
Surya memang sangat nekat sekali, karena Surya melihat ada celah untuk masuk kedalam rumah Cessie, kebetulan gerbang belum di tutup dan Abian juga lagi di bawah oleh suster dan Abian main di taman sampaing karena masih pagi jadi cuacah sangat enak.
Surya langsung menerobos masuk kedalam dan menujuh kedalam rumah, namun baru sampai di halaman depan rumah langsung disusul oleh pengawal sehingga pengawal menghajar surya sampai tersungkur kelantai.
Bukkkkkkk!
"Kurang aja sekalih kamu ya, berani kamu menerobos masuk kesini tanpa ijin tuan rumah" ujar seorang pengawal sambil menghajar Surya.
Cessie yang sudah tersulut emosi langsung melanyangkan tamparan keras ke pipi sudah membuat Surya hingga meringis kesakitan.
"Siapa kamu ha, sehingga kamu masuk kerumah orang tanpa ijin, kamu mau mencuri atau kamu mau ngapain dari tadi aku masih berbelas kasihan sama kamu sehingga aku ingin membiarkan kamu pergi. Tapi ternyata kebiadaban kamu tidak perna hilang dasar manusia sampah enyah dari sini." Bentak Cessie langsung melayangkan tinjuh ke wajah Surya.
Bukkkkkk!
"Pengawal seret dia keluar dari sini kalau tidak aku membunuhnya dasar pria bajingan, berani sekali kamu masuk kesini siapa kamu ha, kamu harus ingat status kamu hanya mantan suami penghianat yang tidak tahu diri, dulu kamu dimana? Waktu aku masih status istri kamu kerja kamu hanya bahagia dengan selingkuhan kamu dan bahkan nafkah saja kamu lupa berikan untuk ku. Tapi sekarang giliran aku bahagia dengan suamiku kamu datang dan seolah kamu pria yang baik dan bertanggung jawab dasar tidak tahu malu." Ujar Cessie.
"Aku tidak akan pergi sebelum aku membawah anakku yang sudah kamu bawah, mana serahkan anak ku setelah itu aku pergi kalau tidak aku tidak akan pergi mau kamu membunuh aku sekalipun. Karena aku datang kesini hanya mau anakku tapi kalau kamu mau bisa juga kita kembali seperti dulu agar kita bisahl hidup bahagia." Ujar Surya.
__ADS_1
"Hahaha...anak kamu bilang? Sejak kapan kamu punya anak dari ku, bukankah anak yang aku kandung adalah hasil selingkuhan aku dari pria lain, dan bukankah anak yang aku kandung dulu adalah hal menjijikan bagi kamu? Sejak kapan anak itu adalah anak kamu, kamu lupa kah waktu di depan semua orang kamu menghina dan menfitnah aku bahkan kamu bersumpah kalau anak yang aku kandung bukan anak kamu. Jadi anak mana yang kamu maksud apakah anak dari selingkuhan kamu begitu kah? Kalau memang itu maaf kamu salah alamat karena ini bukan rumah selingkuhan kamu jadi sekarang pergi dari sini." Bentak Cessie.
"Ya aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan waktu itu sehingga, aku berpikir itu cara yang tepat untuk bisa mengalahkan kamu ternyata itu justru membuat aku kalah, tapi memang betulkan yang aku bilang kalau anak yang kamu kandung itu bukan anak kandungku tapi itu anak pria lain, kalau aku lihat anak itu baru aku akui dia anak aku apa bukan jadi sekarang mana anak itu biar aku akui dia sebagai anakku." Ujar Surya.
"Hehehe kamu siapa? sampai aku harus menyerahkan anakku ke kamu, tidak penting jadi sekarang aku minta kamu pergi dari sini karena kamu itu bukan siapa-siapa dan anakku sampai kapanpun tidak butuh manusia seperti kamu. Ingat waktu di hadapan hakim dan jaksa kamu tidak mengakui anak itu sebagai anak kamu jadi anakku tidak membutuhkan kamu." Usir Cessie.
