Bertahan Dalam Penantian

Bertahan Dalam Penantian
Bab. 112. Bukan Malam Pertama


__ADS_3

Harap Bijak yah Kakak+++


Happy Reading...


Semua insan Manusia Yang Menjalani Pernikahan Pasti akan Merasakan Kebahagiaan yang Tidak Terkira. Tak terkecuali Dengan Adrian Martadinata dengan Emilia Wiguna Albert Kim Said. Mereka Menjadi Ratu dan Raja Sehari. Walaupun ada Kurang Karena Kakak Perempuan Dan Mamanya Tidak hadir di Hari paling Bersejarah Mereka.


Dikarenakan Tuan Wiguna Masih mengalami Koma dan belum ada tanda-tanda kapan Beliau akan bangun dari tidur panjangnya. Sedangkan Eliana Sibuk dengan Kerjaannya yang membantu Suaminya mengurus perusahaan Mereka. Sehingga Arya Dan Adrian tidak berniat untuk memberitahukan kepada Keluarganya yang lain.


Setelah Kepergian Arya dan Delia kembali ke Tanah air tercinta, Adrian dan Emilia memutuskan untuk menunda Keberangkatan mereka Ke Dubai untuk Honeymoon, Dikarenakan Emilia masih sibuk dengan Beberapa pesanan Gaun pengantin yang sudah terlanjur Emilia Terima sebelum Dia Menikah. Sedangkan Adrian Juga Sibuk mengurus Perusahaan Sinopec Group yang sedang mengerjakan Proyek Mega Besar yang bekerja sama dengan beberapa Negara Adidaya.


Hari ini Adrian sepulang dari Kantor, Adrian berencana untuk menjemput Istrinya di Butik Andreas milik Emilia. Adrian tidak lupa membeli sebuket Bunga Mawar Merah untuk Istrinya.


Adrian kembali melanjutkan perjalanannya ke Butik Andreas dengan suasana hati yang berbunga-bunga seperti Bunga yang Dia Beli. Adrian tidak bosan-bosannya mencium Wangi Bunga Mawar itu.


Beberapa saat kemudian, Mobil Adrian sudah terparkir Cantik di depan pintu masuk Butik Andreas. Tapi Adrian Heran Dengan sebuah Mobil yang Tentunya Adrian tahu Siapa Pemilik dari Mobil itu. Adrian mengerutkan Keningnya Karena Merasa Heran dengan kedatangan sang pemilik Mobil.


Adrian bergegas ke Dalam Butik. Karena sudah ada rasa Cemburu yang Dai rasakan. Adrian Takut Jika Emre bertindak diluar Kendali dan menganggu Hubungannya dengan Emilia yang baru berjalan 3 Hari.


Setelah Pintu terbuka Semua Mata memandang ke Arah pintu Yang Terbuka. Semua Orang kembali dibuat Terpesona oleh Penampilan dan Wajah Adrian. Mereka seperti Orang Yang tidak pernah melihat Adrian Saja. Tapi Adrian tidak memperdulikan dari Tatapan Orang-orang tersebut, Adrian hanya berjalan bahkan sudah berlarian Karena saking takutnya Emilia diambil oleh Emre.


Sesampainya di Depan Pintu masuk, Adrian dibuat terperangah dan Heran dengan Suara yang didengarnya. Suara itu adalah Suara Tawa Seorang Perempuan dan laki-laki. Dan Adrian sangat mengenali pemilik Suara itu. Bahkan Adrian sudah tidak tahan dengan rasa Cemburunya.


Adrian Langsung membuka pintu ruangan Kerja Emilia dengan paksa. Sehingga membuat penghuni Rungan itu dibuat terperangah melihat siapa sosok yang berani membuka pintu itu dengan paksa, tanpa harus mengetuk atau meminta ijin terlebih dahulu.


Emilia,Emre dan Astrid sangat kaget melihat kedatangan Adrian. Adrian Tidak percaya dengan apa yang dilihatnya tapi Adrian berusaha untuk menepis rasa Cemburu dan Prasangka Buruknya terhadap sang istri.


Karena Posisi Emilia yang tanpa sengaja Terjatuh di atas Tubuh Emre.


Emre dan Emilia segera bangkit dari posisinya dan buru-buru memperbaiki pakaian mereka. Adrian segera mendekati Emilia dan membantu Istrinya.

__ADS_1


"Kamu baik-baik saja kan Sayang??" Tanya Adrian yang sengaja menekan kata Sayang pas di depan Wajah Emre.


Walaupun dalam Hati Adrian sudah terbakar Rasa cemburu tapi Adrian berusaha untuk menekan egonya.


"Alhamdulillah Emil baik-baik saja kok sayang" ucap Emilia yang masih takut jika Adrian marah dan salah paham dengan apa yang dilihatnya barusan.


"Tolong jaga batasan Anda, Dan Tolong jangan sekali-kali untuk mendekati Istriku lagi" Ucap Adrian Sambil memeluk tubuh istrinya dengan posesif.


Emilia langsung membalas pelukan Suaminya dan berusaha untuk menenangkan Adrian Karena Emilia Sangat tahu kondisi Suaminya sekarang.


