Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo

Mantan Istriku Ternyata Seorang Ceo
205


__ADS_3

Lain hal yang di alami oleh Nadia yang sudah di usir dari rumah mantan suaminya, dan sudah tidak mendapatkan tempat yang khusus lagi dihati Iksan.


Sekarang kehidupan Cessie semakin bahagia setelah resmi cerai dengan Surya, karena selama ini, Cessie masih tertekan dengan kasus yang dia hadapi belum kelarnya sidang perceraiannya dengan Surya.


Samakin hari Cessie semakin cantik dan hidupnya penuh dengan kebahagiaan, apalagi sebentar lagi Faya dan Aris akan melangsungkan pernikahan mereka, Cessie sudah, siap punya kak ipar yaitu temannya sendiri. Itu juga akan membuat hidup Cessie semakin bahagia kedepannya karena sudah ada Faya yang selalu menjadi teman baiknya.


Bagi Cessie itu sangat menyenangkan apalagi kalau Cessie sudah melahirkan kebahagiaan semakin lengkap. Cessie juga sudah tidak sabar menantk kelahiran buah hatinya padahal masih berapa bulan lagi.


Semenjak Cessie jadian dengan dokter Julio, dokter Julio selalu ekstra menjaga Cessie ia tidak mau nanti Cessie kenapa-kenapa. Dokter Julio juga rencana mengajak semua keluarga besarnya dan keluarga besar Cessie untuk pergi berlibur bersama.


Tapi tungguh waktu sengan karena saat ini semua pada sibuk dengan pekerjaan masing-masing apalagi profesi dokter Julio sebagai dokter special kandungan jadi banyak sekali pasien kadang di bantu oleh dokter Beatrix.


Saat ini keluarga Cessie lagi berkumpul di ruang tengah untuk membicarakan tanggal dan bulan pernikahan Aris dan Faya. Karena Faya sudah tidak punya orang tua lagi jadi pamannya Faya yang saat ini tinggal di luar kota di undang oleh Faya untuk datang, sebagai walli nikah nantinya. Namun pamannya Faya berpesan agar nanti setelah Aris dan keluarganya sudah menentukan tanggal dan bulan barulah kabarin paman Faya.


"Nak...sudah sampai dimana persiapan kalian dan kalian mau tangal dan bulan berapa, biar pamannya Faya calon istri kamu bisa mencari waktu karena beliau juga sibuk kerja, kasian sudah datang sampai disini tapi masih lama." ujar pk Arya setelah semua sudah berkumpul di ruang tengah.


"Iya Nak benar kata ayah kamu, sebenarnya menurut ibu ini terlalu buru-buru juga karena kalian baru dekat, tapi kalau memang kalian berdua sudah benar-benar sepakat untuk cepat-cepat tidak masalah ibu dan ayah terimah saja."


"Karena sekarang tidak ada lagi yang harus kita pikirkan, yang kemarin masalah adik kamukan sudah selesai jadi sekarang jangan pikirkan adik kamu, karena lagi dalam pengawasan ayah ibu dan Julio, lagian adik kamu bukan anak kecil yang harus jaga satu kali dua puluh empat jam hahaah"

__ADS_1


Cessie yang kebetulan duduk di samping bu Intan cemberut mendengar perkataan bu Intan. Sedangkan yang lain justru terkekeh.


"Yah, bu memang Aris dan Faya rencana mau menikah tapi tidak secepat ini bu, yah tunggu satu bulan lagi. Soalnya masih ada proyek yang harus aku selesaikan dulu yah, proyek ini besar kalau gagal kita bisa mengalami kerugian besar, apalagi adik tidak bisa pergi jauh lagi jadi yang jelas pekerjaan yang nyangkut proyek dari luar pasti aku yang harus turun lapangan ayah, jadi aku juga sudah bicarakan ini dengan Faya. Jadi Faya juga setujuh."


Pak Arya dan bu Intan menarik nafas berat, memang mereka ingin putra mereka cepat menikah hanya saja kalau dipikir-pikir benar juga yang di katakan putrannya. Cessie sudah tidak bisa bergerak lebih jauh karena perutnya makin membesar.


