Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab.53. Memulai Rencana


__ADS_3

Happy Reading..


Setelah dari Rumah Pak Adam, Delia dan Arya menemui pemilik rumah yang ingin dikontraknya. Arya dan Delia memeriksa dengan teliti keadaan rumah itu dan di sekitarnya. Setelah sepakat dengan harganya, Arya kemudian mendatangi RT dan RW Setempat untuk melaporkan kalau Mereka akan tinggal di daerah itu.


"Assalamu alaikum" ucap Arya dan Delia.


"waalaikum salam" Jawab pak RT.


"Silahkan masuk, Maaf rumah kami kecil Pak".


"ohh tidak Masalah Pak, Karena kami ke sini bukan untuk menilai rumah bapak apakah besar atau kecil" Ucap Arya.


"Bapak bisa Saja bercandanya" ucap pak RW.


Mereka tertawa bersama dengan lelucon Arya yang membuat suasana jadi santai yang sebelumnya sempat tegang dikarenakan Kedatangan Arya dan Delia yang tiba-tiba.


Kebetulan di Rumah pak RT Hadir Juga Pak RW yang Rencana awal Arya akan mendatangi rumah beliau setelah dari rumah pak RT.


"Maaf kami mengganggu istirahat Bapak". ucap Delia.


"Oh tidak apa-apa Bu, kami tidak merasa terganggu,tapi kira-kira Apa gerangan yang membuat bapak dan ibu Datang mengunjungi Rumah kami ini?" Tanya pak RT.


"kami sebenarnya adalah penghuni baru rumah yang ada diujung jalan pak, dan kami ingin meminta bantuan Bapak". ucap Arya.


"Kira-kira bantuan apa itu kah Pak, kalau meminta bantuan berupa uang kami meminta maaf dengan sangat karena bapak lihat sendiri keadaan kami". ucap pak RT.


Arya dan Delia tersenyum menanggapi perkataan PAK RT.


"insya Allah kedatangan kami jauh dari perkiraan bapak, kami memohon kepada bapak dengan sangat bantuannya". ucap Delia.


Arya dan Delia kemudian menyampaikan maksud dan permintaannya Kepada Pak RT dan Pak RW Dan menjelaskan secara detail dari Masalahnya. Untung saja Pak RT dan Pak RW Bukan orang yang tamak dan susah untuk dimintai bantuan. Jadi rencana Arya berjalan dengan lancar dan Mulus.


Sebelum Mereka meninggalkan rumah PAK RT dan Oka RW, Arya tidak lupa memberikan Amplop yang berisi uang Sebagai Tanda dan ucapan makasih Arya.


Awalnya PAK RT Tidak ingin menerima uang itu tapi Delia memaksa pak RT dan Pak RW Untuk menerimanya.

__ADS_1


"Tolong Terima ini pak, ini sebagai ucapan terima kasih Kami karena bapak bersedia untuk membantu kami" ucap Arya.


"ini apa Nak, kami membantu kalian Murni dan tak mengharapkan imbalan apapun" ucap Pak RT sambil mengembalikan amplop itu ke tangan Arya.


"Kami membantu kalian karena kami tidak ingin membiarkan penjahat itu bebas untuk melakukan kejahatannya di tempat lain" ucap Pak RW.


"Ini Resky anak-anak bapak jadi Aku mohon terima lah Pak, Kalau Bapak menolak itu sama saja tidak ingin membantu kami dan Saya akan sangat sedih Pak" ucap Delia sambil mengembalikan amplop itu ke tangan Pak RT dan Pak RW.


Arya dan Delia juga tak Lupa membelikan beberapa sembako kepada Keluarga Pak RT dan Pak RW.


Pak RT dan pak RW Sangat bersyukur dengan pemberian Arya dan Delia. Mereka tidak menyangka akan mendapatkan resky yang banyak.


"Kami mendo'akan mudah-mudahan rencana kalian Bisa berhasil dengan baik dan lancar" ucap Pak RW.


