Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
272


__ADS_3

Sinta sudah kebingungan mau duduk dimana karena ia juga segan duduk didepan bersama dengan Iksan karena kebetulan. Iksan tidak gunakan sopir jadi Iksan yang bawah mobil sendiri.


"Bell buka dong pintunya kalau gak aku naik taksi saja ya kalau kalian tidak mau aku ikut masuk kesitu."


"Sin bisa gak kamu bantu aku duduk didepan saja aku pengen tidur Sin makanya aku butuh tempat yang agak luas mau ya tenan mas ganteng didepan kamu tenang saja mas Iksan pri yang baik dan tidak akan macam-macam kok" ujar Bella.


" Iya Sin aku juga sama aku pengen tidur sebentar soalnya semalam aku kurang istirahat jadi aku pengen menutup mata selama perjalanan ke rumah pak Ikasan boleh ya Sin kamu di depan" sambung Melli.


Bella melirik Iksan dan kebetulan Iksan juga meliriknya Bella berikan kode sama Iksan agar bantu membujuk Sinta. Iksan yang paham dengan kode yang di berikan Bella langsung bicara.


"Nona Sinta tidak apa-apa duduk saja didepan bersama saya jangan takut aku bukan orang jahat kok, lagian aku senang nona duduk didepan untuk menemani aku, biar ada teman ceritaku boleh nona Sinta."


"Tapi pak...?"


"Nona Sinta masuklah biar kita berangkat atau kalian nanti pulang malam dan ibu saya akan menyuruh kalian nginap dirumah nanti, kalau kalian mau nginap tidak apa-apa terus lama-lamain saja agar kalian tidak diijingkan pulang karena sudah larut malam"


Sinta yang tidak mau nginap di rumah Iksan segerah masuk kedalam mobil dengan cemberut membuat ketiga orang itu terkekeh melihat tingkah Sinta.


Tapi itu justru membuat jantung Iksan tidak nyaman.


Akhirnya mereka menuju ke rumah Iksan dan ketemu dengan orang Tuannya saat mobil Iksan memasuki gerbang utama rumah Iksan Melli dan Sinta tercengang melihat rumah Iksan yang mewah dan besar sekali.


"Wah...rumahnya mewah banget gak kalah mewah dari rumahnya mbak Cessie, karena rumah mbak Cessie juga mewah banget." gumam Sinta dalam hati, begitu juga Melli kangum dengan rumah Iksan.


Setelah satpam membuka gerbang akhirnya mobil masuk kedalam dan satpam menutup kembali gerbang.


"Yuk kita masuk" Iksan sengaja merangkul Bella karena Iksan mau kerjain orang tua dan mbaknya kalau Bella adalah pacar barunya, karena Iksan mau lihat reaksi kedua orang tuanya seperti apa.

__ADS_1


Saat Iksan dan ketiga gadis itu maauk kebetulan orang tua Iksan dan mbak Alana baru selesai makan siang dan mereka duduk di ruang tengah saling berbincang dan seketika mereka terdiam melihat kedatangan Iksan dengan tiga orang gadis yang menurut mereka cantik-cantik tapi mereka lebih fokus pelukan Iksan terhadap seorang Gadis.


Namun saat Bella yang melihat orang yang sangat ia rinduhkan tidak kuat menahan tangisnya padahal orang tua Iksan belum bicara apa-apa.


"Pah, bu dan mbak kenalkan ini pacar baru Iksan dan teman-temannya" ujar Iksan tersenyum tapi justru tidak ada tanggapan dari ketiga orang itu mereka memperhatikan Bella dari ujung kaki sampai ujung rambut.


Sontak bu Harto berkata" San kok wajahnya mirip sekali dengan Rina"


"Iya benar bu papa juga berpikir begitu" sambung pak Hartono


Iksan yang mendengar perkataan kedua orang tuanya tersenyum karena menurutnya dia gak berhasil ngerjain orang tuanya kerena orang tuanya tahu kalau gadis yang ada di sampingnya adalah anaknya bu Rina.


"Rina siapa sih bu, pah ini pacar Iksan kenapa mala sebut nama orang lain" tanya Iksan.


