Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
145 Bu Ayu Berulah


__ADS_3

"Mah, cukup deh, berbuat kekacauan bikin emosi aja ah...nyesala Eva bawah mama kesini tahu gak, ini semua gara-gara sinta dan mas Bram yang mau membawah mama kesinikan hmm lihat tuh"


"Mah Yuk kita keluar dari sini jangan bikin malu mah, disini banyak orang mah jangan bikin kekacauan disini, seharusnya mama sadar kalau yang salah itu Surya anak mama kenapa mama salahin Cessie sih, mama tadi bukannya sudah janji ha.... kalau mama akan diam, tahu kayak gini Eva gak mau bawah mama, dari awal Eva sudah gak ingin mama ikut karena Eva tahu sifat jelek mama."


Kali habis kesabaran mbak Eva, dari tadi bu Ayu selalu buat ula semenjak dari rumah, dan masuk ke gedung sampai berlangsungnya sidang, bu Ayu membuat mbak Eva jadi muak dengan tingkah lakunya bu Ayu. Pengen tampar juga gak tegah karena orang tua, namun melihat tingkah bu Ayu membuat mbak Eva naik pitan.


Mbak Eva menyessl bawah ibunya ikut ke persidangan, lagian memang dari awal mbak Eva sudah punya filing kalau nanti bu Ayu akan membuat masalah jadi benar saja sekarang mereka pusing menghadapi tingkah bu Ayu yang seenaknya menyerang orang tanpa berpikir, oalah gimana mau berpikir ya, orangnya aja gak waras pie to mbak.


"He.. Anak kurang ajar diam kamu, anak saya disiksa, masa kamu bilang anak saya yang salah, yang benar aja kamu kalau ngomong, memang kamu dari dulu selalu saja membelah perempuan gila itu, sudah taha salah masih juga membelahnya". Ujar bu Ayu ngelantur kemana-mana


"Padahal dia sangat jahat dan munafik sama anak Saya, awas ya kalau nanti kamu datang dan memehon sama anak saya, kamu yang merusak rumah tangah anak saya juga, makanya anak saya di tinggal sama istrinya yuk nak mari kita pulang kamu jangan disini. Ya buka tuh ikatan kamu. Sudah selesaikan latihannya. Sekarang kamu ikut mama pulang" ujar bu Ayu.


Hmmm ternyata bu Ayu pikir kalau Cessie adalah Nadia, makanya ia marah dan maki dari tadi, walah, orang gak waras di bawah ke pengadilan sih beginikan jadinya, hancur semua dari bu Intan yang di jambak rambutnya sekarang Cessie lagi yang di kira Nadia

__ADS_1


"Mah lepaskan Surya dia harus segerah kembali ke sel, semua gara-gara mama, jadi suasana makin kacau disini Sinta..ini semua gara-gara kamu yang mau membawah mama kesini jadi kamu lihat sendirikan bagaimana sikap mama .jadi sekarang kamu bawah mama keluar dari sini, sebelum diseret sama petugas disini, jangan membuat suasana makin rumit."


"Gak...saya gak mau saya mau sama anak saya lepaskan, nak tolong mama bilang sama mereka kalau kamu itu mau pulanhmg bersama mama nak jangan diam saja" teriak bu Ayu. Sedangkan Surya terlihat sedih karena mihat by Ayu sudah gak waras seperti itu, terlintas sedikit penyesalan di wajah Surya


"Diammm mah, saya muak melihat tingkah mama disini, kalau mama gak mau ikut Sinta keluar biar saya panggil petugas untuk bawah mama ke rumah sakit jiwa, mungkin setelah disana mama bisa dapat penanganan yang kusus, biar cepat sembuh ini tempat persidangan bukan tempat buat keributan, bikin malu aja ah"


Surya yang mendengar itu, ia marah sama mbak Eva karena Surya gak tetimah bu Ayu dimasukan ke rumah sakit jiwa, karena menurutnya sang mama gak separah itu. Padahal bu Ayu seperti itu karena ulahnya juga cobsma gak korupsi mungkin gak berakhir di penjara seperti ini.


