
Didalam ruang UGD, Abian sudah sampai dan berdiri di samping ranjang Surya, Abian menatap Surya dengan tatapan yang tidak bisa di artikan tiba-tiba air mata Abian luruh begitu saja. Memang Surya sudah perna melakukan kejahatan terhadap Abian dan Cessie, tapi Abian anak yang baik jadi tidak begitu lama membenci Surya.
" Aku tahu seperti apa kejamnya kamu dulu terhadap mami-ku, dan terhadap-ku. Tapi dari sini aku paham kenapa Tuhan tidak mengijinkan kamu hidup terus dengan mami dan aku, karena Tuhan tahu mana yang terbaik buat mami dan juga aku, jadi aku tidak salahkan takdir karena semua itu sudah di takdirkan dari Allah bahkan penolakan kamu terhadap aku, mungkin dengan cara seperti itu aku mendapatkan kebahagiaan sepenuhnya dari papi Julio, aku berterimah kasih pada-mu karena kamu aku hadir di dunia ini. Dan karena kamu juga, aku mendapatkan seorang ayah yang sangat menyayangi aku dan mami.
Terimah kasih, sekarang aku mengerti ayah, aku sudah maafkan kamu tolong bertahanlah dan kamu harus sembuh untuk menebus semua kesalahan kamu terhadap aku dan mami. Kalau soal mami aku rasa tidak perlu tapi untuk aku kamu harus membayar semua itu, Abian berharap kamu cepat sehat ayah, jangan jadi ayah pengecut lari dari masalah. Aku sudah datang menjenguk mu ayah jadi cepat sadarlah, semua orang sudah menunggu ayah di luar ada bibi Eva juga." Ujar Abian sambil memengang tangan Surya
Jelas di alam bawah sadar Surya mendengar setiap perkataan Abian, apalagi kata dokter saat ini kondisi Surya kembali stabil, tiba-tiba air mata Surya mengalir dari pelupuk matanya, ya Surya menangis mendengar semua perkataan Abian, Surya menyesali semua perbuatannya terhadap Abian dan Cessie, walaupun semua sudah terlambat tapi setidaknya Surya harus minta maaf terhadap kedua orang yang sudah dia sakiti termasuk mbak Eva dan juga Sinta.
"Ya kamu benar nak, ayah memang tidak pantas menjadi ayah kamu jadi dengan seperti itu ayah menolak kamu, kamu mendapatkan kasih sayang dari ayah sambung kamu yang baik itu, mami kamu juga sangat bahagia setelah menikah dengan pria yang bertanggung jawab terhadapnya, lebih baik aku pergi jauh saja dari kalian biar tidak menjadi beban pikiran untuk kalian semua, makasih ya putra ayah kamu anak yang baik" gumam Surya dalam hati.
"Ayah kamu mendengar perkataan Abian, kalau benar sadar lah ayah Abian menunggu disini sampai ayah sadar. Abian tidak akan pulang karena Abian ingin mendengar langsung suara ayah." Ujar Abian lagi.
Abin terkejut saat jemari yang di pengang oleh Abian bergerak, sontak Abian memanggil dokter sehingga dokter masuk kedalam ruangan.
Tapi sebelum dokter datang Abian sempat periksa kondisi Surya, jadi Abian sudah tahu kalau sebentar lagi Surya akan sadar, tapi Abian sedih karena merasa ada yang tidak beres perasaan Abian mengatakan ada sesuatu yang akan terjadi.
"Dokter tolong periksa ayah saya, tadi saya melihat tangannya bergerak, mungkin ayah saya segerah sadar"ujar Abian.
__ADS_1
"Saya minta tolong nak tunggu di luar ya, nanti ada apa-apa saya akan memanggil" ujar seorang dokter yang di taksir umur empat puluh lima tahun sehingga dokter memanggil Abian dengan sebutan anak.
Abian hanya menurut saja dan keluar dari ruangan, semua terkejut melihat wajah Abian merah karena baru habis menangis.
"Nak kamu kenapa sedih begitu" tanya Cessie memeluk Abian tapi Abian tidak menjawab sama sekali.