"Amin ya rabbal alamin, Makasih Pak" ucap Arya dan Delia.


Arya dan Delia kemudian menjabat tangan Pak RT dan Pak RW.


Arya dan Delia Sangat bersyukur karena selama merencanakan ini semua, Orang-orang yang menolongnya dengan senang hati dan ikhlas ingin membantunya. Tak ada Rintangan yang berarti. Mereka berharap hasilnya pun tidak mengecewakan dan cepat selesai.


Arya dan Delia pamit pulang. Dan langsung ke Motel tempat mereka menginap selama di Kota.


Setelah Kepergian Arya dan Delia, Pak RT membuka amplop pemberian Arya. Mereka dibuat kaget dengan isi dari amplop itu yang sangat banyak bahkan gajinya sebagai pak RT 10 tahun pun tidak Akan sama dengan uang pemberian Arya.


"Makasih banyak ya Allah engkau telah mengirimkan kami orang yang bisa menyelesaikan masalah kami" ucap pak RT.


Kebetulan besok adalah jangka waktu pelunasan uang pembayaran anaknya di sekolahnya.


"Alhamdulillah isi Amplopnya sangat banyak bahkan kita Bisa merenovasi rumah kita pak RT" Ucap pak RW.


Mobil Arya meninggalkan rumah pak RT dan menuju ke Motel. Jalan tampak Ramai bahkan terbilang macet padat merayap. Maklumlah malam ini adalah malam Minggu. Suasana malam ini begitu ramai. Muda mudi banyak yang menghabiskan waktunya di Luar. Ada yang mengunjungi Kafe, ada yang ke Mall.


Sesampainya di Motel Melati. Delia dan Arya Melaksanakan shalat isya berjamaah. Mereka melaksanakan shalat isya dengan khusyuk dan tak Lupa mereka memohon ampun kepada Allah dan meminta untuk kelancaran dari rencana mereka.


"Ya Allah lindungilah kami, lancarkan lah rencana kami dan berilah kami petunjuk dari semua beban dan masalah kami" seuntai Do'a yang diucapkan Arya.

__ADS_1


"ya Allah lindungilah kami dari segala marabahaya dan jagalah anak-anakku disaat mereka berada jauh dariku, Amin ya rabbal alaamin" do'a Delia.


Delia mengemas pakaian Anak-anaknya karena mulai besok Rencana awal mereka akan mereka laksanakan.


Gawai Arya berdering. Arya segera menghentikan aktifitasnya dan melihat siapa orang yang menelponnya.


"Assalamu alaikum" jawab Arya.


"Waalaikum salam Jawab Orang yang ada di seberang telpon".


"gimana Apa semuanya sudah siap sesuai yang aku intruksikan?" Tanya Arya.


"Semuanya sudah beres, ingat kamu harus menyuruh pak Adam untuk membawa anak-anakmu ke Taman dekat Perusahaan Sinopec Group".


"Ingat keberhasilan rencana kita tergantung dari kamu juga" Ucap Arya.


Pembicaraan mereka berlanjut, mimik wajah Arya Nampak serius.


TBC..


Sesuai permintaan Kakak Readers yang menginginkan BDP Update lagi. Jadi FANIA sempatkan untuk Update di sela-sela kesibukan Fania.


Fania tak akan bosan untuk mengucapkan terima kasih banyak kepada Readers yang telah memberikan dukungannya kepada BDP 🙏🙏🙏.


Tetap Favoritkan, Like dan isi kolom komentarnya KK.


Maaf jika Typonya banyak 🙏🙏🙏.


Mohon masukannya Kakak 🙏🙏🙏.


Alhamdulillah BDP Masuk Rangk 8 Besar VOTE.😍🥰😘



Berkat kalian Para Readers Setianya BDP sehingga BDP Masuk Rangk 8 besar.

__ADS_1



__ADS_2