"Mbak...kalau bicara itu yang sopan sama orang tua, masa mama mau dimasukan ke rumah sakit jiwa yang benar aja mbak, tegah kamu mbak dimana hati nuranimu mbak masa oranh tua sendiri mbak biarkan di masukan ke rumah sakit jiwa, memangnya mbak gak bisa kah merawat mama dan juga ada Sinta masa gak bisa?"


"Sedangkan Sinta kerja untuk memenuhi kebutuhannya, dan besok aku akan kembali ke kampung bersama mas Bram terus siapa yang mau menjaga mama, gundikmu yang mandul itu, makanya lakukan sesuatu itu pakai otak jangan pakai dengkuk jadinya seperti ini, dan jangan kamu teriak begitu sama aku kalau kamu gak mau aku hajar kamu disini"


"Hahaha jangan mimpi adikku yang paling baik...gundik kamu itu sudah menghilang dari dunia ini, seperti ditelan bumi, diakan yang kamu bangga-banggakan selama ini terus dia dimana sekarang, bukankah dia juga yang menjerumuskan kamu kedalam masalah dan berakhir disini?"

__ADS_1


"Sekarang kamu rasakan sendiri, mbak sudah pernah bilang sama kamu jangan sampai kamu menyesal. Tapi pernah gak kamu mendengar omongan mbak sebagai kak kamu, sama sekali gak perna kamu menghargai mbak dan sama sekali gak pernah mendengar nasihat mbak dari awal mbak sudah ingatkan jangan main api karena nanti kamu yang akan terbakar dengan sendirinya, jadi sekarang silakan menikmati.


Setelah selesai bicara mbak Eva maju dan mendekati kedua orang tua Cessie dan mengatupkan kedua tanganya dan memohon maaf." pak, bu saya Eva memohon maaf atas nama adik dan ibu saya, maafkan mereka mungkin kata maaf gak akan menyembuhkan sakit atau luka yang pernah adik saya torehkan dihati Cessie, bapak dan ibu tapi saya tahu bapak dan ibu orang yang memiliki hati yang baik sama seperti Cessie juga, saya benar-benar meminta maaf."


Mendengar perkataan maaf yang tulus dari mbak Eva membuat bu Intan terharu, ternyata masih ada kaknya Surya yang memiliki kewarasan yang baik." gapapa nak, makasih karena kamu sudah baik sama Cessie selama ini. Kamu anak yang baik semoga rumah tanggah kamu selalu harmonis dan langeng sampai maut memisahkan kalian" ujar bu Intan membuat mbak Eva terharu.


"Makasih banyak bu"


Sedangkan Cessie langsung peluk mbak Eva yang sudah berderai air mata, mbak Eva sebenarnya sangat terpukul juga dengan apa yang menimpah ibu dan adiknya, tapi ia berusaha tegar hanya untuk berikan kekuatan untuk Sinta karena mbak Eva tahu saat ini hati Sinta juga lagi hancur.


Setelah drama panjang yang diciptakan oleh keluarga Surya ruangan Sidang kembali tenang karena bu Ayu sudah diseret keluar dari gedung walaupun diluar ia lagi teriak-teriak, meminta dilepaskan karena ia mau ketemu dengan anakny.


Akhirnya hari ini dijatuhkan hukuman untuk Surya sepuluh tahu penjara, membuat Surya syok, tapi mau gimana lagi memang itu sudah seharusnya, biasanya juga kalau korupsi dua belas tahu ke atas dan pasti di denda tapi masih syukur Surya hanya sepuluh tahun tanpa ada denda. Surya menerima dengan hati yang remuk,

__ADS_1


Karena melalui banyak drama jadi sangat menyitah waktu hari ini dalam persidangan Surya, akhirnya selesai juga, namun pada saat Surya dibawah keluar dari gedung ia menatap Cessie dan orang tuanya apalagi Aris dengan tatapan penuh kebencian, namun baik Cessie dan yang lain santai saja.


Dalam hati Surya menyimpan dendam dan kebencian terhadap Cessie dan keluarganya namun ia masih memiliki rencana untuk sidang cerai mereka satu minggu lagi.


__ADS_2