
Hahaha pak Galu bisa saja memang sih gak kenal tapi sekretaris Lita pasti malu dong lantaran kalian belum ada hubungan apa-apa pak Galu tanpan, coba kalau kalian sudah ada hubungan pasti sekretaris Lita tidak malu di pengang tangannya seperti itu tapi sayangnya kalian belum ada hubungan apapun makanya sekretaris Lita tidak mau.
Pak Galu dan sekretaris Lita bergandengan tangan menuju ke tempat parkir setelah sampai disana pak Galu membuka pintu mobil untuk sekretaris Lita dan mempersilahkannya masuk kedalam mobil setelah pak Galu pastikan sekretaris Lita sudah masuk, pak Galu juga ikut masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya untuk mengantar pulang princess Lita ke kediamannya.
"Mas..."?
"Ya Lit" jawab pak Galu sambil menoleh karena di panggil oleh sekretaris Lita.
"Gak ada mas hanya tes saja mas nyahut gak ternyata nyahut juga hahaha" ujar sekretaris Lita terkekeh, jail juga rupanya sekretaris Lita.
"Astaga Lit kenapa kamu gemas kali sih kalau kayak gini membuatku tidak tahan melihat kamu, hentikan tingkah kamu Lit jangan sampai aku tidak tahan bahaya" gumam pak Galu dalam hati.
"Mas...aku rencana setelah pulang dari luar kota aku mau resign dari perusahaan ini, aku pengen menjalani hidup normal saja, sudah lama aku mengabdi disini juga mas walaupun mas yang lebih lama sih disini." ujar sekretaris Lita.
"Deg......loh kenapa kamu mau resign Lit bukankah pekerjaan kamu sudah bangus dan gaji kamu juga sangat besar kamu beruntung loh di posisi itu jarang seorang sekretaris mendapatkan gaji sebesar itu, karena pak Arya sudah baik sama kamu dan kinerja kamu juga bagus makanya gaji kamu di naikan coba waktu itu sekretaris Nadia, dia disini sampai di pecat karena selingkuh mana ada gaji sebesar itu."
__ADS_1
" Tapi kamu beruntung bisa mendapatkan gaji sebesar itu hampir sama gaji kita loh bedah sedikit saja gaji kamu sudah menyaingi aku, tapi itu hanya saran aku kalau memang kamu sudah capek boleh kamu resign saja cukup merawat aku saja hahaha"
"Ah mas gombal terus lah aku serius loh kenapa jadi mas yang gombalin aku, tapi benar juga sih mas gaji aku memang sangat besar takutnya nanti setelah aku resign justru aku bosan lagi di rumah, tapi aku pengen buka usaha kayak kuliner gitu mas dan restoran punya milik sendiri nanti kalau saat aku sudah tua anak-anakku tidak kekurangan karena sudah ada bisnis yang bisa membantu mereka aku tidak mau nanti anak-anakku susa di kemudian hari mas"
"Menurut aku kamu sabar saja dulu kalau soal buka usaha nanti setelah kamu kembali dari luar kota baru kita bicarakan aku siap membantu kamu karena aku juga sama seperti kamu, jadi kita lakukan yang terbaik untuk masa depan anak kita kalau kita sudah punya anak terus mereka sudah besar dan kita juga sudah tua ya kita hanya menikmati hari tua kita saja. Sedangkan mereka melanjutkan usaha papi dan maminya ya gak sayang" memang pak Galu pria yang paling unik tidak ada habisnya menjailin sekretaris Lita membuat pipi sekretaris Lita bersemu merah karena malu.
"Pukkk...mas aku ini serius bisa gak jangan bercanda mulu, mas gak perna serius loh kalau bicara" sekretaris Lita sengaja cemberut tapi dalam hati kengirangan mendengar perkataan pak Galu karena memang sekretaris Lita juga ingin seperti itu.
Aduh dua pasutry ini memang sangat mengemaskan satunya suka jail tapi menyenangkan satunya lagi suka baperan hahaha semoga kalian berdua jodoh ya pak Galu dan sekretaris Lita, biar sekretaris Lita melupakan Aris dan pak Galu tidak mengingat lagi masa lalunya.
