
Happy Reading..
Arya sudah memikirkan matang-matang dan memutuskan untuk jujur di hadapan Delia pas Malam Acara ultah Perusahaannya. Apa yang terjadi Arya akan terima semua keputusan Delia. Yang penting sudah Jujur.
Hari ini adalah Hari Sabtu bertepatan dengan Ulang tahun Perusahaan Sinopec Group tempat Delia Bekerja. Semua Undangan sudah disebar Baik itu Undangan untuk Rekan bisnisnya yang dari Dalam Negeri maupun dari Luar Negeri. Semua Karyawan dan karyawati sibuk mengurus Acara itu.
Delia sudah mempersiapkan semuanya sesuai dengan tugas yang diembannya. Terpaksa Malam ini si kembar harus nginap di rumah Aunty Dessy.
Jam sudah menunjukkan pukul 07 Malam, berarti sudah waktunya pembukaan Acara ultah Perusahaannya.
Penampilannya pak Presdir di saat ultah Perusahaannya.
Semua persiapan sudah selesai bahkan Sudah banyak tu undangan yang hadir. Banyak diantara mereka yang membawa pasangannya.
Delia dan teman satu timnya pun sudah datang.
Beberapa saat kemudian,MC mulai membuka acara.
Para Tamu undangan dan Sua karyawan menikmati acaranya dengan santai. Mereka berbaur satu dengan yang lainnya.
Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam Acara semakin ramai saja. Ardian sebagai asistennya Arya sudah mempersiapkan sesuatu untuk membantu Tujuan Arya.
Delia dan karyawan lain saling berbincang-bincang dan datanglah Pelayan membawa Nampang berisi aneka macam minuman. Delia mengambil minuman tanpa melihat jenis minuman itu. Tak berselang lama, Tiba-tiba kepala Delia pusing. Delia masih menahan rasa pusingnya,tapi semakin lama rasanya kepalanya semakin pusing Saja.
Delia meminta ijin kepada Rina untuk ke toilet. Delia berjalan sempoyongan dan hal itu membuat seseorang yang memperhatikan Gerak gerik Delia dan membuatnya tersenyum penuh arti.
Delia berjalan sempoyongan ke arah Toilet. Orang itu mengikuti Delia dari belakang. Delia memegang dinding dan tiba-tiba seseorang membekapnya dari belakang.
Karena Rina merasakan Delia Sudah lama perginya Tapi belum balik juga dari Toilet. Akhirnya bertanya kepada teman-temannya tapi diantara mereka tidak ada yang melihatnya. Rina dan Wita berinisiatif untuk mencari keberadaan Delia. Mereka sudah menyusuri semua sudut ruangan tempat pelaksanaan ultahnya tapi hasilnya nihil. Delia keberadaannya bagaikan ditelan bumi.
Disaat Rina dan Wita mencari Delia, Mereka bertemu dengan Arya. Rina memutuskan dan memberanikan dirinya untuk bertanya kepada Presdirnya.
"Maaf pak, apa bapak melihat Delia??".
"Maksudnya??" tanya Arya.
"Delia tadi pit mau ke toilet tapi sampai sekarang belum balik juga" Ucap Rina
"Apa kalian sudah menelponnya?" tanya Arya lagi.
"kami sudah menghubunginya tapi nomornya tidak aktif" ucap Wita.
Arya memberikan kode kepada Ardian untuk segera bertindak. Hal itu dilakukan untuk menghindari kecurigaan dari Ayahnya.
Arya mengarahkan seluruh anak buahnya untuk mencari keberadaan Istrinya. Ardian memeriksa semua rekaman cctv tapi belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan Delia.
Arya pamit kepada rekan bisnisnya dan segera menyusul Ardian untuk mengecek Cctv-nya.
"Gimana hasilnya?" tanya Arya
"Belum, kami menemukan jejak terakhir di sekitar toilet tapi Cctv-nya gangguan dan kami kehilangan jejak" Ucap Orang dibagian Cctv.
Arya kemudian menggantikan posisi anak buahnya dan mengambil alih pekerjaan anak buahnya. Arya mengutak Atik komputer dan hasilnya lebih cepat.
"Mereka mencoba bermain denganku, ok aku akan ladenin permainan kalian" Arya memulai aksinya.
Hasilnya diluar ekspektasi dan sangat cepat.
