Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 93. Terpesona pada pandangan pertama


__ADS_3

Happy Reading...


Hati siapa yang tidak sakit jika mengetahui Orang yang kita idamkan dan Orang yang kita sayangi selama ini telah menjalin hubungan dengan Wanita lain bahkan Pria itu sudah menikah dan mempunyai Anak.


Sabar, ikhlas dan Legowo adalah Hal yang paling terbaik dilakukan Jika berada di posisi itu. Mengikhlaskan Mereka Bahagia dengan kehidupan Barunya adalah jalan yang paling terbaik untuk dilakukan. Dan Tetap tersenyum menapaki jalan hidup ini walaupun Cinta dan rasa sayang Tak terbalaskan.


Hal itu lah yang dialami dan Berusaha untuk dilakukan oleh seorang Kim Hyuna Adik sepupu dari Arya yang mencintai dan Menyayangi Arya Wiguna dalam Diam. Dan Berusaha untuk menerima Kenyataan walaupun hal itu sulit dilakukan.


Kim Hyuna Datang bersamaan dengan kedatangan Delia dan Hyung ke Perusahaan Arya. Karena kebetulan Delia masak makanan khusus untuk makan siang Arya sehingga Delia meminta Hyuna untuk ikut makan siang bersama mereka.


Walaupun sejujurnya Delia tahu kalau Hyuna Menyukai Suaminya Tapi Delia tidak mempermasalahkan hal itu, karena Delia sangat tahu gimana Seorang Arya Wiguna selama ini. Delia menaruh kepercayaan kepada Arya Wiguna. Delia bahkan sangat ramah dan ingin bersahabat dengan Hyuna.


Delia membuka dan menata makanan yang dia Bawa ke atas Meja. Semua orang yang berada di Sana ikut bergabung untuk makan siang. Sekretaris Arya pun dipanggil oleh Delia.


Mereka makan siang bersama di dalam ruangan kantor Arya. Hari ini Delia tidak hanya Masak masakan Korea tetapi juga masak masakan kesukaan dari Arya. Delia sangat bersyukur karena semua yang ikut makan suka dengan masakannya.


"Ternyata Masakan istri presdir Sangat enak" ucap Sekretaris Arya.


"Sangat enak" Ucap Hyung memakai bahasa Indonesia yang agak gagap.


Semua orang tertawa mendengar perkataan Hyung. Suasananya sangat kental dengan Nuansa kekeluargaan dan tidak ada pemisah dari mereka antara Atasan dan bawahan. Mereka saling berbaur satu Sama lain. Hyuna pun yang sempat kecewa dan sakit hati dengan kenyataan yang ada, ikut bahagia dan menyampingkan perasaan dan egonya.


Kedatangan Delia ke Kantor Arya mendapat sambutan yang hangat dari Arya. Bahkan Arya terkejut dengan kedatangan Istrinya yang tiba-tiba dan Arya sangat bahagia karena Delia membuat masakan Korea Selatan khusus untuk dirinya.


Setelah makan siang, Hyuna dan Delia saling berbincang dan bertukar pengalaman. Ternyata Hyuna adalah cewek yang baik dan ramah menurut Delia. Sedangkan Menurut Hyuna Delia cewek yang sangat cocok menjadi pendamping hidupnya Arya. Dan Hyuna Merasa Malu karena sudah memiliki perasaan terhadap Suami wanita lain.


Hyuna mendapatkan Telpon dari Ayahnya sehingga Hyuna meminta ijin untuk pulang, padahal Hyuna masih ingin berbincang-bincang dengan Delia. Tapi sebelum pamit pulang Mereka saling bertukar Nomor Handphone.


"Maafkan aku karena Ayah barusan menelpon dan memintamu untuk pulang, Lain kali kita lanjut lagi bincang-bincangnya" ucap Hyuna.


"Aku titip salam untuk keluargamu Hyuna" Ucap Delia.


"Makasih, aku usahakan suatu saat nanti aku akan ke Indonesia" ucap Hyuna.


Mereka cupika cipiki sebelum berpisah.


"Assalamualaikum" Ucap Salam Hyuna.


"Waalaikum salam, Hati-hati" jawab Delia.


Hyuna buru-buru berjalan bahkan sudah berlari Kecil ke arah Lift dan tanpa sengaja menabrak tubuh seseorang. Hyuna sangat Malu karena tubuhnya menindih tubuh laki-laki itu dan menjadi pusat tontonan semua yang berada di loby Perusahaan Sinopec Group.


Mereka saling bertatapan dan tidak ada diantara mereka yang ingin bangkit dari posisinya sekarang. Mereka masih asyik dengan keadaan mereka. Andai saja Asisten pribadi Arya tidak datang menganggu mereka mungkin mereka masih saling menindih.

__ADS_1


"Maaf ada yang bisa kami bantu?" Tanya Asisten pribadi Arya.


Hyuna dan laki-laki itu akhirnya bangkit juga dari kenyamanan sementara waktu yang mereka rasakan.


