
Happy Reading...
Jam 5 sore suasana Villa milik Pak Hendry semakin ramai dipadati oleh warga masyarakat yang sengaja datang untuk memberikan do'a restu sekalian untuk menunggu pembagian sembako serta bantuan tunai langsung dari keluarga besar Pak Hendry dan Wiguna Albert Kim Said. Pasangan pengantin baru wajah mereka semakin bercahaya dan berseri-seri.
Mama Elisabeth bersyukur karena anak-anak mereka sudah akur dan berbaikan bahkan mereka kompak memakai pakaian yang sama hanya beda warna saja dan mereka yang merencanakan berbagi berkah dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang kurang beruntung.
Kebiasaan ini sudah berakar dari tradisi keluarga besar Wiguna Albert Kim Said. Bahkan sebelum mereka sukses seperti sekarang ini budaya berbagi di dalam keluarga mereka sudah ada dan tertanam dalam hidup mereka.
"Makasih banyak Pak, Makasih banyak Bu atas bantuannya dan untuk pengantin baru semoga segera mendapatkan momongan dan pernikahan kalian selalu dilindungi oleh Tuhan yang Maha Esa" ucap Ibu B.
"Amin, sama-sama Bu" ucap Arman dan Karina dan mereka bahagia karena masyarakat ikut berbahagia dan mendoakan mereka.
Acara tersebut berlangsung hingga ba'da shalat isya. Bahkan masyarakat semakin malam semakin banyak yang berdatangan ke Villa tersebut.
"Bang kakiku sudah pegal nih, boleh Ratna masuk untuk istirahat?" tanya Ratna Antika Monata sambil memandang ke arah Firmansyah.
Firman menatap ke arah Ratna yang sudah memijit betisnya yang sudah kram karena kelamaan berdiri.
"Ga apa-apa kok Sayang, kamu duluan saja yah nanti Abang akan nyusul adek tanggung nih kasihan yang lain kalau Abang juga ikut beristirahat bersama kamu" ucap Firman.
"Kalau gitu Ratna duluan yah Bang" ucap Ratna lalu mencium pipi kiri Firman sebelum meninggalkan tempat acara tersebut.
Firman mematung di tempatnya saking tidak percayanya dengan apa yang barusan Ratna lakukan terhadapnya yang membuat jantungnya berdetak lebih kencang bagaikan genderang yang mau perang. Firman senyum sendiri dan tidak hentinya mengelus bekas bibir Ratna.
"Awas yah nanti malam Aku akan membuat kamu menjerit"
"Ada yang sudah tidak sabar nunggu buka puasa nih readers sepertinya sudah heeemm" ucap Arya yang berteriak ke arah Firman yang tidak hentinya tersenyum sendiri.
__ADS_1
"Aku setuju dengan apa yang kamu katakan Arya, sepertinya manten baru kita ini sudah tidak sabar untuk bobol gawang" timpal Dimas.
"Kalau mereka sudah rasakan nikmatnya Surga dunia pasti mereka tidak akan beranjak dari kamar mereka" ucap Emre yang ikut menimpali pembicaraan mereka.
Arman dan Firman tersenyum malu-malu bahkan mereka sudah mengkhayalkan apa yang akan mereka lakukan nanti malam. Dan mereka kembali bengong dan tersenyum sendiri.
"Apa Aku bilang tadi mereka ini sudah tidak sabar menunggu acara selesai" ucap Arya lagi.
Dimas langsung melempar botol bekas minuman air mineral kemasan ke arah Arman karena sedari tadi sudah diajak berbicara, tapi tidak digubris oleh Arman.
"Ayok Dessy buruan selesaikan pembagian sembako ini kasihan Arman dan firman yang sudah ingin beristirahat" ucap Dimas yang sengaja membuat suasana semakin riuh dan ramai karena Arman sudah tidak fokus dengan pekerjaannya.
Adzan pun berkumandang dari toa-toa mesjid yang terdekat dari Villa tersebut.
"Alhamdulillah akhirnya buka juga, Allah mendengar doa pengantin baru kita" teriak Emre yang masih berkerja untuk membagikan sisa sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Karena berhubung masyarakat yang ada di sana semakin larut semakin berkurang jumlahnya saja hingga tak ada satu pun yang masih memadati area Villa milik Pak Hendry.
