
Happy Reading..
Jodoh tak ada yang tahu dan tidak bisa ditebak dimana hati akan berlabuh. Pacaran yang bertahun-tahun pun tidak akan menjadi jaminan apa mereka akan berjodoh atau pun tidak. Semua adalah rahasia Allah SWT manusia hanya bisa berusaha, berikhtiar dan tawakal.
Seperti halnya yang dialami oleh Hyuna dan Aditya. Mencintai tapi tak harus memiliki. Hyuna pun mulai belajar untuk melupakan semua yang telah terjadi dengan mereka berdua.
Apa kah cinta baru dengan Orang yang baru akan hadir ke dalam kehidupan Hyuna atau kah masih dengan kisah yang lama.
Pagi harinya, Kapal pesiar yang mereka pakai sudah sandar di Pulau T. Mereka pun meninggalkan kapal pesiar menuju pulau T. Mereka naik kapal kecil untuk sampai ke pulau T. Ada beberapa Kapal yang mereka pakai, Anak-anak sangat suka ketika mereka menyentuh langsung air laut. Tawa bahagia tersirat di wajah mereka. Karena angin pagi hari ini cukup berhembus sepoi-sepoi jadi tidak ada ombak, laut cukup tenang disaat mereka melintasi laut tersebut.
Kapal yang Aditya tumpangi paling terakhir sampai di dermaga pulau T. Sedangkan yang lain sudah bersantai di dalam kamar masing-masing. Arya dan Delia sudah menyalakan TV nya karena tidak ingin ketinggalan menonton siaran langsung MotoGP di Sirkuit Mandalika Indonesia.
Kebetulan Aditya, Hyuna dan kapten Alan satu kapal. Mereka seperti orang yang tidak saling kenal karena mereka tidak ada komunikasi atau pun pembicara yang tercipta dari mereka. Mereka duduk diam baek. Tidak lama kemudian, Kapal pun sandar di salah satu dermaga yang ada di Pulau T.
Aditya kaget saat dirinya menginjakkan kakinya untuk pertama kalinya di pulau T. Karena orang yang selalu dia hindari ternyata hadir juga di pulau T.
"Sayang, kamu tega yah ke pulau T gak ngajak Aku" ucap Helena calon istri dari Aditya yang sudah bergelantungan di lengan Aditya.
Aditya sangat risih dengan sikap dari Helena tapi mau tidak mau Aditya tetap meladeni Helena.
"Maaf aku pun dadakan ke sini jadi gak sempat ajak kamu" ucap Aditya tapi arah pandangannya ke Hyuna tapi yang ditatap tidak tahu kalau dirinya diperhatiin.
Hyuna berjalan di samping Kapten Alan mereka tidak sengaja berjalan berbarengan sampai ke resort. Aditya sangat kecewa karena ternyata Hyuna tidak terpengaruh sedikit pun dari kedatangan Helena tunangan Aditya.
Arya dan Delia meminta kepada yang lain untuk nonton bersama MotoGP di ruangan tengah. Arya segera meminta kepada anak buahnya untuk mengganti tv yang ada di sana dengan tv yang lebih besar dan lebar tentunya untuk lebih memudahkan mereka untuk nonton.
Sedangkan Mommy kece segera ke dapur untuk membuat cemilan untuk teman mereka makan. Seperti biasa, Delia yang selalu menjadi tutor dari Mommy kece lainnya. Hyuna pun kesempatan kali ini juga tidak Mau kalah dengan mommy kece.
"Kak Delia, Hyuna ikut bantuin kakak yah, boleh??." permintaan Hyuna.
"Boleh lah Hyuna, kapan pun jika kamu menginginkan untuk belajar Kakak akan bantu kamu" ucap Delia.
"Seriusly KK". ucap Hyuna dengan wajah yang berseri-seri.
Entah kenapa akhir-akhir ini Hyuna ingin sekali belajar masak. Menurut Hyuna cukuplah dirinya selama ini bermain dan tidak pernah serius dalam menata hati dan hidupnya. Hyuna tidak ingin melihat kebelakang terus. Hyuna berjanji untuk memulai hidup yang baru. Hyuna pun memutuskan untuk berhenti mencari Ayahnya. Hyuna merasa Lelah karena pencariannya selalu gagal. Setiap kali kembali ke Australia hasilnya pasti tetap sama.