Kim Hyuna segera merapikan Pakaiannya dan segera meminta maaf.


"Maafkan saya Pak" ucap Hyuna.


Sedangkan Pria itu masih Saja tidak mengeluarkan sepatah kata pun Hanya memandangi kecantikan wanita Korea Selatan Saja.


"Nikmat mana lagi yang kamu dustakan" ucap Pria di dalam hatinya.


Karena Pria itu masih saja bengong bagaikan patung Pancoran Jakarta, sehingga asistennya segera bertindak untuk membantu Bosnya untuk sadar dengan segera mencubit lengan bos-nya.


"Aduh sakit" Ucap Pria itu setelah dicubit oleh sepupunya sendiri yang merangkap menjadi Asisten pribadinya.


Pria yang dicubit itu Hanya menatap wajah asistennya dengan wajah garangnya. Karena telah menganggu aktifitasnya yang sedang menikmati keindahan dan kecantikan wanita Korea Selatan.


Kim Hyuna pun Hanya tersenyum manis melihat tingkah pria yang tidak sengaja dia tabrak tadi.


"Maafkan Saya Yah Pak, Saya tidak sengaja" ucap Kim Hyuna.


"ohh tidak apa-apa kok, Saya yang seharusnya meminta maaf" Ucap Aditya Pratama pemilik perusahaan ke Dua terbesar di Indonesia.


"Maaf pak saya harus buru-buru karena Saya sudah ditunggu di depan" Pamit Kim Hyuna Kepada Aditya putra Pratama.


Aditya Hanya membalas perkataan Kim Hyuna dengan Senyuman.


"Kita pasti akan bertemu lagi Cantik" Gumam Aditya yang masih sempat di dengar oleh asisten Pribadinya.


Riswan hanya tersenyum mendengar kata-kata dari sepupunya.


"Moga Saja si bujang lapuk ini cepat ketemu jodohnya biar gak marah-marah Mulu" ucap Riswam yang masih bisa didengar oleh Aditya Walaupun agak samar-samar.


Aditya langsung membalikkan badannya ke arah Riswan.


"Kamu tadi bilang apa??" tanya Aditya yang sudah menampilkan wajah garangnya yang mengintimidasi Riswan.


"Aku tidak bicara apa-apa kok Pak" ucap Riswan yang sudah takut jika Bosnya memotong gajinya lagi.


Untung saja Arya segera datang sehingga Riswan Budianto bisa selamat dari Amukan Bosnya.


Arya langsung memeluk tubuh rekan bisnisnya sekaligus Sahabatnya sewaktu Arya Kuliah di Inggris.

__ADS_1


"gimana kabarnya Brotha??" tanya Arya.


"Alhamdulillah Baik Brotha, gimana dengan kamu sendiri" ucap Aditya.


"Alhamdulillah baik juga" jawab Arya.


"Ayo kita ke kantorku" ucap Arya.


"Baik" ucap Aditya tapi arah pandangan matanya masih tertuju ke arah Kim Hyuna sudah berjalan ke arah pintu keluar.


Hal itu tidak luput dari penglihatan Arya dan Arya hanya tersenyum melihat tingkah laku Sahabatnya.


Mereka pun meninggalkan Loby Perusahaan Sinopec Group dan berjalan ke arah Lift khusus petinggi perusahaan untuk ke tempat pertemuan yang sudah disiapkan.


Hyuna sudah berada di dalam mobilnya dan siap menuju arah Rumahnya tapi tiba-tiba Kim Hyuna tidak sengaja melihat ke arah pergelangan tangannya dan ternyata Gelang pemberian Ayahnya tidak ada lagi di tangannya.


"Apa mungkin gelang aku Jatuh di dalam kantor kak Arya yah?" ucap Kim Hyuna sambil mengingat-ingat kira-kira gelang kesayangannya jatuh di Mana.


"Sudahlah nanti aku telpon Kak Arya Saja" ucap Kim Hyuna sambil melajukan Mobilnya.


Ini Dia Visualnya Presdir Aditya yang masih betah menjomblo.



Kalau ini Kim Hyuna yah Readers.



TBC..


Jika ada yang Punya Imajinasi lain dan tidak sama dengan yang Fania pilih, tentang Visualnya para tokohnya silahkan Berhalu yah Readers sesuai dengan Apa yang kalian inginkan🙏.


wooow ada yang jatuh cinta pada pandangan pertama nih Readers.. gimana apa Aditya dan Kim Hyuna kota Jodohkan saja mereka atau Gimana nih???


Jawabnya di kolom komentar yah Readers 🙏.


FANIA kembali mengingatkan untuk tidak bosan-bosannya untuk tetap mendukung BDP Dengan Cara LIKE, RATE BINTANG 5 dan FAVORITKAN.


Makasih banyak.


Makassar, 23 Januari 2022.


By..

__ADS_1


FANIA Mikaila AzZahrah


__ADS_2