
Sebimbang apapun hati Aris terhadap Faya ujung-ujungnya Aris tetap milik Faya karena saat ini hati sekretaris Lita sudah tidak di Aris lagi melainkan di pak Galu, apalagi Sekretaris Lita yakin kalau pak Galu adalah laki-laki yang tepat untuknya, dari cara pak Galu memperlakukannya sekretaris Lita sudah yakin sehingga sekretaris Lita menganggap Aris hanya patner kerja tidak lebih dari pada itu, karena mamang cinta tidak bisa dipaksa.
"Humm...aku sebagai laki-laki harus ambil keputusan aku tidak mau ada satu di antara kedua wanita ini merasa tidak nyaman sama aku, aku rasa memang keputusam aku memili Faya adalah pilihan yang tepat karena aku tahu Faya perempuan yang baik jadi pasti aku bahagia dengannya kalau soal sekretaris Lita memang dia cantik dan baik, tapi aku tidak bisa terus-terusan begini nanti dia berpikir kalau aku laki-laki yang suka mempermainkan perasaan seorang perempuan."
"Mamang saat ini perasaanku ke sekretaris Lita agak sedikit takut kehilangan tapi aku percaya kalau itu hanya obsesi, aku harus mantapkan hatiku aku tidak mau Faya terluka karena aku menghianatinya."
Aris memang masih binggung dengan perasaannya tapi Aris percaya kalau keputusan yang dia ambil untuk memilih Faya adalah keputusan yang tepat. Jadi biarkan sekretaris Lita bahagia dengan pria yang menyayanginya dari pada Aris paksakan perasaannya ke sekretaris Lita dan Faya terluka Cessie murka terhadapnya.
Aris kamu tidak boleh plin-plan nanti adik kamu murka terhadap kamu karena kamu tidak ada pendirian, apalagi Cessie paling benci dengan namanya laki-laki penghianat Aris juga takut dengan hal itu.
Cessie juga sudah curiga dengan Aris Cessie juga ingatkan kakaknya agar tidak main-main dengan perasaan seorang perempuan, dan jangan coba-coba melukai hati perempuan karena kalau itu terjadi apa bedahnya dengan mantan suaminya.
"Kakak Cessie tidak minta apa-apa dari kakak, Cessie hanya minta kakak berlakulah sebagai pria yang bertanggung jawab untuk mempertanggung jawabkan apa yang sudah kakak putuskan. Kakak tidak boleh mempermainkan perasaan seorang perempuan. Kalau kakak lakukan hal itu apa bedahnya kakak dengan mantan suamiku kakak."
"Apa kakak mau di cap sebagai seorang laki-laki penghianat, cukup mantan suamiku saja kakak yang jadi penghianat jangan kakak aku, aku gak mau kakak jadi seorang laki-laki yang tidak tahu cara bersyukur dan pecundang.Tuhan sudah berikan calon yang cantik tapi kakak belum juga puas ingat kakak penghianatan itu ibaratkan seperti sampah buang pada tempatnya dan kakak tahu penghianatan akan membawah kehancuran."
"Gak lah dik kakak sayang sama Faya kok kakak tidak akan menghianati Faya apalagi menyakitinya, lagian kenapa Kamu bicara begitu dik kakak hanya minta saran saja bukannya mau cari perempuan lain."
__ADS_1
"Hahaha kakak pikir aku tidak tahu hati orang yang sedang bimbang seperti apa, aku tahu kakak saat ini kakak bimbang dengan hati kakak antara Faya dan sekretaris Lita. Kakak sebagai laki-laki harus menetapkan hati kakak jangan sampai kakak melukai hati kedua wanita yang tidak bersalah. Tapi karena kebimbangan hati kakak tidak ada satupun yang kakak dapati baik itu Faya maupun sekretaris Lita akan pergi meninggalkan kakak. "
"Biarpun kakak adalah kakaknya Cessie tapi jika kakak berani menyakiti hati Faya Cessie menyuruh Faya untuk mencari laki-laki lain yang bisa menghargai cintanya, begitu juga sekretaris Lita Cessie akan menyuruhnya untuk jauhi kakak apakah kakak sudah siap?"
