
Happy Reading...
Setelah Acara memancing, Mereka menikmati indahnya Sunset di sore hari. Arya dan Delia sangat bahagia melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah anak-anaknya.
Karena waktu sudah menunjukkan pukul 07 Malam, Arya dan Delia mengemas semua barang-barangnya yang akan dibawa pulang.
Setelah packing barang-barang, Mereka menuju Mobil yang mereka pakai. Suasana di pinggir pantai terasa sepi. Arya merasakan hal yang tidak biasa, karena menurutnya tempat ini semakin malam akan semakin ramai oleh ana muda. Tapi Arya tidak memberitahukan kepada Delia tentang kecurigaannya, Arya hanya waspada dan berhati-hati.
Suasana di dalam mobil Terasa Ramai penuh dengan canda tawa mereka. Si kembar silih berganti menyanyikan lagu kesukaannya.
Perjalanan mereka sudah tempuh beberapa kilometer,Zack dan Zoe terTidur mungkin karena kelelahan seharian bermain.
Delia memainkan handphonenya dan membalas beberapa chat Dessy,Rina serta Teman kerjanya. Mereka heboh chat Delia menanyakan perihal Status yang Delia unggah disosmednya. Delia membuat status foto mereka berempat tapi Wajah suaminya ditutup dengan emoticon dan caption-nya.
*Alhamdulillah mkasih bnyak ya Allah atas kehadirannya kembali disisi kami"
Semua teman-temannya yang melihat statusnya dibuat heboh dan bertanya-tanya siapa kah suaminya Delia, gimana penampakan wajahnya. Bahkan banyak diantara mereka yang menganggap Delia menutupi wajah dan jati diri suaminya karena terlalu Malu untuk memperlihatkan suaminya ke umum.
Delia tidak memikirkan hal itu. Delia Cuek saja. prinsipnya Delia Selalu dia tanamkan dalam diri dan pikirannya Anjing menggonggong kafilah berlalu dan Selama Delia tidak merugikan orang lain masah bodoh Saja.
Karena perjalanan masih sangat jauh, Delia memutuskan untuk ikut tertidur bersama anaknya. Delia berada di kursi depan sedangkan Anak-anaknya berada di kursi belakang yang sudah dimodifikasi oleh Arya jika si kembar ketiduran saat diperjalanan seperti sekarang.
Arya memperhatikan ada beberapa mobil yang terus Saja mengikutinya dari belakang sejak mobilnya meninggalkan pantai.
Arya pun kemudian menghubungi Ardian untuk mengirimkan beberapa anak buahnya.
Ardian segera mengirimkan beberapa anak buahnya untuk menyusul Arya.
Karena sudah waktunya shalat Isya, Arya mencari mesjid yang terdekat tapi sepanjang perjalanannya mereka tidak menemui satu pun mesjid. Akhirnya Arya memutuskan untuk mencari mesjid melalui GPS di hpnya. Setelah beberapa saat, Mereka menemukan satu-satunya mesjid yang ada di lokasi itu.
Arya memarkirkan mobilnya di salah mesjid yang Mereka lewati. Arya membangunkan Istrinya. Tapi Arya menyuruh istrinya untuk bergantian ke Mesjid untuk melaksanakan shalat isya karena tidak ada yang menjaga si kembar yang ketiduran. Karena Keadaan mesjid yang sangat sunyi dan letaknya agak jauh dari pemukiman warga.
Jadi Delia membangunkan anak-anaknya dan perasaan Delia tidak Enak. Apa lagi tempat parkir mobilnya tidak ada penerangan sedikit pun. Arya sengaja memarkirkan mobilnya di tempat itu agar Aktifitasnya tidak terlihat.
Arya belum selesai melaksanakan shalat isya tiba-tiba mobil Arya berjalan meninggalkan halaman Mesjid. Arya sama sekali tidak curiga Jika Suara mesin mobil yang dia dengar adalah Suara Mobilnya Karena Arya Melaksanakan Shalatnya dengan khusyuk. Mobil yang mengikutinya sedari tadi mengikuti arah mobil Arya.
Hingga Mobil Arya memasuki daerah yang terpencil dan tidak ada rumah warga yang berada di Sepanjang jalan yang mereka lewati. Mobil yang membuntuti mobil Arya semakin mempererat laju mobilnya dan di tikungan tajam yang berdekatan dengan jurang Mobil itu segera menabrakkan mobilnya ke mobil milik Arya.
