
Happy Reading..
Adrian hari ini berencana untuk kembali ke rumah Emilia. Adrian memperhatikan dirinya di depan cermin. Karena Adrian ingin menampilkan Yang terbaik di hadapan Emilia.
"Lebih cakepkan aku yah Readers dari pada si bule kampret itu" Ucap Adrian sambil memperhatikan dirinya di depan cermin.
"Emang benar kan, Aku sudah baca kok Koment para Readers Setia BDP yang bilang aku lebih dan lebih segala-segalanya dari Cowok yang mendekati Emilia" ucap Adrian lagi.
Adrian berjalan ke arah Parkiran Mobil. Adrian berjalan sambil bersiul Karena Adrian sangat gembira karena akan mengunjungi kembali rumah Emilia.
Adrian melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Karena hari ini kebetulan jalan yang biasa dia Lalui macet akhirnya Adrian memilih jalan alternatif lain Agar dirinya cepat sampai ke Rumah Emilia.
Mobil Adrian melenggang dengan santai di jalan raya. Karena Adrian ingin menikmati perjalanannya Akhirnya membuka kaca jendela mobilnya. Adrian tanpa sengaja menoleh ke arah kiri. Tiba-tiba Adrian melihat ada Sepasang bocah kecil yang sedang berlarian di tengah jalan Raya. Dan melewati depan mobilnya tanpa memperhatikan kalau mobilnya sedang lewati jalan raya itu. Sehingga Bocah kecil itu hampir saja tertabrak oleh Mobil Adrian.
Adrian segera mengerem laju mobilnya. Adrian sangat keget Karena takut jika Dia menabrak anak kecil itu. Adrian bergegas turun dari mobilnya untuk mengecek langsung gimana kondisi ke dua bocah kecil itu.
Setelah memeriksa keadaan ke dua bocah itu, Adrian bernafas lega karena ke dua Anak kecil ternyata tidak terjadi sesuatu kepada mereka berdua.
"Alhamdulillah ya Allah kalian tidak apa-apa" ucap syukur Adrian sambil mengelus dadanya bidangnya.
"Kalian tidak apa-apa kan nak??" Tanya Adrian kepada ke Dua bocah itu.
"Uncle Adrian!" ucap Bocah cewek itu sambil memeluk tubuh Adrian.
Sedangkan bocah laki-laki itu Hanya berdiri mematung menjadi penonton melihat interaksi Michelle dengan Uncle Adrian Saja.
Adrian kaget dan sekaligus bahagia karena bisa kembali bertemu dengan Princess Michelle bocah yang akhir-akhir ini Adrian rindukan kehadirannya.
"Michele!" ucap Adrian sambil membalas pelukan Michele.
"Iya Uncle Adrian ini Michelle" ucap polos Michele.
"Kamu tidak apa-apa kan nak??" Tanya Adrian.
"Alhamdulillah Michelle baik-baik saja kok Uncle Adrian" jawab Michelle.
"Alhamdulillah kalau gitu, besok-besok kalau mau nyebrang hati-hati dan cek keadaan Jalan Nak terlebih dahulu sebelum kalian menyebarang" ucap Adrian yang berusaha menasehati Michelle.
"Maafkan Michelle yah uncle, ini Semua gara-gara Michelle yang memaksa Kakak Andreas untuk mengantar Michelle jajan itu" terang Michelle sambil menunjuk seorang penjual makanan yang ada di seberang jalan.
Adrian mengikuti arah yang ditunjuk Oleh Michelle.
"Kok jajannya di Luar sekolah sih princess kan ada tuh kantin yang sudah disiapkan oleh pihak sekolah Michelle??" Tanya Adrian.
__ADS_1
"Ada sih Uncle Tapi Michelle bosan itu itu terus" ucap Michele.
"Kalau gitu uncle antar ke sebelah yuk" ucap Adrian sambil menggandeng tangan Michelle.
"Stop Dulu uncle, kok Kakak Andreas gak diajak sih??" tanya Michelle sambil berlari ke arah Andreas untuk menarik tangannya Agar ikut gabung dengan mereka.
"Ayo lah kak, ikut kami yah" ucap Michelle.
"Kalian saja yah dek, Kakak tunggu di depan sekolah Saja" ucap Andreas yang ingin menolak ikut gabung dengan mereka.
"Gak mau ah yang jelasnya Kakak harus ikut" ucap Michelle.
"Bukannya ini bocah kecil yang tempo hari aku lihat bersama Emilia dan yang digendong oleh bule kampret itu" monolog Adrian.
"Tapi dek,," ucapan Andreas Belum selesai karena sudah berada di depannya dan mengulurkan tangannya untuk menggandeng tangan Andreas.
Andreas merasa Dejavu dengan sentuhan dari tangan Adrian. Andreas merasakan sesuatu yang aneh yang selama ini dia tidak rasakan bersama dengan orang lain termasuk pria yang berusaha mendekati maminya. Andreas merasa malu Jika menolak uluran tangan Uncle Adrian.
Akhirnya Andreas sekarang sudah menggenggam tangan Uncle Adrian disebelah Kiri sedangkan Tangan Adrian bagian kanannya ada Tangan imut princess Michele.
