Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
BAB. 336. Pujian


__ADS_3

Happy Reading..


Kematian adalah hal yang mutlak terjadi pada tiap-tiap jiwa.


"Sesungguhnya sholat ku ibadah ku hidupku dan matiku hanya Allah untuk allah Tuhan semesta alam."


Kematian tidaklah menunggu kita untuk bertaubat, tetapi kita lah yang menunggu kematian dengan bertaubat.


Berbagai karangan bunga yang bertuliskan selamat jalan Mark memenuhi pekarangan hingga ke depan pagar rumahnya. Saking banyaknya hingga sampai detik ini masih berdiri berbaris di sepanjang jalan.


Hal itu menandakan, bahwa banyak yang menghujat akhir hidupnya Mark dan banyak juga yang berempati dan berduka atas kepergian dan kematian Mark.


Sudah satu bulan lamanya, dua minggu lamanya, Mark Zuckerberg meninggal dunia. Tapi, duka masih menyelimuti anak-anak dan Maminya.


Amanda masih sering meneteskan air matanya, jika kembali mengenang kebersamaan mereka semasa hidupnya Mark.


"Daddy selamat jalan, Surga tempatmu Daddy, maafkan Amanda jika, Amanda punya banyak kesalahan selama ini."


Doa yang selalu dipanjatkan oleh Amanda dan anaknya jika setiap kali selesai shalat. Arya dan yang lainnya hari berencana untuk mengunjungi rumah Mark yang ada di Paris,rumah kediaman Maminya Mark.


Mereka akan berbondong-bondong berziarah ke makam Mark. Setelah mengetahui kedatangan dari uncle dan Auntynya Amanda sangat bahagia mendengarnya. Tak terkecuali dengan Maminya Mark.


Amanda dan Alexander Agung segera menuju Bandara setelah dia mengetahui, bahwa pesawat pribadi yang mereka tumpangi sudah mendarat di Charles De Gaulle airport.

__ADS_1


Setelah melihat Aunty Delia, Amanda segera berlari ke arahnya. Amanda tak segan memeluk tubuh Delia. Dia mencurahkan segala kesedihannya di dalam pelukan Delia.


Di antara banyaknya Aunty yang dia miliki, Delia lah yang paling dekat dengannya. Delia mengelus punggung Amanda yang sudah terisak dalam tangisnya.


"Kamu harus sabar menghadapi semua ini, Aunty yakin Amanda pasti bisa."


"Betul apa yang dikatakan oleh Auntymu, semua ini sudah takdir ilahi, jadi kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan bersabar untuk jalaninya semua," Arya menimpali perkataan dari istrinya.


"Sebaiknya kita istirahat saja hari ini Uncle, besok pagi saja kita ke makam Daddy," ujarnya.


Mereka meninggalkan Bandara menuju kediaman Neneknya Amanda ibu Margaretha.


Yang hadir diantara mereka hanya minus Eliana dan anak-anaknya. Mereka tidak bisa hadir karena Key yang ngidam sehingga memutuskan untuk tidak ikut bersama mereka.


"Alhamdulillah makasih banyak kalian menyempatkan hadir disela kesibukan kalian, Mami sangat bahagia."


Mereka satu persatu berpelukan dan memberikan semangat agar bisa tersenyum menjalani kehidupan sehari-harinya untuk ke depannya.


Mami Margaretha memasak banyak makanan malam khusus untuk menyambut kedatangan mereka.


Berbagai menu khas Prancis sudah terhidang di atas meja. Mereka menikmati acara makan malam tersebut dengan santai sambil sesekali berbincang-bincang santai.


"Mami masakannya sangat lezat, apa ini dimasak oleh Chef handal Mami?" Delia menatap dengan penuh takjub ke arah Mami Margaretha.

__ADS_1


Hanya senyuman yang disuguhkan oleh Mami Margaretha ke arah Delia yang sudah penasaran.


"Alhamdulillah, semua yang masak ini adalah Nenek Aunty, katanya tadi nenek sengaja terjun langsung ke dapur untuk memasak khusus kita semua," timpal Amanda yang menjawab pertanyaan dari Delia.


Mami Margaretha yang malu-malu mengakuinya. Awalnya tidak yakin dengan masakannya, tapi beliau bersemangat untuk memberikan masakan dan mempersembahkan khusus untuk mereka yang spesial datang.


"Alhamdulillah, makasih banyak Mami, Rina sangat suka semua makanan yang ada di depanku," jelasnya Rina yang mengakui kehebatan Mami Margaretha dalam mengolah bahan makanan dan bumbu-bumbu dapurnya.


Tetap Dukung BDP dengan Cara:


Like setiap Babnya,


Rate Bintang 5,


Favoritkan agar selalu mendapatkan Notifikasi Updatenya


dan


Votenya Juga serta Giftnya yah bagi lah Kakakhehehe ✌️


********To Be Continued********


by Fania Mikaila AzZahrah

__ADS_1


Makassar, Jum'at, 01 Juni 2022


__ADS_2