Mommy kece dan Hyuna saking asyiknya memasak sampai-sampai mereka tidak menyadari jika ada seseorang yang memperhatikan apa yang mereka lakukan. Orang tersebut tersenyum manis melihat Hyuna yang menyeka keringatnya menggunakan jari tangannya.
Rambut Hyuna yang tergerai nan indah menjadi daya tarik tersendiri, tapi bagi pria tersebut Hyuna akan semakin cantik jika Hyuna mengikat rambutnya. Tapi karena tangan Hyuna penuh dengan sisa adonan kue jadi Hyuna susah untuk mengikat rambutnya. Alan pun segera membantu Hyuna untuk mengikat rambutnya. Hyuna hanya diam mematung menunggu ikatan rambutnya selesai.
"Sudah" ucap singkat Alan Setelah selesai mengikat rambut panjang Hyuna.
"Makasih banyak" jawab Hyuna malu-malu dan kembali melanjutkan pekerjaannya untuk membuat kue.
Mommy kece lainnya menatap Hyuna dan Alan sambil senyum-senyum. Tapi mereka pura-pura tidak melihat hal tersebut. Alan terus tersenyum bahagia melihat Hyuna belajar membuat kue.
"Calon istri idaman banget lah" ucap Alan yang kembali ke tempatnya semula dan tetap memperhatikan Hyuna yang membuat kue.
Dessy melihat Kapten Alan sedari tadi berdiri di dekat pintu dan selalu tersenyum ke arah Hyuna. Awalnya Dessy tidak ingin mengganggu atau pun menyapa Kapten Alan tapi Dessy merasa heran melihat Kapten Alan yang sedari tersenyum seperti orang gila saja. Dessy pun mendekati pak kapten.
__ADS_1
"Hey!! pak Kapten kok berdiri saja??." tanya Dessy sambil memukul lembut lengan Alan.
Yang dipukul pun tersadar dari lamunannya.
"Eeehhh Maaaaaf" ucap Alan yang berbicara gagap, karena kaget dan tidak menyangka kalau yang dia lakukan tadi adalah hanya khayalannya semata.
"Ada apa Dessy??." tanya Rina yang berjalan kearah pintu.
"Ini kapten Alan katanya Ingin mencicipi kue buatan Hyuna" ucap Dessy padahal Alan tidak" berbicara seperti itu.
"Mau gabung dengan kami??." tanya Rina.
"Makasih" Jawab Singkat Alan sambil berlalu dari hadapan mereka.
"Pria yang aneh" ucap Rina.
Dessy dan Rina hanya geleng-geleng kepala melihat kepergian Alan dari dapur. Mereka tahu apa sebenarnya yang dilakukan Alan di depan dapur sedari tadi, tapi mereka pura-pura tidak melihatnya.
"Siapa yang ada di depan kak??." tanya Hyuna kepada Dessy dan Rina Setelah mereka kembali ke dalam dapur.
"Ga ada kok" jawab Dessy yang langsung memberikan kode kepada Rina untuk diam dan tidak jujur.
"Kami kira ada orang tapi ternyata gak ada, iya kan Dessy?." tanya Rina kepada Dessy.
"Iya gak ada apa-apa kok, oiy Delia kuenya sudah matang belum??." tanya Elliana yang memeriksa kue yang ada di dalam
"Kalau sudah selesai bersihin tangan kalian, kita ke depan" ucap Eliana yang membawa nampan berisi minuman ringan.
"Let's go" ucap Hyuna yang membantu Delia membawa beberapa toples yang berisi jenis kue kering yang mereka buat sebelumnya.
Mereka menonton moto GP melalui layar TV saja, mereka tidak bisa datang langsung ke Lombok karena jadwal mereka yang berbenturan dengan liburan mereka ke pulau T. Semua asyik menonton sambil menikmati kue dan minuman dingin.
Helena segera berdiri dan berjalan ke arah Delia, Helena langsung mengulurkan tangannya ke arah Delia untuk berkenalan.
"Delia yah, istri dari pemilik perusahaan DA group" tanya Delia dengan khas bicaranya yang tidak lancar menggunakan bahasa Indonesia.
"Iya, Saya Delia Istrinya Arya Wiguna Albert Kim Said" jawab Delia sambil membalas uluran tangan dari Helena.
"Kamu yah tunangannya Aditya?." tanya Dessy.
"Iya benar sekali, insya Allah Minggu depan kami akan melangsungkan pernikahan di Australia, Helena meminta kalian semua datang ke acara kami" ucap Helena.
"Insya Allah, tapi kami tidak bisa janji kamu tahu kan kerjaan dari suami kami gimana" ucap Emilia.
