Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
BAB. 294. Mencari Tahu


__ADS_3

Happy Reading..


Zoe buru-buru berdiri dan memperbaiki penampilannya. Sedangkan Elang bangkit dari posisi baringnya setelah Zoe berdiri dan refleks mencium pipi Zoe dan segera berlari ke arah pintu dan meninggalkan Zoe yang tediam mematung sambil memegang pipinya yang dicium sekilas oleh pria bertopeng.


Wajahnya langsung memerah seketika dan degupan jantungnya kembali berdetak tidak normal. Pipinya bersemu merah disaat pria bertopeng itu mencium pipinya dengan sekilas. Zoe melupakan tentang apa tujuan dari pria bertopeng itu dan gimana caranya bisa lolos masuk kedalam kamarnya yang sistem keamanan nya sangat baik dan canggih itu.


Sedangkan Elang mendapatkan informasi, jika musuhnya sedang melakukan transaksi narkoba dan senjata ilegal secara besar-besaran. Elang dengan anak buahnya langsung menuju tkp untuk menggagalkan transaksi tersebut dan mengambil alih semua barang mereka.


"Ya Allah pria bertopeng itu mengambil ciuman pertamaku," ucap Zoe Saldana yang baru saja tersadar dari apa yang sebenarnya terjadi padanya.


Zoe tidak memungkiri jika ciuman itu berhasil membuatnya tersipu malu dan wajahnya langsung memerah semerah warna buah apel.


"Tadi orang itu cari apa sampai-sampai kamarku keadaannya seperti kapal pecah saja?" ucap Zoeya Saldana yang keheranan melihat situasi kamarnya yang sungguh memprihatinkan.


Zoe masih penasaran dengan sosok pria bertopeng itu. Sorot mata tajam dan hidung mancung serta rahang tegas masih terbayang di pelupuk matanya. Aroma wangi dari parfum yang dipakai pria itu masih tercium oleh hidungnya.


"Apa jangan-jangan dia adalah pemilik dari senjata api yang ada di dalam tasku?" ucapnya yang kembali teringat saat dia menabrak tubuh seseorang di lantai dasar apartemennya.


Zoe bangkit dari duduknya dan merangkak naik ke atas ranjang king size-nya untuk meraih tas selempangnya yang terletak di atas ranjang nya. Kemudian memeriksa tasnya itu dan ternyata senjata api itu masih berada di dalam tasnya.


"Apa mungkin senjata ini yang dia cari, tapi kemungkinannya benar adanya kalau pria bertopeng itu mencari senjata ini, aku harus menyimpan baik pistol ini dan menunggu pemiliknya datang sendiri untuk mengambilnya," sambil memperhatikan senjata api itu yang dia pegang.


Zoe kemudian merapikan dan melipat semua pakaiannya yang terhambur di lantai. Kemudian memasukkan kembali ke dalam lemarinya. Zoe hanya geleng-geleng kepala melihat kamarnya yang sangat berantakan bahkan kamarnya tidak layak disebut kamar seorang anak cewek.


Sedangkan di tempat lain, pemimpin black dragon berhasil meraih kemenangan saat melawan anak buah dari Black Snake. Mereka sangat bahagia karena berhasil kembali menggagalkan transaksi besar dari pimpinan Black Snake, setelah berhasil mereka kembali ke Markas besar untuk merayakan keberhasilan mereka. Elang sebagai pemimpin Black Dragon masuk ke dalam kamar pribadinya dan duduk di kursi kebesarannya.


"Siapa sebenarnya gadis itu? gadis yang kuanggap lemah dan hanya bisa bersolek ternyata memiliki kemampuan yang terpendam," ucapnya sambil memainkan pistol yang dipegangnya.

__ADS_1


Anak buahnya sedang berpesta merayakan keberhasilan mereka dengan menghabiskan beberapa botol minuman keras. Elang emang hidup dengan status pemimpin salah satu geng mafia yang cukup disegani dan ditakuti, tapi untuk berhura-hura dengan berpesta minuman keras dan bermain dengan wanita bayaran itu jauh dari kamus hidupnya.


"Aku harus cari tahu siapa perempuan itu yang sudah berhasil membuatku cenat cenut dan tunggu dulu, tadi aku mengecup pipinya, itu tidak mungkin aku lakukan, pasti ada yang salah denganku?" tanya Elang yang kebingungan dengan sikapnya sendiri.


Elang Prawira Wong namanya, dia anak tunggal sekaligus anak pertama dari pemimpin dan pencetus dari Black Dragon. Lahir sekitar 29 tahun yang lalu, dan dibesarkan di lingkungan yang penuh dengan kekerasan dan pertumpahan darah.


Selain menjadi sebagai pimpinan tertinggi di dunia bawah, Elang juga sebagai CEO di Perusahaan yang bergerak diberbagai bidang misalnya retail, perbankan, penyedia barang otomotif dan lainnya.