Emilia ingin menjelaskan kepada Adrian tentang apa yang sebenarnya terjadi Tapi Astrid yang duluan membuka mulutnya, Astrid sengaja berinisiatif untuk menjelaskan semuanya kepada Adrian agar Adrian tidak salah paham. Dan karena suasana sudah panas dan tidak kondusif.


"Adrian kapan kamu datang, Ayo kita duduk dulu sambil ngopi" ucap Astrid yang mencoba untuk mengalihkan perhatian Adrian.


Emilia menggandeng tangan Adrian dan berjalan ke Arah Kursi.


Emre mengerti dengan Tatapan dan perkataan Astrid sehingga Dia langsung meminta ijin untuk pamit pulang.


"Makasih banyak Atas kerja samanya dan semoga Kerja sama kita berjalan Baik" ucap Emre sambil menjabat Tangan Astrid.


"Amin.. Makasih Banyak" ucap Astrid sambil menjabat Tangan Emre.


Emre merasakan sakit hati setelah tadi sebelum kedatangan Adrian, Astrid dan Emilia sudah menjelaskan bahwa Emilia dan Adrian sudah menikah dan berkata Jujur Kalau Andreas adalah putera kandung Adrian.


Sakit dan Hati Emre hancur berkeping-keping Karena Niat hati Emre yang sudah merencanakan untuk Datang ke Indonesia untuk melamar Emilia di hadapan Orang tua dan keluarga besar Wiguna tapi Hal itu terpaksa gagal. Emre harus mengubur dalam-dalam niat dan rencana baiknya.


Emre begitu terpukul dengan kenyataan yang ada. Emre bahkan frustasi dan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan membawa mobilnya ke salah satu Bar Yang ada di New York city. Emre bahkan memesan seorang Cewek panggilan untuk menemaninya minum. Emre sudah tidak sadarkan diri dan sangat mabuk sehingga hal ini dimanfaatkan oleh Cewek bayaran itu. Cewek bayaran itu melihat penampilan Emre yang sudah tahu kalau Emre bukanlah orang dari kalangan biasa.


Dalam perjalanan ke Kamar Hotel yang Emre sudah pesan ternyata Emre sudah tidak tahan untuk mengeluarkan segala isi perutnya. Sehingga tanpa sengaja muntah dan mengenai pakaian cewek itu.

__ADS_1


Cewek bayaran itu merasa jijik, sehingga Dia Hanya menidurkan Emre di Atas ranjang. Kemudian Cewek itu keluar untuk mencari pakaian baru dan mengganti pakaiannya terlebih dahulu.


Karena Perasaan Emre yang sudah tidak karuan sehingga membuatnya berjalan ke arah Luar. Bukannya berjalan ke arah dalam Toilet malah berjalan ke arah luar kamar yang telah dipesannya.


Emre yang tidak sadarkan diri akibat minuman Beralkohol yang Dia minum untuk pertama kalinya dalam hidupnya.


Emre melihat ada kamar yang kebetulan terbuka sehingga Emre langsung masuk ke dalam kamar itu. Dan langsung mengunci pintu kamar itu. Emre tidak sadar kalau kamar yang Dia masuki adalah kamar Orang lain.


Tubuh Emre tiba-tiba panas dan tidak karuan sehingga membuat Dirinya membuka seluruh pakaiannya. sekarang tidak ada sehelai benang pun yang melilit di tubuh Emre. Tapi keadaannya masih sama. Bahkan ada sesuatu yang aneh yang bergejolak dari dalam dirinya yang membuatnya harus melakukan sesuatu.


Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka. Keluarlah sosok perempuan yang baru saja mandi. Karena rambutnya yang tergerai dan air masih menetes dan pakaian yang dipakainya menandakan dia baru saja mandi.


Tapi perempuan itu sangat kaget setelah mengetahui kalau ada laki-laki asing di kamar hotelnya. Perempuan itu pun berteriak karena melihat kondisi laki-laki itu yang tidak memakai pakaian sedikit pun.


Emre merasa terusik dengan suara perempuan itu. Karena kondisi Emre yang membutuhkan seseorang untuk melampiaskan hasratnya yang semakin membuncah. Sehingga Emre tidak berfikir panjang lagi dan langsung mendekati perempuan itu. Emre bagaikan Hewan buas yang mendapatkan mangsanya.


Emre melampiaskan nafsunya dan hasratnya melalui perempuan itu. Sang perempuan itu tidak kuasa untuk melawan. Dikarenakan kekuatan Laki-laki itu yang sangat besar dibandingkan perempuan itu yang Hanya gadis Asia, yang postur tubuh dan bodynya terbilang kecil.


TBC...


📢Typo Mohon dimaklumi 🙏🙏📢


Waduh Emre... gawat kalau gini yah Readers 😂😆.


Kasihan yah sama itu Cewek... Gimana nasibnya 🤧🤔🤔.


Maafkan FANIA yang Akhir-akhir ini Tidak bisa Update seperti biasanya. Dikarenakan kondisi Fisik dan Kesibukan di Dunia Real Yg butuh Extra Time 🤧🙏🙏🙏.


Mohon Masukannya Kakak Readers untuk perbaikan BDP ke depannya..🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2