Mobil Arya Akhirnya terjatuh ke dalam jurang. Kejadian ini terjadi begitu cepat, Bahkan mobilnya Arya tidak bisa menghindari tabrakan itu. Karena Jumlah mobil yang menabraknya ada dua mobil jadi tidak bisa menghindari dan akhirnya terjatuh ke jurang dan seketika mobil itu meledak.
Orang yang berada di dalam mobil yang menabrak mobil Arya Akhirnya Mereka Keluar dan memeriksa keadaan mobil Arya yang sudah tak terbentuk.
"Gimana dengan Mobil dan penumpangnya?" tanya seseorang.
"Kalau sesuai yang kami lihat dari tempat ini mustahil jika mereka selamat bahkan mobil mereka terbakar" ucap yang satu.
"Akhirnya kalian mati juga, Itu lah akibatnya jika kalian ingin melawanku, Akhirnya balas dendam ku selama ini terwujud juga setelah 6 tahun, Arya Wiguna Albert Kim Said Hidupmu tamat di tempat ini" hahahaha tawa Orang itu mrnggema di Seantero lokasi itu.
"Iya Sayang Akhirnya kita bisa menikmati kemenangan kita, Aku sangat bahagia karena perempuan itu juga ikut Mampus" ucap si cewek yang sedari tadi memeluk tubuh lelaki itu.
"Cek ke bawah untuk memastikan apa mereka sudah Mati"
"Baik bos"
Anak buah mereka tidak berani ke bawah jurang karena jurang itu cukup dalam mereka tidak ingin terjadi sesuatu kepada mereka jadi mereka balik ke tempat bos-nya tapi mereka seakan-akan melihat langsung korban yang ada di dalam mobil.
Beberapa saat kemudian,Anak buah dari orang itu kembali dan melaporkan kalau penumpangnya semuanya tidak terselamatkan.
"Mustahil kalau mereka selamat bos dan kami melihat mereka sudah terbakar" ucap Anak buahnya Mereka saling berpandangan.
Ardian dan anak buahnya sudah sampai di lokasi yang terakhir Arya kirim. Tapi Ardian tidak menemukan keberadaan Arya dan mobilnya.
__ADS_1
Hingga tengah malam, Ardian Belum berhasil menemukan posisi Arya dan keluarganya. Ardian bahkan menghubungi anak buahnya untuk menyusul mereka.
Malam semakin larut tapi Arya Belum juga ketemu. Posisi Arya sesuai petunjuk GPS di tempat itu tak terlihat keberadaan Arya, Delia dan anak-anaknya. Ardian tidak bisa melacak ponsel mereka karena dalam keadaan mati.
Mereka berpencar untuk mencari keberadaan Arya bahkan anak buahnya yang menyusul pun sudah datang.
Adzan subuh berkumandang tapi hasilnya masih tetap sama. Mereka belum menemukan titik terang keberadaan Arya.
Ardian dibuat pusing dan khawatir dengan keadaan mereka. Hingga handphonenya Berbunyi.
"Iya ada apa??"
"Bos kami menemukan sebuah mobil yang jatuh ke dalam jurang dan mobil itu hancur dan juga terbakar"
"Apa kamu tolol atau apa sih, aku memerintahkan kalian untuk mencari Arya dan keluarganya bukan Mencari mobil yang kecelakaan" ucap Ardian yang sudah putus asa dan stres memikirkan keadaan sahabat dan keluarganya.
"Tapi bos mobil itu sangat mirip dengan mobil yang dipakai bos Arya" ucap si Anak buah itu.
"apa kamu bilang? Ardian shock mendengar info dari anak buahnya.
"Cepat cek mobil itu,aku akan segera ke sana"
"Baik bos"
Karena jarak yang ditempuh Ardian terbilang jauh, jadi terpaksa Ardian mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, Ardian tidak akan bisa memaafkan dirinya jika Terjadi sesuatu kepada Arya dan keluarganya.
"Ya Allah lindungilah Mereka" Sebait do'a dari Ardian.
Pagi pun menyingsing. Ardian sudah tiba di lokasi kejadian jatuhnya mobil Arya.
Ardian buru-buru keluar dari mobilnya.
"Gimana dengan hasil pencarian kalian?" tanya Ardian kepada anak buahnya.
Belum selesai anak buahnya mengucapkan kata-katanya Ardian langsung berlari menuruni Jurang itu. Anak buahnya menyusul Ardian untuk mengecek langsung mobil itu.