Hanya beberapa orang yang tahu identitas aslinya, sejak berumur 12 tahun setiap kali datang ke Markas Ayahnya selalu memakai topeng hingga detik ini. Hanya orang tertentu saja yang tahu akan asal usul dan identitas serta wajah aslinya.


Di lingkungan bisnisnya semua orang segan dan bangga dengan sepak terjangnya di dunia bisnis, di usianya yang masih muda sudah mampu mendirikan berbagai perusahaan di seluruh negara. Tidak ada seorang pun perempuan yang berani mendekatinya bahkan mereka akan segan untuk bertegur sapa karena hanya tatapan matanya saja membuat perempuan nyali mereka langsung menciut.


Sejak kecil hingga sekarang Elang sudah terbiasa hidup dengan kemewahan, hanya untuk berhubungan dengan hal yang sangat pribadi saja yang tidak dilayani oleh anak buahnya atau pun maid yang ada di Istananya.


Elang bagaikan amfibi yang hidup di dua dunia yang berbeda. Paginya akan sibuk dengan memajukan dan mengumpulkan pundi-pundi kekayaan di Perusahaannya sedangkan malam harinya Elang akan menjelma sebagai Naga hitam yang bisa menghancurkan dalam sekejap musuh-musuhnya atau orang yang berniat untuk menghancurkan atau pun mengganggu ke adidayaannya di dunia hitam.


Hidup Elang sudah terbiasa tanpa seorang wanita, sejak umur 3 tahun Mommynya sudah meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang disengaja oleh salah satu musuh besar Daddy-nya.


"Aku harus mencari tahu siapa gadis yang mampu membuatku tidak tenang padahal pertemuanku dengannya baru dua kali," ucap Elang.


Elang langsung membuka laptopnya lalu mencari informasi tentang perempuan itu. Elang menghecker cctv Apartemen Zoe dan mengambil gambar Zoe.


"Cantik." ucapnya singkat.



Elang mulai berseluncur mencari informasi tentang biodata dari Zoe, tapi apa yang diharapkan dan dibayangkan oleh Elang tidak lah mudah. Informasi tentang semua saudara dan sepupunya Zoe cukup rahasia bahkan tidak ada yang tahu tentang kehidupan pribadinya mereka.

__ADS_1


Arya Wiguna Albert Kim Said sengaja melakukan hal tersebut, karena mereka tahu bahwa tidak mudah untuk hidup sebagai anggota keluarga Wiguna yang setiap saat harus hidup dalam berbagai ancaman dari musuh-musuhnya.


Bahkan nama Zoe di Universitasnya serta yang lainnya hanya menggunakan nama depannya saja dan meminta kepada pihak Kampus untuk merahasiakan identitas aslinya mereka. Berkat bantuan dari Aditya sahabat Ayahnya yang menyembunyikan identitas mereka.


"Sepertinya gadis kecilku bukan gadis biasa, untuk mencari identitasnya sangat sulit, tapi namaku bukan Elang Prawira Liu jika tidak berhasil mendapatkan informasi tentang gadis itu," ucapnya dengan wajah yang nampak serius.


Hingga beberapa jam lamanya barulah Elang berhasil menemukan identitas asli Zoe. Elang tersenyum melihat informasi yang dia peroleh tersebut.


"Zoeya Saldana Arya Wiguna Albert Kim Said, ternyata Kamu putri tunggal dari Pengusaha sukses dan terkaya yang ada di Indonesia, wajarlah kalau identitasnya sulit untuk diketahui, tapi itu tidak berlaku bagi Elang hahahah," ucap Elang dengan senyuman liciknya.


Zoeya Saldana Kim Albert Said adalah gadis yang terlahir dari pasangan Arya Wiguna dengan Delia Paramitha Wirawan, lahir pada tanggal 18 Juni 2003. Jago bela diri taekwondo, karate dan pencak silat. Pernah beberapa kali ikutan balapan mobil serta berbakat naik kuda. Elang tersenyum membaca biodata lengkap Zoe.


"Berarti bulan ini adalah ulang tahun kamu gadis kecilku, tunggu aku akan datang ke apartemen kamu tanggal 18 nanti," Elang berdiri dari duduknya dan berjalan menuju parkiran mobil.



Sang pemimpin Black Dragon sekaligus CEO Perusahaan Amvescap.


..........


Alhamdulillah hari ini update dua bab, semoga suka dengan bab ini ✌️.


Makasih banyak atas dukungannya kepada kakak Readers yang telah Sudi untuk meluangkan waktunya 😘


Jangan Lupa untuk selalu memberikan dukungannya kepada Bertahan Dalam Penantian 🙏


...********To Be continued********...

__ADS_1


by Fania Mikaila AzZahrah


Makassar, Sabtu, 04 Juni 2022


__ADS_2