"Kak, sebenarnya Cessie masih bisa kok menghandle proyek itu, tidak masalah kak fokus aja dulu dengan pernikahan kak, kalau soal proyek itu ada Lita yang bisa membantu aku kak"


Cessie berusaha membujuk Aris untuk mempersiapkan saja pernikahannya, sedangkan proyek itu bias Cessie yang menghandle tapi Aris sama sekali tidak mau, Aris kasihan sama Cessie.


Aris nenoleh ke arah Cessie dan memperhatikan perut Cessie setelah itu baru Aris kembali bicara.


Karena Cessie melihat ketulusan hati dari Aris, Cessie menerima semua keputusan Aris, karena Cessie juga tidak mau ngusain orang tua dan kaknya kalau nanti terjadi apa-apa dengan kandungannya dia juga yang salah.


"Baiklah kak, kalau memang itu mau kak, Cessie terimah aja karena semua yang kak lakukan demi kebaikan Cessie dan juga kandungan Cessie.


Rencana pernikahan Aris harus ditunda satu bulan lagi karena, Aris dan Faya belum punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan semuannya, apalagi Aris tidak tega melihat kondisi adiknya yang sudah mulai hamil besar.


"Jadi yang pasti kapan nak acara kalian, agar ibu bisa siapkan semuanya kalian tidak perlu sibuk menpersiapkan acara kalian biar ibu aja kalau soal fitting baju nanti kalian berdua cari waktu untuk pergi ke tempat fitting baju ibu sudah siapkan semua."

__ADS_1


"Ya seperti yang Aris bilang tadi bu, kalau satu bulan lagi nanti kita tentukan tanggalnya. Kalau soal fitting baju nanti aja bu itu bisa diatur kapan pun bisa, lagian Faya juga sekarang lagi sibuk-sibuknya"


"Tapi Faya benaran tidak apa-apakan nak ibu takut Faya berpikir kalau, kalian tunda menikah karena kamu lebih sibuk mengurus pekerjaan dibandingkan dengan mengurus kebahagiaan pernikahaan kamu, kalau ibu di tanya, ibu lebih senang kalian cepat menikah tapi jangan satu minggu lagi itu sangat buru-buru, nanti kalau kalian sudah menikah Faya pinda kerja ada ke perusahaan, tidak usa kerja di luar lagi."


"Iya bu nanti itu kita pikirkan lagi setelah semua pekerjaan sudah beres"


"Yaudah kalau begitu kita sarapan dulu yah, bu. Biar Aris dan adik berangkat kerja karena hari ini agak sedikit santai makanya masih dirumah, kalau tidak sudah berangkat dari tadi, biarpun kita sebagai atasan harus tunjukan contoh yang baik untuk karyawan, kalau kita bisa disiplin datang kekantor tepat waktu."


"Hahaha....kamu bisa aja ya nak, tapi benar juga yang kamu katakan barusan jangan karena kita sebagai seorang pemimpin jadi melakukan sesuka hati tapi berikan contoh yang baik dan harus menjadi teladan bagi karyawan yang lain"


Akhirnya mereka bangkit dari tenpat duduk meteka masing -masing dan menuju ke meja makan, yang sudah disiapkan makanan oleh bibik. Saat sampai di meja makan, mereka langsung makan tidak ada pembicaraan diantara mereka lagi saatnya menikmati semua hidangan yang ada diatas meja.


Mereka semua makan dalam diam, hanya bunyi piring dan sendok. Setelah mereka selesai makan Aris dan Cessie berpamitan kepada kedua orang tuannya dan bersiap berangkat le kantor, hari ini Aris tidak jemput Faya karena Faya bawah mobil sendiri.


"Ayah, bu kita berangkat kekantor dulu ya, ibu jangan kemana-mana mendingan ibu istirahat dirumah saja, soalnya kondisi ibu masih lemah. Jangan paksakan bu biarkan saja butik itu di handle sama manajer ibu saja dulu"


"Iya nak ibu tidak kemna-mana jadi kamu tenang aja ya hati-hati kalian di jalan jangan ngebut-ngebut ya nak"


"Iya bu, ibu tenang aja soalnya Aris tidak berani ngebut Aris tidak sendirian bu tapj Aris dengan adik cantik dan ponakan. Haahha.

__ADS_1


__ADS_2