Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
343


__ADS_3

Setelah selesai makan, semua kembali duduk di ruang tengah sebelum pada berangkat ke tempat tujuan masing-masing. Namun sebelum itu mereka ngobrol dulu sebentar. Semua


"Jadi hari ini kalian pergi fitting baju ya, soalnya tadi ibu sudah di telpon oleh WO, kita pakek jasa WO yang ini saja karena satu paket semua lengkap dan ini juga bukan WO sembarangan WO terkenal" celetuk bu Intan.


"Iya bu...Julio datang jemput Cessie untuk fitting baju dulu biar bisa memilih sesuai dengan keinginan kita, kalau kakak Aris katanya mau pergi ya, oh ya, kakak selamat ya sebentar lagi sudah ada Aris junior juga". Celetuk dokter Julio


"Iya ipar rencana mau pergi cek kandungan istri dulu biar tahu pasti sudah berapa bulan" ujar Aris.


"Ya, sudah kakak pergi saja ke dokter Beatrix biar nanti dokter Beatrix yang menangani kakak ipar kalau kakak pergi ke rumah sakit lain agak jauh."


"Memang rencanan mau periksa kesana juga karena masa ada rumah sakit milik adik ipar tapi harus pergi ke rumah sakit lain bagaimana sih haahah" semua orang tertawa mendengar penuturan Aris.


Memang semenjak Aris menikah dan ada Faya dirumah dan juga dengan kehadiran Abian susasana di rumah pak Arya menjadi sangat hangat, rameh dan makin seru di rumah tidak seperti dulu hanya bu Intan Dan pak Arya yang pagi makan berdua malam juga berdua sama pelayan rumah.


Sekarang sangat terlihat jelas terpancar kebahagiaan didalam wajah tua pak Arya dan bu Intan, di masa tua mereka...Allah memberikan kehagatan dan kebahagiaan kepada mereka semua terutama pak Arya dan bu Intan.


"Nak, setelah pulang dari runah sakit antar nak Faya pulang ke rumah kalau masih sempat pergilah ke perusahaan untuk bantu adik kamu, karena hari ini ayah rencana pergi cek pembangunan anak cabang perusahaan semoga sudah selesai, ayah ingin kalian berdua belajar mandiri dan mengurus bisnis kalian masing-masing nanti semua bisnis ayah bagi menjadi tiga sebagian untuk cucuku Abian selebihnya untuk kedua anakku kalian sudah punya perusahaan masing-masing jadi nanti kedepannya kalian bisa mengelola perusahaan itu dengan baik."

__ADS_1


Aris menatap mata pak Arya dengan rasa kagum dan bahagia, karena walaupun dia bukan anak kandung tapi pak Arya tidak memilah antara anak kandung dan anak angkat dia membagi sama rata, bedahnya Cessie menjadi pemimpin perusahaan pusat sedangkan Aris menjadi pemimpin perusahaan cabang tapi bagi Aris itu lebih dari cukup, dengan di sayangi dan di berikan pekerjaan saja Aris sudah bahagia.


"Ayah, ibu. Tidak perlu memikirkan sampai disitu ayah dan ibu masih sehat sampai saat ini saja itu satu kebahagiaan untuk Aris dan adik, Aris tidak butuh apapun dari ayah dan ibu. Aris hanya butuh ibu dan ayah masih sehat saja Aris senang.


Kalau soal harta itu hanya sementara di dunia jadi tidak perlu di bagi, biarkan saja yang sisa bisnis yang lain itu semua untuk Abian saja" ujar Aris dengan mata berkaca-kaca karena terharu dengan kebaikan kedua orang tua angkatnya, setelah Aris mengalami masalah dengan sekretaris Lita mulai dari sini Aris bertekat untuk benar-benar berubah.


Bu Intan yang melihat putranya sedih langsung memeluknya begitu juga pak Arya dan Cessie mereka tahu maksud dari kesedihan Aris.


"Nak, kamu jangan sedih begitu ingat sekarang putra ibu bukan anak kecil lagi, jadi harus cengeng, sebentar lagi sudah jadi ayah kamu harus kuat untuk menjaga istri dan anak kamu nanti" Tutur bu Intan.


"Astaga ganteng-ganteng cengeng bagaimana ini kakak ipar lihat tuh bayi besarmu masa nangis hahaha" Faya hanya nyegir kuda mendengar candaan dari Cessie terhadap suaminya.


Mereka semua tertawa termasuk Aris yang awalnya sedih juga ikut tertawa mendengar penuturan Cessie menurutnya Cessie lucu, sudah tahu orang lagi sedih justru ngeledek Aris, Aris hanya geleng kepala melihat tingkah konyol adiknya itu me urutmya Adik angkatnya itu paling terbaik.


"Kakak ipar makin tanpan kalau menangis cobak kakak menangis sekali lagi biar aku videokan dengan full, agar nanti anak kakak lahir aku tunjukin ke anak kakak kalau papanya tidak semaco yang dia lihat alias cengeng' sayangnya tadi aku terlambat rekam jadi dapat sebagian saja" celetuk dokter Julio membuat semua orang di dalam ruang kanget dan memandang ke arah dokter Julio yang sama sekali tidak merasa bersalah justru cengegesan.


"Serius mas, tadi videoin mana? Biar Cessie lihat atau mas bohong hanya mau kerjain kakak Aris saja" dokter Julio menyodorkan hpnya ke arah Cessie sedangkan yang lain masih menunggu kepastian begitu juga Aris berharap omongan dokter Julio hanya guaruan belakah tapi tidak nyata. Cessie otak-atik hp dokter Julio tidak lama tawa nya pecah membuyerkan lamuanan semua orang.

__ADS_1


"buahhhh...ternyata benar mas Julio videokan, mas nanti kirim ke Cessie ya biar Cessie simpan nanti kalau ponakan Cessie lahir biar Cessie tunjukan kepadanya seperti apa ayahnya."


Setelah semua drama telah usai mereka bubar Cessie dan dokter Julio pamit untuk pergi fitting baju sedangkan Aris dan Faya berangkat kerumah sakit dan pak Arya pergi meninjauh pembangunan anak perusahaan.


Setelah semua pergi tidak seperti biasanya bu Intan langsung masuk ke kamar tapi justru bu Intan naik ke lantai dua dan pergi menemui cucu kesayangannya didalam kamarnya.


Crekkkk...! Pintu di buka oleh bu Intan membuat suster yang sedang asyik bermain dengan Abian terkejut.


"Um, nyonya....maaf Den Abian lagi asyik bermain jadi saya tidak menyadari kedatangan nyonya." ujar suster ramah.


"Tidak masalah sus, saya mau lihat cucu saya saja dia sudah minum susu belum sus" tanya bu Intan.


"Sudah nyonya"


"Wah.. Cucu kesayang nenek lagi bermain ya sama suster lagi bermain sayang , nanti kalau sudah bisa jalan nenek ajak ke taman ya biar temani nenek yang penting cucuk nenek sehat"


Abian menatap neneknya dengan senyum sambil mengoyangkan kedua kaki dan tanganya, Abian memang mengemaskan walaupn dia tidak minum asih tapi dia sangat sehat karena stok susu formula yang paling terbaik di belikan oleh dokter Julio, karena dokter Julio tidak mau Abian kekurangan gizi perhatian dokter Julio kepada Abian melebihi perhatian ayah kandung.

__ADS_1


Dokter Julio benar-benar tulus menyayangi Abian bukan karena mau nikah dengan Cessie makanya dokter Julio menyayanginya.


__ADS_2