Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 98. Pengiriman Paket oleh-oleh


__ADS_3

Happy Reading...


Kepulangan Arya Wiguna Albert Kim Said dan Delia Paramitha Wirawan Albert Kim Said Telah ditunggu-tunggu oleh Mama Elisabeth dan Si Kembar. Si kembar bahkan saking tidak sabarnya menunggu Ayah dan Mamanya sehingga membuat Zack dan Zoe mondar mandir ke sana kemari. Hal ini membuat Kepala Neneknya yaitu Mama Elisabeth pusing.


"Diam dong sayang, ayo Sini duduk di sebelahnya Nenek, kalau kalian gitu terus bisa-bisa kepala Nenek pusing loh" ucap Mama Elisabeth.


Zack dan Zoe langsung terdiam dan kembali duduk di samping Neneknya.


"Ya gitu dong, kan enak kalau kalian tenang dan kalian tambah ganteng dan cantik loh kalau diem gitu" ucap Mama Elisabeth sambil tersenyum melihat tingkah cucunya.


"Nek, gimana kabarnya Dede bayi yah, apa Dede bayi baik-baik saja dan gak mabuk naik pesawat??" Tanya Zoe Saldana.


Tapi belum sempat Mama Elisabeth menjawab pertanyaan dari cucunya Zoe Saldana, Pintu pagar rumah Mewah Arya Wiguna Albert Kim Said terbuka lebar dan masuklah sebuah mobil mewah milik Arya keluaran terbaru tahun ini. Mobil itu adalah hadiah dari Adrian untuk calon keponakannya.


Kebahagiaan jelas terpancar dari raut wajah Mama Elisabeth dan Si kembar. Si kembar langsung berlarian mendatangi Ayah dan Mamanya. Arya seperti biasa akan langsung menggendong putra putrinya Secara bergantian.


"Alhamdulillah kalian sudah sampai nak". Ucap Mama Elisabeth.


"Alhamdulillah Ma". Ucap Delia sambil mencium tangan ibu mertuanya.


"Gimana perjalanan kalian sayang, apa kalian baik-baik saja kan??". Tanya Mama Elisabeth sambil menyentuh dan mengelus perutnya Delia yang sudah nampak buncit.


"Alhamdulillah Delia sangat menikmati perjalanannya Ma, bahkan Dede Bayinya anteng-anteng Saja" ucap Delia sambil memegang perutnya juga.


"Alhamdulillah kalau gitu Sayang, Mama sangat senang dan bahagia mendengar kabar kehamilan kamu" ucap Mama Elisabeth.


"Ma Apa Mama bawa banyak oleh-oleh gak?? soalnya banyak yang koment minta oleh-oleh loh Ma" ucap Zack.


"Insya Allah semua Readers setianya BDP pasti dapat Oleh-oleh dan Mama sudah siapkan paket pengirimannya" ucap Delia.


"Alhamdulillah kalau gitu Ma, jadi mereka akan semakin semangat deh bacanya dan kirim Setangkai Bunga Mawarnya Ma" ucap Zoe Saldana sambil turun dari gendongan


Ayahnya.


"Zack senang sekali bahkan sangat ma saat Dengar kalau kami akan punya Dede Bayi" ucap Zack.


"Alhamdulillah Nak, Mama masih diberi kesempatan dan kepercayaan untuk memiliki Dede bayi dan ini juga tidak lepas dari do'a Para Readers setianya BDP" ucap Delia sambil tersenyum manis.


Arya langsung memegang tangan Delia untuk menguatkannya agar Delia tidak teringat dengan kehilangan salah satu dari bayi kembarnya.


"Ayo masuk sayang kok ngomongnya malah berdiri di luar, nanti Mama capek kan Dede bayinya juga bisa capek Nak" ucap Mama Elisabeth sambil menggandeng tangan Menantu kesayangannya untuk masuk ke dalam rumahnya.


Mereka pun masuk ke dalam kediaman mewah Arya Wiguna Albert Kim Said.


"Pak tolong Dibawa Semua barang-barangnya ke dalam dan hati-hati yah Pak" ucap Delia sebelum masuk ke dalam rumahnya.


"Baik Nya" ucap Pak Basri tukang kebunnya.


Delia langsung berjalan masuk ke dalam kamarnya, Karena ingin beristirahat setelah melakukan perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan.

__ADS_1


"Kamu istirahat saja Sayang biarkan Kakak yang urus handle Semua Oleh-oleh untuk Readers" ucap Arya.


"Makasih banyak Kak" ucap Delia.


"Ingat Vitamin sama obatnya jangan Lupa diminum yah sayang" ucap Arya sambil mencium kening istrinya.


"Siap big Bos" ucap Delia yang bergaya seperti seorang anak buah ke Atasannya.


Arya hanya tersenyum menanggapi candaan Istrinya.


Arya berjalan ke arah Ruang Tengah dan memanggil Adrian ke dalam ruangan kerjanya. Arya dan Adrian berjalan ke arah Ruang kerja karena akan membahas rencana keberangkatan Adrian ke USA untuk menangani masalah yang terjadi di perusahaan Sinopec Group. Setelah itu barulah Arya akan mengirim paket untuk para Readers Setia BDP.


"Kak apa kamu sudah mengetahui dengan pasti Apa permasalahan yang terjadi di Sana??" tanya Arya.


