Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
312


__ADS_3

Pangeran cinta mendengar incarannya pulang jantungnya berpacu lebih cepat dari biasanya...pak Galu sangat bahagia mendengar kalau sekretaris Lita sudah pulang bahkan datang kekantor tapi kenapa tidak mengabarinya untuk dijemput.


Pak Galu juga heran kenapa sekretaris Lita cepat pulang bukankah satu minggu katanya disana kok sudah pulang.?


"Apa tadi aku gak salah dengar ya katanya Lita resign ada apa ya dengan nya, aku harus hubungi dia kasian kalau dia merasa sendiri menghadapi masalahnya mungkin dia belum siap untuk bertemu atau ceritakan permasalahannya makanya Lita belum hubungi aku, tapi ada masalah apa ya Lita dengan pak Aris ah biarlah apapun masalah mereka aku selalu mendukung Lita dalam keputusannya mungkin itu yang terbaik untuknya."


Pak galu segerah menghubungi sekretaris Lita tapi sayangnya nomor hpnya tidak aktif, hal itu justru membuat pak Galu menjadi kuatir dengan sekretaris Lita, kebetulan pekerjaan pak Galu juga semuanya sudah beres jadi karena kekuatiran pak Galu sangat besar terhadap sekretaris Lita pak Galu minta ijin pulang alasan ada keperluan penting.


Pak Galu langsung memacu mobilnya menuju ke apertemen sekretaris Lita tidak sampai sejam mobil pak Galu membelok masuk kedalam parkir apertemen.


Ternyata disitu ada mobil sekretaris Lita terparkir dengan sempurna, pak Galu keluar dari dalam mobil dan gegas masuk kedalam apertemen. Cocok pak Galu dijadikan suami idaman banget belum ada hubungan apa-apa saja sudah sangat kuatir apalagi sudah ada bubungan.


Sedangkan sekretaris Lita yang baru saja sampai di apertemen karena tadi ada singah sebentar untuk makan sekretaris Lita merasa kelaparan saat pulang dari kantor.


Baru saja sekretaris Lita membuang dirinya diatas kasur dan merengangkan otot-ototnya ada bunyi bel tanda ada tamu.


Ting tong...ting tong!


"Siapa ya datang berkunjung kesini perasaan semua temanku tidak ada yang tahu aku tinggal disini yang tahu hanya karyawan kantor saja yang tinggal disini bersamaku dan mas Galu karena perna datang antar dan jemput disini, gak mungkinkan karyawan yang datang sedangkan ini jam kerja."

__ADS_1


Dari pada penasaran lebih baik buka pintunya biar tahu siapa tamu yang datang,


Sekretaris Lita bangkit dari pembaringannya dan gegas membukakan pintu untuk tamu tidak diundang itu.


Sekretaris Lita langsung memengang gagang pintunya dan membukan pintunya itu.


Glekkkk!


" Loh Mas Galu kok ada disini?" tanya sekretaris Lita terkejut melihat siapa yang datang tanpa basa-basi pak Galu langsung memeluk sekretaris Lita dengan kuat hal itu membuat sekretaris Lita makin terkejut karena pak Galu berani sekali memeluknya.


Sekretaris Lita berusaha untuk menghindar dari pak Galu tapi parcuma pak Galu memeluknya dengan kuat jadi susa melepaskan pelukan pak Galu. Karena sekretaris Lita merasa usahanya akan sia-sia akhirnya sekretaris Lita diam saja menikmati pelukan hangat dari pam Galu.


"Kalau seandainya tadi nomor hp kamu aktif aku tidak mungkin sekuatir ini dan sampai datang kesini, tapi jangankan kabarin aku nomor hp kamu saja tidak aktif bagaimana aku tidak mengkuatirkan dirimu Lita......!"


Sekretaris Lita jadi terharu mendengar dan melihat sendiri betapa kuatirnya pak Galu terhadap dirinya jadi merasa bersalah karena tidak memberitahu pak Galu soal kepulangannya padahal rencana sekretaris Lita akan berikan kejutan untuk pak Galu soal kepulangannya dengan cepat.