Surya masih bersih keras untuk mengambil Abian, tapi Cessie dan dokter Julio juga tidak segampang itu untuk membiarkan Surya bertemu dengan Abian begitu saja. Mereka tidak menyadari kalau dari tadi Abian sudah mendengar semua anak yang sudah beranjak delapan tahun itu sudah sangat mengert, tapi untung dari tadi baik Cessie maupun dokter Julio tidak tidak menyebut nama sehingga Abia tidak tahu kalau anak yang di perebutkan saat ini adalah dirinya.
Sedangkan Abian dan suster yang sementar bermain di samping, mendengar teriakan dari Cessie dan Surya hal itu membuat Abian berlarih ke depan sehingga Surter mengejarnya.
"Mami.....papi...!"ujar Abian tiba-tiba.
Dokter Julio langsung mendekati Abian dan kengedong Abian dengan lembut dokter Julio bicara dengan Abian.
"Sayang ngapain disini bukankah putra papi lagi bermain di sana dengan suster mana adik, masuk lah kedalam sekarang putra papi main didalam ya dengan suster." ujar dokter Julio.
Namun saat suster ingin mengajak Abian masuk Surya dengan cepat merampas Abian dan langsung masuk kedalam pelukannya.
__ADS_1
"Nak kamu ini anak ayah, siapa nama kamu nak ikut dengan ayah ya, aku ini ayah kandung kamu nak kalau pria ini bukan ayah kamu ayuk ikut dengan ayah kandung kamu" ujar Surya.
Abian yang mendengar perkataan Surya dan dengan kecang memeluk Abian membuat Abian menangis, dan memanggil dokter Julio hal itu membuat Cessie emosi.
"Papi...! Lepaskan Bin papi, Bin tidak mau sama orang jahat ini Bin takut papi tolong" ujar Abian.
"Nak aku ini ayah kandung kamu, seharusnya kamu itu sayang sama ayah bukan dia, dia itu bukan siapa-siapa sekarang kamu ikut ayah ya nak jangan tinggal disini, kalau kamu mau tetap tinggal disini kamu harus ikuti apa kata ayah, kamu harus minta sama mami kamu untuk mau menerimah ayah tinggal disini dan mengusir pria ini pergi dari sini, kalau kamu tidak mau berarti kamu harus ikut dengan ayah bagaimana nak kamu maukan tinggal dengan ayah" ujar Surya.
"He....bajingan sekarang kamu lepaskan anak aku atau aku akan membunuhmu, dasar tidak tahu malu lepaskan dia" bentak Cessie.
"Kalau kamu tidak mengikuti apa yang aku katakan, kamu harus terimah kenyataan kalau aku akan membawah anak ini pergi dari sini" ujar Surya.
Pengawal juga tidak bisa berbuat apa-apa, sedangkan dokter Julio sudah menahan emosi dari tadi pengawal juga sudah bersiap untuk menyerang Surya namun mereka takut kalau Abian kenapa-kenapa. Sehingga mereka masih mengatur strategi untuk mengalahkan Surya.
Dokter Julio juga sudah tidak tahan dengan ancaman Surya jadi dokter Julio ingin menghajar Surya tapi Cessie tahan"
"Hahaha...bagaimana setujuh tidak aku tinggal disini kalau setujuh aku lepaskan anak ini, tapi kalau tidam aku akan membawahnya atau boleh juga aku habisi dia di hadapan kalian bagaiamana setujuh tidak, kalau setujuh aku bebaskan dia"ujar Surya.
__ADS_1
Namun karena Surya sibuk berdebat dengan Cessie jadi pelukan dari Surya agak sedikit longar sehingga itu kesempatan membuat Abian cari Celah, Abian langsung meninjuh wajah Surya sehingga hal itu membuat Surya berteriak kencang.