
Surya masih melamun karena tidak percaya kalau ternyata Cessie sudah menikah, Surya juga marah sama Sinta dan mbak Eva karena Surya merasa di bohongi oleh kedua saudarinya itu, kenapa tidak ada satu pun dari mereka berdua mengabari Surya kalau ternyata Cessie sudah menikah bahkan sudah punya anak.
Lagian tidak ada hak apapun lagi untuk Surya mengetahui tentang kehidupan Cessie, sudah bertahun-tahu mereka bercerai jadi untuk apa Sinta dan mbak Eva memberitahu Surya tentang Cessie.
"Kalian keterlaluan Sinta, kamu sama mbak Eva benar-benar keterlaluan, kenapa kalian tidak mengabari aku kalau Cessie sudah menikah dan bahkan sudah punya anak. Aku yakin kalian berdua tahu semua tentang kehidupan Cessie tapi kalian menutupi dari aku, tega kamu mbak, Sin. Aku adik dan kakak kandung kalian tapi kenapa kalian justru berpihak pada orang yang jelas-jelas menghianati suadara kalian, entah apa yang sudah di lakukan Cessie kepada kalian sehingga kalian berdua menutupi hal besar ini." Gumam Surya dalan hati geram dengan kelakukan Sinta dan mbak Eva.
Sepertinya Surya sudah tidak waras, Surya lupa kalau Surya dan Cessie sudah resmi cerai kok bisa-bisanya, Surya masih berangapan kalau Cessie masih menjadi istri sahnya.
Karena Surya diam saja akhirnya satpam membentaknya membuat Surya terperajat karena terkejut.
Brakkkkkk!
Seorang satpam mengebrak meja kecil yang ada dihadapan mereka, sehingga menimbulkan suara yang sangat kuat. Hal itu juga membuat Surya terkejut sampai bangkit berdiri.
"Kenapa kamu diam saja dan ngapain kamu masih disini? sekarang pergi dari sini, jangan menganggu bos kami, siapa kamu sebenarnya ha?. Kalau kamu tidak pergi jangan salahkan kami jika kami melakukan kekerasan terhadap kamu." Bentak seorang satpam. Dan ada juga beherapa pengawal dari tadi berdiri tidak jauh dari mereka.
"Enak aja kamu bilang begitu sama aku, kamu belum tahu siapa aku. Aku adalah suami dari nyonya kamu itu cobak saja buat kekerasan terhadap aku, aku yakin sebentar lagi kalian akan di pecat, seharusnya kalian juga menghormati aku karena aku juga bagian dari keluarga ini" ujar Surya bangga.
__ADS_1
"Ha.....suami? Hahaha orang ini lagi mimpi buruk, suami dari mana? Nyonya kami itu adalah perempuan yang berkelas mana mungkin punya suami yang penampilan kuncel dan gembel seperti kamu, oh ya, suami sejak kapan ya? soalnya nyonya dan bos kami ini sudah tujuh tahun lebih hampir delapan tahun menikah, kok kamu baru muncul ngaku-ngaku suami bos kami." Tanya seorang satpam.
"Kalau kalian tidak percaya panggil saja bos kalian dan tanya siapa aku sebenanrnya, aku ini suami pertamanya mungkin suaminya yang sekarang belum tahu kalau istrinya itu sudah perna menikah dan bahkan punya anak, nyonya kalian itu bukan perempuan baik-baik." Ujar Surya.
Bukkkkklk!
Karena seorang pengawal sudah geram dengan perkataan Surya yang menjelek-jelekan Cessie, sehingga pengawal tersebut melayangkan tinju ke wajah Surya sehingga membuat pipi Surya langsung merah merona.
Hal itu juga yang membuat Surya emosi dan hampir sedikit memberikan perlawanan tapi, karena Surya melihat kalah jumlah Surya sendirian sedangkan pengawal dan satpam mereka lumayan. Akhirnya Surya kembali diam padahal Surya sudah sempat mengangkat tangan.
"Ha...yang benar aja, kok aku baru tahu ya kalau nyonya Cessie perna menikah sampai suami pertamanya masuk penjara, berati mantan suaminya tidak benar, karena nyonya Cessie perempuan yang baik dan berkelas, oh jadi kamu ya mantan suami bu Cessie yang penghianat itu, yang katanya tidak mau mengakui anak kandung sendiri karena lebih memilih selingkuhannya, sebenarnya aku pura-pura aja tidak tahu pada hal aku juga tahu kok soal kehidupan nyonya Cessie." sambung yang lain
Seorang pengawal datang mendekati Surya dan memberikan kode kepada yang lain untuk mendekat, akhirnya mereka menyeret Surya ke belakang pos satpam dan mereka menghajar Surya disana sampai babak belur. Surya sampai minta ampun tapi justru mereka tidak mengindahkan teriakan Surya.
"Stop.....jangan menyiksa aku, apa salahku ha...kalian mau cari mati aku akan laporkan kalian ke polisi ya dan kalau bos kalian tahu kalau, aku di perlakukan seperti ini kalian akan di pecat lihat saja nanti." bentak Surya.
"Kamu pikir kami takut dengan ancaman kamu, cobak saja bilang sama bos kami untuk pecat kami semua, jangan sampai kamu yang di usir dari sini, lebih baik kamu pergi dari sini dan jangan perna kembali lagi takutnya kami bisa hilang kendali." ujar Seorang pengawal namun bukannya Surya pergi justru dia berteriak memanggil nama Cessie.
__ADS_1
"Cessie....tolong aku sayang, ini satpam dan pengawal kamu menyiksa aku, padahal aku hanya ingin bertemu denganmu sayang" teriak Surya.
Karena sudah malam sehingga pengawal kembali menyeret Surya jauh dari pos satpam, dan mereka memaksa dia pergi dan mengancamnya untuk tidak kembali lagi.
"Lebih baik kamu pergi dari sini kalau kamu tidak mau babak belur, jangan nganggu bos kami karena jam segini bos kami lagi berkumpul dengan keluarganya. Kamu bukan siapa-siapa lagi disini awas aja kalau kamu masih kembali ke sini" ujar seorang satpam.
Sedangkan Cessie dengan dokter Julio yang sementara makan di meja makan mendengar suara teriakan, bahkan Cessie sangat mengenal pemilik suara itu, Cessie dan dokter Julio saling pandang.
"Sayang, kamu dengar tidak seperti teriakan suara memanggil nama kamu sayang" tanya dokter Julio.
"Iya benar mas, Cessie juga dengar tapi mas tahu tidak kok suaranya hampir mirip dengan suara pria gila itu, atau jangan-jangan dia sudah tahu alamat rumah kita mas" ujar Cessie.
"Ah masa sih sayang itu suaranya? Mas memang dengar suara teriakan hanya saja tidak mengenal suara siapa itu, mas pikir itu suara pengawal, tapi tidak mungkin pengawal memanggil nama kamu saja sayang."
"Entahlah mas, nanti saja kita tanyakan pada pengawal dan satpam apa yang terjadi. Karena Cessie sangat yakin mas kalau suara itu adalah suara pria jahat itu. Mungkin dia paksa masuk tapi di tahan oleh pengawal sehingga dia berteriak, kok bisa dia tahu kalau kita tinggal disini tidak mungkin kan Sinta yang beritahu dia" ujar Cessie.
"Tidak sayang, mas yakin dia cari tahu sendiri" ujar dokter Julio.
__ADS_1