Karena sekretaris Lita gemas dengan pak Galu spontan sekretaris Lita mencubit pinggang pak Galu hingga pak Galu terkekeh karena geli.
"Hmm...biar tahu rasa jail kali jadi orang dari tadi bercanda mulu, aku serius ngomong justru di candain."
"Auhhhh...princesss lepasin atau kamu mau kita tabrakan ini aku lagi nyetir mobil loh ingat kita belum sah dan belum punya anak jadi jangan mati dulu ok soalnya aku mau dua belas anak dari kamu sayang kamu pasti sanggup lah" astaga mememang pak Galu benar-benar deh sudah dalam kondisi seperti itu juga masih sempat bercanda tapi seru juga dengan pria yang suka bercanda itu adalah pria yang baik.
__ADS_1
"Hmm tersera mas saja deh yang penting apa yang aku bilang tadi itu adalah keinginanku untuk masa depan anak-anakku karena aku tidak mau nanti mereka susa, tapi punya anak dari mana ya pacar saja gak punya hahaha" nah sekarang justru sekretaris Lita yang ngelucu.
"Princess bisa gak di ralat bukan anak kamu saja tapi anak kita oke..anak-anak kita..nanti Tuhan akan kirim sih tanpan akan datang melamarmu tenang saja tunggu waktu yang tepat jadi jangan takut jadi joblo seumur hidup"
"Mas bagaimana aku tidak memendam rasa sama kamu ...aku tahu kamu hanya bercanda mas tapi setiap kali aku pergi bersama kamu hatiku sangat tenang karena kamu selalu membuat hatiku ini damai dengan cara kamu bercanda, aku tahu kamu bukan tipe orang yang suka bercanda tapi kamu juga melihat siapa yang kamu candain, makasih banyak ya mas kamu datang disaat yang tepat saat hatiku dipatahkan oleh pak Aris tapi percayalah aku mencinta mas bukan sebagai pelarian atau pelampiasan melaikan aku benar-benar sudah mulai mencintaimu mas" gumam sekretaris Lita dalam hati.
"Oh, ya. Aku baru ingat bukankah aku perna sekali ketemu dengan pak Galu gandeng seorang perempuan cantik sih dan kelihatan mesra banget dan sepertinya pacar pak Galu tapi kemana ya perempuan itu..sudah lumayan lama juga sih..waktu itu baru pertama masuk di perusahaan ini hampir lima tahunan, aku disni sudah enam tahun bekerja dan waktu itu pak Galu masih staf biasa kira-kira aku tanya gak ya penasaran aku, ah gak usa nanti saja." gumam sekretaris Lita dalam hati.
Pak Galu melihat wajah sekretaris Lita seperti agak sedih jadi pikir pak Galu mungkin ia salah bicara sehingga sekretaris Lita sakit hati atau gimana.
"Aduh apa tadi perkataanku menyakiti hatinya ya kelihatan dia sedih padahal sebenarnya aku bicara itu bukan hanya bercanda semata tapi aku sangat serius dengan setiap perkataanku, dan juga aku sengaja bercanda agar dia terhibur tapi kenapa wajahnya begini ya" Gumam pak Galu dalam hati.
"Lit maafin aku ya jika tadi candaanku menyakiti hatimu tapi apakah kamu tidak bisa melihat kesunguhanku Lit candaanku bukan sekedar candaan tapi memang seperti itu lah kenyataannya, maafkan aku ya jika kata-kataku menyakitimu aku tidak bermaksud begitu"
"Mas bicara apa sih ngaur saja deh kata siapa mas menyakitiku, justru dengan candaan mas membuat aku terhibur dan melupakan segala beban yang ada di pikiran ini, aku sangat bersyukur bisa mengenal mas karena mas bisa membaca situasi. Mas juga tahu kondisi ku seperti apa makasih ya mas karena sudah hadir dalam hidupku menjadi penyemangat biarpun kita hanya sebatas teman tapi ini suatu kebahagiaan untukku mas."
__ADS_1