Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
BAB. 205. Aqiqahan Baby Arjuna


__ADS_3

Happy Reading...


Selamat jalan Alan,semoga Husnul khatimah, semoga keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar menghadapi segala cobaan, itu adalah ucapan yang diucapkan oleh sebagian pelayak yang datang berbondong-bondong ke kediaman Alan dan Hyuna.


Sedangkan Hyuna yang berjuang untuk melahirkan anak pertamanya dan penyakitnya sudah melewati masa kritis dan dinyatakan sudah sadar dari keadaan dan kondisi yang kritis. Semua orang mengucapkan syukur Alhamdulillah karena masih ada hikmah dibalik kematian Alan. Tetapi mereka belum mampu untuk memberitahukan kepada Hyuna keadaan yang sebenarnya. Hyuna sadar tetapi kondisinya seperti seseorang yang linglung dan lupa ingatan saja.


Hyuna lalai dan melupakan kewajibannya sebagai seorang ibu baru yang melahirkan. Hyuna tidak menyadari bahwa ada anak yang menjadi korban dari keterpurukannya. Keluarga besar Wiguna pun sangat sedih dan prihatin melihat kondisi Hyuna. Mereka bergantian berdatangan untuk mengunjungi dan memberikan semangat dan dukungan kepada Hyuna.


"Hyuna lihat anakmu, bulu matanya lentik hitam seperti anak Cewek loh cakep, tampan plus ada cantiknya" ucap Delia yang memuji Putranya Hyuna dalam gendongannya.


Delia melakukan hal itu agar Hyuna segera sadar dari penyakitnya. Delia tidak kuasa menahan tangisnya dan langsung tersedu-sedu.


"Ya Allah selamatkan lah adikku dan sembuhkanlah segala macam penyakitnya" ucap Delia yang membantu Hyuna memberikan asi kepada putranya Hyuna melalui botol dot.


"Kita harus kuat dan jangan mudah menyerah, yakinlah Allah SWT itu tidak diam dan pasti memberikan jalan keluar dari masalah yang dihadapi Hyuna" ucap Rina.


"Aku tidak sanggup Rina, kasihan dengan anaknya yang baru berusia 2 Minggu tidak mendapat kasih sayang dari ibunya" ucap Delia yang menghapus jejak air matanya.


"Iya betul kata Delia, aku juga sudah tidak sanggup melihat bayi mereka yang disentuh pun tidak pernah apa lagi untuk diberikan ASI" timpal Eliana.


"Kalian harus sabar Nak, ingat kalian adalah penyemangat hidup Hyuna kalau kalian menyerah dengan keadaan siapa lagi yang akan membantu Hyuna" ucap Mama sambungnya Hyuna.


Hyuna sudah lepas dari masa kritisnya dan sudah ditempatkan di ruangan khusus. Sebenarnya Hyuna sudah bisa kembali ke rumah tapi mereka bingung Hyuna tinggal di mana, Karena mami sambung dan Mami angkatnya ingin membawa Hyuna ke Korea Selatan dan Australia. Mereka ingin memberikan yang terbaik untuk Hyuna. Begitu pun anggota keluarga yang lain ada yang menyarankan Hyuna tinggal di rumah Delia dan Arya, ada pula yang menyarankan tinggal di kediaman Utama Keluarga Wiguna.


Sedangkan baby Arjuna semua Auntynya bergantian menggendong dan mengurusnya. Seperti itulah kebiasaan dan kekompakan di dalam keluarga besar Wiguna Albert Kim Said. Mereka sudah sepakat jika ada salah satu anggota keluarga Wiguna yang mengalami masalah dan cobaan mereka akan pasang badan untuk membantu tanpa diminta sebelumnya.


Berat sama dipikul ringan sama-sama dijinjing. Dari dulu sejak Nenek buyut Wiguna masih hidup hal itu sudah diterapkan dan diimplementasikan dalam kehidupan mereka. Bahkan hal itu berlaku di seluruh lingkup dan lingkungan Perusahaan.