" Ingat kakak Faya itu adalah teman Cessie sekretaris Lita adalah patner kerja disini kalau kakak menyakiti kedua hati perempuan itu kakak bisa berpikir gak apa menurut kakak tidak menyakiti hati Cessie juga, Cessie juga ikut merasakan kakak karena Cessie ini juga seorang perempuan yang sudah pernah trauma dengan laki-laki"
"Deg....perkataan Cessie membuat jantung Aris berdengup kencang jangan sampai itu terjadi, lebih baik Aris mengambil keputusan secepat mungkin sebelum Cessie melancarkan aksinya bisa bahaya."
"Maafin kakak ya dik kakak salah tapi jangan lakukan itu ya kakak sayang kok sama Faya karena sekretaris Lita juga sudah punya pacar, jadi kakak hanya menganggal sekretaria Lita teman kerja di kantor saja."
Dan Faya juga memang sangat mencintai Aris jadi Faya tidak mau menghuanati cinta Aris kepadanya.
Akhirnya sekarang Aris memutuskan melupakan perasaannya terhadap sekretaris Lita, dan memantapkan hatinya untuk Faya karena menurut Aris Faya adalah pasangan yang tepat untuk dirinya.
Semoga kamu gak plin- plan ya Aris sekarang Faya sudah pulang tuh jadi persiapkan lah pernikahan kalian berdua, jangan menganggu sekretaris Lita lagi karena sekretaris Lita hanya milik pak Galu seorang. Pak Galu sudah sangat mencintai sekretaris Lita jadi pasti pak Galu tidak akan menyakiti hati sekretaria Lita.
Kamu harus tahu Aris kalau Cessie sudah pernah disakiti oleh mantan suaminya dan waktu itu kamu benar-benar tidak menerima, penghianatan yang dilakukan oleh Surya sampai kamu murka apakah kamu juga mau sama seperti Surya jangan sampai Cessie murka.
__ADS_1
Aris yang masih termenung karena ia mengingat kembali percakapannya dengan Cessie langsung sadar dari lamunannya ketikan ada ketukan pintu dari luar, membuat Aris terkejut.
Tok tok tok!
"Maaf pak saya hanya mau menyampaikan jika besok kita akan berangkat keluar kota selama satu minggu untuk pengurusan proyek, apakah bapak sudah siap atau bagaimana menurut bapak"? Tanya sekretaris Lita yang masih berdiri didepan pintu.
"Sekretaria Lita silakan masuk, duduk dulu baru kita bicarakan, jangan bicara di depan pintu tidak baik dilihat karyawan lain" ujar Aris. Membuat sekretaris Lita menaikan kedua alisnya sekretaris Lita tidak percaya kalau Aris mengijinkannya masuk keruangannya apalagi suruh duduk sangat ajaib sekali.
Karena memang selama ini tidak sekalipun Aris mengijinkan sekretaris Lita masuk ke ruangannya, sehingga aksi Aris saat ini membuat sekretaris Lita heran.
"Maaf pak Aris kalau boleh saya disini saja karena masih ada kerjaan yang harus saya selesaikan sebelum berangkat ke luar kota, saya tidak bisa pergi meninggalkan pekerjaan yang belum kelar, kalau ada yang pak Aris mau sampaikan silahkan saja pak saya siap mendengar."
Aris tertengun mendengar jawaban dari sekretaris Lita, karena Aris pikir sekretaris Lita dengan senang menerima tawarannya dengan mempersilahkan masuk ke ruangannya namun semua diluar dugaan Aris, melihat penolakan halus dari sekretaris Lita Aris juga tidak bisa berbuat apa-apa.
"Baiklah kalah begitu besok kita berangkat boleh kamu siapkan semuanya" ujar Aris.
"Baiklah pak kalau begitu saya parmisi pak" ujar sekretaria Lita dan berlalu pergi.
__ADS_1