Tenyata setelah dokter periksa Surya, disitu juga Surya sadar hanya saja cara bicaranya belum jelas sepenuhnya.
"Syukurlah pak Surya akhirnya sadar juga" ujar dokter.
"Do...dok...! Ta...tadi...a..aku men..dengar sua..rah pu traku dia a..ada di mana to..long panggilkan" ujar Surya terbata-bata.
Abian langsung memeluk Surya, dengan begitu erat sampai membuat semua yang ada didalam ruangan terharu.
"Ayah akhirnya kamu sadar juga baguslah." ujar Abian.
Surya memengang tangan Abian dengan erat dan menatap mata Abian dengan intens.
__ADS_1
"Maafkan ayah ya nak, ayah tidak pantas menjadi ayah kamu, ayah bukan ayah yang baik untukmu, seharusnya ayah lah yang menjaga dan menyayangi kamu. Tapi ayah gagal maafkan ayah yang shdah menyakiti hati dan perasaan kamu dan mami kamu, tolong maafkan ayah nak, ayah tahu hidup ayah tidak lama lagi tapi ayah bersyukur, jika ayah meninggal sekarang juga ayah bahagia karena sudah melihat kamu, dan sudah mau menerimah ayah, kamu harus menyayangi papi kamu karena dia ayah terbaik untukmu, tolong jaga mami kamu dengan baik ya." ujar Surya membuat semua orang yang ada di ruangan itu meneteskan air mata.
"Ayah jangan bicara begitu, ayah harus sehat biar ayah bisa menebus semua dosa ayah terhadap Abian." ujar Abian Surya hanya tersenyum dan mengelus kepala Abian.
Setelah itu Surya mentap Cessie sembari berkata" Cess...maafin aku ya, selama kamu hidup bersama ku banyak luka yang sudah aku torekan di hatimu, makasih karena kamu sudah merawat Abian menjadi anak yang baik dan sangat berbakti, semoga kamu bahagi, dokter Julio aku titip Abian. Kamu ayah yang baik dan pantas mendapatkan kasih sayang dari Abian, begitu juga mbak Eva maafin adik mu mbak karena aku sudah membuat keluarga malu dan hancur jaga diri kalian baik-baik." ujar Surya.
"Aku sudah maafkan kamu mas, jadi cepatlah sehat agar kamu bisa menebus semua kesalahan yang sudah kamu lakukan dulu terhadap putra mu mas" Cessie, tapi Surya tidak menghiraukan perkataan Cessie justru Surya menatap mas Bram, Sinta dam juga Iksan.
"Mas Bram aku titip mbak Eva ya, tolong jangan sakiti peresaannya sayangilah dia jika mbal Eva salah ajariny tapi jangan main kekerasan , begitu juga kamu adikku Sinta, jadi istri yang baik buat suami dan anak-anak kamu, sayangi lah Dira sebagai anak kandung kamu jaga rumah tanggah kamu agar tetap harmonis, Iksan..maafkan semua kesalahku yang sudah membuat rumah tangga kamu hancur dulu aku sangat menyesal atas semua perbuatan yang perna aku lakukan tapi jujur aku tidak tahu kalau Nadia sudah menikah dan bahkan sudah punya anak, aku pikir dia masih single ternyata dia sudah punya suami yang samgat baik seperti kamu, tolong jaga Sinta dengan baik ya aku titip Sinta jangan perna lasar dengannya karena dari kecil kami tidak perna melakukan kekerasan terhadapnya, aku pergi dulu." ujar Surya.
Seketika nafas Surya naik turun dan mengejang dan badannya mulai lemas, saat di periksa ternyata sudah tidak bernafas lagi.
"Ayah........jangan tingglkan Abian!" Teriak Abian.
*****
Hallo semuanya kita akan menuju ke Ending ya, karena memang dari awal, saya sudah membuat konsep kalau karya ini tamat setelah Surya meninggal. Dan saya buat kehidupan Cessie bahagia mungkin tidak lebih dari lima bab saya akan tamatkan.
__ADS_1
Maafkan saya jika banyak kesalahan dalam penulisan dan semua tutur kata yang tidak baik, tolong maafkan.