Sudah sebulan Hyuna dirawat dan akhirnya mereka sepakat untuk merawat Hyuna sampai sembuh total di kediaman Utama Keluarga Wiguna. Sedangkan Baby Arjuna akan diaqiqah hari ini. Pemotongan kambing aqiqah orang-orang sempat heboh dikarenakan kambing yang akan dipotong lepas dari ikatannya.

__ADS_1


Arya, Mark, Aditya dan Emre dibuat kelimpungan untuk menangkap Kambing tersebut.


"Ya Allah seumur hidupku baru kali ini ingin menyembelih kambing aqiqah harus terlepas dari ikatannya" ucap pak ustadz Maulana Yusuf yang diserahi tugas untuk menyembelih dan memotong kambing aqiqah Arjuna yang tidak kuasa geleng-geleng dan menahan tawanya melihat para Daddy hot dan kece memburu Ingin menangkap Kambing tersebut.


Semua orang sudah mengerahkan cara yang tepat dan ampuh Menurut versi mereka tetapi kambingnya belum ketangkap juga.


"Ayah ayok yang semangat dong nangkapnya, nanti malam dapat jatah double loh klo berhasil" teriak Dessy kepada Dimas.


"Iya Yah aku juga akan kasih bonus deh kalau Ayah berhasil menangkap ke dua ekor kambing tersebut" ucap Helena yang juga tidak mau kalah menyemangati Aditya.


"Kalau gini terus jadwal dari aqiqah Baby Arjuna bisa molor waktunya" ucap Arya yang ngos-ngosan menangkap Kambing tersebut.


Setelah beberapa menit saking kejar-kejaran dengan ke Dua ekor kambing tersebut akhirnya berhasil juga. Sang kambing ditangkap oleh pawangnya. Emre mencari seseorang yang bisa menaklukkan si kambing. Dan ternyata usaha dari Emre pun berhasil. Pawang kambing tersebut dengan mudahnya menangkap Kambing itu.


Awalnya rencana Emre ditentang oleh Mark karena menurut Mark mereka bisa menangani dan menangkap Kambing tersebut. Dengan jumlah orang yang hadir pasti bisa.


"Emre tak usah lah kamu mencari pawang kambing, insya Allah kita bisa menangani masalah ini, coba lihat jumlah kita banyak sedangkan kamibingnya cuma dua Ekor saja" ucap Mark yang masih gigih dan kekeh untuk tidak menyerah menangkap Kambing tersebut.


Emre diam-diam tetap mencari dan menghubungi anak buahnya untuk mencari pawang kambing tersebut, sementara hot Daddy dan semua orang yang hadir di tempat itu masih kelimpungan oleh ulah nakal kambing Sedangkan para Mommy kece dan ibu-ibu pengajian sibuk membuat makanan yang rencananya akan dibagikan ke seluruh masyarakat yang ada di sekitar area rumah dan Perusahaan mereka.


Acara Aqiqahan kali ini cukup meriah dan berbeda dari tradisi keluarga besar Wiguna. Mereka melakukan hal ini agar membuat Hyuna bisa sembuh dari penyakitnya. Biasanya mereka tetap membagikan makanan dan sembako kepada anak yatim-piatu di panti asuhan dan ibu-ibu pengajian saja tapi kali ini mereka sendiri yang terjun langsung untuk mengolah beberapa bahan pokok makanan tersebut menjadi makanan pokok yang enak, mengenyangkan dan pastinya dijamin halal dan kebersihannya dan tentunya enak.


Mereka memotong satu ekor sapi yang cukup besar dan dua ekor kambing karena anaknya Hyuna cowok. Acara Aqiqahan cukup meriah dan heboh akibat ulah dari hot Daddy. Mereka tertawa bersama sambil bercanda. Tawa dan candaan mereka terbilang cukup gaduh, ribut dan besar hingga suara merdeka terdengar sampai ke ruangan perawatan Hyuna.


