
Mobil cessie dan yang lain melaju memenuhi jalan raya sudah hampir satu jam setegah lebih mereka tempuh dan sebentar lagi mereka sampai di rumah, rencana cessie sampai di rumah langsung istrirahat karena agak sedikit lelah juga,
Mereka masih di dalam mobil sepanjang perjalanan cessie makan rujak dengan lahap, membuat giginya dokter julio ngiluh karena melihat cessie makan mangga mudah dengan santai gak merasa asam sedikitpun, dokter julio harap-harap cemas, karena dari tadi sudah ia mengingatkan cessie agar jangan terlalu banyak makan rujak nanti sakit perut tapi cessie mah bodoh amat pikirnya apa lagi rasa rujak enak sekali.
Tiba-tiba cessie menyodorkan sepotong buah mangga mudah ia mengarahkannya ke mulut dokter julio untuk menyuruhnya makan, tapi dokter julio secepatnya menolak karena katanya asam, membuat cessie tiba-tiba sedih, mungkin karena pengaruh kehamilan jadi mood cessie beruba-uba, padahal tadi cessie sudah senang mau nyuapin dokter julio.
Dokter julio yang melihat cessie memasang muka sedih akhirnya mau tak mau dokter julio terpaksa makan, karena dokter julio gak mau cessie sedih dan .
"Yaudah sini mangganya tapi suapin ya, saya kan lagi nyetir," padahal itu hanya alasan dokter julio aja agar mengambil simpati cessie, namun dokter julio tak mendungan ternyata cessie juga mau, akhirnya dengan binar bahagia cessie langsung masukan buah mangga mudah itu kedalam mulut dokter julio, seketika wajah dokter julio beruba, membuat cessie tertawa.
"Ya ampun cess ini hanya karena muka aku seperti ini aja kamu begitu bahagia, padahal aku rasa ini hal bisa, tapi dengan saya melihat kamu bahagia hanya karena hal kecil ini, membuat aku juga ikut bahagia, aku janji cessie jika nanti Tuhan berkehendak dan kita jodoh, aku gak perna menyia-ngiakan kamu yang begitu sempurna" gumam dokter julio dalam hati.
"Kak asam banget ya kenapa muka kak begitu , kok aku makan gak terasa asamnya kenapa ya, atau jangan-jangan kak gak perna makan mangga haahha." tanya cessie penasaran
"Gak kok cessie rasa mangganya enak dan manis sama seperti kamu yang sangat manis dan selalu membuat hati ini nyaman jika berada di dekatmu. Tapi jangan lagi makan itu nanti sakit perutmu cessie ingat bayi yang ada di kandungan kamu itu."
__ADS_1
"Ck, gombal...memang semua laki-laki itu sama ya, pintar sekali mengombal apa lagi pas mau mendekati seorang gadis, semua kata manis itu di lontarkan, membuat yang mendengar hampir gak bisa bernafas dengan normal, tapi tunggu pas sudah jadi suami, jangankan kata manis yang di lontarkan, kata lembut jauh darinya semoga kak bukan laki-laki seperti itu, siapa pun manti jadi istri kak sayangi lah dia,"
"Gak ada wanita lain cess yang mau saya jadikan sebagai istri selain kamu, dari saat ini dan sampai kapanpun hatiku hanya ada kamu cess aku gak main-main dengan ucapanku, aku gak peduli dengan status kamu, karena status tak menjadi penghalang atau patokan untuk ku jadikan maku istriku". Ucap dokter julio dalam hati.
"Cess tak semua laki-laki berlaku buruk seperti itu, dan saya pastikan ke kamu kalai saya bukan tipe laki-laki yang suka membual untuk mengambil simpati dari kamu atau om dan tante." ujar dokter julio membuat cessie tersenyum.
"Aku percaya kok sama kak, kalau kak bukan tipe laki-laki seperti itu dan makasih kak buat kebaikan kak sama aku selama ini, kak selalu mendengar setiap keluhanku. Dan selalu memberikan solusi terus memberikan kekuatan kepadaku".
"Makasih ya cess, kamu sudah percaya sama aku" ujar dokter julio sambil mentoel hidung cessie.
Mereka asyik ngobrok dan tak terasa mobil mereka sudah berbelok masuk ke dalam halaman rumah cessie yang sebelumnya di bukakan gerbang untuk mereka oleh satpam.
"Ha anak-anak ayah sudah pada pulang, nak julio makan dulu baru pulang kalian belum makan siangkan dengan nak faya juga nanti setelah selesai makan anak ganteng ayah harus bertanggung jawab antar nak faya pulang".
hmmm aris menarik napas panjang baru di lepaskannya, ia mau membanta ayahnya juga gak bagus jadi mau gak mau ya aris iyakan aja.
__ADS_1
"Ah om, gapapa saya pulang aja soalnya tadi tiba-tiba ada telpon masuk ada operasi sesar pasien mau melahirkan jadi gak bisa di tunda, mungkin lain kali aja, masih banyak waktu om tante maaf dan makasih karena om dan tante sudah mengijikan anak cantik om ikut dengan saya."
"Oh kalau begitu gapapa nak, karena menolong pasien itu hal yang mulia, tapu jangan lupa kalau ada waktu nak main kerumah".
"Baik ok tante saya parmisi dulu, cess dan semuanya, sebelum dokter julio pergi ia mendekat ke cessie dan lantar berkata lirih" cess jaga kesehatan kamu dan kandungan kamu baik-baik ya kalau ada apa-apa hubungi saya dan jangan lupa besok datang ke rumah sakit saya tinggu."
Setelah selesai berkata demikian dokter julio masuk kedalam mobil dan keluar dari halaman rumah cessie dan pergi, sedangkan semua yang masih tertinggal di depan rumah mereka melangkah masuk kedalam rumah.
Cessie dan faya di rangkul sama bu intan, saat sampai di dalam mereka duduk sejenak di ruang keluarga untuk menghilangkan capek setelah itu baru mereka makan.
"Nak dimana liburan kalian menyenangkan gak? Tanya bu intan
"Hahaha sangat menyenangkan bu, cessie sangat bahagia sekali, karena di pantai ternyata sangat seru" ujar cessie sumbringan.
"Bagus dong kalau anak ayah bahagia, ayah dan ibu juga ikut bahagia, sekarang kamu harus jaga kesehatan agar kamu dan bayi sehat, oya tadi ada surat dari pengadilan agama, untuk sidang cerai kalian satu minggu lagi, kamu nak harus siapkan kondisi dan kuatkan hati kamu untuk ikuti persidangan."
__ADS_1
"Oh baguslah ayah jadi biar cessie secepatnya lepas dari laki-laki itu"
Ya jadi surat panggilan cerai untuk cessie sudah di terimah. Tinggal tunggu satu minggu lagi untuk sidah pertama, cessie berharap semoga semua urusan cepat berjalan dengan lancar dan sih surya gak membuat ulah di persidangan, karena cessie takut surya banyak membual nanti. Dipersidangan dan menjadi makin lama.