Tapi sayangnya sudah keburu ketahuan duluan sampai di marahin oleh pak Galu.


"Mas maafin aku bukannya aku tidak mau kabarin mas dan bukannya aku mau membuat mas kuatir sama aku tapi sebenarnya rencanan nanti aku sudah tenang baru aku berikan kejutan untuk mas tapi ya tidak jadi deh orangnya keburu tahu hahahah...tapi makasih ya mas sudah mengkuatirkan aku."

__ADS_1


"Dasar bandel sudah tahu aku kuatir basi katawa lagi"


" Mas duduk dulu biar aku buatkan kopi..."


"Tidak perlu Lit aku tidak mau merepotkanmu duduk saja disini kita ngobrol karena mas penasaran kenapa kamu cepat pulang padahal katanya satu minggu tapi tiba-tiba pulang tanpa memberitahu lagi."


"Ceritanya panjang mas ternyata setelah aku selesai telpon mas itu saat dalam perjalanan pulang ke hotel pak Aris telpon aku marah-marah bukan hanya itu saja aku baru sampai dihotel dia langsung mencengah aku didepan pintu mas, banyak orang lagi disitu mereka mendengar perdebatan kami berdua yang membuat aku sakit hati itu saat mendengar perkataan kasar dari pak Aris katanya aku tidak berguna mas sebagai sekretaris dan dia juga mengatakan kalau aku nanti dipecat. Siapa yang tidak sakit hati dicaci maki begitu mas."


"Bukan hanya malu karena ditonton orang bayak tapi juga aku merasa sakit hati mas dengan perkataannya, maafin aku ya mas aku tidak bilang sama mas kalau aku sudah resign tapi aku lakukan itu bukan karena emosi mas tapi aku rasa sudah tidak cocok kerja sama dengan pak Aris sebagai patner biarlah mereka cari sekretaris baru yang sesuai dengan perkataan pak Aris yang berguna."


"Apa....pak Aris berani bicara begitu sama kamu Lit? Keterlaluan sekali mentang-mentang dia anak bos jadi semena-mena terhadap karyawan, ya sudah jangan mikirin itu lagi mas selalu mendukung kamu apapun keputusan kamu jadi sekarang kamu tidak perlu bekerja dulu lebih baik tenangkan pikiran kamu. Oh, ya. Terus apa kata pak Arya saat kamu berikan surat pengunduran diri."


"Pak Arya tidak mau katanya kasih aku waktu satu minggu untuk mempertimbangkan kembali, dan pak Arya juga katanya ingin kasih hadia untuk aku karena sudah menang tender proyek itu tapi aku menolaknya biarlah anggap saja sedehkah untuk mereka karena aku juga sudah resign jadi rencana aku mau cari kerja diperusahaan lain. Yang tahu menghargai kinerja orang walaupun perusahaan ini nomor satu dinegara ini tapi kalau kinerja kita tidak dihargai parcuma mas.


"Jelas pak Arya tidak akan mau lah sayang kamu keluar dari perusahaan karena selama ini kinerja kamu itu sudah tidak bisa diragukan lagi bahkan kalau menurut mas posisi kamu saat ini bukan sebagai sekretaris Lagi tapi manajer....kalau dilihat luar biasa kehebatan kamu Lit makanya pak Arya tidak akan melepaskan kamu. Lihat saja nanti apapun yang pak Arya lakukan dia akan berusaha untuk kamu kembali ke perusahaan itu"


"Bahkan keinginan kamu pun bisa jadi dituruti apalagi bu Cessie tidak mau cari sekretaris baru dia hanya mau kamu saja, jadi percayalah pak Arya akan berusahan semaksimal mungkin sampai kamu tidak jadi resign dari perusahaan bisa jadi pak Arya yang akan menyuruh pak Aris datang minta maaf sama kamu."


"Pak Arya itu pintar Lit jadi dia tidak sembarangan melepaskan karyawan yang berpotensi dalam perusahan itu"

__ADS_1


__ADS_2