Sedangkan Hyuna yang duduk di kursinya ikut tertawa melihat keadaan di luar sana melalui kaca bening jendelanya. Hyuna pun ikut terbawa suasana tetapi setelah Hyuna tertawa melihat hal tersebut, Hyuna langsung menangis tersedu-sedu dan memegang ke dua kakinya.


Segala usaha dan upaya mereka lakukan bahkan keluarga besar mereka sudah mendatangkan berbagai dokter hebat dan mahal dari dalam negeri sampai keluar negri untuk mengobati Hyuna tetapi hasilnya masih sama.


"Ya Allah tolonglah sembuhkan penyakit anakku, Aku sudah tidak sanggup melihatnya seperti ini" ucap pak Edward dan pak Richard yang sedang berada di dalam ruangan itu.

__ADS_1


"Karena engkau maha penyembuh dan maha penolong ya Allah, kami hanya bisa berusaha untuk kesembuhan anak kami tetapi engkau lah yang menentukan segala-galanya" ucap maminya Alan.


Mereka sudah pasrah dan memberikan pengobatan yang terbaik untuk Hyuna. Tetapi dokter mengatakan kalau kesembuhan Hyuna juga berasal dari dalam dirinya yang benar-benar menginginkan kesembuhan itu tetapi kasusnya Hyuna terbilang langka di dunia kedokteran. Karena Hyuna sendiri yang seakan memilih hidup dalam dunia mimpinya.


"Bagaimana pun hasilnya cara yang sudah kita tempuh, kita tidak boleh menyerah dengan keadaan, kita tetap harus optimis dan yakin kepada Allah SWT kalau suatu saat nanti pasti Hyuna akan sembuh" timpal Mama Elisabeth.


Rasa kekeluargaan dalam keluarga besar Wiguna sangat kental, seperti sekarang ini mereka semua itu punya kesibukan masing-masing dan pekerjaan yang sangat banyak yang tentunya menghasilkan uang yang tidak sedikit tetapi mereka rela dan ikhlas bergantian datang mengunjungi dan merawat Hyuna dan baby Arjuna. Mereka pun akan melakukan hal sama terhadap Anggota keluarga yang lainnya.


Acara Aqiqahan pun berjalan sukses, meriah, Ramai dan tentunya heboh gara-gara kambing yang lepas dari ikatannya. Banyak masyarakat yang mendatangi kediaman Keluarga besar Wiguna. Mereka datang walaupun tanpa undangan karena Mama Elisabeth melakukan open house hari ini khusus untuk merayakan Aqiqahan Baby Arjuna.


"Yakinlah nak, kamu tidak akan kekurangan kasih sayang, lihatlah banyak kakek dan nenekmu yang akan menjaga kamu, Aunty dan para uncle kamu juga siap untuk memberikan dan melimpahkan kasih sayangnya untuk baby Arjuna" ucap Mama mertuanya Hyuna sambil memangku Cucunya yang sudah tertidur lelap dalam buaian neneknya.


Keharuan pun terjadi dikala Hyuna untuk pertama kalinya menyebut nama anaknya.


"Arjuna" ucap singkat Hyuna dan kembali menangis tersedu-sedu dan bingung dengan kenyataan yang ada.


Semua yang datang ikut mendoakan kesembuhan dari Hyuna. Mereka ikut bersedih melihat keadaan dan kondisi Hyuna. Sedangkan di pojokan rumah tersebut ada seseorang yang kembali tersenyum melihat kesedihan dan luka mendalam dari keluarga besar Wiguna Albert Kim Said.


"Sebelum kamu menjadi milikku, aku akan terus menyerang dan menghancurkan anggota keluarga kamu Elisabeth" ucap Orang tersebut sambil berlalu dari hadapan para tamu undangan.


To be continued..


Maafkan atas Typonya Yah kakak Readers 🙏.


Tetap Dukung BDP dan novel lainnya Fania yah 🙏.


Fania ucapkan makasih banyak atas dukungannya terhadap BDP 🙏


by Fania Mikaila AzZahrah

__ADS_1


Makassar, 96 April 2022.


__ADS_2