Mereka bertiga melenggang ke arah seberang jalan. Michelle sangat gembira karena bisa merasakan manisnya gulali yang baru Saja Dia beli. Yah Gulali lah yang sedari tadi Michelle ingin beli. Mereka duduk di kursi panjang dekat taman yang ada di sekitar Penjual gulali tersebut.
Setelah menghabiskan gulalinya, ke dua bocah kecil itu diantar kembali oleh Adrian ke Dalam sekolahnya karena jam istirahat sekolah sudah habis.
"Emang princess mau minta apa sama uncle??" Tanya Adrian.
"Uncle, hari ini Mami dan papi Michelle gak bisa jemput Michelle, Mami Kak Andreas juga gak bisa datang ke sekolah jemput kami" ucap Michelle sambil menundukkan kepalanya.
Andreas untuk pertemuan kali dengan Uncle Adrian lebih banyak diam tidak seperti dulu yang rada-rada jutek. Andreas malahan memperhatikan wajah Uncle Adrian dan ingin memastikan apa Uncle Adrian adalah Sosok pria yang ada di Foto yang kemarin dia dapatkan tidak sengaja di dalam laci meja maminya. Karena Foto itu diambil pas hari kelulusan Mami Emilia.
"Ok, Uncle Adrian Siap menunggu kalian sampai pulang dan mengantar Kalian dengan selamat sampai ke rumah kalian" Ucap Adrian.
"Alhamdulillah, Hore" ucap Michelle dengan gembira sambil jingkrak-jingkrak di tempat berdirinya.
"Michelle ayok Dek masuk entar gerbangnya ditutup lagi" ucap Andreas sambil menarik tangan Michelle, Karena pagar sekolah mereka akan ditutup oleh Penjaga sekolah.
Adrian tidak pernah berhenti memperhatikan sosok Andreas dan lagi-lagi Dia kembali teringat masa-masa kecilnya bersama Emilia jika mengantar Emilia ke Sekolahnya.
Adrian kembali berjalan ke arah mobilnya.
"Nic, Tolong handle semua Kerjaanku hari ini, Karena Aku ada urusan penting yang tidak bisa Aku tunda" ucap Adrian Setelah Telponnya diangkat oleh Nicolas asisten Pribadinya sekaligus anak buah kepercayaan Adrian.
Adrian menunggu kepulangan ke Dua bocah tersebut sambil berbincang-bincang santai dengan Pihak penjaga sekolah.
__ADS_1
"Maaf Pak Saya lancang, Saya hanya ingin bertanya apa bapak Papinya Andreas??" tanya Security itu.
"Maksudnya pak??" tanya Balik Adrian.
"Saya hanya ingin tahu Saja pak, karena selama ini, Saya tidak pernah melihat Ayah Andreas mengantar dan menjemput Andreas,paling Mami atau Orang tuanya Michelle Yang menjemput Andreas" ucap Panjang lebar Pak Security.
Andrian kembali heran dengan penuturan Security itu, Jadi Siapa dan apa hubungannya Emilia dengan Andreas. Itu lah sekarang yang difikirkan oleh Adrian.
"Terus terang Wajah bapak sangat mirip dengan Andreas dari itu lah Saya bertanya apa hubungannya Bapak dengan Andreas" ucap Security itu.
Adrian membenarkan perkataan Security itu yang mengatakan ada kemiripan wajahnya dengan wajah Andreas.
"Bukan Kok Pak, Saya Hanya teman dari Mami Michelle" ucap Adrian.
"Ohh gitu yah pak, Maaf kalau saya banyak Tanya" ucap Security itu.
"Tidak apa-apa kok pak" ucap Adrian.
"Aku harus bertemu dengan Emilia segera Karena Firasat ku mengatakan aku terhubung dengan Andreas, dan entah kenapa sejak aku bertemu dengan Andreas dan menyentuh tangannya tadi ada gejolak perasaan yang muncul dari dalam lubuk hatiku" ucap Adrian.
Adrian segera mengambil handphonenya dan menghubungi nomor seseorang.
"Tolong kamu cari tahu informasi tentang anak ini dan perempuan itu, Aku Ingin malam ini informasi tentang mereka sudah aku dapatkan" titah Adrian Kepada Seseorng yang berada dibalik telpon.
Setelah mematikan telponnya, Adrian Segera mengirimkan Foto Andreas dan Emilia kepada Orang yang dia Temani menelpon.
TBC..
Typo Mohon dimaklumi Yah Kakak Readers 🙏.
Bagi Readers yang ingin bergabung dengan Grub Chatku silahkan klik nama akun Fania yah kakak Readers.
Maafkan FANIA yang tidak bisa update setiap hari seperti biasa. Dikarenakan kondisi fisik FANIA yang tidak memungkinkan untuk update dikarenakan Fania Tidak boleh natap layar handphonenya yang terlalu lama dan sering 🤧😢😓🙏🙏.
FANIA tidak akan pernah bosan untuk mengucapkan Makasih Banyak kepada kakak Readers yang masih setia memberikan dukungannya kepada BDP 🙏🙏.
Fania ucapkan kepada Admin dan Pengurus Grub Chat SAHABAT F3 dan untuk All member.. Karena berkat jasa kalian dan kebaikan Kalianlah sehingga BDP viewers nya semakin bertambah dan Telah meramaikan Gc Sahabat F3.
Makasih banyak 🥰🥰🥰.
by FANIA Mikaila AzZahrah.
Makassar, Senin, 7 Februari 20022.
__ADS_1