
Setelah selesai ngobrol Dokter Julio mengajak Cessie dan kedua orang tuanya pergi makan, akhirnya mereka berempat, pergi ke restoran Cessie di jalan XX dan mereka makan di sana, setelah mereka sampai di restoran, mereka berempat masuk kedalam restoran langsung di sambut baik oleh Andre," selamat siang tuan, nyonya, dan bos. Silakan duduk," ucap Andre sopan sambil mengantar bos dan orang tuanya ke ruangan privat.
Dan andre langsung mencatat semua menu yang di pesan oleh bosnya setelah selesai manejer Andre langsung masuk ke dapur dan ia sendiri yang turun tanggan karena itu sudah kebiasaan dari dulu jika bos besar dan keluarganya datang manejer Andre yang siap sedia menyiapkan semuanya makanan yang di pesan bosnya nanti baru ia meminta pelayan untuk menyajikan semua menu di atas meja.
Tak lama kemudia ada seorang pelayan datang menghampir mereka, membawa mapan di tanggannya untuk mengantarkan minum, namun pelayan tersebut sangat terkejut setelah tahu tamunya adalah mantan kak iparnya sendiri, tak ayal Cessie juga demikian ia gak menyangka kalau Sinta bekerja di restorannya.
Namun Sinta hanya tersenyum kikuk saat melihat Cessie dan keluarganya ia juga agak sedikit takut, kalau Cessie pecatnya.
"Parmisi bos," ujar Sinta langsung menyediakan minum di atas meja, memang dasarnya Cessie baik hati ia langsung menyapa Sinta membuat Sinta malu.
"Hay Sinta kamu bekerja disini" tanya Cessie.
"I iya mbak, eh bo, bos" ujar Sinta gugup
Setelah itu Sinta langsung keluar namun Cessie mengikutinya keluar, setelah sampai di luar Cessie mencegah Sinta dan bertanya kenapa Surya gak gak datang ikut sidang cerai hari ini, namun Sinta menjawab kalau ia juga gak tahu karena sudah hampir satu minggu ia kerja di jadi jarang di rumah.
"Kenapa mas kamu gak datang ikut persidangan Sin, apa surat panggilan gak sampai"
"Maaf mbak, Sinta juga gak tahu soalnya Sinta sudah kerja jadi Sinta gak ambil pusing dengan kehidupan siapapun, sekarang Sinta mau cari kehidupan Sinta sendiri, mbak maafin Sinta ya, Sinta sangat menyesal berlaku buruk sama mbak waktu itu, tapi itu Sinta terpaksa mbak karena di tekan sama ibu, tapi sekarang Sinta menyesal mbak Sinta benar-benar minta maaf."
__ADS_1
"Cessie yang memang dasarnya baik hati ia langsung merangkul Sinta dan sembari berkata" gapapa mbak sudah maafin kamu, dan mbak tahu kok yang kamu lakukan itu semua karena ibu kamu, yang penting sekarang kamu kerja dengan baik dan jangan mau di manfaatkan sama
Ibu kamu lagi, kamu harus punya kehidupan tersendiri."
Mendengar nasehat cessie, Sinta gak kuasa menahan tangisnya karena seumur-umur setelah meninggal sang ayah, baru kali ini Sinta mendapatkan perhatian dan nasehat lagi dari seseorang yang ia pernah sakitin. Dan itu membuat sinta sangat tersentu.
Sinta Langsung berhambur memeluk Cessie, perlakuan Sinta sontak mencuri perhatian para karyawan yang lain terutama manejer Andre kanget dengan interaksi Sinta dengan bosnya itu, mereka gak menyangka kalau ternyata bosnya itu sangat mengenal Sinta karyawan baru yang baru satu minggu ia bekerja.
"Makasih ya mbak, makasih banyak, mbak sangat baik padahal dulu Sinta sudah sangat jahat, tolong maafkan siqnta sekali lagi mbak, semoga secepatnya mbak cerai dari mas Surya dan mendapatkan laki-laki yang baik yang sangat menyayangi mbak."