Delia nampak di layar sedang dibawa oleh seseorang menuju parkiran mobil.
__ADS_1
'Sepertinya orang ini sangat tahu tentang Perusahaan kita bahkan berhasil dari Cctv" ucap Ardian.
"Akhirnya dapat Nomor plat mobil itu"
Ardian segera menghubungi seseorang untuk mengetahui pemilik Mobil itu.
"Dapat, cepat kita mengikutinya sebelum terlambat"
Mereka bergegas mengikuti mobil itu. Arya mengerahkan seluruh anak buahnya.
Arya bahkan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Arya menelpon anak buahnya untuk menyerahkan Urusan acara ultah dan memberitahukan kepada Orang tuanya kalau Dia sudah pulang karena tidak enak badan.
Delia di bawah ke suatu rumah yang letaknya Jauh Dari Kota bahkan rumah itu berada di di pinggiran hutan.
Delia di bawah ke dalam ruangan dan kemudian diikat kedua kaki dan tangannya.
serta disumbat mulutnya.
"Gimana dengan cewek itu,apa dia sudah sadar?"
"Belum, cewek itu sampai sekarang masih tidur".
"Jaga dia jangan sampai kabur"
"Baik bos"
Orang yang dipanggil bos itu kemudian menelepon seseorang.
"Iya aman bos, siap kami akan laksanakan"
Orang yang dipanggil bos itu kemudian meninggalkan rumah.
Perjalanan yang ditempuh Arya Ternyata cukup Jauh sehingga memakan waktu yang Lama. Arya semakin cemas memikirkan keadaan Istrinya.
Sudah jam 3 pagi, barulah Arya dan rombongannya tiba di pinggir hutan. Mereka berpencar untuk mencari keberadaan Delia dan tak lupa mereka dilengkapi dengan senjata.
Mereka menyusuri pinggiran hutan tapi belum mendapatkan Titik terang keberadaan Delia.
Bahkan fajar sudah menyingsing tapi belum juga berhasil. Arya semakin dibuat cemas dengan keadaan Istrinya.
Delia terbangun dari tidurnya. Delia berusaha melepaskan ikatannya tapi ikatan itu terlalu kuat bahkan berhasil melukai tangannya. Delia kemudian mencari Cara dan melihat ada pecahan kaca di dekat jendela.
Delia kemudian menggulingkan badannya yang masih terikat dengan kursi. Delia berusaha untuk menggerakkan terus badannya hingga Delia berhasil meraih pecahan kaca itu. Delia menggosokkan pecah beling itu dengan sekuat tenaganya. Dan akhirnya ikatannya berhasil terbuka. Delia mendapatkan beberapa luka dibagian tubuhnya bahkan wajahnya juga sudah tergores.
"Alhamdulillah Makasih banyak ya Allah"
Delia berjalan ke arah belakang pintu setelah mendengar ada orang yang mendekat ke arahnya. Delia mengambil kursi yang didudukinya sebagai senjata.
Pintu pun terbuka,Delia langsung menghajar orang itu sampai babak belur dan pinsang. Untung Saja Delia Dulu pernah ikut dalam perkumpulan karate jadi masih bisa menjaga dirinya.
Delia mengamati sekitarnya dan mencari pintu keluar. Karena rumah ini terbilang rumah yang cukup besar membuat Delia bersusah payah menemukan pintu keluarnya.
Arya dan timnya sudah mendapatkan petunjuk keberadaan Delia dan sudah menghubungi pihak kepolisian untuk segera datang ke lokasi.
Delia segera berlari menuju arah pintu,Tapi sebelum Delia menyentuh Pintu itu tiba-tiba Delia ditarik hijabnya dengan kuat. Perkelahian pun terjadi, Delia melawan 2 orang Penjahat sekaligus. Delia tidak leluasa bergerak karena memakai gaun pesta. perkelahian Mereka terdengar sampai di telinga Arya.
Arya dan anak buahnya bergegas ke rumah itu. Arya melihat istrinya sedang melawan kedua penjahat itu.
Arya menembaki salah satu penjahatnya.
__ADS_1
Karena jumlah penjahat itu kalah banyak akhirnya Delia berhasil di selamatkan. Arya langsung berlari ke arah Delia dan langsung memeluk istrinya.
