Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 45. Menikmati Kehidupan Di Desa


__ADS_3

Happy Reading...


Arya dan Delia Sangat berterima kasih kasih kepada Bapak Sahir dan Istrinya yang telah berhasil menyelamatkannya waktu tersesat di Hutan.


Pak Sahir dan istrinya ibu Marni Meminta Kepada Delia dan Arya untuk tinggal di rumah mereka Saja sampai Arya memutuskan untuk kembali ke Kota.


Arya sangat bersyukur karena masih diberi waktu dan selamat dari kejaran anak buah Ayahnya.


Hari-hari terus berlalu, Arya dan Delia sudah Setahun beranda di Desa T. Arya dan Delia cepat seKali beradaptasi dengan lingkungan dan Masyarakat Sekitarnya.


Arya tak segan turun tangan untuk membantu Pak Sahir ke Hutan mencari dedaunan yang akan dijadikan obat Herbal. Bahkan Arya ke Laut untuk mencari ikan. Padahal pekerjaan seperti itu dalam hidupnya tak pernah ia lakukan. Sedangkan Delia kadang membantu ibu Marni memetik hasil pertaniannya di Ladang,Delia juga membantu ibu Marni membuat Kue yang hasilnya dijual.


Pak Sahir adalah satu-satunya dokter yang ada di Daerah itu. Pak Sahir dulu, pernah ke Kota menuntut ilmu ke dokteran dan kembali ke kampung halamannya untuk mengabdikan hidupnya sebagai Dokter. Pak Sahir kadang kala tidak meminta biaya sepeserpun kepada masyarakat yang membutuhkan pengobatan.


Arya dan Delia belajar banyak arti kehidupan dari kehidupan sehari-hari pak Sahir dan ibu Marni.


Dalam setahun Pak Sahir kadang melakukan perjalanan ke Kota. Karena medannya yang sangat susah untuk menempuh kota dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit juga, Makanya Hampir semua masyarakat di sana berfikir seribu kali untuk ke Kota.


Hari ini bertepatan dengan hari Minggu. Arya Ingin melatih si kembar bela diri. Arya mempersiapkan anaknya sedini mungkin untuk mengahadapi kerasnya kehidupan dengan bekal ilmu agama, Taekwondo. Ilmu agama diserahkan sepenuhnya kepada Delia Istrinya, Sedangkan Berlatih bela diri arya menghendel bagian itu,tapi kadang sekali-kali Delia ikut berlatih dengan anak-anaknya.


Arya memanfaatkan halaman belakang rumah pak Sahir yang cukup luas sebagai tempat latihannya.



Penampilan Ayah si kembar Jika sedang melatih Anak-anaknya. Bahkan ada beberapa orang yang meminta tolong kepada Arya untuk ikut berlatih. Arya tidak menolak keinginan mereka tapi Arya selalu mewanti-wanti Mereka kalau kemampuan yang mereka miliki jangan dipergunakan untuk keperluan yang tidak baik atau untuk berbuat jahat. Arya melatih Anak-anaknya dengan serius.


"Gimana hari ini nak apa kalian sudah siap untuk berlatih dengan ayah??" tanya Arya kepada si kembar.


"Siap Yah, kami hari ini akan mengalahkan ayah," ucap Zack.

__ADS_1


"kali ini Zoe akan serius melawan Ayah, iya kan Zack?" ucap Zoe.


Mereka melakukan beberapa pemanasan sebelum memulai latihannya.Tidak lama Murid Arya pun berdatangan. Arya mendirikan tempat sebuah tempat untuk mereka berlatih untuk keamanan dan untuk menghindari gangguan dari luar.


"Assalamualaikum pak, kami sudah datang" ucap salah satu murid Arya.


"Silahkan masuk" ucap Arya.


Seperti hari-hari sebelumnya jika mereka datang untuk berlatih pasti mereka akan membawa buah tangan untuk Arya. Ada yang membawa ikan segar,ada yang membawa sayur mayur,ada yang membawa beras bahkan tak jarang mereka membawa makanan jadi yang dipersiapkan oleh orang tua mereka di rumah untuk mereka makan bersama di sasana.


"Pak Arya hari ini ada teman yang tidak bisa ikut gabung dikarenakan sakit" ucap murid Arya.