Ardian terduduk di sekitar area mobil Arya yang terbakar. Ardian bahkan sudah seperti orang yang tidak waras setelah mengetahui kalau mobil itu adalah mobil kesayangan Arya.
"Tidaaaaaaaaak"
"Itu pasti bukan mobil Arya" Ardian bergegas mengecek ke dalam mobil itu yang masih mengeluarkan asap yang pastinya masih panas akibat api yang melahapnya.
"Jangan bos, tunggu lah beberapa saat baru kita periksa"
"Jangan kamu cegah aku untuk melihat Arya"
Ardian sudah emosi bahkan hampir saja memukul anak buahnya.
Anak buahnya bahkan Semua yang ada di sana turun tangan untuk mencegah Ardian.
Ardian Akhirnya menyerah dan mengikuti saran anak buahnya.
Ardian dan tak kuasa menahan tangisnya setelah melihat kondisi orang yang berada di dalam mobil itu yang sangat tampak mengenaskan bahkan sulit untuk mengenali wajah dan tubuhnya yang sudah habis dilalap si jago merah.
Ardian untuk kesekian kalinya berteriak dan meraung melihat kondisi Arya. Dia segera menghubungi orang tua Arya.
"Assalamu alaikum om"
"Waalaikum salam, ada apa Ar ku meneleponku,tidak kah kamu lihat jam??"
Ardian Lupa kalau pak Wiguna Albert Kim Said pamannya berada di Inggris yang pastinya waktu disana dengan di tanah air berbeda.
__ADS_1
"Maafkan aku om, tapi ini keadaannya sangat genting". ucap Ardian.
Pak Wiguna segera bangun dari tidurnya. Dan berjalan ke arah Meja kerjanya.
"Lanjut Ar".
"Maafkan aku om, aku tidak bisa menjaga Arya dengan baik"
"Jangan bertele-tele Ardian langsung Saja ke intinya" ucap Pak Wiguna yang sudah emosi.
"Arya dan keluarganya mengalami kecelakaan dan mobil yang mereka tumpangi hancur dan terbakar om" ucap Ardian.
Pak Wiguna kaget dan shock mendengar kabar itu hingga handphonenya terjatuh dan membuat Istrinya terbangun.
"Ada apa pa, kok hpnya bisa terjatuh, Papa baik-baik saja kan?" tanya Mama Elisabeth.
"Ma Arya,"
"Arya kenapa pa??"
"Arya anak kita" Pak Wiguna tidak bisa melanjutkan perkataannya,Dia jatuh ke dalam pelukan Istrinya dan menangis tersedu-sedu.
"Arya kenapa pa, apa yang terjadi dengan Arya anakku??" tanya Mama Elisabeth yang sudah khawatir dengan keadaan puteranya.
Mama Elisabeth segera mengambil handphone suaminya yang teronggok di lantai. Kemudian mengecek siapa yang menelepon Suaminya hingga keadaan suaminya seperti sekarang.
"Hallo Are, ada apa nak?"
"Hallo Tante, Arya Tante?"
"Apa yang terjadi dengan Arya nak??"
"Arya mengalami kecelakaan Tante"
"Apa itu tidak mungkin nak, kamu pasti salah orang itu pasti bukan Arya"
Mama Elisabeth histeris mendengar kabar anak,menantu serta cucunya mengalami kecelakaan. Bahkan Mama Elisabeth meraung.
Hal ini tak lupuk dari pendengaran Anaknya Elliana. Elliana buru-buru ke dalam kamar orang tuanya.
TBC...
Ramaikan dong kakak kolom komentarnya dan ditunggu Boom Likenya...
Fania suka kalau ada yang Like terus mengomentari Novelku.. Jujur Fania suka sangat dengan komentarnya kakak Readers.. Fania semakin semangat Untuk Update loh kk..
Typo tolong dimaklumi... Maklum Author Matanya minusππ
Fania datang lagi nih untuk menyapa Readers setianya BDP..
Apa kabarnya kakak Readers..
Moga kalian dalam keadaan sehat yah..
Untuk episode kali ini Fania coba buat episode yang agak buat jantung dag Dig Dug Derr yah Readers..
Moga kalian suka episode ini πππ
Seperti biasa dan tak bosan-bosannya Fania ucapkan terima kasih banyak kepada Readers yang telah memberikan dukungannya kepada BDP ππππ.
Dan tetap dukung Novel BDP yah Readers πππ
__ADS_1
Makasih..ππππ