Arya tanpa seijin Delia dan tanpa aba-aba langsung memeriksa seluruh tubuh Delia. Keadaan Delia yang sudah berantakan, kotor dan mendapatkan beberapa luka dibutuhnya tampak seperti gelandang Saja.
"Kamu tidak apa-apa kan,ayo beritahu aku mana yang Sakit??" tanya Arya.
"Aku baik-baik saja kok pak, makasih banyak sudah menolongku"
Ardian dan anak buahnya Hanya jadi penonton saja. Bahkan Ardian bangga melihat aksi Delia disaat dia melawan penjahat itu tanpa senjata apapun.
Polisi pun segera datang ke TKP dan meringkus semua penjahat itu.
Arya masih belum melepaskan pelukannya.
"Aku sangat khawatir dan takut terjadi sesuatu sama kamu, jujur aku tidak ingin kehilanganmu lagi"
Arya bahkan meneteskan air matanya. Dan mencurahkan seluruh isi hati dan kepalanya.
"Aku tidak akan sanggup hidup tanpamu sayang. aku akan hancurkan seluruh isi Dunia jika kamu meninggalkan ku" ucap Arya.
Arya kemudian melepaskan pelukannya dan beralih memegang tangan Delia.
"Kumohon jangan tinggalkan aku Istriku, Aku adalah Arya Suamimu,ayah dari sikembar" ucap Arya.
Delia dibuat bingung sekaligus tidak percaya dengan perkataan presdirnya. Delia hanya terdiam dan tidak menanggapi perkataan Suaminya. Delia hanya mundur beberapa langkah dan melepaskan pegangan tangan Arya.
Orang-orang yang berada di TKP sudah pergi begitu pun juga dengan anak buah Ayahnya yang datang tanpa sepengetahuan Arya. yang siap membantu Jika dibutuhkan. Ardian dan anak buahnya juga sudah kembali ke mobilnya.
"Jangan menghindariku Del, Aku sudah cukup menderita telah berpisah dengan kalian".
"Kamu tahu selama aku jauh darimu makan dan tidur pun tidak enak. aku terus saja memikirkanmu".
Tiba-tiba Delia berlari menjauh dari Arya. Arya pun berusaha mengejar Delia. Mereka pun kejar-kejaran seperti adegan di film-film India 😅.
Karena Delia memakai gaun Pesta Akhirnya, Arya bisa menarik tangan Delia dan kembali memeluknya dari belakang.
"Aku mohon Del jangan lari dariku,jangan menghindariku kumohon" Arya sudah mengemis di hadapan Delia.
Arya membalik badan Delia mereka pun berhadapan. Arya Kemudian duduk di pasir putih dan bersimpuh di hadapan Delia dan memohon kepada Delia agar tidak meninggalkannya dan membencinya.
"Kalau kamu Marah silahkan Del, kalau kamu ingin memukulku silahkan Del, Atau tembak saja disini" Arya kemudian mengambil pistolnya dan mengarahkan ke kepalanya.
"Baiklah kalau itu maumu biarkan aku akhiri saja hidupku di depan matamu agar kau bisa puas dan bahagia"
Delia masih tidak bergeming dengan tindakan Arya.
"Aku hitung sampai 10 jika kamu benar-benar benci dan tidak mencintaiku lagi maka biarkan aku mati saja"
Arya kemudian mulai menghitung. 1,2,3,4,5,6,7,8,9 dan hitungan ke 10 Arya sudah bersiap menarik pelatuk pistolnya tiba-tiba Delia mengambil pistol itu dan membuang jauh ke laut.
Delia kemudian memeluk suaminya dan menangis kencang seakan-akan Delia menumpahkan segala kerisauan dan ketidak berdayaaannya selama ini.
Delia menangkup ke dua pipi suaminya bahkan mencubit lengannya sendiri saking tidak percayanya dengan apa yang dilihatnya sekarang.
TBC...
Tak terasa Fania ketik bab ini hampir 15,00 kata loh Readers..
Fania sampai-sampai ingin terus melanjutkan ketikanku tapi TBC lah yang menjadi Akhirnya. Biarkan saja Readers menebak akhir dari perayaan ultah Perusahaannya.
Seperti biasa Fania ingatkan untuk tetap mendukung BDP yah Readers 🙏🙏🙏
__ADS_1
Dengan Cara Like, Rate Favoritkan dan Votenya yah kakak semua 🙏🙏🙏
Salam Hangat dari BDP 💋💞💗