"tidak apa-apa nanti dia bisa gabung di lain hari, kalau boleh tahu dia sakit apa?"


"Kemarin tidak sengaja ketusuk duri saat ke hutan mencari kayu bakar" jawab Doni salah satu murid Arya.


"Apa sudah diobati?"


"Alhamdulillah kalau gitu"


Mereka akhirnya memulai latihan mereka. Arya bersyukur karena mereka cepat menerima pelajaran apa pun yang Arya ajarkan.


Seperti itulah yang terjadi setiap mereka berlatih. Arya tidak hanya melatih mereka bela diri tapi Arya juga menyempatkan waktunya untuk mengajarkan mereka ilmu pengetahuan ekonomi. Ilmu tentang Cara berdagang yang baik yang tentunya menghasilkan laba yang banyak dan mengeluarkan modal yang sedikit. Sesuai dengan Apa yang didapatkannya selama menjadi presdir.


penduduk di Desa T sangat bersyukur dan semang atas kehadiran Arya beserta keluarganya. Karena mereka membawa perubahan yang sangat baik dan membuat Desa itu tidak ketinggalan dalam hal apapun kecuali teknologi yang emang pemerintah daerah setempat belum bisa menyalurkan ke daerah itu.


Mereka senang dengan apa yang Arya dan Delia lakukan untuk Desa Mereka. Karena kebaikan Arya dan Delia masyarakat tidak di sana bahkan tidak membiarkan keluarga Arya kekurangan bahan makanan dan lainnya.


Setelah si kembar latihan, Zack Ingin ke sungai memancing ikan tapi Zoe sedang ikut ke Pesta salah satu warga masyarakat di sana bersama ibu Marni. Jadi Delia yang menemani Zack ke sungai.

__ADS_1


Delia dan Zack mempersiapkan peralatan yang akan mereka bawa. Delia bersama Zack ke sungai dengan berjalan kaki Saja. Kebanyakan dari masyarakat di sana berjalan kaki untuk ke suatu tempat.



Zack dan Delia sangat menikmati acara mancingnya. Karena hari sudah semakin sore dan sudah agak gelap Delia dan Zack pun pulang ke rumah pak Sahir.


Delia sangat senang melihat tumbuh kembang anaknya. Zack dan Zoe sama sekali tidak memperlihatkan sifat yang tidak Baik. Si kembar setiap hari ikut bermain dengan teman-temannya. Delia juga menyekolahkan anak-anaknya di Sekolah dasar yang ada di Desa T. Zack dan Zoe sangat senang dan cepat bersosialisasi dengan anak di sekitarnya.


Arya dan Delia ikut serta dalam aktifitas acara adat istiadat yang ada di sana misalnya ada masyarakat yang melakukan hajatan Delia dan Arya turut serta dalam kegiatan itu.


Delia mengajari ibu-ibu di sana masak makanan yang belum pernah ada di sana dan Delia kuasai pasti Delia ajarkan tapi Delia juga memperhatikan ketersediaan dari bahan atau bumbu-bumbu masakan itu.


n



Ini salah satu contoh kue kering yang diajarkan oleh Delia yang bisa dijadikan jualan. Bahkan Delia membuat kue basah juga seperti kue dadar,es pisang ijo dan masih banyak kue tradisional yang Delia buat sebagai contoh untuk dipelajari oleh ibu-ibu di Desa T.


Kehadiran Arya dan Delia membawa perubahan yang sangat besar ke arah kehidupan yang lebih baik lagi.


Delia sangat bahagia bisa hidup dan tinggal di Desa T. Bahkan Delia bersyukur karena dari kejadian itu, Delia bisa sampai ke Desa T dan menikmati kehidupannya.


TBC...


MAAFkan Fania yang hanya bisa update 1 bab perharinya. Fania akhir-akhir ini sibuk dengan kerjaan Fania.


Fania ucapkan terima kasih banyak kepada Readers yang telah memberikan dukungannya kepada BDP ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™.


Jangan Lupa LIKE,RATE BINTANG 5, FAVORITKAN, dan VOTENYA Juga Kakak๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™.

__ADS_1


Bagi Readers yang Punya poin Lebih Bisa kasih Setangkai Mawarnya ๐ŸŒนuntuk Gift ke BDP ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™.


__ADS_2