"Alhamdulillah akhirnya semuanya sudah selesai dan berjalan lancar saja tanpa ada hambatan atau kendala yang berarti dalam pelaksanaan acara akad nikah Double antara Arman dengan Karina dan antara Firman dengan Ratna. Warga masyarakat yang hadir di tempat tersebut sangat bahagia karena mendapatkan hadiah berupa sembako serta bantuan tunai langsung yang diberikan oleh keluarga besar Wiguna Albert Kim Said dan keluarga besar Ratna.
Mereka pun masuk ke dalam Villa untuk berbuka bersama dengan keluarga yang lainnya. Mereka sudah duduk di masing-masing tempat yang sudah di susun sesuai dengan rencana awal mama Elisabeth. Mereka sangat bahagia dan bersyukur karena acara yang mereka laksanakan sudah berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada hambatan yang sangat berarti.
Pak Hendry pun mengucapkan syukur dan makasih atas kedatangannya anggota keluarga besar Wiguna Albert Kim Said untuk melancarkan acara akad nikah dan acara syukuran pernikahan mereka.
"Alhamdulillah Papa sangat bahagia karena pernikahan kalian bisa selancar dan sesukses ini, dan ini berkat bantuan dan campur tangan kalian pasti acaranya tidak seramai ini" ucap pak Hendry yang sangat bersyukur bisa menikahkan ke dua anak kembarnya secara bersamaan pula seperti apa yang mereka harapkan.
"Bapak tidak perlu mengucap makasih kepada kami karena kalian adalah anggota keluarga kami dan sudah menjadi tanggung jawab kami untuk membantu anggota keluarga yang membutuhkan bantuan apa pun itu" jelas Arya.
__ADS_1
"Iya Paman, kami senang membantu paman dan kami juga turut berbahagia atas pernikahan antara Arman dan Ratna" ucap Emre.
"Betul sekali apa yang dikatakan oleh Arya dan Emre kita ini semua bersaudara jadi sudah menjadi tanggung jawab kami untuk membantu
semampu kami" ucap Dimas yang ikut berbicara.
"Di keluarga kami seperti itu Paman berat sama dipikul ringan sama dijinjing, tetapi itu pun sesuai dengan kemampuan kami juga" ucap Delia.
"Mama sangat bahagia melihat kalian seperti sekarang ini dan Mama berharap apa pun yang akan terjadi nanti Mama mohon tetaplah bersatu dan jangan mudah terprovokasi oleh apa juga" ucap Mama Elisabeth yang berharap agar mereka tetap selalu kompak dan saling menerima segala kekurangan apa pun itu.
"Kalau gitu kita makan yuk lapar nih Mama Elisabeth" ucap Hyuna yang sudah tidak sabar ingin menikmati makanan yang tersedia di atas meja makan yang cukup besar dan panjang.
Mereka tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan dari Hyuna yang kalau berhubungan dengan makanan pasti akan lupa dengan segala hal. Anaknya pun tidak dia hiraukan jika sudah dihadapkan pada makanan yang pastinya lezat dan menggugah selera makan bagi siapa pun juga.
Malam yang begitu panjang dan membuat beberapa pasangan sudah Memasuki kamar mereka masing-masing terutama kepada Anak cucu dan cicitnya Mama Elisabeth yang sudah berada di dalam kamar mereka masing-masing. Sedangkan Arman yang sudah ngomel-ngomel Karena Karina belum muncul juga ke dalam kamarnya sedangkan didalam kamar Firman dan Ratna. Firman hanya geleng-geleng kepala melihat Ratna Antika Monata yang sudah tertidur pulas tapi dengan gayanya yang memancing sesuatu yang ada di dalam dirinya Firman Untuk segera dituntaskan dan dikeluarkan.
...--------To Be Continued--------...
Makasih banyak atas dukungannya terhadap BDP.
Fania ucapkan Makasih banyak sudah memberikan dukungannya dalam bentuk apa pun itu ✌️🙏.
Met menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya ✌️
by Fania Mikaila AzZahrah
Makassar, Kamis, 28 April 2022
__ADS_1