"Seperti info yang aku dapatkan ada beberapa karyawan kita yang nakal telah menggelapkan Uang Perusahaan" ucap Adrian.


"Kalau gitu berantas hama pengganggu sampai ke akar-akarnya dan ingat jangan sekali-kali beri ampun kepada pelakunya, Siapa pun orangnya" ucap Arya yang tidak ingin mendengar kegagalan atau pun bantahan.


"Siap" ucap singkat Adrian.


"Kak jangan lupa datangi dan jenguklah Emilia, dan pantau lah dari jauh karena aku dengar dari Delia katanya ada Pria yang selalu datang ke Butiknya" ucap Arya sambil menatap ke arah luar jendela Ruangan pribadinya.


Adrian langsung bereaksi dengan Mimik wajah yang tidak suka Setelah mendengar perkataan Arya. Adrian tidak ingin melihat Perempuan yang selama ini dia Sayangi harus direbut oleh pria lain.


"Insya Allah Aku akan melakukan semua perintahmu" ucap Adrian sambil memikirkan dan terbayang wajah Emilia.



Maaf Readers aku ganti Visualnya Emilia.


Adrian pun pamit kepada Arya Karena akan bersiap untuk berangkat ke Amerika malam ini juga. Seharusnya Adrian akan berangkat ke Amerika Besok tetapi Adrian serasa kebakaran jenggotnya Setelah mendengar kalau ada pria yang ingin merebut wanitanya.


"Aku tidak akan biarkan itu terjadi" Ucap Adrian sambil mengemudikan mobilnya.


"Tunggu lah Aku Emi untuk kali ini aku akan buktikan dan perjuangkan cinta kita kepada keluargamu dan seluruh dunia kalau kamu hanya milikku seorang, Hanya milik Adrian Martadinata bukan pria lain" ucap Adrian menggebu-gebu.


Setelah kepergian Adrian, Arya ke Gudang untuk mengecek langsung ARTnya yang ditugaskan untuk mengemasi oleh-oleh khas Korea Selatan yang akan dia kirimkan untuk para Readers Setia BDP.


"Assalamualaikum" ucap Salam Arya.


"Waalaikum salam Tuan" ucap serentak ART Yang bekerja di Gudang.


"Gimana dengan oleh-olehnya Apa sudah ada yang terkirim??" tanya Arya.


"Alhamdulillah sudah ada sebagian yang kami kirimkan Tuan sesuai dengan alamat yang tuan serahkan kepada kami" ucap Narti kepala pelayan di rumahnya.


"Alhamdulillah kalau gitu, ingat jangan sampai salah kirim ataupun paketnya tertukar, Saya tidak mau dengar Reader ada yang marah atau komentar kalau paketnya salah" ucap Arya.


"Insya Allah itu tidak akan terjadi tuan Karena kami berulang kali memeriksa paket-paket ini" ucap Narti lagi.

__ADS_1


"Bagian kalian juga ada dan ingat Ambil sesuai nama kalian" perintah Arya.


"Baik Tuan dan Saya mewakili teman-teman mengucapkan Makasih Banyak" ucap Narti.



Arya beliin Readers setianya Hanbok beserta modelnya.



Delia Juga membeli Oleh-oleh Sumpit katanya banyak Readers yang belum paham Cara pakai sumpit terutama Authornya.😅🤭



Arya juga memesan beberapa botol susu untuk Readers agar kuat dan tetap sehat menanti Update BDP.



Dan Mirror jadi pilihan oleh-oleh terakhir yang dibeli khusus oleh Delia untuk para pembaca BDP. Alasannya katanya Delia semua Reader BDP itu Cantik-cantik dan Cakep loh.



Uncle Park juga menyarankan agar Delia membeli Cemilan khas Korea Selatan walaupun di Indonesia sudah banyak yang dijual tapi Uncle Park tetap membelinya alasannya supaya ada temannya Readers saat lagi Baca BDP, untuk menghindari Agar Readers tidak kelaparan saat membaca Novel karya Author kece di Novel Toon.


Arya dan Delia berharap dengan Oleh-oleh dari mereka Bisa meningkatkan minat Baca Readers, dan menjadi imun untuk mengirimkan Setangkai Bunga mawar merah untuk BDP.


Arya hanya menganggukkan kepalanya dan berjalan ke luar, hendak ingin mencari keberadaan Mama Elisabeth.


Di Apartemen pribadi Adrian, Adrian tidak lupa memasukkan sebuah kotak warna biru tua ke dalam kopernya. Kotak itu nantinya akan diberikan oleh Adrian untuk Emilia.


"Tunggu lah aku Emilia, aku akan buktikan pada dunia bahwa aku sangat mencintaimu dan aku tidak bisa hidup tanpa kamu" ucap Adrian sambil packing barang-barangnya.


TBC..


Asyik nih Readers dapat oleh-oleh khas Korea Selatan dari Arya dan Delia. Authornya gak dapat 😭😭😅✌️.


Moga suka dengan Oleh-olehnya yah Readers.


FANIA Ucapkan Makasih Banyak kepada kakak Readers yang masih setia dan Betah dengan Novel Fania yang selalu ada Typonya.


Pantengin terus yah kisah mereka..


Tunggu Kisah antara Adrian dan Emilia atau AdEm yah gess..


Makassar, Kamis/ 27 Januari 2022.


by..


Fania Mikaila AzZahrah 💋

__ADS_1


__ADS_2