"Amin tapi kamu gak pengen kalau mbak balik sama mas kamu"? Cessie sengaja bertanya seperti itu karena ia mau tahu reaksi Sinta.
Cessie tersenyum melihat perubahan Sinta yang dulu agak menyebalkan, sekarang sudah beruba bedah jauh semoga Sinta benar-benar berubah," mbak maaf saya kerja lagi soalnya takut manejer Andre marah haaha" ujar Sinta sambil terkekeh.
"Yaudah sana semangat kerja."
Lantas Cessie langsung kembali ke dalam ruangan sedangkan Sinta kembali ke dapur untuk melayani pelangan yang lain, namun baru aja Sinta masuk semua pelayanan yangvada disana pada cerca Sinta dengan banyak pertanyaan, namun Sinta hanya jawab singkat aja, kalau nanti baru ia ceritakan karena, ceritanya panjang.
Tak lama Cessie masuk makanannya di antar langsung kali ini ole h manejer Andre yang langaung mengantarkan makanan itu, setelah menyediakan semuanya manejer Andre mempersilahkan bosnya mencicipi makananya dan manejer Andre langsung keluar.
__ADS_1
Cessie dan keluarganya makan dengan lahap apalagi Cessie semakin hari perutnya semakin membuncit dan juga soal makan jangan di tanya lagi, Cessie jago dalam hal makanan. Melihat Cessie makan dengan lahap bu Intan terkekeh.
"Nak pelan-pelan makannya gak ada yang merampas makanan kamu itu" ujar bu Intan sedangkan yang lain ikut terkekeh melihat kelakuan Cessie.
Uhukkkk...uhukkkkk!!!
Tiba-tiba Cessie tersedak membuat yang lain panik apa lagi Dokter Julio, ia langsung sigap mengambil minuman dan menyodorkan ke mulut Cessie, setelah Cessie minum akhirnya ia berhenti bantuk, kasian juga kamu Cessie pengen cepat makan biar kenyang mala tersedak.
"Cess pelan dong makannya tegok lah tuh, kamu tersedak tadikan untung gak kenapa-napa bikin panik tahu gak" ujar Dokter Julio sedangkan bu Intan dan pak Arya hanya tersenyum melihat Dokter Julio begitu perhatian dan mengkuatirkan kondisi Cessie.
"Iya maaf soalnya aku lapar banget hahaha," ujar Cessie terkekeh.
Seusai makan Dokter Julio minta pamit karena ada operasi jam dua siang jadi ia gak bisa antar Cessie pulang, namun Cessie berkata kalau ia datang dengan orang tuanya jadi gapapa mereka pulang juga bareng.
Setelah mereka melangkah mau keluar dari restoran Cessie sempat mampir ke dapur dan memanggil Sinta sontak semua yang ada disana memandang Sinta, sedangkan Cessie santai saja, Cessie mengambil sesuatu dari dalam tasnya dan memberikan ke Sinta ternyat beberapa lembar uang merah lantas cessie berkata" ini uang jalan kamu sementara waktu kamu pakai ini dulu setelah kamu gajian pergunakan uang kamu itu dengan baik."
Ya ampun Cessie hati kamu mulia sekalih, padahal dulu Sinta juga berlaku buruk sama kamu tapi gak separah bu Ayu sih. Sinta yang melihat itu tak kuasa menahan air matanya dan ia berhambur memeluk Cessie sembari berkata" makasih mbak makasih banyak.
Cessie langsung keluar ternyata sudah di tungguin sama pak arya bu Intan dan Dokter Julio, dan mereka masuk kedalam mobil masing-masing Dokter Julio kembali ke rumah sakit sedangkan Cessie pulang ke rumah, hari ini ia sengaja gak masuk kantor.
__ADS_1
Biarpun pak Arya dan bu Intan melihat semua yang cessie lakukan, namun mereka gak melarang karena pikir mereka, biarpun adik ipar Cessie agak jahat dulu tapi tak perlu di balas biarlah Tuhan yang membalas semua itu.