Tapi pak Hartono tidak peduli dengan gurauan anaknya justru menatap Bella karena sepertinya dari tadi pak Hartono perhatikan Bella kayak menahan tagisnya. Jadi pak Hartono yakin kalau Iksan menyembunyikan sesuatu.


"Hahaha maaf aku lupa silakan duduk" Iksan menpersilahkan ketiga gadis itu duduk.


"Nak siapa nama kamu" tanya pak Hartono kepada Bella membuat Bella sudah tidak berkuasa menahan tangisnya akhirnya tangis Bella pecah dan berhambur kepelukan pamannya membuat bibik dan mbak Alana terkejut dengan aksi Bella sedangkan Iksan hanya senyum saja.


"Paman...ini aku Bella paman...aku Bella aku sangat merinduhkan paman, bibik dan juga mbak Alana."


Mereka bertiga tambah terkejut dengan pengakuan Bella. Anak yang selama ini mereka cari sekarang sudah tumbuh menjadi seorang gadis cantik tapi untung wajahnya parsis seperti ibunya makanya waktu Iksan mengakui kalau Bella adalah pacarnya orang tuanya dan mbak Alana gak percaya.


"Jadi benaran kamu Bella nak tadi paman juga sudah filing kalau kamu itu adalah anak adiknya paman selama ini kamu kemana saja nak paman cari kemana-mana tapi tidak ketemu, tapi kok dia sama kamu San kalian ketemu dimana kok bisa."


"Ceritanya panjang ya, tidak sengaja kami ketemu di restoram tadi ternyata adik Bella kenal aku ayah"

__ADS_1


"Bella awalnya di kampung paman tapi setelah itu Bella kembali ke kota nyariin paman tapi sayang gak ketemu"


Bella berali dari paman dan memeluk bibiknya setelah itu berali memeluk mbak Alana pertemuan mereka penuh dengan air mata bahagia karena memang selama ini keluarga Iksan sudah berusaha mencari Bella kemana-mana.


Setelah melepaskan rasa rinduh akhirnya mereka berbincang- bincang paman dan bibik terus mbak Alana menanyakan kemana Bella selama ini dan kehidupannya bagaimana.


Bella jelaskan semuanya Bella juga sudah janji kepada paman dan bibiknya bahwa dia akan kembali untuk merawat rumah peninggalan kedua orang tuanya.


Karena mereka keasyikan gobrol jadi tidak terasa sudah sore Bella pamit pulang ke kontrakannya namun di tahan oleh orang tua Iksam dan Mbak Alana.


Kata mereka kalau Bella sudah sekian lama sudah tidak pulang jadi ini baru pertama kali pulang setelah sekian lama Bella menghilang sehingga mereka pengen Bella nginap di rumah Iksan bersama dengan kedua temannya, nanti besok baru mereka bertiga pulang dia antar oleh Iksan karena mobil belum bisa masuk ke kontrakan.


Akhirnya malam itu juga Bella dan kedua temannya nginap di rumah Iksan atas permintaan penghuni rumah.


Sedangkan di tempat lain tepat setengah tujuh malam sebuah mobil mewah masuk kehalaman parkir apertemen sekretaris Lita siapa lagi kalau bukan pak Galu ganteng.


Karena Sekretaris Lita juga sudah siap ia langsung keluar dari dalam apertemen dan menemui pak Galu di luar.


"Sudah lama mas"? Tanya sekretaris Lita.


"Belum kok Lit baru saja sampai kamu langsung datang" ujar Pak Galu


Pak Galu membuka pintu mobil untuk sektetaris lita setelah itu barulah pak Galu masuk kedalam mobil dan mobil pergi meninggalkan apertemen.


"Lit besok kalau kamu pergi ingat jaga dirimu ya baik- baik disana jangan sampai terjadi sesuatu"


"Mas tenang saja aku bisa jaga diri kok jangan mas pikir yang ane-ane aku ini bukan perempuan yang tidak bisa menjaga harga diri karena harga diri itu adalah sebua kehormatan."

__ADS_1


__ADS_2