"Helena berharap kalian hadir di acaraku" tutur Helena.
"Kok cuma bicara saja, ayok dong cicipi kuenya, buatan kami loh Helena" jelas Elliana.
Helena langsung mencicipi kue tersebut dan Helena tersenyum setelah mencoba beberapa jenis kue yang ada di atas Meja.
__ADS_1
"Enak loh Kak, rasanya melebihi buatan Chef profesional loh kak, Helena sangat suka" ucap Helena yang tak hentinya memuji kue yang dia makan.
"Sebenarnya kue ini bukan buatan saya, tapi cewek yang duduk di sana lah yang membuatnya" ucap Eliana sambil menunjuk ke arah Hyuna dengan kepalanya.
"Wooow amazing, kamu masih muda tapi sudah bisa buat kue yang seenak ini" ucap Helena yang tak henti-hentinya memuji kue buatan Hyuna.
Hyuna yang mendapat pujian merasa bahagia karena ternyata apa yang Dia buat ternyata hasilnya enak.
"Alhamdulillah, Makasih Banyak atas pujiannya" ucap Hyuna yang tersenyum manis.
Alan sedari tadi bukannya menatap layar TV seperti yang lainnya lihat, tapi Alan sibuk memperhatikan wajah Hyuna. Alan pun kadang tersenyum melihat reaksi Hyuna yang tiba-tiba tersenyum kadang mukanya serius disaat Hyuna membaca komentar dari para Readers.
"Kenapa setiap kali aku melihat dia tersenyum, Aku pun ikut tersenyum" monolog Alan.
Helena tiba-tiba berjalan ke arah Alan sehingga alergi Alan pun kembali kambuh. Alan langsung bersin-bersin.
"Haksin.. haksin.." suara Alan yang tak hentinya bersin-bersin.
"Maaf, tolong mengjauh dari Saya" ucap Alan yang menyuruh Helena mengjauh dari dekatnya.
Helena heran dengan sikap dari cowok ganteng yang ada di dekatnya. Emilia segera mendekati Helena dan menyuruh Helena untuk pindah.
"Maaf yah Helena, adik sepupuku itu orangnya alergi terhadap cewek yang belum menikah, Jika Dia berdekatan dengan cewek yang masih single dia pasti akan bersin-bersin" jelas Eliana.
Helena pun langsung menuruti perkataan Eliana dan kasihan melihat Alan yang belum berhenti bersin-bersin. Dessy Ingin melihat apa kah Alan akan tetap bersin-bersin Jika Alan kembali dekat dengan Hyuna seperti kemarin sewaktu masih di Kapal. Dessy pun punya ide untuk mendekatkan mereka.
Dessy kemudian berdiri dan menyuruh Hyuna untuk mengambil beberapa gelas yang ada di Meja depan tv. Hyuna pun manut saja tanpa banyak pikir lagi. Hyuna pun berjalan menuju kursi yang ada di pojokan dan mengambil nampan kosong dan menaruh gelas tersebut ke atas nampan. Kebetulan Alan duduk di dekat meja yang ada gelasnya sehingga secara tidak langsung Hyuna dan Alan berdekatan. Alan yang sedari tadi bersin-bersin secara tidak terduga bersinnya berhenti karena Hyuna tidak langsung menyenggol kaki Alan.
Dessy langsung tersenyum melihat Alan yang sudah berhenti bersin-bersin Setelah Hyuna menyentuh bagian kaki Alan secara tidak sengaja. Mereka yang ada di sana pun heran melihat Alan yang tiba-tiba berhenti bersin-bersin setelah Hyuna berada di depannya.
"Aku yakin dengan sangat kalau penawar Alergi Alan ada pada diri Hyuna" monolog Dessy yang tersenyum penuh arti.
TBC..
Ada yang setuju jika Hyuna tetap bersatu dengan Aditya???
Atau gimana kalau Hyuna dengan hubungan yang baru dan orang yang baru pula??
Tapi sebenarnya Fania sudah punya skenario hidup Hyuna ke depannya sih.. Tapi Fania mau lihat tanggapan dan komentar kalian.
Fania tak bosan-bosannya ucapkan terima kasih banyak kepada Readers yang masih setia membaca BDP 🙏🙏.
Like terus setiap Updatenya yah kak 🙏🙏✌️
by
Fania Mikaila AzZahrah.
Makassar, Minggu, 20 Maret 2022.
__ADS_1