang mengungah selerah sudah tidak sabar untuk makan, sudah berulang kali menelan ludanya, dokter Julio tahu aja makanan kesukaaan Cessie.


"Ah kak aku jadi lapar gara-gara makanan yang kak bawah sepertinya sangat enak, pengen cepat makan"


Akhirnya dokter Julio dengan Cessie makan bersama, sembari dokter Julio menyuapi Cessie, so sweet banget mereka berdua, siapa yang melihat pasti iri, karena dokter Julio sangat memanjakan Cessie belum nikah aja sudah seperti itu apalagi kalau sudah menikah pasti sangat romantis.


"Buka mulut sayang biar aku suapin, kamu harus banyak makan karena bukan kamu saja yang maka melainkan kamu dan bayib ada dua orang tang makan. Jadi biar bayi kamu sehat, kamu juga harus makan makanan yang sehat jangan sampai kamu kurus nanti di bilangnya ibunya bayi tidak perna dikasih makan hahaha"


"Aku makan yang paling banyak loh kak, bahkan aku banyak sekali ngemil gak mungkin dong anakku tidak sehat"

__ADS_1


Dokter Julio dan Cessie saling suap-siapan mereka makan dengan lahap seperti dunia mik berdua saja yang lain kontrak.


Mereka berdua tidak tahu kalau di ruangan sebelah ada yang patah hati, sedangkan diruangan Cessie justru mereka berdua bahagia, mereka makan dengan penuh keromantisan.


Setelah selesai makan Cessie dan dokter Julio duduk di sofa, sambil bercanda Tak lama kemudia pintu Ruangan terbuka. Dan nampaklah Aris yang berdiri di depan pintu dengan tetengan yang ada di tangannya.


Aris kanget melihat dokter Julio ada di ruangan Cessie. Aris memasang senyum dan langsung menyapa dokter Julio.


"Kak Aris maaf tadi aku datang ruangan kak tertutup jadi aku tidak ijin sama kak kalau aku datang kesini"


"Tidak apa-apa Julio, tadi aku turun ke bawah senjaga makan di restoran diseberang jalan jadi aku belikan makanan untuk kamu dek, tapi sayang kamu sudah makan"


Karena Cessie menghargai kaknya sudah cape-cape turun kebawa hanya untuk membelikan makanan untuknya jadi dia ambil makanan itu dan memakannya lagi.


"Sini makanan itu kak ku yang paling ganteng Cessie mau makan, tadi kata kak Julio Cessie harus banyak makan biar bayi sehat jadi sini biar Cessie makan lagi, masih muat perut Cessie karena dua orang yang makan bukan hanya satu" ujar Cessie membuat kedua laki-laki itu tertawa.


"Kamu yakin deh, ini masih bisa kamu makan, awas loh kamu muntah nanti gara-gara kekenyangan, kak tidak mau keponakan kak kenapa-kenapa."


Cessie tidak peduli dengan ceramah dari kaknya ia langsung mengambil makanan itu dan membukanya tenyata enak juga makanan yang di bawah oleh Aris, membuat mata Cessie kembali berbinar.


Aris dan dokter Julio mengelengkan kepala melihat tingkah Cessie justru mereka jadi kuwatir Cessie yang akan kekenyangan nanti sehinggan mereka berdua inisiatif untuk membantu Cessie makan makanan itu.


"Sini dik biar kita bantu makan hahaha,"


Akhirnya mereka bertiga kembali makan makananan yamg dibawahkan oleh Aris sambil bercanda penuh kebahagiaan.

__ADS_1


Enak juga Cessie di kelilingi oleh orang-orang yang sangat menyayangi Cessie


__ADS_2